
Antonio naik ke atas kasur dan duduk disebelah tubuh istrinya.
"Selamat natal sayang" , ucap Antonio sambil mencium bibir merah istrinya dengan lembut.
"Selamat natal hubby" , ucap Sandra sambil tersenyum setelah suaminya melepaskan bibirnya.
"Sayang nanti sore kita pulang ya ke apartemen , aku gak mau ntar Kiki tidur sama kita lagi" , ucap Antonio dengan lembut.
"Iya hubby" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Kiki sudah dipindahkan ke kamar kamu?" , tanya mama Shinta ketika melihat Angga sudah turun ke dapur.
"Belum ma , kata Sandra biarin aja sampai nanti Kiki bangun" , ucap Angga.
"Terus Antonio gimana?" , tanya mama Shinta.
"Karena istrinya yang bilang , ya dia terpaksa setuju" , ucap Angga sambil tersenyum.
"Dia memang gak bisa menolak kalau istrinya sudah ngomong" , ucap mama Shinta sambil tertawa.
"Iya ma" , jawab Angga yang juga sambil tertawa.
********
Setelah beberapa waktu akhirnya si lucu imut Kiki bangun juga dari tidurnya.
Begitu dia bangun , dia melihat Sandra disebelahnya.
"Pantesan Kiki tidurnya nyenyak sekali , ternyata Kiki tidurnya sama aunty cantik" , ucap si lucu imut Kiki.
Sandra hanya tersenyum mendengar ucapan si lucu imut Kiki.
"Malam ini Kiki tidur di kamar papa dan mama Kiki ya" , ucap Antonio.
"Apa boleh Kiki tidur disini lagi sama aunty cantik , uncle?" , tanya si lucu imut Kiki.
"Gak bisa Kiki sayang , nanti uncle sama aunty cantik mau pulang lagi ke apartemen" , ucap Antonio.
"Jangan gitu uncle , aku kan cuma sampai malam tahun baru aja disini" , ucap Kiki sambil memeluk tubuh Sandra.
"Eh , udah enak aja dia peluk-peluk kamu sayang" , ucap Antonio.
"Udah hubby , gak apa apa... Kiki juga masih kecil" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Aunty cantik aja bolehin uncle" , ucap si lucu imut Kiki yang masih memeluk tubuh Sandra.
"Ya udah , kita sarapan dulu yuk sayang" , ucap Antonio.
Sandra mencuci wajahnya dikamar mandi , setelah itu Sandra , Antonio dan Kiki turun bersama ke bawah menuju ke meja makan.
"Selamat natal" , ucap Antonio dan Sandra ketika mereka sampai di meja makan sudah terlihat papa , mama , kak Angga , Bella , kak Alex dan Dona disana.
"Selamat natal Antonio dan Sandra" , ucap papa , mama , kak Angga , Bella , Dona dan kak Alex.
"Wah , sudah cocok banget punya anak" , ucap Angga yang sedang sarapan.
"Kenapa Kiki bisa turun bersama Antonio dan Sandra?" , tanya Alex.
"Si Kiki tidur di kamar Antonio semalam" , ucap Angga.
"Kok bisa?" , tanya Alex.
"Iya kemaren dia minta aku ceritain dongeng ketika di kamar , gak lama aku ceritain , Kiki langsung tertidur kak" , jawab Sandra.
__ADS_1
Kak Alex hanya menganggukkan kepalanya.
"Aku nungguin kalian pulang , tapi gak pulang-pulang sampai aku ketiduran" , ucap Antonio.
Mama Shinta dan kak Angga hanya tersenyum melihat Antonio.
"Tapi Sandra hebat lho , cuma ceritain dongeng aja Kiki bisa tidur di tempat mereka , ini anak susah banget kalau mau tidur , dia juga kalau mau tidur minta aku yang tidurkan , itu pun gak cepat tidurnya" , ucap Bella.
"Berarti Sandra sudah cocok jadi mami" , ucap papa Chandra.
"Iya pa benar" , ucap mama Shinta sambil tersenyum.
Antonio hanya memakan sarapannya sambil mendengar mama dan saudaranya mengobrol.
"Pa , ma , nanti sore aku ikut uncle ya ke apartemen uncle" , ucap si lucu imut Kiki.
Antonio yang sedang makan langsung tersedak mendengar ucapan Kiki.
Sandra yang duduk di sebelah suaminya langsung memberikan air minum kepada suaminya.
Antonio langsung meminum air yang diberikan oleh istrinya.
"Makannya pelan-pelan hubby" , ucap Sandra sambil mengelus-elus punggung suaminya.
Angga hanya tersenyum melihat Antonio , karena Angga tau Antonio pasti sedang kesal mendengar anaknya minta ikut dia.
"Gak bisa Kiki , Kiki disini saja ya sama papa dan mama" , ucap Antonio.
Sandra hanya tersenyum-senyum melihat suaminya.
"Kiki boleh kan pa...ma...ikut uncle dan aunty cantik" , ucap si lucu imut Kiki.
"Kalau uncle mau membawa kamu , papa sih gak ada masalah" , ucap Angga sambil tersenyum.
Semua orang yang ada disana langsung tersenyum melihat Antonio yang gak setuju dan Kiki yang terus memaksa ingin ikut.
Sampai akhirnya Sandra membuka suaranya...
"Hubby , kamu kan gak mau Kiki ikut kita di apartemen , bagaimana kalau kita nginap disini saja" , ucap Sandra.
"Iya lebih baik begitu nak" , ucap mama Shinta yang memang menginginkan mereka untuk menginap disana sampai malam tahun baru.
"Tapi kita kan gak bawa baju ganti sampai malam tahun baru , sayang" , ucap Antonio.
"Nanti sore kita ambil sebentar ya hubby ke apartemen" , ucap Sandra.
"Kiki ikut juga ya aunty cantik" , ucap Kiki.
"Iya sayang , boleh" , jawab Sandra sambil tersenyum.
Antonio hanya bisa pasrah mendengarnya.
"Kayaknya sekarang anak kita sudah jadi anaknya Antonio dan Sandra ya mas" , ucap Bella.
"Iya sayang , kalau Antonio mau jagain anak kita terus sampai besar boleh juga" , jawab Angga sambil tersenyum.
"Enak aja , jaga aja anak kakak sendiri , sebentar lagi juga anak aku akan lahir , kalian kenapa lama disini?" , ucap Antonio.
"Kan lagi liburan akhir tahun Antonio" , jawab Angga.
"Ya udah , cuma sebentar ini aja , lagian juga Sandra gak masalah ada Kiki" , ucap kak Alex.
"Iya benar" , kata mama Shinta.
__ADS_1
"Iya deh" , ucap Antonio.
Tidak lama mereka selesai sarapan , mereka mulai naik ke atas untuk membersihkan tubuh mereka , karena tidak lama lagi mama Amel dan papa Surya sudah mau datang.
Antonio dan Sandra masuk ke dalam kamar mereka dan Kiki mengikuti papa dan mamanya masuk ke kamar Angga.
"Sayang" , ucap Antonio sambil memeluk tubuh Sandra.
"Iya hubby" , jawab Sandra.
"Masa aku gak bisa tidur sambil memeluk tubuh kamu sampai malam tahun baru" , ucap Antonio dengan manja.
"Ya mau gimana lagi hubby , Kiki maunya tidur sama kita" , ucap Sandra.
"Tapi kan aku maunya kita tidur sambil berpelukan terus sayang" , ucap Antonio.
"Sabar ya hubby , cuma 5 hari saja" , ucap Sandra sambil menciumi bibir suaminya.
Sejenak mereka berciuman dengan mendalam...
Setelah puas berciuman , Antonio melepaskan ciumannya.
"Mandi bersama ya sayang , sebentar lagi mama dan papa sudah mau datang" , ucap Antonio dengan lembut.
"Iya hubby" , jawab Sandra.
Antonio dan Sandra masuk bersama ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri mereka.
Setelah selesai mandi dan dandan...
Antonio dan Sandra turun ke bawah , lalu mereka berjalan ke arah mobil untuk mengambil kado yang sudah dipersiapkan untuk ketiga keponakan mereka.
Ketika Antonio dan Sandra mengambil kado , terlihat mobil papa Surya sudah memasuki halaman rumah utama.
"Pa...ma...selamat natal" , ucap Antonio dan Sandra bersamaan ketika papa Surya dan mama Amel sudah turun dari mobil.
"Selamat natal" , jawab papa Surya dan mama Amel bersamaan.
"Kalian baru datang juga nak?" , ucap mama Amel sambil memeluk dan mencium Sandra.
"Gak ma , dari kemaren malam kami sudah disini , sekarang cuma mengambil kado untuk anak-anak aja di dalam mobil" , jawab Sandra.
"Oh....iya mama juga membawa kado buat keponakan kalian" , ucap mama Amel.
"Gak usah repot-repot ma" , ucap Antonio.
"Gak apa-apa Antonio , ini kan juga hari natal , hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh anak-anak untuk mendapatkan kado" , ucap papa Surya sambil tersenyum.
"Iya pa" , jawab Antonio sambil tersenyum.
"Oh iya nak , dari kemaren mama mencoba menelpon kamu , tapi kok gak bisa-bisa ya" , ucap mama Amel.
"Ponsel aku jadi barang bukti di kepolisian ma , dan ponselnya juga sudah rusak gara-gara dilempar Yogi" , ucap Sandra dengan lirih.
"Oh , iya...aku rencananya mau gantiin sama yang baru , tapi karena belum ada keluar , jadinya belum beli , tau kemaren aku titip Robi sekalian" , ucap Antonio.
"Iya gak apa apa Antonio , nanti kalau sudah ada ponselnya , telpon mama ya nak , jadi mama tau kalau kamu sudah bisa dihubungi" , ucap mama Amel.
"Iya ma" , jawab Sandra.
"Ayo kita masuk ke dalam ma...pa..." , ucap Antonio yang sudah membawa semua kadonya.
"Iya", jawab papa Surya dan mama Amel yang sudah membawa kotak kado juga di tangan mereka.
__ADS_1