Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 45


__ADS_3

Setelah telpon ditutup.


"Ada apa dengan Sandra ma?" , tanya papa Surya , yang sudah khawatir , mendengar ucapan istrinya di telpon dengan calon menantunya.


"Sandra dilukai pa , sekarang sedang istirahat di tempat Antonio , mama mau siapin baju Sandra dulu , untuk beberapa hari kedepan , nanti kita sekalian lihatin Sandra ya pa" , ucap mama Amel.


"Iya ma , papa juga mau tau keadaan anak kesayangan papa".


Mama Amel langsung menuju ke kamar Sandra , memasukkan beberapa pakaian Sandra ke dalam koper kecil.


Setelah selesai , mama Amel dan papa Surya langsung menuju ke All Star Hotel.


Sampai di All Star Hotel , mama Amel mengatakan kepada petugas resepsionis , kamarnya Antonio dimana ya.


Petugas yang bernama Erik itu , langsung mengantarkan mama Amel dan papa Surya , menuju ke kamar atas.


Erik menekan bel kamar Antonio.


Antonio langsung membuka pintu kamarnya.


"Pak , ada tamu yang mencari bapak" , ucap Erik.


Antonio melihat papa dan mama Sandra sudah datang.


"Iya , terima kasih Erik" , ucap Antonio.


"Sama-sama pak , kalau gitu saya permisi dulu" , ucap Erik.


Antonio hanya menganggukkan kepalanya.


"Om Surya , tante Amel , silahkan masuk" , ucap Antonio.


"Jadi bagaimana keadaan Sandra , Antonio?" , tanya papa Surya.


"Kata dokter tadi , untungnya tidak ada tulang yang retak atau geser , jadi hanya luka dalam dan memar om , tapi Sandra harus istirahat dulu , selama beberapa hari" , ucap Antonio.


Papa Surya dan mama Amel hanya menganggukkan kepalanya , mendengarkan penjelasan Antonio.


Antonio membawa mama Amel dan papa Surya ke dalam kamar.


Sayang , om Surya dan tante Amel sudah datang.


Sandra langsung membuka matanya , mendengar papa dan mamanya datang.


Mama Amel langsung memeluk Sandra.


"Kenapa bisa begini sayang , apa yang sakit?" , tanya mama Amel.


"Punggung aku sakit sekali ma , tadi di dorong ke pohon" , ucap Sandra.


"Siapa yang melakukannya nak?" , tanya mama Amel.


"Yogi ma" , ucap Sandra.


"Siapa Yogi?" , tanya mama Amel dan papa Surya bersamaan.


"Yogi aku kenal di tempat gym , dia gak terima aku tolak dia jadi pacar aku , makanya dia lukai aku" , ucap Sandra.


"Gak bisa dibiarkan ini" , ucap papa Surya.


"Aku sudah suruh asisten aku , buat mencari tahu siapa Yogi ini om , aku juga gak terima Sandra di lukai seperti ini" , ucap Antonio.

__ADS_1


"Ok , om serahkan sama kamu ya Antonio , kalau memang membahayakan dan perlu dibawa ke hukum , laporin aja" , ucap papa Surya.


"Iya om" , jawab Antonio.


Tidak lama bel kamar Antonio berbunyi.


Antonio langsung membuka pintu kamarnya , ternyata pak Maman yang datang.


"Ini pak , obat nona muda", ucap pak Maman.


"Iya pak , terima kasih ya , pak Maman sudah boleh pulang" , ucap Antonio.


"Iya pak , saya pamit dulu" , ucap pak Maman.


Antonio hanya menganggukkan kepalanya , setelah menutup pintu kamarnya dan masuk ke dalam kamar.


"Sayang , ini obat nya sudah datang , kamu mau makan apa , sebelum minum obat" , ucap Antonio.


"Aku gak laper kak" , jawab Sandra.


"Makan sedikit ya , kakak pesankan bubur aja ya , biar bisa minum obatnya" , ucap Antonio.


Sandra hanya menganggukkan kepalanya.


"Om dan tante sudah makan?" , tanya Antonio.


"Kami sudah makan Antonio" , jawab mama Amel.


Setelah itu Antonio langsung mengambil telpon dikamarnya dan menekan nomor disana.


"Tolong anterin bubur ayam 1 , nasi goreng 1 , jus jeruk 4 , ke kamar saya" , ucap Antonio kepada petugas restoran.


"Baik pak" , jawab petugas restoran malam itu , yang sudah mengenali suara bosnya.


"Gak usah Antonio , melihat Sandra baik-baik saja disini kami juga sudah tenang , lagian kami juga gak ada bawa baju ganti" , ucap papa Surya.


"Iya om , Sandra pasti baik-baik aja disini sama saya" , ucap Antonio.


Tidak lama bel kamar Antonio berbunyi , Antonio langsung membuka pintunya.


"Malam pak , ini pesanannya" , ucap Lia.


"Iya , kamu letakin di meja dekat sofa saja" , ucap Antonio.


Lia pun masuk , meletakkan makanan dan minuman di meja , setelah selesai , Lia pun langsung permisi keluar.


"Om dan tante , diminum dulu jusnya" , ucap Antonio , sambil memberikan jus kepada calon mertuanya.


"Makasih ya Antonio" , ucap mama Amel dan papa Surya , sambil mengambil jus dari tangan Antonio.


Setelah itu , Antonio mengambil bubur untuk Sandra dan membawanya ke kamar.


"Dimakan dulu ya sayang" , ucap Antonio , sambil mulai menyuapi bubur ke mulut Sandra.


Sandra pun makan bubur yang di suapi oleh Antonio.


Sudah hampir habis setengah mangkuk , Sandra sudah tidak mau makan lagi.


"Sudah kenyang kak" , ucap Sandra.


"Ok , kalau gitu minum obat lagi ya" , ucap Antonio , sambil mengambil obat dan air minum.

__ADS_1


Sandra pun meminum obat yang diberikan oleh Antonio.


Mama Amel dan papa Surya bahagia melihat , Antonio mengurus Sandra dengan sabar dan lembut.


"Sudah malam , kita pulang dulu yuk ma , biar Antonio juga bisa makan" , ucap papa Surya.


"Iya pa , mama juga sudah tenang , lihat Sandra baik-baik saja dengan Antonio" , ucap mama Amel.


"Sayang , mama dan papa pulang dulu ya , kamu istirahat dulu beberapa hari disini" , ucap mama Amel , sambil menciumi kening anaknya.


"Iya ma" , ucap Sandra.


"Om titip Sandra ya Antonio" , ucap papa Surya.


"Iya om , ini sudah menjadi tanggung jawab saya juga" , jawab Antonio.


Papa Surya tersenyum mendengar ucapan calon menantunya itu.


"Anak kesayanganku , tidak salah memilih calon suami" , ucap papa Surya dalam hatinya.


Setelah mengantarkan om Surya dan tante Amel , Antonio masuk ke dalam.


"Kak , makan dulu , nanti gak enak lagi nasi gorengnya" , ucap Sandra.


"Iya sayang" , ucap Antonio , sambil mengambil nasi gorengnya dan makan di kamar.


"Kak , aku takut keluar sendiri lagi" , ucap Sandra.


"Ya , kakak juga gak mau kejadian ini terulang lagi , nanti kalau mau pergi-pergi sama kakak , atau kalau gak sama pak Maman aja ya sayang" , ucap Antonio sambil makan.


"Iya kak , aku juga gak mau ke gym lagi , aku takut ketemu Yogi" , ucap Sandra.


"Iya kamu gak usah lagi ke sana , kakak juga gak akan izinin kamu kesana lagi" , ucap Antonio.


Tidak lama makanan Antonio pun habis.


"Kamu mau mandi dulu gak?" , tanya Antonio.


"Iya kak , aku mau mandi dulu" , ucap Sandra , sambil turun dari kasur dan membuka koper yang dibawain mama Amel , mengambil piyamanya dan masuk ke kamar mandi.


Setelah Sandra masuk ke kamar mandi , Antonio sibuk melihat email kerjaan yang masuk di Hp nya.


Tidak lama Sandra sudah keluar dari kamar mandi.


"Punggung kamu di olesi salep dulu ya , sayang" , ucap Antonio.


"Iya kak" , jawab Sandra , sambil duduk membelakangi Antonio.


Antonio mulai mengangkat baju belakang Sandra dan mengoleskan salep , di bagian punggung yang memar.


"Masih sakit gak sayang?" , tanya Antonio.


"Setelah minum obat , rasa sakitnya sudah berkurang kak" , jawab Sandra.


"Baguslah , setelah ini kamu istirahat lagi ya" , ucap Antonio.


"Iya kak" , ucap Sandra , sambil membaringkan tubuhnya di kasur.


Melihat Sandra yang sudah mulai tidur , Antonio menuju ke lemari dan mengambil piyamanya , masuk ke kamar mandi.


Karena itu kamar khusus Antonio , jadi memang sudah ada beberapa baju Antonio disana.

__ADS_1


Setelah selesai mandi , Antonio melihat Sandra sudah tertidur , Antonio naik ke kasur di sebelah Sandra , menciumi kening Sandra dan tidur di sebelah Sandra.


__ADS_2