Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 39


__ADS_3

Chika yang sudah beberapa hari ini menunggu kabar keberadaan Yogi , akhirnya mendapat kabar dari orang suruhannya.


"Malam bos , target sudah kami temukan" , ucap orang suruhan Chika.


"Dimana?" , tanya Chika yang sudah tidak sabaran.


"Di klub malam xxx bos" , ucap orang suruhan Chika.


"Baik terima kasih infonya , uangnya akan aku transfer setelah aku menemukannya'' , ucap Chika.


"Baik bos" , ucap orang suruhannya.


Chika pun menjalankan mobilnya , menuju ke klub malam , yang diberitahukan oleh orang suruhannya.


Sampai disana , awalnya agak sulit Chika mencari keberadaan Yogi , karena lampu yang remang-remang dan kelap kelip.


Setelah beberapa saat , akhirnya Chika menemukan Yogi , yang duduk sendiri sambil minum-minum alkohol.


Chika mendekatinya...


"Yogi sayang" , panggil Chika.


"Siapa kamu?" , tanya Yogi yang sudah mabuk.


"Aku Chika pacar kamu" , jawab Chika.


"Pacar aku...pacar aku cuma Sandra , benarkah kamu Sandra...aku tidak bermimpi kan" , ucap Yogi yang ngelantur karena mabuk.


Yogi langsung menarik tangan Chika , memeluknya dan memanggilnya dengan sebutan Sandra.


"Sandra , akhirnya kamu mencari aku juga , apakah kamu sudah sadar , kalau aku yang selalu mencintai kamu , bukan pria itu" , ucap Yogi yang sudah mabuk.


Chika yang tidak mau melepaskan Yogi , membiarkan saja tubuhnya dipeluk oleh Yogi , biarpun Yogi mengira dia adalah Sandra juga gak masalah , yang penting dia bisa melaksanakan aksinya malam ini , untuk mendapatkan Yogi.


"Iya Yogi , ini aku Sandra , aku mencintai kamu , ayo kita pergi dari sini , kamu sudah mabuk sayang" , ucap Chika yang berpura-pura menjadi Sandra , supaya rencananya berhasil.


Yogi yang masih melihat itu Sandra , mengikuti Chika , sampai masuk ke mobil , setelah itu Chika berhenti di sebuah hotel dan memesan kamar disana.


Setelah mendapatkan kunci kamarnya , Chika kembali ke mobilnya , mengajak Yogi mengikutinya.


Yogi yang saat itu masih mabuk dan masih melihat Chika itu adalah Sandra , sangat senang , ketika mereka sudah sampai dikamar hotel.


Sandra sayang , apakah kamu sudah sadar kalau aku yang selalu mencintai kamu selama ini , ucap Yogi berulang-ulang kali.

__ADS_1


"Iya Yogi , iya...aku selalu mencintai kamu" , ucap Chika , sambil mencium bibir Yogi.


Yogi yang masih mabuk dan mengira itu Sandra , langsung menciuminya dengan kasar dan membawa tubuh mereka ke kasur.


Tidak lama , Yogi pun sudah membuka baju Chika dan bajunya sendiri.


Sekarang tubuh mereka berdua sudah polos , tanpa satu helai benang pun.


Yogi menciumi seluruh tubuh Chika , disentuhnya semua bagian sensitif di tubuh Chika , setelah beberapa lama , terjadilah penyatuan keduanya.


Chika yang...merasakan rasa sakit di **** ***** nya , merasa sangat bahagia dan puas , karena semua keinginan Chika sudah terkabulkan malam ini.


Setelah beberapa jam mereka bergelut disana , Yogi pun kelelahan dan tertidur di samping Chika.


Chika memandanginya dengan perasaan yang bahagia.


"Akhirnya , aku sudah menjadikan kamu milikku Yogi , tidak akan ada lagi nama Sandra diantara kita , akan aku pastikan itu" , ucap Chika dengan pelan , sambil menciumi bibir Yogi.


Keesokan harinya , Yogi yang terbangun dengan kepala yang pusing , karena mabuk semalam , tiba-tiba terkejut melihat Chika tidur disampingnya.


Yang lebih membuat dia terkejut , ketika dia bangun , melihat tubuhnya polos , tanpa sehelai benang satupun.


Dengan pikiran yang kacau dan penuh tanda tanya , diangkatnya selimut yang menyelimuti tubuh Chika , dan matanya langsung membulat terkejut dan tidak percaya , tapi pada kenyataannya , tubuh polos Chika tanpa sehelai benang pun nyata dihadapannya.


"Apa yang terjadi tadi malam? Kenapa aku bisa tidur dengan Chika , tanpa menggunakan baju?" , ucap Yogi , sambil mondar mandir di samping kasur.


Chika yang melihat Yogi sedang mondar mandir dengan tubuh polosnya , langsung menyapa Yogi.


"Pagi Yogi sayang" , kata Chika dengan tersenyum manis.


"Apa yang terjadi , kenapa gue sama loe gak pakai baju?" , tanya Yogi yang sedang kebingungan.


Masa kamu gak tau sayang , Chika membuka selimutnya , dan memperlihatkan darah yang ada di sprei kasur tersebut.


"Kemaren malam kita sudah melakukannya , Yogi sayang" , ucap Chika dengan perasaan yang bahagia.


"Kenapa bisa aku melakukannya denganmu? Kamu menjebak aku ya?" , ucap Yogi , dengan menaikkan nada suaranya.


"Bukan sayang , aku mana berani menjebak kamu sayang , kamu yang memulai duluan tadi malam , kamu yang mengajak aku kesini" , ucap Chika , berusaha meyakinkan Yogi , dengan kebohongan yang dia buat sendiri.


"Tapi aku tidak percaya , ini tidak mungkin" , ucap Yogi , yang sudah mulai marah dan bingung.


"Kalau tidak mungkin , kenapa kamu tidak memakai baju sama sekali , dan aku juga , apa ini tidak bisa menjawab semuanya" , ucap Chika , sambil menunjuk darah yang ada di sprei putih tersebut.

__ADS_1


Yogi yang sudah mulai marah dan kebingungan , langsung mengambil bajunya yang berserakan di lantai dan memakainya.


Setelah itu Yogi berjalan menuju ke arah pintu kamar hotel.


"Mau kemana Yogi , kenapa buru-buru , tungguin Chika pakai baju dulu" , ucap Chika dengan manja.


Mendengar teriakan Chika , membuat Yogi berhenti dan terdiam.


"Meskipun aku tidak suka , tapi gak mungkin juga aku meninggalkan dia sendirian di hotel ini , karena pada kenyataannya aku sudah melakukannya dengan Chika" , ucap Yogi dalam hatinya.


Setelah Chika selesai memakai baju , mereka pun berjalan keluar hotel.


"Kita mau kemana Yogi?" tanya Chika.


"Pulang" , jawab Yogi.


"Ya udah , ayo Chika anterin" , ucap Chika.


Yogi pun hanya mengikuti Chika ke mobilnya.


Sampai di depan mobil Chika...


"Mana kuncinya , sini biar gue yang bawa" , ucap Yogi.


Chika pun memberikan kunci mobilnya pada Yogi.


Yogi menjalankan mobil dengan kecepatan sedang , selama dalam perjalanan tidak ada satupun obrolan yang mereka bicarakan , Yogi hanya diam dan fokus membawa mobil sampai ke rumahnya.


Ketika sampai di depan pagar rumah Yogi , Yogi turun dan mengatakan pada Chika.


"Loe pulang sendiri , bawa mobil loe".


Setelah itu , Yogi langsung memasuki halaman rumahnya dan meninggalkan Chika.


"Gak pa pa Yogi , yang penting Chika sudah tau rumah Yogi , nanti Chika bisa mencari Yogi lagi kesini" , ucap Chika dalam hatinya , sambil membawa mobilnya menuju ke rumahnya.


Yogi yang sudah memasuki rumahnya , dipanggil oleh Doddy papanya , yang duduk di sofa ruang keluarga.


Doddy adalah papa Yogi , sudah 7 tahun ini mereka tinggal berdua saja , sejak Chintya mama Yogi meninggal dunia , Amanda memulai profesinya , menjadi seorang model dan memilih untuk tinggal di luar kota sendiri.


Sebelum Chintya , mama Yogi meninggal dunia karena penyakit kankernya , mereka adalah keluarga yang sangat bahagia.


Yogi dan Amanda , selalu mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tua nya.

__ADS_1


Setelah mama Chintya meninggal dunia , semuanya langsung berubah , yang tadinya suasana hangat dirumahnya , berubah menjadi suram.


Doddy sibuk , dengan urusan bisnis batu baranya , sedangkan Amanda... memutuskan untuk meninggalkan rumah , mengejar karirnya sebagai model , dan Yogi... hanya bermain-main kemanapun dia suka.


__ADS_2