
Sandra masuk ke kamarnya dan menjawab video call dari Antonio.
"Halo kak..." kata Sandra sambil meletakkan tas nya diatas meja.
"Halo sayang...kenapa masih pakai baju yang tadi?" ucap Antonio.
"Iya tadi aku diajak ngobrol sama papa dan mama" jawab Sandra.
"Ya udah...kamu mandi dulu , nanti kemalaman lagi mandinya , setelah selesai mandi kabari kakak ya" ucap Antonio.
"Ok siap kak" jawab Sandra.
Sandra langsung mengambil piyamanya di lemari dan bergegas ke kamar mandi , karena dia mau cepat-cepat selesai , supaya bisa mengobrol dengan pacar barunya.
Kan baru jadian ya , jadi hatinya masih berbunga-bunga 🤭🤭🤭
Setelah selesai mandi , Sandra langsung naik ke kasurnya dan menekan layar Hp nya.
Terdengar tut...tut...tut... menandakan nada telpon tersambung.
Tidak lama , terdengar suara yang dinanti-nantikannya.
"Halo sayang...sudah selesai mandinya?" tanya Antonio.
"Iya sudah kak" jawab Sandra.
"Besok kamu ada rencana kemana?" tanya Antonio.
"Belum ada rencana kak , kakak kemana besok?" ucap Sandra.
"Pagi kakak ke gereja dulu sama papa dan mama , biasanya hari minggu kakak ke rumah papa , tapi sekarang kan sudah ada kamu , jadi kakak lebih pengen bersama kamu" ucap Antonio dengan lembut.
Mendengar kata-kata Antonio , membuat Sandra semakin bahagia dan sebenarnya dia juga pengen bersama Antonio.
"Tadi papa dan mama juga ngajak aku ke gereja besok pagi , tapi kayaknya aku gak bisa ikut" kata Sandra.
"Kamu pasti gak bisa bangun pagi kan sayang..." kata Antonio sambil tertawa.
"Iya tau aja , aduh aku jadi malu nih" ucap Sandra sambil menutup mukanya.
Antonio sangat gemas melihat reaksi pacarnya.
"Kamu lucu banget sayang , gak sabar deh pengen ketemu kamu" ucap Antonio sambil tertawa.
"Jangan gitu dong kak , kan aku malu ketahuan jeleknya semua sama kakak" ucap Sandra dengan wajah tersipu malu.
"Gak apa apa dong sayang , malah jadinya kan kakak lebih spesial , karena cuma kakak kan , yang bisa tau kejelekan kamu sayang" ucap Antonio sambil tersenyum.
"Iya kak , cuma kakak sih yang tahu" kata Sandra.
"Kalau besok siang , pulang dari gereja kakak jemput kamu gimana?" ucap Antonio.
"Papa dan mama kakak gimana?" tanya Sandra.
"Setelah kakak antar papa dan mama pulang , kakak bisa langsung jemput kamu sayang" ucap Antonio.
"Iya boleh kak" jawab Sandra sambil tersenyum.
"Ya udah , kamu tidur lagi ya sayang , supaya besok bangunnya tidak terlalu kesiangan" ucap Antonio.
"Iya kak , aku tidur dulu ya , good night kak" ucap Sandra.
"Good night and sweet dream sayang" ucap Antonio.
Dibalas Sandra dengan senyuman , setelah itu video call nya di matikan.
Sandra membaringkan badannya di kasur.
Aku benar-benar tidak percaya akhirnya aku punya pacar.
"Sekalinya punya pacar , ternyata usianya jauh lebih tua lagi dari aku" gumamnya sambil tersenyum... senyum... sendiri.
Setelah itu Sandra memeluk guling nya dan masuk ke alam mimpi.
********
Antonio membaringkan badan di kasur nya dan terbayang terus wajah manis Sandra.
"Aku tidak menyangka , akan mendapatkan bidadari yang kuinginkan dari beberapa bulan yang lalu'' gumamnya dengan tersenyum bahagia.
__ADS_1
"Terima kasih Sandra sayang , karena telah menerima aku jadi kekasihmu , semoga hubungan ini bisa berlanjut sampai ke pernikahan" ucap Antonio dalam hatinya.
Setelah itu Antonio tertidur dengan nyenyak sampai pagi.
Di pagi hari terdengar suara Hp Antonio berbunyi.
Antonio langsung bangun dan mengambil Hp nya.
Terlihat nama papa Chandra di layar Hp nya.
"Halo pa" ucap Antonio.
"Halo Antonio , jadi jemput papa dan mama ke gereja?" tanya papa Chandra.
"Oh iya , jadi pa... sudah jam berapa sekarang" ucap Antonio.
"Sudah jam 7 pagi nak , nanti misa nya kan dimulai jam 8 pagi" jawab papa Chandra.
"Aku siap-siap dulu ya pa" ucap Antonio.
"Iya nak , papa dan mama nungguin dirumah ya" kata papa Chandra.
"Iya pa" jawab Antonio.
Antonio langsung mengambil kaos dan jeans nya , langsung masuk ke kamar mandi.
Setelah selesai mandi , Antonio langsung mengambil kunci mobilnya dan berjalan menuju parkiran apartemen.
Antonio menjalankan mobilnya dengan kecepatan agak tinggi , supaya bisa sampai dengan cepat di rumah papa nya.
Sampai di depan rumah mewahnya , satpam langsung membukakan pagar rumahnya.
"Pagi den" ucap pak Jaka , satpam dirumah papa Chandra.
"Pagi pak" jawab Antonio.
Antonio memasukkan mobilnya ke halaman rumah mewahnya.
Ketika Antonio turun dari mobilnya dan berjalan masuk , terlihat papa Chandra dan mama Shinta sudah duduk di dekat teras menunggunya.
"Pa... Ma... maaf aku telat" ucap Antonio.
Antonio , papa Chandra dan mama Shinta masuk ke mobil.
Antonio menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke gereja.
Sampai di gereja , mereka masuk , mengambil air suci dan membuat tanda salib , lalu duduk di kursi yang kosong.
Kebaktiannya berjalan dengan penuh hikmat sampai selesai.
Setelah selesai kebaktian Antonio dan orang tuanya berjalan keluar menuju ke parkiran mobil.
Ketika di parkiran mobil , mereka bertemu dengan orang tua Sandra.
"Hi Chandra... Hi Shinta..." sapa Surya dan Amel.
"Hi Surya... Hi Amel..." sapa Chandra dan Shinta.
"Halo om dan tante" sapa Antonio.
"Halo Antonio" jawab papa Surya dan mama Amel.
"Chandra , apa kabar?" tanya papa Surya.
"Kabar aku baik , sudah lama ya kita gak ngobrol bareng" kata papa Chandra.
"Iya sudah lama banget ya , tidak terasa kita semakin sibuk dengan pekerjaan masing-masing" ucap Surya.
"Iya kapan-kapan boleh nih kita makan malam bareng , ajak Sandra anak kamu juga" kata Shinta.
"Iya boleh" kata Amel.
Antonio hanya tersenyum-senyum , mendengar rencana orang tuanya.
"Bagaimana kalau minggu depan kita makan malam bersama?" tanya papa Chandra.
"Oh boleh boleh" jawab papa Surya.
"Nanti , minggu depan kamu luangkan waktu ya Antonio , ikut dengan papa mama untuk makan malam bersama" ucap papa Chandra.
__ADS_1
"Iya pasti pa , pasti aku akan meluangkan waktu" jawab Antonio.
"Pasti aku akan pergi pa... Sandra itu kan pacar aku , jadi gak mungkin aku gak ikut'' batin Antonio.
"Ok kalau gitu sampai ketemu minggu depan ya" ucap papa Chandra.
"Iya sampai ketemu minggu depan" ucap papa Surya.
Setelah itu mereka mulai berpamitan pulang dan masuk ke mobil masing-masing.
Papa Surya menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju kerumahnya.
Di mobil Antonio mengatakan kepada orang tua nya , "nanti setelah aku antar papa dan mama sampai rumah , aku langsung jalan ya".
"Belum juga papa mau nanya masalah kemaren di kota B" ucap papa Chandra.
"Tenang pa... masalah itu sudah beres kok" ucap Antonio.
"Kenapa bisa secepat itu selesainya?" tanya papa Chandra.
"Sebenarnya mereka itu butuh uang dan pekerjaan tetap pa , aku sudah melihat langsung kondisi rumah mereka dan keluarganya , sangat menyedihkan pa , makanya aku memutuskan , untuk memberikan pekerjaan kepada mereka" jawab Antonio.
"Kamu memang anak yang baik , papa bangga sama kamu nak" ucap papa Chandra.
"Setelah mengantarkan kami , kamu mau kemana nak?" , tanya papa Chandra.
"Aku mau pergi dengan pacar aku dong pa" ucap Antonio dengan tersenyum.
"Mama penasaran , siapa pacar kamu nak , kenapa kamu tidak mengenalkannya kepada kami?" ucap mama Shinta.
"Sebenarnya papa dan mama sudah kenal dengan pacar aku" ucap Antonio.
"Siapa nak , jangan buat mama penasaran dong" kata mama Shinta.
"Sandra ma" ucap Antonio.
"Sandra... anaknya Surya dan Amel?" tanya mama Shinta dan papa Chandra.
"Iya pa... ma... " jawab Antonio.
"Pantesan , tadi kamu mau ikut acara makan malam minggu depan" ucap papa Chandra sambil tersenyum.
"Sandra itu masih sekolah kan" ucap mama Shinta.
"Iya ma... baru mau masuk kuliah" jawab Antonio.
"Bagaimana bisa , dia mau sama kamu , dia kan cantik , pintar dan masih muda?'' kata mama Shinta.
"Memangnya anak mama ini tidak pantas menjadi kekasih Sandra?" tanya Antonio.
"Bukannya gitu , mama heran aja seumur Sandra mau sama kamu yang sudah kayak om om" kata mama Shinta sambil tertawa dan diikuti dengan tawa papa Chandra.
"Nanti mama tanya aja langsung sama Sandra , ketika kita makan malam bersama" kata Antonio sambil tersenyum.
"Nanti kalau mama godain , Sandra malah ninggalin kamu lagi , mama juga gak mau dong kehilangan calon mantu yang paket komplit" ucap mama Shinta.
"Paket komplit gimana ma?" tanya papa Chandra.
"Sandra kan anaknya baik , keluarganya juga kita sudah kenal baik , dan pastinya anaknya cantik , sopan dan pinter lagi" jawab mama Shinta.
"Mama sudah gak sabar tuh nak , mau Sandra segera menjadi menantu nya" ucap papa Chandra sama Antonio.
"Ya doain aja ya , supaya Sandra mau menikah dengan aku" jawab Antonio.
"Papa dan mama pasti selalu mendoakan untuk kamu nak" ucap papa dan mama.
Tidak terasa mobil Antonio sudah sampai di depan pagar rumah putih mewah tersebut.
"Kamu gak usah antar kami sampai kedalam , biar papa dan mama turun disini saja" ucap mama Shinta.
"Kenapa gitu ma , paling juga bentar aku masuk terus keluar lagi" kata Antonio.
"Gak apa-apa nak , udah pergi jemput calon menantu mama , kamu harus baik-baik dan sayangi Sandra ya ,supaya bisa jadi calon menantu mama secepatnya" goda mama Shinta sambil tersenyum.
"Udah dengar kan kata-kata mama , udah saatnya kamu menikah nak" ucap papa Chandra sambil tersenyum.
"Kalau gitu , aku pamit dulu ya pa... ma..." ucap Antonio sambil tersenyum.
"Iya nak , hati-hati dijalan" ucap papa Chandra dan mama Shinta.
__ADS_1