Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Si Kembar A - Part 79


__ADS_3

"Sayang" , ucap Antonio ketika sudah masuk ke kamar Alvaro.


"Iya hubby" , jawab Sandra yang sedang merapikan baju Alvaro di depan lemari.


"Kamu sudah selesai bereskan baju Alvaro yang mau dibawa berangkat" , ucap Antonio sambil berjalan mendekati istrinya.


"Belum hubby , aku masih membereskan lemari Alvaro yang berantakan" , ucap Sandra.


"Sudah sayang , biarkan saja , besok minta Tuti aja ya yang bereskan" , ucap Antonio.


"Jangan hubby , aku mau membereskan baju anak aku sendiri" , ucap Sandra.


"Baiklah sayang , tapi di sambung besok saja ya , masa aku sudah pulang kerja kamu masih membereskan baju anak-anak" , ucap Antonio.


"Tanggung hubby , cuma tinggal ini saja" , jawab Sandra sambil memasukkan baju yang terakhir.


Antonio berjalan mendekati anak manjanya yang sedang belajar di meja belajar.


"Anak papa sudah bisa belum belajarnya?"


"Sudah tinggal sedikit lagi pa" , jawab Alvaro.


"Sayang banget dong , padahal papa mau ajakin makan diluar lho" , goda Antonio.


"Beneran pa , kalau gitu aku sudah selesai belajarnya" , jawab Alvaro dengan semangat.


"Jangan gitu nak , kamu kalau belum selesai belajarnya , jangan keluar , makan dirumah saja" , ucap Sandra.


"Kan papa yang ajak ma" , jawab Alvaro.


"Memangnya mau makan diluar hubby?" , tanya Sandra.


"Iya , tapi bohong" , jawab Antonio.


"Akhhhhhh papaaaaaaaa......" , teriak Alvaro.


Angelica yang sudah selesai belajar , langsung berjalan menuju ke kamar adiknya begitu mendengarkan suara teriakan Alvaro.


"Kenapa lagi dek?" , ucap Angelica yang sudah masuk ke dalam kamar Alvaro.


"Itu papa kak... Katanya mau ajakin makan diluar , tapi ternyata cuma bohongin aku saja" , jawab Alvaro.


"Kamu nya aja yang gampang di bohongi" , ucap Angelica sambil terkekeh.


"Sudah selesai belajarnya nak?" , tanya Sandra kepada Angelica.


"Sudah ma" , jawab Angelica.


"Tuh lihat kakak sudah selesai belajarnya , masa kamu belum selesai selesai" , ucap Antonio.


"Kakak kan pelajaran IPS papa , aku pelajaran IPA , sekarang aku sedang menghafal rumus kimia , itu kan harus benar namanya , beda angkanya saja bisa beda jenisnya" , ucap Alvaro.


"Baiklah , ayo makan dulu , nanti di sambung lagi belajarnya" , ucap Sandra.

__ADS_1


"Iya mama" , jawab Alvaro yang juga sudah merasakan lapar di perutnya.


Antonio beserta istri dan anaknya berjalan bersama menuju ke meja makan untuk makan malam bersama.


********


James yang sudah pulang ke rumah malam itu , langsung duduk di meja makan , karena dia pun sudah lapar.


"Ma , pa , Jumat malam ini aku berangkat ke Singapura bersama keluarga om Antonio dan Angelica" , ucap James sambil mengambil makanan.


"Tumben Antonio ke Singapura. Ada apa?" , tanya papa Freddy.


"Kata Angelica mau mendaftarkan Alvaro sekolah disana" , jawab James.


"Jadi Angelica sudah menelpon kamu tadi?" , tanya mama Heni.


"Iya ma tadi siang , dia nanya aku mau ikut atau gak , ya pasti aku mau la" , ucap James.


"Memangnya kamu gak cek lapangan nak? Setiap Sabtu kan kamu harus cek lapangan" , ucap papa Freddy.


"Bisa kan pa aku cek nya Jumat pagi saja , aku gak mau harus menunggu beberapa hari lagi untuk gak bertemu dengan Angelica. Berat banget rasanya pa" , ucap James.


"Baiklah nak , nanti kamu minta Susan saja buat ke lokasi" , ucap papa Freddy.


"Iya pa" , jawab James sambil mengunyah makanannya.


"Ini yang sekolah cuma Alvaro , Angelica gak sekolah disana juga?" , tanya mama Heni.


"Mama kan cuma nanya nak. Siapa tau Angelica juga sekolah disana" , ucap mama Heni sambil mengulum senyumnya.


"Yang aku dengar cuma Alvaro ma , lagian Angelica selesai ujian akhir langsung masuk ke All Star Hotel kok" , jawab James.


"Jadi Angelica kuliah disini?" , ucap mama Heni.


"Iya ma" , jawab James.


"Kamu sudah minta pengurus apartemen buat bersihkan apartemen disana gak? Jadi nanti kalian gak perlu menginap di hotel" , ucap papa Freddy.


"Sudah pa , tadi aku sudah telpon Bertha" , ucap James.


"Baiklah , nanti kalau Antonio mau mencari tempat tinggal buat anaknya selama kuliah disana , bilang pakai apartemen kita saja. Kita juga jarang pakai apartemen itu" , ucap papa Freddy.


"Iya pa , nanti aku kasih tau dengan om Antonio" , ucap James.


Papa Freddy pun menganggukkan kepalanya sambil makan makanannya.


Setelah beberapa waktu , James sudah selesai makan dan dia berjalan menuju ke kamarnya.


James menuju ke lemarinya dan mengambil bajunya untuk membersihkan dirinya yang sudah tiga hari gak mandi itu.


Selesai mandi , James berjalan menuju ke kasurnya dan menyalakan televisi disana.


James terus melihat ponselnya.

__ADS_1


"Sabar James cuma tinggal 2 hari lagi maka akan bertemu dengan Angelica" , gumam James sambil melihat foto Angelica yang diambilnya saat mereka melakukan video call.


"Kamu benar-benar membuat aku gak bisa kehilangan kamu meskipun sehari saja sayang" , ucap James sambil menyentuh wajah manis dan cantik Angelica yang menjadi foto wallpaper di layar ponselnya.


********


Angelica yang sudah selesai belajar malam itu , langsung menyiapkan baju-baju yang akan dibawa untuk berangkat.


Angelica mulai melihat bajunya yang tertata rapi disana.


Sampai akhirnya Angelica memutuskan untuk membawa casual outfit ke Singapura nanti.


Angelica mengambil beberapa bajunya dan memasukkannya ke dalam koper.


Sampai setelah selesai membereskan bajunya , Angelica yang masih belum mengantuk , merasa kangen dengan pacarnya.


"Makanya aku sengaja gak mau menelpon dia , karena papa menyuruh aku menanyakan tentang kepergian ke Singapura , jadinya aku harus menelponnya dan sekarang aku malah jadi ingin mengobrol lagi dengan James" , ucap Angelica sambil menghembuskan nafasnya.


Angelica memegang ponselnya dan sudah terlihat nama James di layar ponselnya.


Dalam keadaan galau , tidak sadar tangan Angelica sudah menyentuh video call disana.


James yang memang sedang memandangi layar ponselnya langsung tersenyum bahagia begitu melihat video call masuk dari wanita yang sangat dirindukannya itu.


"Halo sayang" , jawab James.


Angelica pun menjadi terkejut mendengar suara James disana.


"Iya , halo sayang" , ucap Angelica.


"Kamu pasti kangen kan sama aku , makanya kamu menelpon aku" , ucap James.


"Gak , aku cuma mau kasih tau kalau tiket kamu sudah di belikan sama papa" , jawab Angelica cepat.


"Aku kan sudah tau kalau tiket aku pasti dibelikan. Bilang aja kamu rindu sama aku , tapi kamu malu kan mau mengatakannya. Gak apa-apa sayang , kita juga sudah mau menikah , kalau kamu kangen sama aku bilang aja , aku juga selalu merindukan kamu selama beberapa hari ini" , ucap James sambil tersenyum.


"Iya iya , aku merindukan kamu" , ucap Angelica dengan suara kecil dan wajah yang tersipu malu.


James sangat gemas melihat wajah calon istrinya itu , seandainya saja kalau James berada di dekat Angelica sekarang , dia pasti akan langsung menciumi bibir calon istrinya itu dengan rakusnya.


"Iya sayang , aku juga" , ucap James.


"Baiklah sayang , aku tidur lagi ya , sampai ketemu lusa" , ucap Angelica.


"Lusa aku jemput kamu pulang sekolah ya sayang" , ucap James.


"Baiklah sayang" , jawab Angelica sambil tersenyum.


"Aku mencintaimu" , kata-kata yang tidak akan pernah James lupa untuk menyebutkannya ketika mereka akan mengakhiri percakapan.


"Aku juga mencintaimu sayang" , jawab Angelica sambil tersenyum.


Setelah itu Angelica memutuskan sambungan telponnya dan masuk ke alam mimpi.

__ADS_1


__ADS_2