Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 20


__ADS_3

Niko yang melihat Sandra , jalan bergandengan tangan dengan Antonio , membuat dadanya terasa sakit dan cemburu.


Membuat dia bertanya-tanya.


Siapakah pria itu?


Kelihatannya dia lebih tua dari Sandra , apa dia saudaranya?


Kalau bukan saudara , apakah itu pacarnya?


Semua pertanyaan itu , memenuhi pikirannya selama jalan pulang menuju ke rumahnya.


Setelah sampai di rumahnya , Niko langsung masuk ke dalam kamarnya.


Diambilnya Hp nya dan disentuhnya layar di Hp nya terdengar bunyi tut...tut...tut... tanda sambungan telpon tersambung.


Terdengar suara ... "Halo Niko"


"Halo Riko" ucap Niko.


"Bagaimana tadi? Apakah berhasil semua rencana loe?" tanya Riko.


"Gue udah bilang kalau gue suka sama dia , tapi dia gak bisa katanya , ditolak gue" ucap Niko dengan suara yang sedih.


"Tadi kan gue sempat melihat teman cowoknya , tapi keliatan lebih tua , apa dia punya saudara?" tanya Niko.


"Setau gue , Sandra itu anak satu-satunya" jawab Riko.


"Ataukah itu pacarnya Sandra?" ucap Niko.


"Setau gue , dari dulu dia gak punya pacar deh , Karin juga gak pernah cerita , kalau Sandra punya pacar" ucap Riko.


"Tapi ada yang aneh Riko" ucap Niko.


"Apa yang aneh?" tanya Riko.


"Gue lihat tadi Sandra jalan sambil menggandeng tangan cowok itu" cerita Niko.


"Beneran loe... atau bisa jadi itu sodaranya" ucap Riko.


"Gak tau juga Riko , kenapa gue lihatnya seperti pasangan kekasih ya , dada gue aja sakit ketika melihatnya" ucap Niko.


"Ya ntar gue coba tanya Karin dulu deh , loe jangan mikir yang macem-macem dulu , sebelum ada janur kuning melengkung loe masih ada harapan bro..." ucap Riko.


"Iya bro... terima kasih ya" ucap Niko.


"Sama-sama bro..." jawab Riko.


********


Sandra masuk ke dalam rumah sambil tersenyum-senyum bahagia.


Ternyata papa Surya dan Mama Amel sedang nonton TV di ruang keluarga.


"Baru pulang sayang?" ucap mama Amel.


"Iya... ma..." jawab Sandra dengan terkejut , karena dia tidak melihat ada papa dan mamanya disana.


"Kenapa terkejut gitu?" kata papa Surya.


"Iya , soalnya aku tidak tau kalau ada papa dan mama disini" jawab Sandra.


Papa hanya tersenyum melihat anaknya yang terkejut.


"Udah lama kita tidak mengobrol bareng , ayo duduk disini dulu" kata mama Amel.


"Iya ma" kata Sandra sambil duduk di sofa singel dekat papa dan mama.


"Besok kan hari libur , kamu ada rencana keluar sayang?" tanya mama Amel.

__ADS_1


"Gak tau ma , kak Antonio belum ada bilang mau ngajak kemana" kata Sandra.


"Sekarang apa-apa Antonio nih?" goda mama Amel.


"Iya ma" jawab Sandra dengan tersenyum.


"Jadi Antonio sudah pulang kesini?" tanya papa Surya.


"Sudah pa , kemaren malam pulangnya" jawab Sandra.


"Masalah disana sudah selesai?" tanya papa Surya.


"Katanya sudah selesai pa" jawab Sandra.


"Antonio itu anak muda yang hebat , tidak disangka ya kalau dia menyukai putri kita , ya ma..." ucap papa Surya.


"Iya pa... mama juga jadi tidak khawatir deh , kalau Sandra bersama dengan Antonio" ucap mama Amel.


Sandra yang mendengarnya hanya tersenyum bahagia mendengar ucapan papa Surya dan mama Amel.


"Tumben kamu gak ada komplain , tadi mama godain juga tersenyum aja" ucap mama Amel.


"Iya ma... pa... tadi aku baru menerima kak Antonio" ucap Sandra.


"Me...ne...ri...ma..."


"Apakah tadi Antonio mengungkapkan perasaannya sama kamu sayang?" tanya mama Amel.


"Iya ma" jawab Sandra dengan tersenyum malu.


"Akhirnya ya pa... , anak kita punya pacar juga" kata mama Amel sambil tersenyum.


"Iya ma..." kata papa Surya.


"Besok pagi , papa dan mama mau ke gereja , apa kamu mau ikut nak?" tanya papa.


"Gak deh pa... aku kan susah bangun pagi" jawab Sandra sambil terkekeh.


"Ya kan beda pa , kalau kuliah pasti bisa la bangun pagi" jawab Sandra.


"Tapi ibadah juga jangan dilupain nak" kata papa Surya.


"Boleh la... aku istirahat dulu sekarang pa , mumpung masih liburan ini" ucap Sandra dengan manja.


"Ya tapi jangan keseringan ya nak" kata papa Surya.


"Iya pa" jawab Sandra.


Tiba-tiba Hp Sandra berbunyi , terlihat Antonio video call Sandra.


"Aku ke kamar dulu ya pa... ma... mau angkat telpon" ucap Sandra.


"Iya nak" jawab papa Surya.


"Pasti Antonio ya yang nelpon" kata mama Amel.


"Iya ma" jawab Sandra sambil tersenyum bahagia , sambil berdiri dan berjalan menuju ke kamarnya.


"Gak berasa ya ma... anak kita sudah besar" ucap papa Surya.


"Iya pa... anak manja mama sudah dewasa , nanti kalau Sandra sudah menikah rumah kita sepi ya pa" ucap mama Amel.


"Coba saja kalau dulu mama tidak keguguran , pasti kita sudah memiliki 3 anak sekarang" ucap mama sambil mengenang masa lalu.


********


Flashback...


Pada saat Surya berusia 25 tahun dan Amel berusia 20 tahun mereka memutuskan untuk menikah.

__ADS_1


Perjalanan rumah tangga mereka selalu harmonis , meskipun ada perdebatan kecil , tapi semua itu bisa mereka lalui bersama.


Sampai usia pernikahan mereka 1 tahun , Amel memberikan sebuah kabar yang paling membahagiakan.


.


.


.


Hari itu Surya sudah pulang dari toko , seperti biasa , dia langsung mandi dulu dan turun ke bawah untuk makan.


Makan malam hari itu suasananya masih sama seperti sebelumnya.


Sampai setelah Surya dan Amel masuk ke kamar mereka.


"... aku ada sesuatu buat kamu mas" kata Amel.


"Apa itu?" kata Surya , yang matanya masih fokus dengan siaran berita di televisi.


Amel mengambil kotak kecil di lemari meja riasnya.


"Ini... coba deh kamu buka" kata Amel.


Surya membuka kotak yang diberikan oleh Amel.


Terlihat ada sebuah benda kecil yang sebesar pena , menunjukkan ada garis dua disana.


"Mata Surya langsung berkaca-kaca , melihat alat didepan matanya , kamu hamil Mel..." kata Surya.


"Iya mas..." jawab Amel dengan bahagia sambil memeluk suaminya.


"Kalau gitu besok kita ke dokter ya , buat pastiin" kata Surya.


"Iya mas..." jawab Amel.


Sampai di rumah sakit , Surya dan Amel mendaftar ke dokter kandungan.


Setelah melakukan segala macam tes , Amel disuruh untuk menunggu beberapa saat.


Setelah hasil dari tes sudah keluar , maka Amel dan Surya di panggil masuk ke ruangan dokter kandungan.


Dokter membaca hasil dari labor dan berkata , "selamat bapak dan ibu , sekarang istri anda sedang mengandung , sekarang kita USG dulu ya".


Amel berbaring di kasur yang sudah disediakan disana , seorang perawat menaikkan baju Amel dan memberikan gel khusus di perut Amel.


"Terlihat disana ya , yang seperti titik ini adalah anak bapak dan ibu , usia kandungannya sudah 5 minggu , tolong benar-benar dijaga ya , makan yang bergizi dan istirahat yang cukup , jangan melakukan pekerjaan yang berat-berat dulu , karena diawal kehamilan ini sangatlah rentan" , ucap dokter kandungan.


"Baik dokter , kami akan mengingat pesan dokter" , ucap Surya dan Amel.


"Sekarang saya akan memberikan vitamin dulu ya , nanti sebulan lagi , kita check lagi" , ucap dokter kandungan.


"Baik dokter , terima kasih" , jawab Amel dan Surya.


Amel dan Surya keluar dari ruangan dokter dan pergi menebus vitamin , yang sudah diresepkan dokter di apotik rumah sakit tersebut.


Setelah mendapatkan vitaminnya , Surya dan Amel menuju ke mobil.


"Kayaknya kita sudah harus mencari pembantu mulai sekarang , kamu sudah tidak bisa melakukan pekerjaan rumah sendiri lagi" ucap Surya.


"Iya mas..." jawab Amel.


Memang dari awal menikah Amel dan Surya tidak menggunakan pembantu , karena pada saat itu , Amel masih membantu pekerjaan Surya di toko elektronik.


Pasangan yang sedang bahagia itu langsung pulang menuju ke rumah.


"Hari ini beli makanan saja ya , kamu jangan masak-masak dulu sementara" ucap Surya.


"Tapi kalau masak kan gak apa-apa mas" ucap Amel.

__ADS_1


"Kalau masak saja , iya sebentar tapi... membereskan semua peralatan masak itu yang lama Mel , nanti kalau sudah ada pembantu kamu boleh deh masak lagi" , ucap Surya.


"Baiklah mas..." ucap Amel.


__ADS_2