Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 133


__ADS_3

Pagi itu Yogi yang masih malas untuk bangun , karena masih merasakan sakit di dadanya melihat kemesraan Sandra dengan suaminya tadi malam , masih berbaring sambil menutup matanya dengan lengannya.


Senyuman manis Sandra selalu terbayang-bayang di pikirannya , senyuman yang tidak pernah dia lihat selama mendekati Sandra dulu.


Tidak lama ponselnya Yogi berbunyi , Yogi mengambil dan melihat nama yang tertera di layar ponselnya , ternyata kak Amanda.


"Halo kak" , jawab Yogi.


"Halo dek , kakak bersama suami dan anak kakak sudah berada di All Star Hotel , tapi beberapa hari ini kakak ada urusan dulu , nanti kalau urusan kakak sudah selesai kita ketemu ya" , ucap Amanda.


"Iya kak" , jawab Yogi.


Setelah itu Amanda memutuskan panggilan telponnya.


"Apa kamu sudah siap untuk ke pelelangan?" , tanya Tristan.


"Iya aku sudah siap , aku pasti akan mendapatkan rumah aku kembali Tristan" , jawab Amanda.


Tujuan Amanda dan Tristan datang ke kota A memang ingin mendapatkan rumahnya kembali.


Tristan , Amanda beserta anaknya pergi menuju ke tempat pelelangan rumah.


********


Antonio yang sudah bangun pagi itu langsung mencium kening istri tercintanya yang masih tidur.


Antonio turun secara perlahan dari tempat tidurnya dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya , setelah selesai mandi , Antonio langsung menggunakan baju kemeja yang biasa dipakainya untuk kerja.


Setelah rapi , Antonio melihat bidadari cantiknya masih tertidur pulas , dia pun memesan sarapan untuk mereka dan beberapa roti , untuk diantarkan ke kamar mereka.


Tidak lama menutup telpon , telpon yang ada dikamar itu berbunyi.


Antonio langsung mengangkat dan menjawab telpon disana.


"Halo"


"Halo pak , pagi ini pak Haris ada meeting dengan bapak , mau diantarkan ke kamar atas atau keruangan bapak?" , tanya Susi sang sekretaris.


"Di ruangan saya aja , nanti ketika pak Haris datang , kamu kabari saya dulu , baru saya kesana" , jawab Antonio.


"Baik pak" , jawab Susi.


Setelah itu Antonio menutup telponnya.


Antonio mulai membuka laptop dan mulai bekerja.


Tidak lama terdengar bel kamarnya berbunyi.


Antonio berjalan membuka pintu kamarnya.


Terlihat Lia mengantarkan pesanan makanannya.


"Tolong diletakin di meja ya" , ucap Antonio.


"Iya baik pak" , jawab Lia sambil masuk dan meletakkan makanan diatas meja.


Setelah selesai Lia pun permisi untuk pergi dari sana.


Antonio masuk dan memakan sarapannya duluan , karena bidadari cantiknya masih tidur dengan nyenyak.

__ADS_1


Tidak lama Antonio selesai sarapan , telpon di kamar Antonio berbunyi.


"Halo" , jawab Antonio.


"Halo pak , pak Haris sudah datang dan sekarang sedang menunggu bapak di ruangan bapak" , ucap Susi.


"Baik , saya kesana sekarang" , jawab Antonio setelah itu , ia pun menutup telponnya.


Antonio berjalan menuju ke kamar tidur dan melihat bidadari cantiknya.


"Aku ke kantor sebentar ya sayang" , ucap Antonio dengan lembut , sambil mencium kening bidadari cantiknya yang masih tidur dengan nyenyak itu.


Setelah itu Antonio berjalan keluar , menuju ke ruangan kantornya.


Setelah sejam Antonio keluar , Sandra bangun dari tidurnya.


"Hubby" , panggil Sandra.


Tidak ada suara disana.


Sandra mulai turun dari kasurnya dan berjalan menuju ruang tamu , tidak ada suaminya , lalu dia menuju ke kamar mandi , di sana pun sama tidak ada suaminya.


Lalu Sandra duduk di atas kasur , mengambil ponselnya dan menyentuh nama Mr.A di layar ponselnya.


Terdengar suara Hp berbunyi dari ruang tamu , Sandra berjalan menuju ke ruang tamu , terlihat ponsel suaminya terletak di atas meja.


Lalu Sandra pun duduk sambil terisak tangis , sambil memanggil hubby...hubby....


Antonio yang sudah selesai meeting , langsung menuju ke kamar atas , dia khawatir kalau nanti istrinya bangun tidak menemukannya di sana.


Begitu sampai di kamar atas Antonio langsung membuka pintu kamarnya.


Terlihat bidadari cantiknya sedang nangis di kursi sofa ruang tamu.


Antonio langsung masuk kedalam dan bergegas mendekati bidadari cantiknya.


"Sayang....kenapa nangis?" , tanya Antonio sambil mengusap air mata istrinya dengan kedua tangannya.


"Gak ada hubby , aku bangun gak ada hubby" , jawab Sandra dengan suara serak karena sudah menangis cukup lama.


"Maaf ya sayang , tadi aku ada meeting sama klien , karena aku lihat kamu tidur dengan pulas , aku pergi ke ruangan kerjaku sebentar" , ucap Antonio sambil memeluk dan mencium kening istrinya.


Sandra masih menangis di pelukan suaminya.


Setelah beberapa waktu , akhirnya bidadari cantiknya mulai tenang.


"Minum dulu sayang" , ucap Antonio sambil memberikan segelas air kepada istrinya.


Sandra pun meminum air yang diberikan oleh suaminya.


"Kamu sudah sarapan sayang?" , tanya Antonio.


Sandra menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Makan dulu ya sayang , tadi aku sudah memesan sarapan untuk kita , tapi aku sudah makan duluan karena mau meeting" , ucap Antonio.


Sandra pun mengambil makanan yang ada di meja dan memakannya.


Antonio berjalan ke dapur dan membuatkan susu hamil untuk bidadari cantiknya.

__ADS_1


"Setelah makannya habis , minum susunya ya sayang , supaya anak kita sehat , jangan lupa minum vitamin dari dokter Sarah juga" , ucap Antonio.


Sandra hanya menganggukkan kepalanya.


Setelah selesai makan , minum vitamin dan menghabiskan susu yang dibuat oleh suaminya , Sandra langsung berdiri dan masuk ke kamarnya.


Diambilnya dress simple nya dan dia pun masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Tidak lama Sandra selesai mandi , dia keluar menuju ke ruang tamu.


"Hubby , aku mau ke rumah mama" , ucap Sandra.


"Tapi aku masih ada kerjaan sayang" , ucap Antonio.


"Kalau gitu aku pergi sendiri ya dengan taksi" , ucap Sandra.


"Jangan sayang , tunggu aku selesai kerja ya , nanti kita pergi sama-sama" , ucap Antonio.


"Gak mau hubby , aku mau pergi sekarang" , jawab Sandra dengan tegas.


Melihat istrinya seperti itu akhirnya Antonio mengalah.


"Pergi dianterin pak Maman ya sayang" , ucap Antonio dengan lembut.


"Iya" , jawab Sandra.


Antonio menelpon pak Maman , tidak lama terdengar suara dari sana.


"Halo pak" , jawab pak Maman.


"Halo pak Maman , tolong anterin nona muda ke rumahnya ya , pakai mobil kantor saja" , ucap Antonio.


"Baik pak" , jawab pak Maman.


"Aku sudah telpon pak Maman , kamu langsung ke lobby aja ya , pak Maman tunggu kamu disana" , ucap Antonio setelah memutuskan sambungan telponnya.


"Iya hubby , aku pergi dulu ya" , ucap Sandra sambil langsung jalan menuju ke pintu.


"Gak cium aku dulu sayang" , ucap Antonio ketika melihat istrinya langsung jalan menuju pintu.


Sandra tidak menghiraukan kata-kata suaminya dan dia terus jalan keluar dan pergi dari sana.


"Pasti bidadari cantikku marah lagi deh" , ucap Antonio sambil menyandarkan tubuhnya di sofa dan meletakkan lengannya di keningnya.


Tidak berapa lama , Antonio memutuskan untuk pindah bekerja di ruangannya.


Antonio pun membawa laptop dan berkas-berkas menuju ke ruangan kerjanya.


"Bapak mulai hari ini kerja di ruangan bapak lagi?" , tanya Susi yang melihat bosnya membawa laptop dan berkas-berkas ke ruangannya.


"Iya saya kerja di ruangan saya hari ini" , ucap Antonio.


"Baik pak" , jawab Susi.


"Bukannya selama nona muda hamil muda , si bos kerja di kamar atas" , ucap Adel , setelah melihat bos nya masuk ke ruangannya.


"Katanya sih begitu" , jawab Susi.


"Kenapa sekarang si bos sudah pindah ke ruangannya?" , tanya Adel.

__ADS_1


"Gak tau ah...mending kita kerja aja dari pada ngegosip kan si bos" , ucap Susi.


__ADS_2