
Vincent yang sedang latihan basket langsung disemangati oleh cewek-cewek yang menyukainya.
"Vincent ini air dan handuk untuk kamu" , ucap Rika sambil berlari menemui Vincent yang sedang duduk di sana untuk istirahat.
"Terima kasih Rika" , jawab Vincent sambil mengambil air dan handuk yang diberikan oleh Rika.
Vincent membuka botol minum dan membasahi wajahnya.
Ketika Vincent menggerakkan kepalanya ke kanan dan ke kiri , semua cewek-cewek langsung berteriak histeris karena melihat ketampanan Vincent ketika dia menggerakkan kepalanya dengan rambutnya yang basah sambil mengeluarkan percikan air disana.
"Hati aku langsung meleleh melihat ketampanan yang dimiliki oleh Vincent" , ucap Lala salah satu penggemarnya.
Setelah Vincent mengelap wajah nya dengan handuk yang diberikan oleh Rika , Vincent juga merapikan rambutnya dengan tangannya.
"Vincent , ada sesuatu yang mau aku katakan kepada kamu" , ucap Rika yang masih duduk di samping Vincent.
"Kamu mau bilang apa?" , tanya Vincent.
"Aku suka sama kamu , mau gak kamu menjadi pacar aku" , ucap Rika yang mengutarakan isi hatinya disana.
"Maaf Rika , aku gak bisa menerima kamu" , ucap Vincent.
"Kenapa kamu gak bisa menerima aku , apa kamu mencintai wanita lain?" , tanya Rika.
"Iya , aku sudah mencintai wanita lain" , jawab Vincent.
"Siapa dia , apa dia lebih cantik dari aku" , ucap Rika.
"Iya , pastinya dia lebih cantik dari kamu dan yang paling utama dia sudah mengisi hati aku sejak aku masih kecil sampai sekarang" , ucap Vincent sambil berjalan masuk kembali ke lapangan basket dan ikut bermain disana.
Rika hanya terdiam sambil melihat Vincent dengan perasaan sedih , karena dia baru saja di tolak.
********
Sandra , Antonio bersama anak kembarnya sudah selesai makan siang saat itu.
"Angelica ayo kita ke ruangan meeting sekarang" , ucap Antonio yang selalu senang ketika Angelica selalu mengikutinya meeting.
"Baik pa" , jawab Angelica.
"Aku pergi meeting dulu ya sayang" , ucap Antonio sambil mencium kening Sandra.
"Papa gak boleh cium-cium mama terus" , ucap Alvaro sambil memeluk tubuh Sandra.
Antonio yang melihat anaknya seperti itu , malah tambah sengaja menggoda anaknya.
Antonio langsung menciumi bibir Sandra.
"Gak boleh papa , aku bilang gak boleh , mama cuma punya aku" , jawab Alvaro yang mulai menarik tubuh mamanya.
"Sudah cukup hubby , kamu pergi meeting lagi , jangan berantem terus sama Alvaro" , ucap Sandra dengan lembut.
Angelica hanya menggelengkan kepala melihat adik kembarnya itu.
"Baiklah sayang , sekarang aku pergi meeting dulu ya" , ucap Antonio.
"Iya hubby , nanti aku di kamar atas ya" , ucap Sandra.
__ADS_1
"Iya sayang" , jawab Antonio.
"Aku pergi dulu ya ma" , ucap Angelica sambil mencium pipi mamanya.
"Iya sayang" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Aku gak dicium juga kak?" , tanya Alvaro.
"Gak usah , kamu kan cuma dicium sama mama saja sudah cukup" , ucap Angelica sambil berjalan pergi dari sana bersama dengan Antonio.
"Mama , kakak galak tu sama aku" , ucap Alvaro dengan manja.
"Kamu itu sudah besar nak , jangan seperti itu terus , masa anak cowok maunya dekat-dekat mama terus" , ucap Sandra.
"Gak tau ma , hanya dengan mama aku bisa nyaman banget" , ucap Alvaro.
"Baiklah nak , kita ke kamar atas saja ya , mama mau istirahat" , ucap Sandra.
"Iya mama" , jawab Alvaro.
Sandra dan Alvaro berjalan bersama keluar dari ruangan kerja Antonio menuju ke kamar atas , kamar khusus yang dibuat hanya untuk keluarga mereka.
"Alvaro tambah besar tambah ganteng ya" , ucap Adel kepada Susi ketika Sandra dan Alvaro sudah pergi dari sana.
"Iya , dulu waktu kecil putih imut-imut , sekarang tambah besar sudah tambah ganteng" , jawab Susi.
********
"Kamu ada tugas gak?" , tanya Sandra ketika mereka sudah masuk ke kamar.
"Ada mama , tapi dikumpulkan nya minggu depan" , ucap Alvaro sambil mengambil baju gantinya yang memang sudah disiapin disana.
"Aku mau ikut tidur siang sama mama" , ucap Alvaro yang sudah ikut naik ke atas kasur.
"Iya sayang , sini mama peluk" , ucap Sandra yang anaknya itu memang selalu lengket dengannya sejak masih bayi.
"Paling nyaman tidur sambil di peluk mama" , ucap Alvaro sambil tersenyum.
"Nanti kamu kalau sudah ketemu dengan wanita yang kamu cintai , kamu juga akan lupa dengan mama" , ucap Sandra.
"Apa mungkin aku bisa menemukan wanita seperti mama?" , tanya Alvaro.
"Mana mama tau sayang , nanti hanya hati kamu yang akan mengetahuinya" , jawab Sandra.
"Yang penting sekarang aku maunya sama mama dulu" , ucap Alvaro.
"Iya sayang" , jawab Sandra.
Setelah itu Sandra dan Alvaro tidur bersama sambil berpelukan.
********
Antonio dan Angelica mengikuti meeting dengan penuh konsentrasi.
"Pa , ada yang aneh di laporan keuangan yang ada di resort kita" , bisik Angelica kepada Antonio.
Antonio selalu bangga memiliki Angelica disampingnya , anaknya yang pintar dan selalu jeli dalam melihat kesalahan yang ada , meskipun hanya sedikit.
__ADS_1
"Iya sayang , nanti papa minta Robi untuk memeriksanya" , ucap Antonio.
"Iya pa" , jawab Angelica.
Setelah beberapa waktu , akhirnya meeting yang berlangsung selama 3 jam itu telah selesai.
"Robi , tolong kamu periksa ulang laporan keuangan yang di resort kita" , ucap Antonio setelah semua karyawan keluar dari ruangan meeting.
"Baik pak" , jawab Robi.
Angelica , Antonio dan Robi berjalan keluar dari ruangan meeting dan menuju ke ruangan kerja masing-masing.
"Sayang , apakah nanti setelah selesai ujian kamu mau langsung bekerja di sini?" , tanya Antonio ketika mereka sudah berada di dalam ruangan kerja Antonio.
"Aku mau papa , nanti aku juga akan mengambil kuliah internasional bisnis di Universitas A" , ucap Angelica.
"Papa bangga punya anak seperti kamu sayang , seandainya Alvaro juga seperti kamu , papa pasti akan merasa tenang ketika papa pensiun nanti" , ucap Antonio.
"Alvaro kan gak tertarik dengan dunia bisnis pa , dia lebih suka dengan menjadi ilmuan yang gak jelas itu , sekarang saja banyak banget tikus putih dan marmut yang dia kumpulin di belakang rumah untuk percobaan dia yang gak jelas , meskipun pada akhirnya tikus putih dan marmut nya mati satu per satu" , jawab Angelica.
"Iya nak , kayaknya cuma mama yang bisa membujuknya untuk mau ke dunia bisnis" , ucap Antonio.
"Tapi mama selalu mengizinkan dia melakukan apapun yang dia mau pa , kayaknya mama mendukung keinginan dia" , ucap Angelica.
"Nanti papa coba ngomong sama mama , kamu masih mau di ruangan papa atau ikut ke kamar atas?" , tanya Antonio.
"Aku ikut ke kamar atas saja pa" , jawab Angelica.
Antonio dan Angelica berjalan keluar dari ruangan kerja menuju ke kamar atas.
Sampai di kamar atas , Antonio membuka pintu kamar dengan cardlock yang dimilikinya.
Ketika pintu sudah terbuka , Antonio dan Angelica masuk ke sana , terlihat Sandra dan Alvaro yang sedang tidur sambil berpelukan disana.
"Tuh papa lihat , mama saja manjain Alvaro seperti itu , bagaimana mama bisa membujuk Alvaro untuk masuk ke All Star Hotel" , ucap Angelica.
"Iya kamu benar sayang , nanti papa coba pikirkan caranya deh" , ucap Antonio.
"Iya pa , aku mau mandi dulu ya" , ucap Angelica sambil masuk ke kamar yang ada disebelah.
"Iya nak" , jawab Antonio.
Antonio berjalan mendekati istrinya.
"Sayang" , panggil Antonio sambil menciumi wajah istrinya.
"Iya hubby" , jawab Sandra yang sudah terbangun begitu mendengar suara suaminya.
"Kita mau pulang lagi gak?" , tanya Antonio.
"Tunggu sampai Alvaro bangun ya hubby" , ucap Sandra.
"Baiklah sayang" , jawab Antonio sambil duduk di sebelah tubuh bidadari cantiknya.
"Angelica mana hubby?" , tanya Sandra.
"Sedang mandi di kamar sebelah sayang" , jawab Antonio.
__ADS_1
Sandra pun menganggukkan kepalanya.