
Sandra yang sudah sampai di rumah mama Amel langsung turun dari mobil dan masuk ke dalam rumahnya.
"Ma" , panggil Sandra.
"Iya nak" , ucap mama Amel sambil berjalan keluar.
"Mama sudah siap?" , tanya Sandra setelah melihat mamanya.
"Sudah nak , mau jalan sekarang ya" , ucap mama Amel.
"Iya ma , mau jemput mama Shinta juga" , jawab Sandra.
"Oh , Shinta ikut kita juga ya" , ucap mama Amel.
"Iya ma" , jawab Sandra.
Mama Amel dan Sandra berjalan bersama menuju ke mobil Sandra.
"Pak , kita langsung ke rumah utama ya" , ucap Sandra.
"Baik non" , jawab pak Maman.
Selama dalam perjalanan mama Amel terus menanyakan hubungan Angelica dan James.
"Iya ma , kebetulan mereka itu yang mengenalkannya papa Chandra , James anaknya teman dari papa Chandra" , ucap Sandra.
"Kalau sudah jelas begitu lebih baik di percepat saja nak , jangan sampai Angelica bersama dengan temannya yang anak dari lelaki yang menyakiti kamu" , ucap mama Amel.
"Iya ma , aku juga begitu dengar Angelica mau pacaran dengan James , aku langsung senang , tapi Angelica belum mau ma untuk bertunangan secepatnya , padahal papa Chandra , aku dan hubby sudah sering bilang mau membuat acara pertunangan atau ingin menikahkan mereka dengan cepat , tapi Angelica belum mau" , ucap Sandra.
"Ya kita lihat dulu saja sayang , sama seperti kamu dulu kan , yang awalnya belum mau menikah cepat , tapi begitu mendengar Alberto mau dikenalkan dengan wanita lain , kamu langsung mau menyetujui pernikahan kalian" , ucap mama Amel.
"Ya semoga saja Angelica bisa merubah pikirannya seperti aku dulu , tapi aku gak ingin kejadian yang aku alami dulu terjadi kepada anak-anak aku ma , aku ingin mereka bisa pacaran dengan tenang sampai nanti mereka menikah , gak ada kejadian seperti yang aku alami" , ucap Sandra.
"Iya nak , mama juga selalu mendoakan agar cucu mama selalu bertemu dengan orang-orang yang baik" , ucap mama Amel.
"Iya ma" , jawab Sandra.
Tidak terasa mobil yang dibawa oleh pak Maman sudah sampai di rumah utama.
Pak Jaka dengan sigap membukakan pagar begitu melihat mobil nona muda sudah sampai di depan pagar rumah.
Sandra mulai mengeluarkan ponselnya dan menelpon mama Shinta.
Mama Shinta yang sudah menunggunya di ruang keluarga , langsung mengangkat ponselnya , begitu mendengar suara ponselnya berbunyi.
"Halo sayang" , jawab mama Shinta.
"Halo ma , aku sudah sampai di depan rumah ma" , ucap Sandra.
"Baiklah sayang , mama keluar sekarang ya" , ucap mama Shinta.
"Iya ma" , jawab Sandra sambil memutuskan sambungan telponnya.
Mama Shinta berjalan keluar rumah , menuju ke mobil Sandra.
__ADS_1
Begitu mama Shinta masuk ke dalam mobil , mama Shinta dan mama Amel saling menyapa.
Setelah itu pak Maman menjalankan mobilnya menuju ke butik tante Rita.
"Kita gak jemput Alvaro dan Angelica sayang?" , tanya mama Shinta.
"Gak ma , Alvaro dan Angelica dijemput sama James" , jawab Sandra.
"Mama senang begitu mendengarkan Angelica bersama dengan James , sampai sekarang mereka masih baik-baik saja kan hubungannya?" , tanya mama Shinta.
"Baik ma , sepertinya Angelica juga senang bersama dengan James" , jawab Sandra.
"Baguslah nak , semoga saja nanti mereka bisa menikah secepatnya" , ucap mama Shinta.
"Iya benar Shinta , aku juga ingin melihat cucu aku menikah , siapa tau nanti kita masih diberi kesempatan untuk melihat cicit kita" , ucap mama Amel.
"Iya kamu benar Amel , kita sudah berumur ini , kalau dikasih kesempatan bisa melihat cicit , rasanya sangat bahagia" , ucap mama Shinta.
Mama Amel pun menganggukkan kepalanya.
Sandra hanya tersenyum melihat mama mertua dan mamanya.
********
Bel tanda pulang sekolah sudah berbunyi...
Angelica yang sudah mendapatkan chat dari James yang sudah sampai di depan sekolah mereka seperti biasa menunggu Alvaro di depan kelasnya.
Vincent yang melihat Angelica masih berdiri di depan kelasnya , berjalan mendekati Angelica , setelah kemaren dia bersikap cuek terhadap Angelica dan sengaja tidak mendengarkan panggilan Angelica saat pergi dengan Gina.
"Hi James , tumben kamu gak pulang bersama pacar kamu" , ucap Angelica yang melihat gak ada cewek yang kemaren bersama dengan Vincent.
"Iya , dia sudah pulang duluan , Gina bukan pacar aku , kemaren kebetulan aja dia ajak aku jalan-jalan dulu" , jawab Vincent.
"Oh" , jawab Angelica.
"Kamu menunggu Alvaro ya" , ucap James.
"Iya , soalnya aku sudah di jemput , mana dia lama lagi" , ucap Angelica.
"Kamu dijemput pacar kamu lagi?" , tanya Vincent dengan lirih.
"Iya" , jawab Angelica.
"Apa sekarang dia yang menjemput kamu pulang sekolah setiap hari?" , tanya Vincent.
"Gak juga , cuma kebetulan aja siang ini aku mau buat baju samaan untuk acara ulang tahun mama aku dan James juga diminta mama untuk buat baju samaan juga dengan kami , makanya James menjemput aku untuk pergi bersama ke butik langganan mama" , jawab Angelica.
"Jadi pacarnya Angelica juga dibuatin baju samaan ya , berarti papa dan mama Angelica sudah menyetujui hubungan Angelica dan pacarnya" , ucap Vincent dalam hatinya.
.
.
"Kakkkkk" , terdengar suara Alvaro yang memanggil Angelica.
__ADS_1
"Akhirnya kamu datang juga dek , kenapa lama sekali? Ayo kita pergi , James sudah sampai di depan" , ucap Angelica.
"Iya kak , gara-gara Esmeralda yang mencari aku , jadinya aku telat keluarnya" , ucap Alvaro.
"Ya sudah ayo kita jalan lagi" , ucap Angelica sambil menarik tangan adiknya.
"Iya kak" , jawab Alvaro.
"Kami pergi dulu ya Vincent" , ucap Angelica.
"Iya" , jawab Vincent yang merasakan nyeri di dadanya saat itu.
********
"James , lama ya menunggunya" , ucap Angelica ketika sudah masuk ke dalam mobil.
"Gak apa-apa sayangku , gak lama kok" , jawab James sambil tersenyum.
"Gara-gara si Esmeralda itu ganggu aku terus , jadinya aku gak bisa pergi" , ucap Alvaro.
"Memangnya dia mencari kamu ngapain dek?" , tanya James.
"Dia minta maaf kak , karena masalah kemaren" , jawab Alvaro.
"Terus kamu maafin gak?" , tanya James.
"Aku maafin kak , tapi aku bilang kalau aku gak mau lagi berteman sama dia" , jawab Alvaro.
"Kenapa begitu dek?" , tanya Angelica.
"Habisnya dia sudah membohongi aku kak" , jawab Alvaro.
"Kalau Alvaro gak suka dengan Esmeralda juga gak bisa dipaksakan sayangku" , ucap James.
"Iya benar juga , tapi Esmeralda suka banget lho sama kamu dek" , ucap Angelica.
"Aku gak suka kak kalau dia seperti itu , kalau dia gak membohongi aku kemaren , aku masih mau berteman dengan dia" , jawab Alvaro.
"Ya sudah sayangku , siapa tau nanti Alvaro bisa menemukan wanita yang dia sukai" , ucap James.
Angelica pun menganggukkan kepalanya.
Setelah beberapa saat mobil yang dibawa oleh James telah sampai di depan butik tante Rita.
Angelica melihat mobil mamanya sudah terparkir disana.
"Kita langsung masuk saja , mama sudah sampai di butik langganannya" , ucap Angelica.
"Dari mana kamu tau sayang?" , tanya James.
"Itu mobilnya mama James" , ucap Angelica sambil menunjukkan jarinya ke arah mobil biru dongker milik mamanya.
"Baiklah , ayo kita turun lagi" , ucap James sambil membuka seat belt nya.
James , Angelica dan Alvaro turun bersama dari mobil dan berjalan memasuki butik tante Rita.
__ADS_1