Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 36


__ADS_3

Paginya Sandra sudah bangun , langsung menuju ke bawah.


"Kamu sudah bangun sayang" , tanya mama Amel , yang sedang duduk di meja makan , sambil melihat kertas di tangannya.


"Iya ma , mama lihat apa" , tanya Sandra.


"Ini semua nama tamu undangan yang akan diundang sayang , dalam 3 minggu lagi undangan kamu sudah jadi , mama mau cek nama-nama , yang akan diundang , jangan sampai ada nama yang ketinggalan" , ucap mama Amel.


"Banyak banget ma namanya'' , ucap Sandra sambil melihat nama list , yang ada di kertas itu.


"Iya sayang , ini baru dari keluarga , teman dan relasi papa dan mama , belum lagi yang dari keluarga Antonio" , ucap mama Amel.


"Banyak banget ma , aku kan juga gak kenal semuanya'' , ucap Sandra.


Iya sayang , begitulah kalau anak-anak menikah , pasti semuanya diundang.


"Bagaimana dengan teman-teman kamu , siapa yang akan kamu undang?" tanya mama Amel.


"Paling cuma Karin , Riko dan Niko aja ma , itu aja yang aku tau , ada disini sekarang" , ucap Sandra.


"Ok... mama tulis disini , nanti biar sekalian di cetak , sama bagian percetakan" , ucap mama Amel.


********


Diruang kerja Antonio lagi berpikir.


Waktu itu , lamaran antara dia dan Sandra terjadi , karena permintaan papa Chandra.


"Aku ingin melamar Sandra dengan cincin , tapi bagaimana mempersiapkannya , apakah harus di restoran mewah" , ucap Antonio dalam hatinya.


"Hari ini aku cari cincinnya dulu aja , tapi bagaimana dengan ukurannya ya , dan juga cincin untuk pernikahan kami belum dibeli , apakah aku manfaatkan aja kesempatan ini" , ucap Antonio dalam hatinya.


Tidak lama , Antonio mengambil Hp nya dan menekan nama "Cantikku" di layar itu.


Sandra yang masih mengobrol dengan mamanya dirumah , mendengar Hp nya berbunyi tanda ada telpon masuk.


"Dari siapa sayang?" tanya mama Amel.


"Dari kak Antonio ma" , jawab Sandra.


"Kamu angkat dulu aja" , kata mama Amel.


"Iya ma" , ucap Sandra.


"Halo kak"


"Halo sayang , kamu hari ini kemana?" tanya Antonio.


"Gak kemana-mana kak" , ucap Sandra.


"Kita kan belum memilih cincin pernikahan kita , apa kamu mau pergi mencarinya hari ini" , ucap Antonio.


"Iya boleh kak , aku siap-siap dulu ya" , ucap Sandra.


"Ok sayang , satu jam lagi kakak jemput ya'' , ucap Antonio.


"Iya kak" , jawab Sandra.

__ADS_1


"Ada apa sayang?" tanya mama Amel , setelah Sandra mematikan telponnya.


"Kak Antonio ajak aku , pilih cincin pernikahan ma" , ucap Sandra.


"Ya udah , kalau gitu kamu siap-siap dulu" , ucap mama Amel.


"Iya ma , aku siap-siap dulu ya" , ucap Sandra sambil berjalan.


Mama Amel hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.


Setelah satu jam berlalu , Antonio sudah sampai di depan rumah Sandra.


Sandra yang sudah selesai dari 5 menit yang lalu , langsung pamitan sama mama Amel.


"Ma...aku pergi dulu ya , kak Antonio sudah datang" , ucap Sandra sambil mencium pipi mama Amel.


"Iya sayang" , jawab mama Amel.


Sandra berjalan menuju ke mobil Antonio.


"Halo sayang , seperti biasa kamu selalu cantik" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Halo kakak kesayangan" , ucap Sandra sambil tersenyum.


Sandra yang sudah terbiasa mendengar pujian dari Antonio , hanya tersenyum mendengarnya.


"Mau nyari cincinnya , dimana kak?" tanya Sandra.


"Di mall aja ya" , ucap Antonio.


Tidak lama kemudian , mereka sampai di mall.


Sampai pada toko ke tiga yang mereka masuki...


"Kak aku suka dengan model yang ini , modelnya cantik , simple dan elegan" , ucap Sandra.


Sandra memilih cincin emas , dengan batu berlian tidak terlalu besar ditengahnya , tapi di kelilingi oleh berlian kecil di seluruh lingkarannya , dan buat pasangannya cincin emas polos , tapi ada berlian kecil yang disusun disana untuk model pria.


"Iya boleh , yang ini saja ya'' , ucap Antonio.


"Iya kak" , ucap Sandra.


"Kamu lihat-lihat dulu aja ya sayang , siapa tau ada yang kamu suka lagi , kakak mau request , minta dibuatkan inisial nama kita di cincin ini" , ucap Antonio.


"Iya kak" , ucap Sandra , sambil melihat-lihat perhiasan di toko tersebut.


Antonio langsung memanfaatkan kesempatan itu , untuk membeli cincin lamaran untuk Sandra.


Antonio yang sudah melihat lebih dulu , model yang dia inginkan , langsung dibilangnya kepada petugas itu , untuk mengambilkan cincin yang simple , cantik , bermatakan berlian pink ditengahnya itu , dan meminta sesuai ukuran cincin , yang baru mereka pilih untuk pernikahan mereka.


Petugas disana langsung mengerti dan mengambilkan cincin yang Antonio mau , dan langsung memasukkan barang itu ke kotak.


Tidak lama Sandra menyusul Antonio...


"Sudah selesai belum kak" , tanya Sandra.


"Belum sayang , itu masih di buatkan nama kita" , ucap Antonio.

__ADS_1


"Untung saja cincin ini sudah diambilkan dan masuk ke kotak , jadi Sandra tidak melihatnya" , ucap Antonio dalam hatinya.


Tidak lama , petugas toko memperlihatkan cincin yang sudah diukir inisial nama mereka disana.


"Seperti ini tuan?" , tanya petugas tersebut pada Antonio.


"Iya benar" , jawab Antonio.


Petugas itu langsung memasukkan cincin pasangan itu ke dalam kotak dan memasukkannya ke dalam paper bag , bersamaan dengan cincin yang Antonio beli , untuk melamar Sandra secara langsung.


Setelah Antonio membayar semuanya , mereka pun berjalan keluar toko perhiasan.


"Sayang kita beli perlengkapan untuk nanti kamu tinggal di apartemen ya" , ucap Antonio.


"Iya boleh kak" , jawab Sandra.


Mereka langsung menuju ke tempat perlengkapan rumah tangga.


Karena semua peralatan dapur sudah lengkap , mereka hanya memilih kebutuhan tambahan saja.


Sandra sibuk memilih semua gelas , piring , sendok , handuk , sendal rumah , gosok gigi , bathrobe , dan piyama pasangan , semua yang dipilih Sandra adalah barang untuk couple.


"Sudah kak" , ucap Sandra.


"Yakin udah semua?" tanya Antonio.


"Untuk sekarang kayaknya ini dulu yang dibutuhkan , nanti lihat lagi ya" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Iya boleh sayang" , kata Antonio sambil tersenyum.


Mereka menuju ke kasir dan Antonio membayar semua belanjaan mereka.


"Kita mau kemana lagi kak" , ucap Sandra.


"Kita makan aja ya sayang" , ucap Antonio.


"Iya boleh kak" , jawab Sandra.


Setelah sampai di tempat makan , mereka makan sambil mengobrol ringan.


Tidak lama selesai makan , mereka pun langsung pulang.


********


Antonio yang sudah berada di apartemennya , mulai memikirkan rencana romantis untuk melamar Sandra.


"Tiga hari lagi , hari minggu , kebetulan kan papa Chandra minta aku dan Sandra ke rumah , karena mau dikenalin dengan sodara , apa hari itu aja , aku akan minta orang dekor apartemen dengan suasana yang romantis" , ucap Antonio dalam hatinya.


Antonio mengambil Hp nya dan di telponnya Robi , sang asisten kepercayaan.


"Halo pak" , jawab Robi.


"Halo Robi , hari minggu besok tolong kamu carikan orang yang bisa mendekor ruangan balkon apartemen saya , menjadi suasana yang romantis" , ucap Antonio.


"Baik pak , nanti saya akan urus semua" , ucap Robi.


"Baik , nanti tolong kamu yang urus selama pemasangan dekornya ya , saya maunya jam 6 sore semuanya sudah jadi , dan tolong belikan saya satu buket bunga mawar putih , dan juga pesankan menu makan malam yang romantis" , titah Antonio.

__ADS_1


"Baik pak" , ucap Robi.


Setelah telpon nya di tutup , Antonio tinggal mengatur , bagaimana caranya nanti , supaya mereka bisa pergi lebih cepat dari rumah utamanya.


__ADS_2