Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 184


__ADS_3

"Sayang , kamu disini dulu ya bersama mama , aku mau urus administrasi untuk keluar dari rumah sakit dulu ya" , ucap Antonio sambil memegang wajah istrinya , setelah dokter Sarah keluar dari kamar rawat Sandra.


"Iya hubby" , jawab Sandra.


Tidak lupa Antonio mengecup kening istrinya sebelum dia keluar dari kamar rawat istrinya.


"Sayang , mulai sekarang kamu harus fokus dengan anak kamu ya , jangan biarkan kejadian kemaren mengganggu kesehatan kamu dan kandungan kamu" , ucap mama Amel.


"Iya ma , aku akan berusaha untuk bisa melupakan kejadian kemaren" , ucap Sandra dengan lirih.


"Tenang saja nak , kamu tidak akan sendirian lagi , nanti kalau mau pergi ketika Antonio sibuk kerja , telpon mama aja...mama pasti mau menemani kamu pergi nak" , ucap mama Shinta.


"Iya ma , aku benar-benar bahagia bisa mendapatkan mama yang selalu menyayangi aku" , ucap Sandra.


"Iya pasti kami menyayangi kamu , karena kamu anak kami" , ucap mama Amel dan mama Shinta bersamaan.


Antonio yang sudah menyelesaikan administrasinya langsung berjalan masuk ke kamar rawat Sandra.


Tidak lama perawat masuk ke ruangan Sandra dan membuka jarum infus yang ada di tangan Sandra.


Setelah perawat selesai membuka jarum infus , Antonio merapikan rambut istrinya dan setelah itu mereka jalan keluar dari rumah sakit , menuju ke parkiran mobil.


"Mama ke apartemen juga gak?" , tanya Sandra.


"Mama langsung pulang aja ya sayang , biar kamu dan Antonio juga bisa istirahat , besok siang mama ke apartemen kamu ya" , ucap mama Amel.


"Iya mama juga besok aja ya ke apartemen kalian" , ucap mama Shinta.


"Iya ma" , jawab Sandra dan Antonio.


Setelah itu mama Amel dan mama Shinta masuk ke mobil mereka masing-masing dan sopir mereka menjalankan mobilnya menuju ke rumah mereka.


Sandra dan Antonio juga masuk ke dalam mobil.


Antonio menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang.


"Sayang , mau beli makanan apa sebelum kita pulang ke apartemen?" , tanya Antonio.


"Beli nasi padang saja ya hubby , aku lagi pengen nasi rendang , sate padang sama martabak telornya" , ucap Sandra.


"Iya sayang" , jawab Antonio sambil tersenyum dan menjalankan mobilnya menuju ke restoran padang.


Sampai di restoran padang , Antonio turun dari mobil dan membeli 2 bungkus nasi rendang , 1 porsi sate padang dan 1 martabak telor.


Setelah pesanan Antonio jadi , Antonio membayarnya dan membawa makanannya menuju ke mobil.

__ADS_1


Sampai di mobil , Antonio meletakkan makanannya di kursi belakang dan masuk ke mobil , menjalankan mobilnya menuju ke apartemen mereka.


Sampai di apartemen , Sandra dan Antonio memakan makanan mereka , setelah habis Sandra meminum obatnya dari dokter Sarah , setelah itu mereka menuju ke kursi sofa.


"Sayang...ini barang-barang kamu yang dibawakan Robi ketika dari kamar hotel , untuk ponsel kamu yang sudah rusak waktu di lemparkan Yogi , dijadikan barang bukti di kepolisian , nanti aku minta Robi belikan yang baru ya dengan model yang sama" , ucap Antonio.


"Padahal itu kan pemberian dari mama , hubby" , ucap Sandra dengan lirih.


"Tapi sudah rusak juga sayang , layarnya juga sudah pecah" , ucap Antonio.


"Data-data dan foto-foto aku gimana hubby" , ucap Sandra.


"Nanti setelah selesai penyelidikan aku akan suruh Robi mengambil memory card kamu yang disana ya" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra.


"Sekarang kita mandi dulu , terus istirahat lagi ya , aku juga sudah capek sayang" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra.


Antonio dan Sandra memasuki kamar mereka dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri mereka , setelah itu mereka istirahat bersama.


********


Dua hari setelah pulang dari rumah sakit...pada akhirnya Sandra dan Antonio tidak jadi pergi ke Bali karena Sandra masih belum mau keluar dari apartemen sejak pulang dari rumah sakit.


Mama Shinta dan mama Amel juga selalu datang untuk menemani Sandra selama beberapa hari ini.


Karena kebetulan kuliah Sandra sedang libur akhir tahun , jadinya Sandra bisa beristirahat di rumah setelah dari rumah sakit.


Meskipun Sandra selalu tidak ada masalah ketika dia sudah bangun , tapi ketika tidur...Sandra masih selalu menyebut tolong...tolong...hubby.... dengan tubuh yang bergetar dan napas tersengal-sengal.


Antonio yang terbangun mendengar suara istrinya meminta tolong dalam tidurnya , langsung memeluk tubuh istrinya sampai istrinya tenang.


"Kamu tenang ya sayang , jangan mimpi buruk lagi , aku gak kuat lihat kamu seperti ini sayang" , ucap Antonio sambil memeluk tubuh istrinya yang selalu bermimpi buruk setelah kejadian itu.


Paginya Antonio bangun dari tidurnya dan melihat istrinya masih tidur dengan nyenyak , Antonio turun dari kasurnya dan masuk ke kamar mandi untuk mencuci mukanya.


Setelah itu Antonio berjalan keluar dari kamar dan mencari makanan diluar , karena perutnya terasa lapar.


"Bagaimana keadaan nona muda tuan?" , tanya Tuti ketika melihat Antonio sudah duduk di meja makan.


"Masih sama Tuti , masih suka mimpi buruk setiap malam" , jawab Antonio.


"Kasian ya nona muda tuan , Tuti tidak menyangka nona muda bisa mengalami hal buruk seperti itu , padahal nona muda orang yang sangat baik" , ucap Tuti.

__ADS_1


"Iya , tapi kamu harus bisa bersikap biasa kalau di depan nona muda , jangan sampai kamu menanyakan masalah kejadian yang telah menimpa nona muda di depannya" , ucap Antonio.


"Iya tuan , saya tidak berani untuk menanyakan hal itu kepada nona muda , saya juga gak mau melihat nona muda bersedih" , ucap Tuti.


Antonio hanya menganggukkan kepalanya sambil makan sarapan pagi yang dibuat oleh Tuti.


Tidak lama Sandra yang sudah bangun tidak melihat suaminya , dia langsung turun dari kasur dan keluar dari kamar mencari suaminya.


"Hubby" , panggil Sandra ketika sudah keluar dari pintu kamar.


"Iya sayang , aku sedang sarapan di meja makan" , ucap Antonio.


Setelah mendengar suara suaminya Sandra pun menjadi lega , dia berjalan menuju ke ruang makan.


Sejak Sandra mengalami kejadian buruk itu dalam hidupnya , Sandra selalu merasa panik ketika tidak melihat suaminya , makanya dia akan selalu memastikan bahwa suaminya selalu ada bersamanya , barulah dia akan merasa tenang.


"Hubby sayang , happy birthday ya , maaf kalau kita gak jadi honeymoon karena aku" , ucap Sandra sambil menciumi bibir suami tercintanya.


"Aduh , mata Tuti jadi ternoda ini jadinya melihat kemesraan nona muda dan tuan" , ucap Tuti yang sedang bebersih disana.


"Makanya kamu cepetan menikah Tuti" , ucap Antonio sambil terkekeh.


"Belum ada yang mau sama Tuti , tuan" , jawab Tuti.


"Ya itu derita kamu" , ucap Antonio.


"Iya tuan , kalau gitu lebih baik Tuti lanjutin kerjaan Tuti saja" , ucap Tuti.


Antonio dan Sandra pun hanya tersenyum melihat asisten rumah tangganya itu.


.


.


"Gak apa apa sayang , ayo makan dulu , nanti kita lanjutin di kamar aja ya , kalau gak ntar si Tuti bisa protes lagi" , ucap Antonio di telinga bidadari cantiknya setelah Tuti melanjutkan pekerjaannya.


"Iya hubby" , ucap Sandra sambil terkekeh dan mengambil sandwich buatan Tuti.


Sandra memakan sandwich nya dan setelah itu meminum susu hamil yang sudah dibuatkan oleh Tuti dan tidak lupa dia meminum vitamin dan obat dari dokter Sarah.


Setelah selesai sarapan , Antonio dan Sandra masuk ke kamarnya sambil berpelukan.


"Hubby , barang-barang aku ketika aku masuk rumah sakit diletakin dimana ya?" , tanya Sandra.


"Aku letakin di wardrobe room sayang" , ucap Antonio.

__ADS_1


Sandra langsung berjalan memasuki wardrobe room nya dan mengambil hadiah yang sudah dipersiapkannya untuk ulang tahun suaminya.


__ADS_2