Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 148


__ADS_3

Tidak lama terdengar suara ponsel Sandra berbunyi.


Sandra langsung melihat ponselnya dan ternyata mama Amel yang menelponnya , dia pun langsung mengangkatnya.


"Halo ma" , jawab Sandra.


"Halo sayang , sudah lama kamu gak telpon mama , sejak punya suami kayaknya lupa nih sama mama" , goda mama Amel.


"Gak gitu juga ma , kan aku juga baru mulai kuliah" , jawab Sandra.


"Iya...iya...mama cuma mau godain kamu aja , jadi gimana tadi di kampus , bisa mengikuti kelasnya sampai selesai?" , tanya mama Amel.


"Bisa ma , cuma aku sebel aja tadi di kampus" , ucap Sandra.


"Sebel kenapa lagi sayang?" , tanya mama Amel.


"Ada cowok baru lagi ma yang deketin aku , untungnya gak satu kelas" , jawab Sandra.


"Dari dulu kan anak mama selalu dideketin cowok" , jawab mama Amel sambil tertawa.


"Iya ma...tapi kan aku gak suka" , jawab Sandra.


"Iya...iya...mama tau kamu cuma sukanya sama Antonio" , ucap mama Amel sambil tertawa.


"Tuh mama tau , kalau cowok lain aku gak suka ma" , ucap Sandra.


"Iya sayang , jadi gimana cowok tadi...kamu tolak lagi?" , tanya mama Amel.


"Dia belum mengungkapkan perasaannya , cuma kan keliatan ma kalau dia memang mau mendekati aku , lihat cara dia melihat aku aja aku udah risih ma , kalaupun dia nembak juga pasti aku tolak la" , ucap Sandra.


"Iya....mama kayaknya harus mulai menghitung sudah berapa banyak cowok yang kamu tolak ya , kalau dipikir-pikir dari kamu sekolah dulu aja hitung dengan jari tangan sudah gak cukup , harus ditambah dengan jari kaki , ditambah dengan cowok yang di kampus sekarang , kayaknya nambah 2 orang kan ya , besok mama harus pakai kalkulator buat hitungnya" , ucap mama Amel sambil tertawa.


"Mama kurang kerjaan ya , sampai mau menghitung jumlah cowok yang sudah aku tolak" , jawab Sandra.


Tiba-tiba Antonio memeluk pinggang bidadari cantiknya dari belakang.


"Iya sayang , nanti mama mau masukin ke buku , siapa tau bisa memecahkan rekor , rekor cewek cantik yang paling banyak menolak cowok ganteng" , ucap mama Amel sambil tertawa terbahak-bahak.


"Udah ah ma....males aku , kalau mama masih mau godain aku terus , aku matiin nih telponnya" , ucap Sandra sambil mengancam.


"Jangan gitu dong sayang , gak ada kamu kan mama kesepian juga dirumah , mama besok mau buat pudding , besok kamu ke rumah ya buat ambil" , ucap mama Amel.


"Iya ma , besok selesai dari kampus aku langsung ke rumah ya" , jawab Sandra.


"Iya sayang" , ucap mama Amel sambil memutuskan sambungan telponnya.


"Tadi mama ngomong apa sayang , sampai bahas cowok , aku cemburu lho" , ucap Antonio sambil menciumi leher bidadari cantiknya.


"Mama itu...."


Ting....tong.....


Terdengar bel di apartemen Antonio berbunyi.


"Itu pasti pizza yang datang sayang , aku buka pintu dulu ya" , ucap Antonio sambil melepaskan pelukannya dan turun dari tempat tidur berjalan sampai ke pintu depan apartemen.


Setelah Antonio membuka pintunya , terlihat kurir pengantar pizza disana , Antonio mengambil pizza dan membayarnya , tidak lupa diapun memberikan tips kepada kurir pengantar pizza.


"Sayang , pizza nya sudah datang" , panggil Antonio setelah menutup pintu dan meletakkan pizza diatas meja makan.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil berjalan keluar dan menuju ke meja makan.

__ADS_1


Sandra mengambil piring di dapur dan membuka kotak pizza , setelah itu mereka makan sambil mengobrol santai.


Setelah selesai makan , seperti biasa Sandra membereskan semua piring kotor dan meletakkan kotak pizza diatas tong sampah.


"Sudah beres semuanya" , ucap Sandra setelah selesai mencuci piring.


Lalu Sandra berjalan keluar dari dapur , tidak terlihat suaminya disana dan Sandra pun menuju ke kamar mereka.


Antonio sudah duduk di atas kasur sambil menonton TV , Sandra berjalan menuju ke kasur dan naik ke atas kasur , duduk di sebelah suaminya.


"Tadi mama bilang apa sayang?" , tanya Antonio.


"Masih cemburu hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Ya iya la" , jawab Antonio.


"Aku suka lihat hubby cemburu , jadi tambah ganteng" , ucap Sandra sambil terkekeh.


"Jadi mama bilang apa?" , tanya Antonio yang sudah penasaran.


"Itu....si mama mau menghitung jumlah cowok ganteng yang sudah aku tolak , mau dibuat dibuku , katanya siapa tau nanti bisa memecahkan rekor cewek cantik menolak cowok ganteng paling banyak" , ucap Sandra.


"Segitu banyaknya sayang cowok yang ngejar kamu?" , tanya Antonio sambil mengernyitkan dahinya.


"Aku gak tau hubby , cuma dulu memang banyak , aku aja gak inget satu-satu" , jawab Sandra sambil terkekeh.


"Aduh....nanti aku harus kasih penjagaan ekstra buat kamu supaya kamu gak didekati sama cowok-cowok ganteng" , ucap Antonio.


"Untuk apa penjagaan ekstra hubby , beberapa bulan lagi juga perut aku akan membesar , itu sudah membuktikan aku sudah gak bisa di ganggu lagi , cuma punya hubby seorang" , jawab Sandra sambil menyentuh wajah suaminya dengan kedua tangannya.


Tidak lama kemudian...tidak tau siapa yang mulai duluan , mereka pun berciuman dengan mesra dan terjadilah penyatuan cinta yang selalu ada diantara Antonio dan Sandra , di malam yang indah... yang penuh bintang pada saat itu.


Setelah mencapai kenikmatan , Antonio melepaskan dirinya dan memeluk tubuh polos istrinya dan mereka pun tertidur dengan nyenyak di malam yang indah itu.


"Sayang...bangun , sudah pagi" , ucap Antonio dengan lembut sambil menciumi seluruh wajah istrinya.


Tidak lama Sandra pun mulai membuka matanya.


"Sudah pagi ya hubby" , ucap Sandra.


"Iya sayang , sudah jam setengah 7 pagi , ayo kita mandi lagi" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil melepaskan selimut yang ada di tubuh polosnya.


Ketika Sandra mau turun dari kasurnya terlihat ada sedikit darah berwarna coklat di sprei nya.


"Hubby , kenapa ada darah di sprei" , ucap Sandra.


Mendengar ada darah , Antonio pun langsung melihat kearah sprei mereka.


"Iya sayang , kenapa ada darah , nanti setelah kamu pulang dari kampus kita ke dokter Sarah ya", ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra yang mulai merasa khawatir dengan kandungannya.


"Kamu gak ada merasa sakit kan sayang?" , tanya Antonio.


"Gak ada hubby" , jawab Sandra.


"Ya udah , kita mandi dulu ya nanti ke kampusnya biar aku yang antar , siangnya aku jemput ya sayang , jadi kita langsung ke rumah sakit" , ucap Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra.

__ADS_1


Antonio dan Sandra pun menuju ke kamar mandi dan mandi bersama.


Setelah selesai , mereka mulai siap-siap , lalu berjalan ke meja makan dan makan sarapan yang dibuatkan Tuti.


Selesai sarapan Antonio dan Sandra keluar dari apartemen menuju ke parkiran mobil.


Sampai di parkiran , Antonio dan Sandra masuk ke dalam mobil , Antonio pun menjalankan mobilnya menuju ke kampus.


"Hubby , anak kita gak apa-apa kan?" , tanya Sandra yang masih merasa khawatir.


"Kamu tenang dulu ya sayang , jangan berpikir yang macam-macam dulu , pasti anak kita gak kenapa kenapa" , jawab Antonio mencoba menenangkan istri tercintanya.


Sandra hanya menganggukkan kepalanya , setelah itu tidak ada obrolan diantara mereka sampai mobil Antonio memasuki area kampus.


"Aku pergi dulu ya hubby" , ucap Sandra sambil mencium bibir suami , setelah itu baru dia turun dari mobil.


"Iya sayang , nanti kamu jam 11 kan selesainya?" , tanya Antonio.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil menutup pintu mobil dan berjalan masuk ke kampus.


"Sandra , kamu gak dianterin sopir hari ini?" , tanya Niken yang sudah berada di sebelah Sandra.


"Iya gak , hari ini aku diantarkan sama suami aku" , jawab Sandra.


"APA SUAMI?" , tanya Niken yang terkejut Sandra sudah menikah.


"Iya suami aku" , jawab Sandra dengan santai.


"Jadi kamu sudah menikah....berarti yang menggendong kamu ketika kamu pingsan kemaren itu suami kamu , bukan kakak kamu?" , tanya Niken.


"Iya itu suami aku" , jawab Sandra.


"Pantesan kamu gak suka ya dideketin cowok lain" , ucap Niken.


"Iya" , jawab Sandra.


Tidak terasa mereka sudah sampai di dalam kelas dan bel tanda masuk pun berbunyi.


Sandra mengikuti kelasnya sampai selesai , setelah bunyi bel tanda kelas berakhir berbunyi , Sandra langsung membereskan barang-barangnya dan berjalan keluar.


"Kamu mau langsung pulang Sandra?" , tanya Niken yang juga berjalan di samping Sandra.


"Iya Niken , hari ini suami aku yang jemput" , jawab Sandra.


"Pantesan kamu langsung buru-buru mau pulang , udah gak sabar ya ketemu sama suaminya" , ucap Niken sambil tersenyum.


"Iya" , jawab Sandra sambil tersenyum.


Ketika Sandra dan Niken sudah sampai di parkiran kampus , Sandra melihat suaminya lagi berdiri di dekat pintu mobilnya sambil menunggu dirinya.


"Aku pulang dulu ya Niken , sampai bertemu besok" , ucap Sandra.


"Iya Sandra , sampai bertemu besok" , jawab Niken.


"Hubby..." , panggil Sandra yang langsung berjalan mendekati suaminya.


"Sayang....kamu sudah selesai kuliahnya?" , tanya Antonio.


"Sudah hubby" , jawab Sandra sambil menganggukkan kepalanya.


"Ayo kita pergi ke rumah sakit lagi sayang" , ucap Antonio sambil membukakan pintu untuk bidadari cantiknya.

__ADS_1


Sandra menganggukkan kepalanya sambil masuk ke dalam mobil.


Setelah itu Antonio berjalan menuju ke kursi pengemudi , lalu masuk ke dalam mobil dan mulai menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke rumah sakit Kenanga.


__ADS_2