
"Hi...Sandra" , panggil cowok yang ada di belakangnya.
Sandra langsung membalikkan tubuhnya dan melihat siapa yang memanggilnya.
"Kak Jeri" , ucap Sandra.
"Kamu sama siapa kesini?" , tanya Jeri.
"Sama suami aku" , jawab Sandra.
"Jadi yang waktu itu ke kampus beneran suami kamu" , tanya Jeri hanya untuk lebih memastikan saja.
"Iya , itu suami aku , aku ke tempat suami aku dulu ya kak" , ucap Sandra yang tidak mau lama-lama mengobrol disana dengan Jeri.
"Iya Sandra" , jawab Jeri.
"Kenapa sebelum aku bisa mengenalmu , kamu sudah terlebih dahulu menikah?" , ucap Jeri dalam hatinya sambil melihat Sandra pergi dari sana.
"Kenapa lama sekali sayang?" , tanya Antonio setelah Sandra duduk di sampingnya.
"Tadi aku ketemu kak Jeri , hubby" , jawab Sandra.
"Cowok yang naksir dan membawa kamu ke ruangan kesehatan kemaren itu , yang karena dia...kamu disuruh Meri berdiri di lapangan berjam-jam?" , tanya Antonio.
"Gak tau , memangnya dia yang bawa aku ke ruangan kesehatan , cuma waktu kita di ruangan kesehatan dia ada di sana , kalau urusan naksir itu kan urusan dia bukan urusan aku" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Kalian ngobrol apa tadi?", tanya Antonio.
"Tadi kak Jeri nanya aku ke sini sama siapa? aku jawab sama suami aku" , ucap Sandra.
"Terus dia bilang apa lagi?" , tanya Antonio.
"Dia nanya , jadi yang datang ke kampus kemaren beneran suami kamu , gitu" , cerita Sandra.
"Kamu jawab apa?" , tanya Antonio.
"Aku jawab iya la , kan hubby memang suami aku" , ucap Sandra sambil terkekeh.
"Iya sayang , lalu dia ada nanya lagi" , ucap Antonio.
"Gak ada hubby , aku juga gak mau lama-lama ngobrol sama dia , aku langsung bilang aja aku mau ke tempat suami aku lagi" , ucap Sandra.
"Bagus" , jawab Antonio sambil tersenyum.
Setelah itu Antonio dan Sandra makan sambil mengobrol ringan.
__ADS_1
Tidak berapa lama , makanan mereka pun sudah habis , Antonio membayar makanan mereka , setelah itu Antonio dan Sandra berjalan menuju ke mobil.
Setelah di dalam mobil , Antonio menjalankan mobilnya menuju ke All Star Hotel.
Sampai di dalam kamar atas , kamar khusus untuk mereka.
Sandra langsung mengambil baju piyamanya dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Antonio menuju ke dapur mini , membuatkan susu hamil untuk istrinya minum nanti.
Setelah itu Antonio duduk di sofa dan melihat ponsel nya , karena sejak dia keluar dari kantor , dia tidak melihat ponselnya sama sekali.
Begitu Antonio membuka password di layar ponselnya ,terlihat banyak email dan notifikasi yang masuk kesana.
Ada chat dari Robi sang asisten , Antonio langsung membuka chat dari Robi dan membacanya...
"Pak , pak Tono dan teman-temannya bertanya , apakah ada pekerjaan lagi untuk mereka setelah pembangunan ini selesai?"
-Robi-
Setelah membaca chat dari Robi , Antonio langsung menyentuh nama Robi dan menelponnya.
Tidak lama terdengar suara dari sana...
"Halo Robi , untuk pemasangan interiornya sudah berjalan berapa persen?" , tanya Antonio.
"Sudah berjalan sekitar 30% pak , apakah bapak ada rencana untuk kesini?" , tanya Robi.
"Iya saya pikir dalam beberapa hari ini saya akan kesana untuk melihat perkembangan pemasangan interior dan nanti sekalian saya mau bahas masalah pak Tono disana" , ucap Antonio.
"Baik pak" , jawab Robi.
Setelah memutuskan panggilan telponnya , Sandra sudah selesai mandi dan berjalan menuju ke ruang tamu mencari suaminya.
"Hubby...mandi dulu" , ucap Sandra.
"Iya sayang...itu susu hamil kamu sudah aku buatin , diminum ya" , ucap Antonio dengan lembut.
"Iya hubby" , jawab Sandra sambil menuju ke dapur mini dan meminum susu hamil buatan suaminya.
Antonio berjalan masuk ke kamar , mengambil baju piyama yang sama dengan yang istrinya gunakan malam ini di lemari , karena kalau dia tidak menggunakan piyama couple nanti bidadari cantiknya bisa protes dan marah lagi sama dia.
Tidak lama Antonio sudah selesai mandi dan melihat bidadari cantiknya sudah berada diatas kasur , Antonio pun berjalan menuju ke kasur mereka.
Antonio dan Sandra yang sudah berada di kasur mereka....
__ADS_1
"Sayang , dalam beberapa hari ini aku ada rencana mau melihat perkembangan pemasangan interior di All Star Hotel kota B dan ada keperluan juga yang mau diurus disana , kamu bisa ikut aku pergi juga gak?" , tanya Antonio sambil memeluk tubuh bidadari cantiknya dan membelai kepala istrinya.
"Selama hamil aku kan gak ada mual mual hubby , aku rasa aku bisa ikut hubby , paling bawa bantal kecil buat aku tidur di jalan sama bawa makanan yang banyak ya selama di perjalanan , kan aku suka cari makanan sejak hamil" , jawab Sandra sambil terkekeh.
"Iya sayang , nanti kita beli makanan yang banyak ya buat kamu makan selama diperjalanan" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Iya hubby" , jawab Sandra sambil meletakkan wajahnya di dada suaminya , tempat dimana dia selalu merasa paling nyaman.
"Kalau bantal kecil adanya di apartemen sayang , berarti besok kita pulang ke apartemen ya , lusa pagi kita langsung jalan ke kota B ya" , ucap Antonio dengan lembut.
"Iya hubby" , jawab Sandra yang sudah mulai mengantuk dan tidak lama ia pun tertidur dalam pelukan suaminya.
Melihat istrinya yang sudah tidur , Antonio mengecup kepala istrinya dan dia pun ikut tidur bersama istrinya , sambil memeluk tubuh istri tercintanya.
Keesokan harinya , Antonio yang sudah bangun pagi itu , langsung mandi dan menggunakan baju kerjanya.
Melihat istrinya masih tidur dengan nyenyak , Antonio memilih bekerja dari kamar hotel , dia tidak mau kejadian istri tercintanya marah dan pulang ke rumah mama mertuanya itu terulang lagi.
Ting....tong....
Terdengar suara bel pintu kamar Antonio berbunyi.
Antonio membuka pintu kamarnya , terlihat Susi sang sekretaris datang kesana dengan beberapa berkas-berkas ditangannya.
"Pagi pak" , sapa Susi yang sudah berada di depan pintu.
"Pagi" , jawab Antonio.
"Ini semua berkas-berkas yang harus ditanda tangani pak" , ucap Susi.
"Baik...saya lihat dulu berkas-berkasnya" , ucap Antonio sambil masuk berjalan menuju ke kursi sofa dan Susi juga mengikutinya ke kursi sofa.
"Besok saya akan pergi ke kota B melihat perkembangan pembangunan All Star Hotel disana , kamu tolong atur ulang jadwal saya selama saya pergi" , ucap Antonio.
"Bapak berapa lama berada di kota B?" , tanya Susi sang sekretaris.
"Cuma 2 hari saja" , jawab Antonio.
"Baik pak" , jawab Susi.
Setelah Antonio selesai melihat semua berkas-berkas , Antonio mulai menandatangani berkas berkas tersebut... setelah di tanda tangani dia pun memberikan berkas-berkas itu kepada Susi sekretarisnya.
"Kalau gitu saya permisi dulu pak" , ucap Susi setelah mengambil semua berkas-berkas yang sudah di tanda tangani oleh bos nya.
"Baik" , jawab Antonio.
__ADS_1