Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 68


__ADS_3

"Sayang...kita kan sudah menikah , ganti panggilannya ya , jangan panggil kakak lagi".


"Jadinya panggil apa dong , hubby gitu?" , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Iya boleh sayang , hubby kedengarannya bagus" , jawab Antonio sambil menciumi leher istrinya.


"Iya hubby..." , ucap Sandra sambil tersenyum.


"Sudah selesai nih potong buahnya , mau makan dimana hubby" , tanya Sandra sambil tersenyum.


Di ruang tamu aja ya sayang , sambil menonton TV.


Sandra pun membawa piring buah ke ruang tamu dan mereka makan buah sambil nonton TV.


"Kita mau pesan makanan apa buat malam ini sayang" , tanya Antonio.


"Makan nasi padang aja ya hubby" , jawab Sandra sambil tersenyum.


Tiba-tiba , Sandra menjadi suka menggunakan panggilan hubby untuk suaminya.


"Iya sayang" , ucap Antonio sambil memesan nasi padang.


"Kamu mau pakai apa sayang?"


"Ayam bakar aja ya hubby" , jawab Sandra dengan manja.


Dibalas dengan anggukkan kepala oleh suaminya.


"Hubby...", panggil Sandra dengan manja.


"Iya sayang...." , jawab Antonio.


"Besok-besok aku belajar masak aja ya" , ucap Sandra.


"Boleh banget sayang , kamu mau belajar masak sama koki hotel" , tanya suaminya dengan penuh semangat.


Antonio sangat senang , kalau istrinya mau belajar masak.


"Apa boleh belajar masak sama koki hotel?" , tanya Sandra


"Boleh sayang , siapa yang berani menolak buat ngajarin nyonya bos" , ucap Antonio sambil tersenyum.


"Makasih ya hubby" , jawab Sandra sambil memeluk suaminya.


"Iya sayang , makasih mau belajar banyak demi suamimu" , ucap Antonio sambil mencium kening Sandra.


Sandra hanya tersenyum mendengar ucapan suaminya.


"Itu memang sudah tugas aku hubby , aku pasti akan berusaha untuk menjadi yang terbaik buat kamu hubby" , ucap Sandra dalam hatinya.


Tidak lama terdengar suara bel pintu apartemen berbunyi.


Antonio membuka pintu dan mengambil makanan pesanannya , tidak lupa memberikan tips untuk kurirnya.


Sandra langsung menyiapkan piring , gelas dan sendok untuk mereka makan.


Setelah Antonio meletakkan makanan di atas meja , Sandra mulai membuka bungkusnya , meletakkan diatas piring dan menatanya di meja makan.


Sandra dan Antonio mengobrol ringan selama mereka makan.

__ADS_1


********


Farah yang melihat Victor mau pergi , langsung memanggil anaknya.


"Victor , mama mau bicara sebentar" , panggil mama Farah.


Victor pun duduk di depan mamanya.


"Mama mau kenalin kamu sama anak teman mama , apakah besok kamu mau ikut dengan mama?" , tanya Farah pada anaknya.


"Ya terserah mama aja , memang mama mau cepat punya menantu kan , aku ikut aja" , jawab Victor.


"Ok , besok kita ketemu ya sama anak teman mama sore jam 5 , kamu jangan kemana-mana besok sore" , ucap Farah.


"Iya ma" , jawab Victor sambil berjalan keluar rumah.


Farah menelpon Vivi temannya.


Bunyi sambungan telpon terdengar dari sana.


Tidak lama terdengar suara...


"Halo jeng" .


"Halo jeng Vivi , besok sore jam 5 bisa gak kita pertemukan anak kita?" , tanya Farah.


"Boleh jeng , dimana?" , tanya Vivi.


"Di cafe Matahari saja ya" , ucap Farah.


"Ok jeng , sampai bertemu besok" , jawab Vivi.


Vivi langsung menuju ke kamar Chika...


"Nak....besok kita ketemu dengan teman mama dan anaknya ya , jam 5 sore di cafe Matahari" , ucap mama Vivi.


"Iya ma" , jawab Chika , yang sudah mulai pasrah dengan masa depannya.


"Ok besok kamu dandan yang cantik ya" , ucap mama Vivi sambil berjalan keluar dari kamar anaknya.


Chika hanya terdiam dikamarnya.


Usaha yang dia lakukannya untuk mendapatkan Yogi selama ini , ternyata sia-sia.


Ambisinya yang sangat besar untuk memiliki Yogi , seketika berubah menjadi bencana untuk dirinya sendiri.


Sampai Chika hamil anaknya pun , Yogi masih tetap...tidak mau menerima Chika.


"Harusnya aku gak mengorbankan tubuhku untuk memiliki Yogi , betapa bodohnya diriku pada saat itu" , ucap Chika dalam hatinya.


Chika membaringkan tubuhnya sambil mengelus perutnya...


"Maafkan mama ya nak , karena rasa cinta mama yang besar kepada papamu , mama tidak sadar kalau papamu tidak pernah bisa menerima mama dihatinya , sekarang kamu yang menjadi korban dari kebodohan yang mama buat , semoga nanti papa baru mu bisa menerima mu ya nak" , ucap Chika sambil mengelus perutnya yang masih rata.


********


Sandra membereskan semua piring yang ada dimeja , setelah mereka selesai makan , membawanya ke dapur dan mencuci semua nya.


Setelah selesai membersihkan semuanya , Sandra menuju ke sofa ruang tamu , dimana hubby nya sedang duduk disana menonton berita di TV.

__ADS_1


"Sudah selesai nyuci nya sayang?" , tanya Antonio.


"Sudah hubby" , jawab Sandra.


"Hubby , libur kerjanya berapa hari" , tanya Sandra , sambil meletakkan kepalanya di paha suaminya.


"3 hari sayang , kamu mau kemana selama suamimu libur kerja?" , tanya Antonio sambil membelai kepala bidadari cantiknya.


"Belum tau , hubby" , jawab Sandra.


"Atau kita mau tidur bermesraan aja di kasur selama 3 hari" , goda Antonio dengan senyum simpulnya.


"Itu maunya kamu , aku kan gak mau hamil duluan , hubby" , ucap Sandra dengan manja.


"Kan sudah banyak beli pengamannya sayang" , ucap Antonio sambil mencium kening Sandra.


"Kemaren kenapa gak pake pengaman?" , ucap Sandra sambil memanyunkan bibirnya.


"Kan kemaren gak dibawa ke hotel , pengamannya ketinggalan di sini" , ucap Antonio sambil terkekeh.


"Hubby....aku gak terbayang , bagaimana kalau nanti kita punya anak , usiaku masih 17 tahun , kalau punya anak di usia muda , bagaimana merawatnya" , ucap Sandra.


"Aku yakin istri tercintaku pasti bisa melakukannya , sekarang saja istriku yang cantik ini mau belajar memasak , nanti kalau sudah punya anak pasti mau belajar menjaga anak kita", ucap Antonio sambil tersenyum.


"Tapi kan , memasak sama jaga anak itu jauh berbeda hubby" , ucap Sandra dengan manja.


"Gak usah dipikirkan sekarang ya sayang , nanti saja kita lihat kalau kamu sudah hamil" , ucap Antonio dengan lembut.


Sandra pun menganggukkan kepalanya.


"Sudah malam , ke kamar yuk sayang" , ucap Antonio sambil mematikan TV.


"Iya hubby..." , jawab Sandra sambil bangun dan berdiri menuju ke kamar.


Sampai di kamar mereka , Antonio langsung menciumi Sandra dengan lembut , tangannya sudah berada di dalam baju Sandra.


Mereka melakukannya lagi malam itu , tapi malam ini dengan menggunakan karet alat pengaman , karena bidadari cantiknya masih belum mau punya anak untuk sekarang.


Setelah mereka mencapai kenikmatan bersama , Antonio dan Sandra yang kelelahan pun tertidur sambil berpelukan , dengan tubuh polos mereka.


********


Yogi yang merasakan patah hati , karena orang yang dicintainya sudah menikah dengan orang lain , masih duduk di pinggir danau sampai malam.


Terdengar suara Hp nya berbunyi , dilihatnya layar Hp nya , Chika yang menelpon.


"Halo" , jawab Yogi.


"Halo Yogi , besok aku akan dijodohkan dengan anak teman mama aku , kamu gak perlu mengumpulkan uang untuk aborsi anak kita , aku akan melakukannya sendiri" , ucap Chika , yang bermaksud ingin mengucapkan selamat tinggal , kepada orang yang sangat dicintainya itu.


Yogi hanya mendengarkan kata-kata Chika , tanpa menjawab sedikit pun.


"Chika masih sangat mencintai Yogi , tapi sekarang Chika sadar... kalau Yogi tidak pernah mencintai Chika , terima kasih atas kenangan terindah yang sudah Chika dapatkan selama bersama dengan Yogi" , ucap Chika sambil menutup sambungan telponnya.


Setelah Chika mematikan sambungan telponnya , air mata pun membasahi wajah Chika.


Sebenarnya dia masih sangat mencintai Yogi , tapi penolakan yang terus didapatkannya , membuatnya sadar kalau dia harus bisa memulai menata masa depannya , apalagi sekarang dia hamil dan Yogi pun masih tidak bisa menerimanya.


Yogi yang mendengar kata-kata terakhir dari Chika , hanya terdiam dan tidak dapat berkata-kata.

__ADS_1


__ADS_2