
Siang harinya , mama Amel dan Sandra makan bersama setelah Sandra selesai menyusui Alvaro dan Angelica.
Ketika Sandra dan mama Amel makan , terdengar pintu apartemen terbuka.
"Sayang" , panggil Antonio.
Sandra pun langsung berdiri dan berlari memeluk suaminya.
Mama Amel hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat anak dan menantunya.
"Kangen banget ya sama aku" , ucap Antonio sambil memeluk tubuh dan mencium kening bidadari cantiknya.
"Iya hubby , kangen banget" , jawab Sandra.
"Baru juga sehari gak ketemu sayang" , ucap mama Amel sambil memakan makanannya.
"Iya biarpun gitu kan aku kangen ma , hubby juga kangen sama aku" , jawab Sandra.
"Iya ma , aku gak melihat dia sehari aja juga udah kangen" , jawab Antonio sambil tersenyum.
"Iya deh , mama jadi ingat Antonio marah-marah gara-gara mama dan Shinta bawa Sandra ke mall seharian" , ucap mama Amel sambil tertawa.
"Itu makanya kami gak bisa jauh-jauh ma" , jawab Sandra.
"Iya...iya...anak manja mama" , ucap mama Amel sambil tersenyum.
"Hubby sudah makan belum?" , tanya Sandra.
"Belum sayang" , jawab Antonio.
"Kalau gitu ayo kita makan sama-sama" , kata mama Amel.
"Iya ma" , jawab Antonio sambil duduk di kursi yang ada di meja makan.
Sandra berjalan ke dapur mengambilkan piring , sendok , garpu dan gelas untuk suaminya.
"Hubby mau ambil sendiri atau mau aku yang ambilkan makanannya" , ucap Sandra.
"Aku ambil sendiri aja sayang , kamu lanjutin makan kamu lagi ya" , ucap Antonio.
"Iya hubby" , jawab Sandra.
Setelah itu Antonio , Sandra dan mama Amel makan bersama sambil mengobrol.
Setelah selesai makan , tidak lama mama Amel sudah mau pulang.
"Besok pagi mama kesini lagi ya nak" , ucap mama Amel sebelum pergi.
"Iya ma" , jawab Sandra.
"Terima kasih ya ma sudah bantu jagain Sandra selama aku ke luar kota" , ucap Antonio.
"Iya sama sama Antonio , gak perlu sungkan gitu sama mama sendiri" , ucap mama Amel sambil tersenyum.
"Iya ma" , jawab Antonio sambil tersenyum.
Setelah itu mama Amel berjalan menuju ke lift.
Antonio dan Sandra berjalan masuk ke kamar mereka , Antonio melihat anak-anaknya yang sedang tidur nyenyak disana sambil dijagain oleh Ina dan Ira.
"Hubby , ganti baju dulu" , ucap Sandra sambil mengeluarkan baju kotor suaminya dari dalam koper dan membawanya ke tempat cuci baju.
Antonio berjalan menuju ke lemari dan mengambil baju kaos dan celana pendeknya , setelah itu menggantinya di kamar mandi.
Tidak lama Sandra masuk ke kamar dan duduk diatas kasurnya sambil menyalakan TV.
"Hubby , besok Karin , Riko dan Niko mau kesini" , ucap Sandra setelah melihat suaminya keluar dari kamar mandi.
"Kenapa mereka kesini?" , tanya Antonio.
"Mau melihat anak kita" , jawab Sandra.
"Ya udah , kalau gitu besok aku gak ke All Star Hotel" , jawab Antonio.
"Kenapa begitu hubby?" , tanya Sandra.
"Ya aku harus menjaga kamu sayang , siapa tau si Niko masih suka sama kamu , sekarang kan kamu semakin tambah cantik" , ucap Antonio yang sudah duduk di samping istrinya sambil memeluk bahu istri tercintanya.
"Masa aku semakin cantik hubby , tubuh aku aja belum kembali kurus seperti dulu" , ucap Sandra sambil terkekeh.
"Kamu itu selalu cantik sayang , saat kamu hamil saja Niko masih melihat kamu dengan perasaan suka" , ucap Antonio.
"Masa....dari mana hubby tau" , ucap Sandra.
"Pandangan mata dia gak bisa bohong sayang , waktu kita makan bersama di restoran kota B itu , masih terlihat sangat jelas dia masih menyukai kamu" , ucap Antonio.
"Aku gak perhatiin hubby" , ucap Sandra.
"Ya memang harusnya kamu hanya memperhatikan aku saja" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Ternyata tuan itu pencemburu ya" , bisik Ina ke Ira.
"Hush....jangan sampai tuan dan nona muda dengar , gak enak kan kalau mereka mendengar kita ngomongin mereka" , bisik Ira.
Ina pun menganggukkan kepalanya.
********
__ADS_1
Keesokan harinya bel pintu apartemen Antonio berbunyi.
Ting....tong....
Tuti yang mendengar bel berbunyi langsung keluar dari dapur dan membuka pintu.
"Sandra nya ada mba?" , tanya Karin.
"Ada , silahkan masuk non" , ucap Tuti.
Karin , Riko dan Niko masuk ke apartemen Antonio dan duduk di sofa ruang tamu.
"Tunggu disini sebentar ya , Tuti panggilkan nona muda dulu" , ucap Tuti.
"Iya mba" , jawab Karin.
Tuti pun mengetuk pintu kamar Sandra dan Antonio.
Tok...tok....tok....
Mendengar suara ketukan pintu , mama Amel yang sedang berada di dalam kamar bersama Sandra dan Antonio berjalan membuka pintu kamar.
"Nyonya , temannya nona muda sudah datang" , ucap Tuti.
"Baiklah Tuti" , jawab mama Amel.
"Sayang , teman-teman kamu sudah datang" , ucap mama Amel.
"Hubby , kamu temuin mereka dulu , aku masih menyusui Alvaro dan Angelica" , ucap Sandra.
"Iya sayang , aku keluar dulu ya" , ucap Antonio.
"Iya hubby" , jawab Sandra sambil menganggukkan kepalanya.
Antonio turun dari kasur , berjalan keluar dari kamar dan menuju ke ruang tamu.
"Kak Antonio" , sapa Karin , Riko dan Niko.
"Iya Karin , Riko , Niko , kalian sudah libur kuliah ya" , ucap Antonio.
"Iya kak , Sandra nya mana kak?" , tanya Karin.
"Tunggu sebentar ya , Sandra lagi menyusui anak-anak" , ucap Antonio.
"Anak-anak? Memangnya anaknya ada berapa kak?" , tanya Karin sambil mengerutkan keningnya.
"Anak kami kembar Karin" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Apaaaaa...kembar..." , ucap Karin yang terkejut.
"Iya anak kami kembar Karin" , ucap Sandra yang sudah berjalan keluar dari kamar sambil menggendong Angelica , diikuti oleh mama Amel yang menggendong Alvaro.
"Tante Amel" , sapa Karin , Riko dan Niko.
"Iya" , jawab mama Amel sambil tersenyum.
Sandra langsung duduk di sebelah suaminya.
"Mama mau siapkan makanan dulu ya buat teman-teman kamu" , ucap mama Amel kepada Sandra.
"Iya ma" , jawab Sandra.
"Alvaro mama kasih ke Ira ya" , ucap mama Amel.
"Alvaro biar sama aku aja ma" , ucap Antonio.
Mama Amel pun memberikan Alvaro kepada Antonio.
"Yang dua orang di belakang kamu siapa Sandra?" , tanya Niko.
"Itu babysitter yang bantu aku buat jagain anak-anak aku" , jawab Sandra.
"Kenapa dua?" , tanya Karin.
"Anak kami kan ada dua Karin" , jawab Antonio.
Karin , Riko dan Niko pun hanya menganggukkan kepalanya.
"Lucunya anak kamu Sandra , kalau dilihat-lihat mirip Sandra ya" , ucap Karin yang sedang melihat anak yang digendong oleh Sandra dan Antonio.
"Tapi ada mirip dengan kak Antonio juga" , ucap Riko.
"Ya pasti ada mirip aku dan suami aku , kan anaknya kita berdua" , ucap Sandra sambil terkekeh.
"Iya kamu benar Sandra" , ucap Karin.
Niko hanya melihat anak Sandra sambil berdiri di belakang Karin dan Riko.
"Nama anak kamu siapa Sandra?" , tanya Karin.
"Alvaro dan Angelica" , jawab Sandra.
"Nama yang bagus" , ucap Karin sambil tersenyum melihat bayi mungil yang di gendong oleh Sandra dan Antonio.
.
.
__ADS_1
"Oh iya Sandra , ini kado buat anak kamu dari kita bertiga , maaf ya cuma satu , karena kita gak tau anak kamu kembar" , ucap Karin.
"Iya gak apa apa Karin , kalian sudah datang aja aku sudah senang" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Berarti...kamu ambil cuti kuliah Sandra?" , tanya Niko.
"Gak , aku setelah ini kuliah online sampai tamat" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Memangnya di kampus kamu ada ya?" , tanya Karin.
"Iya kebetulan ada , jadi aku bisa mengajukan kuliah online" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Asik banget ya , tapi kan kamu ada kelas praktek , gimana caranya kalau online" , tanya Karin.
"Aku hanya akan ke kampus saat kelas praktek saja" , jawab Sandra.
"Oh , lumayan juga sih" , ucap Karin.
"Sudah siang , ayo kita makan siang dulu" , ucap mama Amel.
"Iya ma" , jawab Antonio dan Sandra bersamaan.
"Iya tante" , jawab Karin , Riko dan Niko bersamaan.
Alvaro dan Angelica di gendong oleh Ina dan Ira.
Mama Amel , Antonio , Sandra , Karin , Riko dan Niko makan bersama di meja makan sambil mengobrol santai.
"Sandra , bagaimana rasanya melahirkan?" , tanya Karin.
"Sakit banget , tapi setelah anak kamu lahir , kamu pasti bahagia" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Apakah kamu masih mau menambah anak lagi?" , tanya Karin.
"Gak Karin , kita sudah cukup dengan anak kembar kita yang sekarang" , jawab Antonio.
"Memangnya kenapa gak mau nambah lagi , takut tubuh Sandra jadi jelek ya kak?" , ucap Karin sambil terkekeh.
"Gak begitu Karin , meskipun Sandra hamil sampai melahirkan Sandra tetap cantik" , jawab Antonio.
"Iya benar kata kak Antonio , Sandra masih tetap cantik , bahkan tambah cantik" , ucap Niko dalam hatinya.
"Sebenarnya kemaren aku itu pas melahirkan pendarahan , membuat hubby takut banget , makanya sekarang hubby gak mau menambah anak lagi" , jawab Sandra.
"Terus gimana?" , tanya Karin.
"Ya aku gak tau , karena aku kan sudah tertidur , setelah sadar aku lihat , aku sudah di kamar perawatan dan hubby sudah duduk di samping aku , papa mama juga sudah berada disana" , jawab Sandra.
Ternyata benar ya yang orang-orang bilang , melahirkan itu mempertaruhkan nyawa seorang ibu.
"Iya" , jawab Sandra.
"Aku jadi takut punya anak" , ucap Karin.
"Kamu jangan takut , biar bagaimana pun kita pasti akan punya anak , lagi pula banyak kok yang melahirkan tidak apa-apa , gak disangka aja aku bisa seperti itu , tapi Puji Tuhan sekarang aku baik-baik saja" , ucap Sandra.
"Iya kamu benar Sandra" , ucap Karin.
Tidak lama Ina dan Ira memanggil Sandra.
"Nona muda , Alvaro dan Angelica sudah menangis , sudah waktunya menyusui juga" , ucap Ina dan Ira.
"Baiklah , aku menyusui anak-anak aku dulu ya" , ucap Sandra sambil berdiri dari kursinya.
"Kita sekalian pamit pulang ya Sandra" , ucap Karin.
"Iya Karin , terima kasih ya" , ucap Sandra.
"Iya Sandra" , jawab Karin.
"Kami pulang dulu ya Sandra" , ucap Niko dan Riko bersamaan.
"Iya terima kasih ya sudah datang" , ucap Sandra.
"Iya sama sama" , jawab Niko dan Riko.
Setelah itu Sandra berjalan masuk ke kamarnya untuk menyusui Alvaro dan Angelica.
"Kami pulang dulu ya tante Amel dan kak Antonio , terima kasih atas makanannya" , ucap Karin , Niko dan Riko.
"Iya sama sama" , jawab mama Amel dan Antonio bersamaan.
Antonio mengantarkan Karin , Riko dan Niko sampai ke depan pintu mereka.
Setelah teman-teman Sandra pergi menuju ke lift , Antonio menutup pintunya dan masuk ke kamar.
"Teman-teman aku sudah pulang hubby?" , tanya Sandra.
"Sudah sayang" , jawab Antonio sambil duduk di samping tubuh istrinya.
Tidak lama mama Amel masuk ke kamar mereka.
"Sayang , mama mau pergi belanja dulu ke fresh market , nanti setelah dari fresh market mama langsung pulang ke rumah ya" , ucap mama Amel.
"Iya ma" , jawab Sandra dan Antonio.
Setelah itu mama Amel keluar dari kamar dan menuju ke lift.
__ADS_1
Sampai di lobby , pak Agus sopirnya mama Amel sudah menunggu di sana.
Mama Amel pun langsung masuk ke mobilnya dan pergi ke fresh market.