
"Ma..." , panggil Sandra setelah masuk ke dalam mobil.
"Iya sayang" , jawab mama Amel dan mama Shinta bersamaan.
"Yang tadi itu teman kamu sayang?" , tanya mama Amel.
"Iya ma , namanya Niken , sejak awal ospek aku sudah berteman dengan dia" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Baguslah nak , mama senang kamu sudah punya teman di kampus" , ucap mama Amel.
"Iya ma" , jawab Sandra.
"Kamu sudah makan belum sayang?" , tanya mama Shinta.
"Belum ma" , jawab Sandra.
"Nanti setelah dari butik Rita kita makan dulu ya" , ucap mama Shinta.
"Aku disuruh langsung ke All Star Hotel ma sama hubby" , jawab Sandra.
"Aduh...Antonio ini ya , gak bisa apa istrinya pergi dulu sama mama" , ucap mama Shinta.
Sandra hanya tersenyum melihat reaksi mama mertuanya.
Lalu mama Shinta mengeluarkan ponselnya dari tas.
Antonio yang sedang berada di ruangan meeting...mendengar suara ponselnya berbunyi , langsung melihat ponselnya.
"Ada apa ya mama menelpon aku , bukannya seharusnya sekarang mama menjemput Sandra" , ucap Antonio dalam hatinya.
Antonio pun menyentuh tombol terima panggilan yang ada di layar ponselnya.
"Halo ma" , jawab Antonio.
"Halo nak , hari ini mama mau menculik istri kamu seharian , kalau mau nanti pulang dari kantor jemput di rumah mama" , ucap mama Shinta.
Sandra langsung tersenyum mendengar ucapan mama Shinta dengan suaminya.
"Kenapa gitu ma , kan bisa anterin Sandra ke All Star Hotel setelah dari butik tante Rita" , jawab Antonio.
"Mama gak mau tau ya , pokoknya kalau mau nanti malam jemput di rumah mama" , ucap mama Shinta dan langsung memutuskan sambungan telponnya.
"Sekali-sekali istrinya sama kita juga dong , iya kan Amel" , ucap mama Shinta setelah memasukkan ponselnya ke dalam tas.
"Iya aku juga masih kangen sama anak aku ini , sejak menikah udah jarang nyariin mamanya" , jawab mama Amel.
"Iya hari ini Sandra harus ikut kita ya seharian" , ucap mama Shinta.
"Iya ma" , jawab Sandra sambil tersenyum.
Tidak lama mobil yang dibawa oleh sopir mama Shinta sudah sampai di depan butik tante Rita.
Sandra , mama Amel dan mama Shinta langsung turun dan berjalan memasuki butik Rita.
"Hi....ada apa keluarga yang sangat harmonis ini kesini?" , tanya Rita yang memang sedang berada di sana.
"Pastinya kita mau buat baju dong , masa mau buat kue datangnya kesini" , jawab mama Shinta sambil tersenyum.
"Iya...iya...kalian mau buat baju untuk acara apa?" , tanya Rita.
__ADS_1
"Untuk acara peresmian hotel" , jawab mama Shinta.
"Oh...baiklah , modelnya bagaimana?" , tanya Rita.
"Modelnya simple aja , jangan yang ribet dan pakai batik katun aja , soalnya Sandra sekarang sedang mengandung" , jawab mama Amel.
"Wah....selamat ya , sebentar lagi kalian akan punya cucu , sudah berapa minggu kehamilannya?" , tanya Rita.
"Sudah 13 minggu tante" , jawab Sandra.
"Kalau gitu kita buat model yang mekar di bagian dada ke perut aja ya , jadi kamu pun bisa nyaman selama beraktifitas" , ucap Rita.
"Iya tante boleh , aku juga sekarang lebih suka pakai baju longgar" , jawab Sandra.
"Baiklah , ini mau buat berapa banyak?" , tanya Rita.
"Buat 6 baju ya , 3 kemeja cowok dan 3 lagi buat kami bertiga" , ucap mama Shinta.
"Ok , buat dipakai kapan ya?" , tanya Rita.
"2 minggu lagi" , jawab mama Amel.
"Kenapa sih kalian suka buru-buru buat bajunya?" , ucap Rita.
"Ini kan baju simple , bisa lah kamu siapin sebelum 2 minggu" , jawab mama Shinta sambil tersenyum.
"Aduh , aku juga lagi banyak orderan sekarang , tapi aku usahakan ya" , ucap Rita.
"Nah....gitu dong , kalau gak bisa , kami pergi cari di tempat lain" , jawab mama Amel.
"Jangan gitu dong Amel , pasti kok aku siapin , kalian juga pelanggan lama aku , gak mungkin kan aku menolak" , ucap Rita sambil tersenyum.
"Untuk baju suami aku , pakai ukuran yang waktu buat baju untuk menikah itu ya tante" , ucap Sandra.
"Baiklah Sandra" , ucap tante Rita.
"Bahan batiknya mana?" , tanya tante Rita.
"Bahannya dari kamu ya" , ucap mama Amel.
"Ok , bentar ya aku ambilkan dulu beberapa batik yang aku punya" , ucap Rita.
"Baiklah" , jawab mama Amel dan mama Shinta.
Tidak lama tante Rita keluar dengan asistennya sambil membawa beberapa contoh kain batik.
Setelah melihat-lihat , akhirnya mama Amel dan mama Shinta memilih batik dengan perpaduan warna merah maroon dan coklat , dengan motif burung disana.
"Ok , jadinya yang ini ya" , ucap Rita.
"Iya" , jawab mama Amel dan mama Shinta.
Lalu mama Amel langsung membayar DP nya.
"Aku aja Amel yang bayar" , ucap mama Shinta.
"Gak apa apa Shinta , biar aku aja yang bayar" , ucap mama Amel.
"Kalau gitu nanti ketika pelunasan aku aja ya yang bayar" , ucap mama Shinta.
__ADS_1
"Ya baiklah" , jawab mama Amel.
Setelah itu Sandra , mama Amel dan mama Shinta keluar dari butik Rita , menuju ke mobil mama Shinta.
Sampai di dalam mobil mama Shinta...
"Kita mau makan dimana ya?" , tanya mama Shinta.
"Kamu mau makan apa sayang?" , tanya mama Amel kepada Sandra.
"Terserah aja ma" , jawab Sandra.
"Kalau gitu kita ke mall aja ya , ntar sekalian kalau Sandra mau beli apa bisa langsung beli" , ucap mama Shinta.
"Iya boleh juga , aku sudah lama gak belanja dengan Sandra" , ucap mama Amel.
"Iya makanya , aku juga pengen belanja bareng menantu aku , masa sama Antonio terus" , ucap mama Shinta sambil tersenyum.
Sandra pun hanya tersenyum melihat mama dan mama mertuanya.
Pastinya juga dia sangat bersyukur dan bahagia karena memiliki mama Amel dan mama Shinta yang sangat menyayanginya.
Sampai di mall , mama Shinta , mama Amel dan Sandra makan di restoran steak sambil mengobrol santai.
Antonio yang baru selesai dari meeting nya , langsung menuju ke ruangan kerjanya.
Sampai di dalam ruangan kerjanya , Antonio langsung menelpon bidadari cantiknya , karena dia sudah terbiasa dengan panggilan manja dan ciuman dari istrinya.
Makanya ketika dia tidak mendengar dan melihat istrinya siang itu dia jadi tidak tenang.
Ketika lagi asik makan dan mengobrol ponsel Sandra berbunyi dan Sandra langsung melihatnya.
"Pasti dari Antonio ya" , ucap mama Shinta.
"Iya ma" , jawab Sandra.
"Udah biarin aja , biar sekali kali dia rasain jauh dari istrinya" , ucap mama Shinta.
"Tapi aku mau terima dulu telponnya ma" , jawab Sandra.
"Udah sayang , gak usah diangkat , biarin aja" , ucap mama Shinta.
Akhirnya Sandra yang sebenarnya juga merindukan suaminya , mengikuti keinginan mama mertuanya.
"Kenapa kamu gak angkat telponnya sayang? Kalian lagi dimana?" , ucap Antonio dalam hatinya.
Lalu Antonio menelpon bodyguard istrinya.
Tidak lama terdengar suara dari sana...
"Halo bos" , jawab bodyguard yang di utusnya untuk mengawasi Sandra.
"Istri saya sekarang lagi dimana?" , tanya Antonio.
"Lagi di mall bersama ibu bos" , jawab bodyguard tersebut.
"Baiklah" , ucap Antonio sambil memutuskan sambungan telponnya.
"Mungkin karena lagi di mall , Sandra gak dengar bunyi ponselnya" , ucap Antonio.
__ADS_1
Lalu Antonio pun melanjutkan pekerjaannya.