Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 213


__ADS_3

Keesokan harinya seperti biasa Sandra pergi ke kampus.


Setelah mata kuliah pertama selesai , Sandra masuk ke ruangan pak Yunus dosen pembimbingnya.


"Permisi pak" , ucap Sandra sambil memasuki ruangan pak Yunus.


"Iya Sandra , ada apa kamu mencari saya" , ucap pak Yunus.


"Apakah saya bisa mengajukan kuliah online pak?" , tanya Sandra.


"Bisa saja Sandra , tapi untuk prakteknya mau gak mau kamu harus meluangkan waktu untuk datang ke kampus" , ucap pak Yunus.


"Tapi saya akan melahirkan pak...2 bulan lagi" , ucap Sandra.


"Kebetulan itu juga lagi liburan kampus kita , kita kan libur nanti juga 1 bulan lebih , saya rasa setelah libur usai , kamu bisa mengatur waktu kamu kalau hanya untuk praktek saja" , ucap pak Yunus.


"Baiklah pak , saya akan usahakan" , jawab Sandra.


"Baiklah , kamu mau kelas online nya sampai kapan?" , tanya pak Yunus.


"Suami saya ingin saya kuliah online sampai lulus kuliah pak" , jawab Sandra.


"Baiklah , karena kamu mahasiswi terpintar di kelas kita , saya akan menyetujuinya , mulai semester dua kamu akan mulai kuliah online dan ini jadwal untuk kelas online dan jadwal praktek yang ada di semester dua" , ucap pak Yunus sambil memberikan selembar kertas kepada Sandra.


"Baik pak , terima kasih banyak pak , kalau gitu saya permisi dulu" , ucap Sandra sambil mengambil kertas yang diberikan oleh pak Yunus.


"Iya , sama-sama Sandra" , ucap pak Yunus.


Sandra pun berjalan keluar dari ruangan pak Yunus menuju ke kelasnya.


"Jadi bagaimana Sandra , apakah pengajuan kelas online kamu disetujui?" , tanya Niken.


"Iya Niken , disetujui...tapi nanti aku masih datang ke kampus buat kelas praktek" , jawab Sandra.


"Baguslah , paling tidak kamu tidak perlu menunggu waktu lama untuk lulus kuliah karena mengambil cuti" , ucap Niken.


"Iya , kamu benar Niken" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Kamu ambil kelas online nya sampai semester berapa?" , tanya Niken.


"Aku sampai lulus kuliah tetap online , karena suami aku maunya seperti itu" , jawab Sandra.


"Berarti kita hanya bisa ketemu ketika kelas praktek ya" , ucap Niken.


"Iya Niken" , jawab Sandra.


"Aku jadi kesepian dong selama gak ada kamu" , ucap Niken.


"Iya , maaf ya...soalnya aku juga akan melahirkan anak kembar , jadi aku juga harus melihat anak-anak aku" , jawab Sandra.

__ADS_1


"Iya kamu benar juga , nanti kalau aku kangen mengobrol dengan kamu , boleh gak aku ke rumah kamu?" , tanya Niken.


"Iya boleh Niken , nanti kamu chat aku aja dulu sebelum datang" , jawab Sandra sambil tersenyum.


"Baik Sandra" , ucap Niken sambil tersenyum.


Tidak lama bel tanda masuk pun berbunyi.


Sandra dan Niken mengikuti pelajaran yang diberikan oleh dosen di kelas kedua mereka.


Setelah dua jam berlalu , akhirnya kelas pun selesai.


Sandra yang selalu diikuti oleh kedua bodyguardnya dan Niken berjalan bersama keluar area kampus.


"Niken , kamu sampai sekarang belum punya pacar ya?" , tanya Sandra.


"Sebenarnya aku sekarang lagi dekat dengan cowok Sandra , tapi dia belum pernah mengungkapkan perasaannya kepada aku" , jawab Niken.


"Tapi dia sering menghubungi kamu gak?" , tanya Sandra.


"Bisa dibilang setiap hari dia pasti chat aku" , jawab Niken.


"Berarti dia suka sama kamu" , jawab Sandra sambil tersenyum.


"Gak tau deh Sandra , setiap chat atau ketemu juga kita hanya mengobrol biasa , dia aja gak pernah pegang tangan aku setiap kita jalan berdua" , ucap Niken.


"Mungkin dia lagi menunggu waktu yang tepat untuk mengungkapkan perasaannya" , ucap Sandra.


"Apa kamu suka dengan cowok itu Niken?" , tanya Sandra.


"Sebenarnya aku sudah mulai menyukainya" , jawab Niken dengan malu malu.


"Selama dia masih menghubungi kamu dan mengajak kamu jalan-jalan , berarti dia juga suka dengan kamu" , ucap Sandra.


"Gitu ya" , ucap Niken.


"Iya Niken , aku aja dulu seperti itu kok waktu sama suami aku , mobil aku di parkir disana , aku pulang duluan ya" , ucap Sandra.


"Iya Sandra , aku juga mau pulang juga" , ucap Niken.


Setelah itu Sandra dan Niken berpisah di depan kampus.


Sandra masuk ke dalam mobilnya dan menuju ke All Star Hotel.


Niken berjalan menuju ke motornya , memikirkan perkataan Sandra.


"Apa aku menemui Rangga aja ya di bengkelnya" , ucap Niken dalam hatinya sambil naik ke motornya dan menyalakan motornya.


Lalu Niken pun memutuskan menjalankan motornya menuju ke bengkel Rangga.

__ADS_1


Tidak lama motor yang dibawa Niken sampai di bengkel Rangga.


"Hi Rangga" , jawab Niken yang sudah berdiri di samping Rangga yang sedang sibuk bekerja memperbaiki motor pelanggannya.


"Hi Niken , tumben kamu kesini" , ucap Rangga sambil tersenyum.


"Memangnya kenapa , kamu gak senang aku datang kesini?" , tanya Niken.


"Bukan begitu , aku pasti senang kalau kamu mau kesini" , ucap Rangga.


"Tapi aku gak bisa menemani kamu , sejak Yogi di penjara aku menjadi lebih sibuk , mana bengkel juga sudah mulai rame" , ucap Rangga.


"Iya aku gak menyangka Yogi melakukan hal itu kepada Sandra" , ucap Niken.


"Apa kamu kenal dengan Sandra?" , tanya Rangga.


"Sandra itu teman satu kelas aku di kampus" , ucap Niken.


"Ternyata dunia ini kecil ya , tidak disangka kamu kenal dengan cewek yang membuat Yogi tergila-gila" , ucap Rangga.


"Iya kamu benar , aku juga kaget waktu dengar kamu cerita kalau Yogi di penjara karena menculik Sandra , mana paginya aku baru ketemu Sandra melihat dia dikawal sama bodyguardnya sampai ke dalam kampus , ketika aku tanya , katanya dia diculik , awalnya aku gak kepikiran kalau Yogi yang melakukannya" , cerita Niken.


"Iya , Yogi itu langsung menjadi gila kalau sudah melihat cewek yang di dicintainya , padahal sebelum menculik cewek yang dicintainya , dia sudah tidur dengan cewek yang waktu itu ada di bengkel ketika kamu datang waktu pertama kali kesini" , ucap Rangga sambil mengerjakan pekerjaannya.


"Apa , aku gak menyangka kalau Yogi se bejat itu" , ucap Niken.


"Iya , padahal aku sudah bilang berkali-kali , jangan melakukan kesalahan yang sama , karena sebelumnya kan juga ada cewek yang sudah dihamilinya dan dia gak bertanggung jawab" , cerita Rangga.


"Aku kirain dulu dia hanya bersenang-senang biasa saja dengan cewek-cewek dia yang banyak itu , aku gak kepikiran kalau dia sampai tidur dengan cewek-ceweknya" , ucap Niken.


"Iya , aku taunya juga karena dia yang cerita" , ucap Rangga.


"Terus cewek yang waktu itu ketemu ketika aku kesini itu sekarang bagaimana?" , tanya Niken.


"Katherine masih terus menemui Yogi di lapas , karena dia sudah cinta mati dengan Yogi" , ucap Rangga.


"Semoga aja setelah di penjara , Yogi menjadi sadar dan mau menikahi cewek yang namanya Katherine itu" , ucap Niken.


"Iya aku juga berharap begitu , semoga aja dia mulai sadar dan hidup dengan benar" , jawab Rangga.


Niken hanya menganggukkan kepalanya.


"Ternyata Rangga adalah cowok yang baik" , ucap Niken dalam hatinya.


"Kamu sudah makan belum Niken?" , tanya Rangga.


"Belum , tadi aku kuliahnya cuma 2 kelas , jadi begitu pulang kampus aku langsung kesini" , jawab Niken.


"Sebentar lagi aku selesai , nanti kita makan di warteg dekat sini aja , gak apa apa kan?" , tanya Rangga.

__ADS_1


"Iya , aku gak masalah Rangga" , jawab Niken sambil tersenyum.


__ADS_2