Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 77


__ADS_3

Pagi harinya Robi sudah datang lebih pagi ke apartemen Antonio , menunggu Citra dan tukangnya.


"Den Robi mau dibuatin sarapan?" , tanya Tuti.


"Boleh deh mba , kebetulan aku belum sarapan" , jawab Robi.


"Baik , akan saya buatkan" , ucap Tuti sambil menuju ke dapur.


Tidak lama bel di apartemen Antonio berbunyi.


Robi langsung membuka pintu apartemen.


"Eh...tumben ada Robi" , ucap Citra ketika melihat Robi yang membukakan pintu.


"Iya kak , hari ini saya diminta bos untuk melihat disini" , ucap Robi.


"Idih...si bos besar ini , benar-benar gak bisa jauh dari istrinya ya , padahal juga cuma 2 hari lagi kelar itu wardrobe nya , masa istrinya dibawa terus kemana-mana" , ucap Citra sambil masuk ke apartemen Antonio.


Robi hanya tersenyum mendengar ucapan Citra.


Oh iya Robi , kamu sama aku itu lebih tua kamu lho 1 tahun , jadi jangan panggil aku kakak , panggil Citra aja.


"Iya kak , eh maaf...Citra" , ucap Robi sambil tersenyum.


"Ternyata si Robi kalau tersenyum ganteng juga ya" , ucap Citra dalam hatinya.


Robi yang sebenarnya sudah punya perasaan pada Citra dari dulu , sangat senang hari ini bisa mengobrol bersama dengan orang yang disukainya.


Tuti yang sedang meletakkan sarapan pagi di meja makan , begitu melihat Citra langsung menyapanya.


"Pagi non Citra , sarapan dulu non , kebetulan saya buat banyak , biar nanti bisa buat tukang juga sekalian" , ucap Tuti.


"Terima kasih mba , kebetulan saya juga belum sarapan" , jawab Citra sambil tersenyum.


"Kita sarapan bareng aja" , ajak Robi.


"Boleh Robi , kamu belum sarapan juga ya?" tanya Citra.


"Iya belum Citra" , jawab Robi sambil tersenyum.


********


Antonio yang sudah bangun lebih dulu , langsung turun dari tempat tidur dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Setelah Antonio selesai mandi , dia mengumpulkan piyama mereka yang berserakan di lantai dan diletakkan di ujung kasur.


Sandra yang bergerak dan merasakan tidak ada suaminya , mulai membuka matanya.


"Hubby...." , panggil Sandra dengan manja.


"Iya sayang" , ucap Antonio yang sedang menggunakan baju kerjanya di depan lemari.


"Hubby sudah mau ke kantor ya", ucap Sandra sambil mengambil piyamanya dan memakainya.


"Belum sayang , nanti kita mau sarapan disini atau di restoran?" , tanya Antonio yang sudah selesai memakai bajunya dan mendekati istrinya.


"Di restoran saja hubby , aku mandi dulu ya" , ucap Sandra sambil mencium suaminya.


"Iya sayang..." , jawab Antonio sambil tersenyum.


Antonio melihat Hp nya sambil menunggu istrinya.


Tidak lama Hp Antonio berbunyi , ada telpon masuk dari Andre , WO di acara pernikahannya.


"Halo Andre" , jawab Antonio.


"Halo pak , buat foto prewedding bapak sudah jadi , nanti foto-fotonya mau diantarkan kemana pak?" , tanya Andre.


"Diantarkan ke kantor saya saja , di All Star Hotel" , jawab Antonio.


"Baik pak , nanti siang saya anterin kesana", ucap Andre.


"Ok Andre , terima kasih" , jawab Antonio.

__ADS_1


"Iya pak , sama-sama" , jawab Andre sambil memutuskan sambungan telponnya.


Sandra yang sudah selesai mandi , menuju ke meja rias dan dandan natural seperti biasanya.


"Hubby... , aku sudah siap" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Ayo kita ke restoran", ucap Antonio sambil memeluk pinggang istrinya dan berjalan keluar kamar menuju ke restoran.


Selama dalam perjalanan menuju ke restoran , semua staf menyapa Antonio dan Sandra.


Sampai di restoran , mereka mulai berjalan melihat sarapan pagi yang sudah disediakan disana.


Setelah mengambil beberapa makanan , Antonio dan Sandra duduk di meja yang sudah disediakan disana.


Tidak lama Antonio memanggil salah satu staf disana dan meminta staf tersebut memanggil kepala koki ,untuk menemuinya.


Staf yang diminta Antonio untuk memanggil kepala koki di dapur , sudah keluar bersama dengan pak Herman sang kepala koki di All Star Hotel.


"Pagi pak , ada apa bapak memanggil saya?" , tanya pak Herman.


"Iya pak Herman , istri saya ingin belajar memasak , nanti tolong pak Herman ajarkan ya" , ucap Antonio.


"Baik pak , kapan istri bapak mulai belajar?" , tanya pak Herman.


"Mulai senin saja ya pak" , jawab Antonio.


"Baik pak" , jawab pak Herman.


"Kalau gitu terima kasih pak" , ucap Antonio.


"Iya sama-sama pak , kalau gitu saya permisi dulu ya pak" , ucap pak Herman.


Antonio hanya menganggukkan kepalanya.


"Senin besok kamu sudah bisa belajar masak ya sayang" , ucap Antonio kepada istrinya.


"Iya hubby , makasih ya" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Sayang , tadi Andre...WO kita menelpon , foto prewedding kita sudah jadi , nanti siang mau dianterin ke sini", ucap Antonio.


"Iya sayang , nanti kamu lihat dulu yang mana yang mau di perbesar" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Iya hubby" , jawab Sandra sambil tersenyum.


Tiba-tiba Hp Sandra berbunyi , dia langsung melihat layar Hp nya.


Ternyata Karin yang menelpon.


"Halo Karin" , jawab Sandra.


"Halo Sandra , aku sudah sampai di hotel nih , kamu lagi dimana?" , tanya Karin.


"Aku lagi sarapan di restoran sama suamiku , kamu langsung ke restoran aja ya" , jawab Sandra.


"Ok Sandra , aku ke sana ya sekarang" , ucap Karin.


"Iya Karin" , jawab Sandra sambil memutuskan sambungan telponnya.


"Karin sudah disini sayang?" , tanya Antonio.


"Iya hubby , tumben banget dia datangnya pagi banget , untung aku udah mandi , kalau gak pasti bakal heboh dia , kalau tau aku masih tidur dan gak pake baju lagi" , ucap Sandra.


"Harusnya dia iri dong sayang , karena kan cuma yang sudah menikah yang bisa seperti itu" , jawab Antonio sambil terkekeh.


"Tapi gak gitu juga hubby , aku malu juga kalau dia lihat aku gak pakai baju" , ucap Sandra.


"Ya kalau dia masuk ke kamar kan , aku bisa suruh dia tunggu di ruang tamu dulu sayang" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Dia tuh ribet tau hubby , pasti setelah itu nanya-nanya" , ucap Sandra.


"Ya kalau dia nanya-nanya , bilang aja cuma yang udah menikah yang tau", ucap Antonio sambil tertawa.


Sandra....

__ADS_1


Terdengar suara Karin yang sudah memanggilnya.


Sandra langsung melihat ke arah suara teriakan Karin.


"Hi Karin , tumben pagi sudah kesini", ucap Sandra.


"Iya Sandra , nanti siang aku mau pergi sama Riko" , jawab Karin.


"Halo kak Antonio" , sapa Karin.


"Halo Karin" , jawab Antonio.


"Ini aku bawa kado pernikahan kalian , maaf ya kalau telat , kemaren aku belum sempat beli", ucap Karin sambil terkekeh.


"Iya gak apa-apa kok , makasih ya", ucap Sandra dan Antonio bersamaan.


"Sayang , aku sudah selesai sarapannya , aku langsung ke kantor aja ya", ucap Antonio sambil berdiri dan mengecup kening istrinya.


"Iya hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Jadi sekarang kamu gak panggil kakak lagi ya , udah ganti jadi hubby?" , tanya Karin setelah Antonio berjalan pergi.


"Iya Karin , suamiku gak mau di panggil kakak setelah menikah , jadinya sekarang aku panggil dia , hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Aku iri banget melihat kalian , kalian pasangan yang paling romantis yang aku lihat" , ucap Karin.


"Gak la , biasa aja , nanti kamu juga bisa gitu sama Riko" , ucap Sandra.


"Gak bisa kalau si Riko , dari pacaran aja mana ada manis-manisnya , kamu aja dari sebelum menikah sudah mesra banget" , jawab Karin.


"Ngomong-ngomong kamu sudah sarapan belum?" , tanya Sandra.


"Aku sudah sarapan dirumah sebelum kesini" , jawab Karin.


"Kalau gitu kita ke kamar aku aja ya" , ucap Sandra sambil berdiri dari kursinya dan berjalan.


Karin hanya menganggukkan kepalanya dan mengikuti Sandra menuju ke lift dan masuk ke kamar khusus dia.


Sampai di dalam kamar Sandra...


"Sandra , pasti kalian sudah malam pertama , gimana rasanya?" , tanya Karin yang sangat ingin tau.


"Gak usah aku ceritain kali ya , ntar kamu pengen lagi" , jawab Sandra sambil tersenyum.


"Katanya sakit ya pada saat pertama kali" , tanya Karin yang masih ingin tau.


"Iya awalnya memang sakit , tapi setelah itu udah gak kok" , jawab Sandra.


"Udah deh jangan bahas itu lagi , ntar kamu nikah juga pasti tau sendiri" , ucap Sandra.


"Iya iya....padahal aku kan penasaran banget" , ucap Karin.


"Ya , tapi kamu belum saatnya tau begituan" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Iya deh yang udah nikah dan udah ngerasain" , ucap Karin sambil memanyunkan bibirnya.


Sandra hanya tersenyum melihat tingkah laku temannya ini.


"Kamu kapan mau keluar kota?" , tanya Sandra.


"Aku berangkatnya akhir Juli , karena agustus sudah mulai ospek , ntar september masuk kuliah , jadinya udah gak kesini lagi sampai libur semester" , jawab Karin.


"Iya gak berasa ya bentar lagi sudah mau masuk kuliah" , ucap Sandra.


Karin hanya menganggukkan kepalanya.


"Jadi bagaimana kehidupan setelah menikah , ada yang berubah gak?" , tanya Karin.


"Gak ada yang berubah , karena aku kan sudah 1 bulan lebih juga tinggal bersama kak Antonio , jadi sama saja" , jawab Sandra.


"Kamu beruntung bisa dapat suami seperti kak Antonio , kelihatan banget dia benar-benar sangat menyayangi dan memanjakan kamu" , ucap Karin.


"Iya kamu benar , aku bahagia dia yang di kirim Tuhan untuk menjadi suami aku" , jawab Sandra.

__ADS_1


"Aku turut bahagia Sandra , semoga saja nanti aku juga bisa mendapatkan suami yang sangat menyayangi aku" , ucap Karin.


"Amin" , jawab Sandra.


__ADS_2