Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 139


__ADS_3

Sandra yang sudah bangun dari tidurnya...


"Hubby , kita sudah sampai belum?" , tanya Sandra.


"Belum sayang , paling juga sekitar 2 jam lagi baru sampai" , ucap Antonio yang masih melihat ke arah laptopnya.


"Aku lapar hubby" , ucap Sandra.


"Makan cemilan kamu dulu ya sayang" , ucap Antonio sambil mengangkat meja kecilnya.


Sandra pun bangun dan duduk di kursi , lalu dia mengambil kotak kue yang ada di kursi depan.


Setelah duduk di kursinya , Sandra mengambil botol minumnya yang ada di samping pintu mobil.


Setelah meminum airnya , Sandra membuka kotak kue yang dibelinya kemaren dan mengambil pudding.


"Hubby , mau pudding juga gak?" , tanya Sandra sambil menyuapkan ke mulut suaminya.


"Boleh sayang" , ucap Antonio sambil memakan pudding yang disuapin oleh istrinya.


Lalu Sandra mengambil pudding dan memakannya.


Setelah itu Sandra makan pudding sambil menyuapi suaminya juga.


"Enak ya pak , kalau sudah punya istri , ada yang perhatiin" , ucap pak Maman yang melihat kemesraan bosnya dengan nona muda.


"Iya pak , makanya bapak juga menikah lagi" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Gak la pak , biar saya cari uang buat sekolahin anak saya sampai kuliah saja , kalau saya nikah lagi , belum tentu istri baru saya bisa menyayangi anak saya" , ucap pak Maman.


"Memangnya istrinya pak Maman kemana?" , tanya Sandra.


"Istri saya sudah meninggal setelah melahirkan Dina...anak saya non" , ucap pak Maman.


"Sekarang Dina sudah kelas berapa pak?" , tanya Sandra.


"Sudah SMP kelas 2 , nona muda" , jawab pak Maman.


"Hebat juga ya pak Maman bisa merawat anak bapak sendiri sampai sekarang" , ucap Sandra.


"Waktu anak saya lahir , ibu saya masih membantu saya menjaga Dina , sampai tahun kemaren ibu saya meninggal dunia karena sakit , tapi syukurlah Dina sudah besar dan sudah mandiri , jadi bisa bapak tinggalin pergi kerja" , cerita pak Maman.


"Saya turut berduka cita pak" , ucap Sandra sambil memakan pudingnya.


"Iya nona muda , terima kasih" , jawab pak Maman.


"Tapi apa Dina tidak takut sendirian di rumah pak dan kalau mau makan bagaimana?" , tanya Sandra.


"Sejak kecil Dina sudah diajarkan memasak sama neneknya dan Dina juga selalu membantu neneknya ketika membereskan rumah , jadi ketika Dina mulai besar , Dina sudah bisa masak dan melakukan pekerjaan rumah sendiri" , jawab pak Maman.


"Aku salut sama anak pak Maman , aku dari kecil tidak pernah bekerja sama sekali , sejak aku menikah saja baru mulai bisa masak dan mengerjakan pekerjaan rumah , itu juga masih dibantu sama mba" , jawab Sandra.


"Karena kehidupan juga nona muda , kalau nona muda dari kecil hidupnya sudah senang , jadi harus disyukuri nona muda" , ucap pak Maman.

__ADS_1


"Iya bapak benar" , jawab Sandra.


Setelah itu tidak ada obrolan lagi disana.


Sandra terus memakan kue-kue yang dibelinya kemarin sampai dia merasa kenyang.


Setelah itu Sandra hanya memandangi jalanan sambil memeluk bantalnya.


Tidak lama mobil yang dibawa pak Maman sudah memasuki kota B.


"Pak , kita mau langsung ke lokasi atau mau cari makan siang dulu?", tanya pak Maman.


"Kita cari tempat makan siang dulu aja pak" , ucap Antonio.


"Baik pak" , jawab pak Maman.


Pak Maman menjalankan mobilnya sambil mencari restoran di sekitar sana.


"Pak disana seperti ada restoran lumayan bagus , apa kita mau kesana saja" , ucap pak Maman.


"Iya boleh pak" , jawab Antonio.


Tidak lama mobil yang di bawa pak Maman sudah sampai di depan restoran.


Antonio , Sandra dan pak Maman turun dari mobil dan berjalan memasuki restoran.


Ketika sampai di dalam restoran ada suara cowok yang memanggil "SANDRA".


Antonio dan Sandra langsung melihat ke arah suara yang memanggilnya.


"Hi kak Antonio" , sapa Riko dan Niko.


"Hi Riko...Niko..." , jawab Antonio.


"Kalian makan disini juga?" , tanya Sandra.


"Iya , kebetulan tadi baru pulang dari kampus , langsung makan disini" , jawab Riko.


"Oh...kalian sudah masuk kampus ya , aku minggu depan baru masuk kampus" , ucap Sandra.


"Iya kita masuknya lebih cepat dari pada kampus yang lainnya , kamu dan kak Antonio duduk bareng kita aja" , ucap Niko sambil menawarkan.


"Bagaimana hubby?" , tanya Sandra.


"Aku terserah kamu aja" , ucap Antonio.


"Ya udah , aku dan suamiku juga sopirku duduk disini aja ya" , ucap Sandra.


"Iya boleh" , ucap Riko dan Niko.


"Riko , Niko makanan apa yang enak disini?" , tanya Antonio.


"Kalau kita budget anak sekolahan jadi ya cuma nasi pake soto atau sop ayam aja kak" , jawab Riko sambil tersenyum.

__ADS_1


"Tapi rasanya lumayan enak kok kak" , jawab Niko.


"Kalau gitu kalian boleh cobain makanan yang lain hari ini" , ucap Antonio sambil melihat menu.


"Gak apa apa kak , kita juga sudah cukup makan ini aja , kalau kebanyakan ntar gak habis" , jawab Riko.


"Ya udah..." , ucap Antonio sambil menganggukkan kepalanya.


"Kamu mau makan apa sayang?" , tanya Antonio sama istrinya.


"Aku mau coba nasi liwetnya aja hubby" , jawab Sandra.


"Ayamnya mau berapa sayang?" , tanya Antonio.


"Satu aja hubby" , jawab Sandra.


"Yakin cukup satu aja , ntar baby nya cukup gak makannya?" , tanya Antonio sambil tersenyum.


"Baby....apa Sandra sedang hamil" , ucap Niko dalam hatinya.


"Tadi aku sudah banyak makan pudding sama kue hubby , jadi masih agak kenyang" , jawab Sandra.


"Ok , kita pesan itu aja ya" , ucap Antonio.


"Iya hubby , sama jus alpukat ya" , ucap Sandra.


"Iya sayang..."


"Pak Maman mau makan apa?" , tanya Antonio.


"Saya sama aja pak" , ucap pak Maman.


Lalu Antonio memesan makanan mereka kepada pelayan dan tidak lama makanan mereka pun datang.


Mereka makan bersama sambil mengobrol ringan , setelah selesai makan , Antonio membayar semua makanan mereka termasuk makanan Riko dan Niko.


"Terima kasih ya kak" , ucap Riko dan Niko kepada Antonio , ketika mereka sudah di parkiran mobil.


"Iya sama-sama" , jawab Antonio.


Setelah itu Antonio , Sandra dan pak Maman masuk kedalam mobil , pak Maman menjalankan mobilnya menuju ke lokasi pembangunan hotel.


Riko dan Niko yang sudah masuk ke dalam mobil Riko...


"Riko , tadi kamu dengar gak kak Antonio sebut baby , apakah Sandra sedang hamil?" , tanya Niko.


"Kalau Sandra hamil ya wajar dong , kan dia sudah menikah" , ucap Riko.


"Iya kamu benar" , jawab Niko dengan lirih.


"Apa kamu masih belum bisa melupakan Sandra?" , tanya Riko.


"Iya , aku masih menyukainya apalagi melihat dia semakin hari semakin cantik , sulit untuk aku melupakannya" , ucap Niko.

__ADS_1


"Sandra sudah jadi istri orang dan sebentar lagi juga akan menjadi mama , kamu harus bisa melupakannya , sudah tidak mungkin untuk mendapatkannya", ucap Riko.


"Iya kamu benar" , ucap Niko dengan lirih sambil melihat kearah jalan.


__ADS_2