
Setelah telpon ditutup.
"Ada apa dengan Sandra ma?" , tanya papa Surya , yang sudah khawatir , mendengar ucapan istrinya di telpon dengan calon menantunya.
"Sandra dilukai pa , sekarang sedang istirahat di tempat Antonio , mama mau siapin baju Sandra dulu , untuk beberapa hari kedepan , nanti kita sekalian lihatin Sandra ya pa" , ucap mama Amel.
"Iya ma , papa juga mau tau keadaan anak kesayangan papa".
Mama Amel langsung menuju ke kamar Sandra , memasukkan beberapa pakaian Sandra ke dalam koper kecil.
Setelah selesai , mama Amel dan papa Surya langsung menuju ke All Star Hotel.
Sampai di All Star Hotel , mama Amel mengatakan kepada petugas resepsionis , kamarnya Antonio dimana ya.
Petugas yang bernama Erik itu , langsung mengantarkan mama Amel dan papa Surya , menuju ke kamar atas.
Erik menekan bel kamar Antonio.
Antonio langsung membuka pintu kamarnya.
"Pak , ada tamu yang mencari bapak" , ucap Erik.
Antonio melihat papa dan mama Sandra sudah datang.
"Iya , terima kasih Erik" , ucap Antonio.
"Sama-sama pak , kalau gitu saya permisi dulu" , ucap Erik.
Antonio hanya menganggukkan kepalanya.
"Om Surya , tante Amel , silahkan masuk" , ucap Antonio.
"Jadi bagaimana keadaan Sandra , Antonio?" , tanya papa Surya.
"Kata dokter tadi , untungnya tidak ada tulang yang retak atau geser , jadi hanya luka dalam dan memar om , tapi Sandra harus istirahat dulu , selama beberapa hari" , ucap Antonio.
Papa Surya dan mama Amel hanya menganggukkan kepalanya , mendengarkan penjelasan Antonio.
Antonio membawa mama Amel dan papa Surya ke dalam kamar.
Sayang , om Surya dan tante Amel sudah datang.
Sandra langsung membuka matanya , mendengar papa dan mamanya datang.
Mama Amel langsung memeluk Sandra.
"Kenapa bisa begini sayang , apa yang sakit?" , tanya mama Amel.
"Punggung aku sakit sekali ma , tadi di dorong ke pohon" , ucap Sandra.
"Siapa yang melakukannya nak?" , tanya mama Amel.
"Yogi ma" , ucap Sandra.
"Siapa Yogi?" , tanya mama Amel dan papa Surya bersamaan.
"Yogi aku kenal di tempat gym , dia gak terima aku tolak dia jadi pacar aku , makanya dia lukai aku" , ucap Sandra.
"Gak bisa dibiarkan ini" , ucap papa Surya.
"Aku sudah suruh asisten aku , buat mencari tahu siapa Yogi ini om , aku juga gak terima Sandra di lukai seperti ini" , ucap Antonio.
__ADS_1
"Ok , om serahkan sama kamu ya Antonio , kalau memang membahayakan dan perlu dibawa ke hukum , laporin aja" , ucap papa Surya.
"Iya om" , jawab Antonio.
Tidak lama bel kamar Antonio berbunyi.
Antonio langsung membuka pintu kamarnya , ternyata pak Maman yang datang.
"Ini pak , obat nona muda", ucap pak Maman.
"Iya pak , terima kasih ya , pak Maman sudah boleh pulang" , ucap Antonio.
"Iya pak , saya pamit dulu" , ucap pak Maman.
Antonio hanya menganggukkan kepalanya , setelah menutup pintu kamarnya dan masuk ke dalam kamar.
"Sayang , ini obat nya sudah datang , kamu mau makan apa , sebelum minum obat" , ucap Antonio.
"Aku gak laper kak" , jawab Sandra.
"Makan sedikit ya , kakak pesankan bubur aja ya , biar bisa minum obatnya" , ucap Antonio.
Sandra hanya menganggukkan kepalanya.
"Om dan tante sudah makan?" , tanya Antonio.
"Kami sudah makan Antonio" , jawab mama Amel.
Setelah itu Antonio langsung mengambil telpon dikamarnya dan menekan nomor disana.
"Tolong anterin bubur ayam 1 , nasi goreng 1 , jus jeruk 4 , ke kamar saya" , ucap Antonio kepada petugas restoran.
"Baik pak" , jawab petugas restoran malam itu , yang sudah mengenali suara bosnya.
"Gak usah Antonio , melihat Sandra baik-baik saja disini kami juga sudah tenang , lagian kami juga gak ada bawa baju ganti" , ucap papa Surya.
"Iya om , Sandra pasti baik-baik aja disini sama saya" , ucap Antonio.
Tidak lama bel kamar Antonio berbunyi , Antonio langsung membuka pintunya.
"Malam pak , ini pesanannya" , ucap Lia.
"Iya , kamu letakin di meja dekat sofa saja" , ucap Antonio.
Lia pun masuk , meletakkan makanan dan minuman di meja , setelah selesai , Lia pun langsung permisi keluar.
"Om dan tante , diminum dulu jusnya" , ucap Antonio , sambil memberikan jus kepada calon mertuanya.
"Makasih ya Antonio" , ucap mama Amel dan papa Surya , sambil mengambil jus dari tangan Antonio.
Setelah itu , Antonio mengambil bubur untuk Sandra dan membawanya ke kamar.
"Dimakan dulu ya sayang" , ucap Antonio , sambil mulai menyuapi bubur ke mulut Sandra.
Sandra pun makan bubur yang di suapi oleh Antonio.
Sudah hampir habis setengah mangkuk , Sandra sudah tidak mau makan lagi.
"Sudah kenyang kak" , ucap Sandra.
"Ok , kalau gitu minum obat lagi ya" , ucap Antonio , sambil mengambil obat dan air minum.
__ADS_1
Sandra pun meminum obat yang diberikan oleh Antonio.
Mama Amel dan papa Surya bahagia melihat , Antonio mengurus Sandra dengan sabar dan lembut.
"Sudah malam , kita pulang dulu yuk ma , biar Antonio juga bisa makan" , ucap papa Surya.
"Iya pa , mama juga sudah tenang , lihat Sandra baik-baik saja dengan Antonio" , ucap mama Amel.
"Sayang , mama dan papa pulang dulu ya , kamu istirahat dulu beberapa hari disini" , ucap mama Amel , sambil menciumi kening anaknya.
"Iya ma" , ucap Sandra.
"Om titip Sandra ya Antonio" , ucap papa Surya.
"Iya om , ini sudah menjadi tanggung jawab saya juga" , jawab Antonio.
Papa Surya tersenyum mendengar ucapan calon menantunya itu.
"Anak kesayanganku , tidak salah memilih calon suami" , ucap papa Surya dalam hatinya.
Setelah mengantarkan om Surya dan tante Amel , Antonio masuk ke dalam.
"Kak , makan dulu , nanti gak enak lagi nasi gorengnya" , ucap Sandra.
"Iya sayang" , ucap Antonio , sambil mengambil nasi gorengnya dan makan di kamar.
"Kak , aku takut keluar sendiri lagi" , ucap Sandra.
"Ya , kakak juga gak mau kejadian ini terulang lagi , nanti kalau mau pergi-pergi sama kakak , atau kalau gak sama pak Maman aja ya sayang" , ucap Antonio sambil makan.
"Iya kak , aku juga gak mau ke gym lagi , aku takut ketemu Yogi" , ucap Sandra.
"Iya kamu gak usah lagi ke sana , kakak juga gak akan izinin kamu kesana lagi" , ucap Antonio.
Tidak lama makanan Antonio pun habis.
"Kamu mau mandi dulu gak?" , tanya Antonio.
"Iya kak , aku mau mandi dulu" , ucap Sandra , sambil turun dari kasur dan membuka koper yang dibawain mama Amel , mengambil piyamanya dan masuk ke kamar mandi.
Setelah Sandra masuk ke kamar mandi , Antonio sibuk melihat email kerjaan yang masuk di Hp nya.
Tidak lama Sandra sudah keluar dari kamar mandi.
"Punggung kamu di olesi salep dulu ya , sayang" , ucap Antonio.
"Iya kak" , jawab Sandra , sambil duduk membelakangi Antonio.
Antonio mulai mengangkat baju belakang Sandra dan mengoleskan salep , di bagian punggung yang memar.
"Masih sakit gak sayang?" , tanya Antonio.
"Setelah minum obat , rasa sakitnya sudah berkurang kak" , jawab Sandra.
"Baguslah , setelah ini kamu istirahat lagi ya" , ucap Antonio.
"Iya kak" , ucap Sandra , sambil membaringkan tubuhnya di kasur.
Melihat Sandra yang sudah mulai tidur , Antonio menuju ke lemari dan mengambil piyamanya , masuk ke kamar mandi.
Karena itu kamar khusus Antonio , jadi memang sudah ada beberapa baju Antonio disana.
__ADS_1
Setelah selesai mandi , Antonio melihat Sandra sudah tertidur , Antonio naik ke kasur di sebelah Sandra , menciumi kening Sandra dan tidur di sebelah Sandra.