
Melihat Alvaro dan Angelica yang masih minum Asi , membuat Sandra memutuskan untuk ambil cuti kuliah 1 semester.
Meskipun kuliah online , tapi untuk kelas praktek Sandra masih harus datang ke kampus , itu yang membuat Sandra belum bisa , karena Alvaro dan Angelica masih minum Asi langsung dari tubuhnya.
Tidak terasa usia Alvaro dan Angelica sudah 3 bulan.
Hari itu adalah hari pertama Alvaro dan Angelica keluar dari apartemen.
Antonio dan Sandra membawa Alvaro dan Angelica ke All Star Hotel pagi itu.
Ina dan Ira membereskan semua perlengkapan Alvaro dan Angelica.
Setelah semuanya selesai , Antonio , Sandra yang sedang menggendong Angelica , Ira yang sedang menggendong Alvaro dan Ina yang membawa tas perlengkapan Alvaro dan Angelica berjalan keluar dari apartemen menuju ke parkiran mobil.
Setelah sampai di parkiran mobil , Ina meletakkan semua barang-barang di bagasi mobil.
Antonio membukakan pintu untuk istrinya yang sedang menggendong Angelica , setelah itu Antonio masuk ke dalam mobil.
Ira juga sudah masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi belakang bersama dengan Alvaro , tidak lama Ina pun masuk kedalam mobil.
Setelah itu Antonio menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke All Star Hotel.
Sampai di All Star Hotel , Antonio dan Sandra yang sedang menggendong Angelica , berserta Ira yang menggendong Alvaro dan Ina yang membawa tas anak kembar mereka berjalan bersama masuk ke dalam lobby hotel.
Semua staf langsung menyapa Antonio dan Sandra , ketika mereka memasuki lobby hotel.
"Selamat pagi pak...nona muda..." , ucap staf hotel.
"Pagi" , jawab Sandra dan Antonio sambil tersenyum.
"Pagi pak , pagi nona muda" , ucap Robi yang juga baru datang pagi itu.
"Pagi Robi" , jawab Antonio dan Sandra bersamaan.
"Si kembar sudah dibawa kesini pak" , ucap Robi yang melihat si kembar dalam gendongan Sandra dan Ira.
"Iya Robi , sudah bisa dibawa ya saya bawa kesini lagi" , ucap Antonio sambil tersenyum.
Robi pun hanya menganggukkan kepalanya.
"Kak Citra sudah isi belum , Robi?" , tanya Sandra.
"Belum nona muda" , jawab Robi.
"Apakah kalian menundanya?" , tanya Sandra.
"Gak nona muda , kami gak ada rencana untuk menunda kehamilan , cuma memang belum dikasih saja , mungkin juga karena Citra masih sibuk dengan pekerjaannya juga" , jawab Robi.
"Ya semoga cepat diberikan momongan ya , siapa tau nanti bisa jadi teman main Alvaro dan Angelica" , ucap Sandra sambil tersenyum.
__ADS_1
"Iya , terima kasih nona muda" , jawab Robi.
Setelah itu mereka semua masuk ke lift yang pintunya sudah terbuka.
Robi turun di lantai yang menuju ke ruangannya.
Sandra dan Antonio menuju ke kamar atas bersama dengan anak-anak mereka beserta Ina dan Ira.
Begitu Antonio membuka kamar mereka dengan cardlock nya...
"Bagus banget hubby" , ucap Sandra begitu melihat kamarnya sudah direnovasi jadi lebih besar dan di design interior modern dan elegan.
"Kamu suka sayang?" , tanya Antonio sambil memeluk pinggang istrinya dari belakang.
"Suka banget hubby , terima kasih ya" , jawab Sandra sambil mencium pipi suami tercintanya.
Sandra berjalan masuk ke dalam kamar mereka , terlihat foto prewedding mereka di dinding yang ada di atas kasur mereka.
"Kapan ya tubuh aku bisa kurus seperti itu lagi hubby" , ucap Sandra yang melihat foto waktu dia masih kurus langsing.
"Sebentar lagi juga kamu sudah kurus lagi seperti dulu sayang , sekarang aja kamu sudah jauh lebih kurus dari sebelumnya" , ucap Antonio.
Sejak punya anak Sandra memang jadi kurang tidur , karena harus menyusui dan mengurusi Alvaro dan Angelica dari malam sampai pagi , jadinya membuat tubuh Sandra sudah mulai kurus.
"Aku kerja dulu ya sayang , nanti setelah meeting aku kesini lagi" , ucap Antonio sambil mengecup kening istri tercintanya.
"Iya hubby" , jawab Sandra sambil tersenyum.
"Papa kerja dulu ya nak" , ucap Antonio sambil mencium Angelica yang berada dalam gendongan istri tercintanya dan dia juga mencium Alvaro yang sedang di gendong oleh Ira.
Setelah itu Antonio berjalan keluar menuju ke ruangan kerjanya.
********
Amanda yang sudah menyelesaikan semua pekerjaannya datang ke kota A untuk melihat keadaan papanya.
Amanda menemani papanya berjemur pagi itu di balkon yang ada di kamar papa Doddy.
Tidak lama...papa Doddy tiba-tiba menyebut nama Yogi.
Amanda senang sekaligus sedih , karena dia tidak tau mau mengatakan apa kepada papanya tentang Yogi yang sedang di penjara.
"Papa kangen dengan Yogi?" , tanya Amanda.
"Iya" , jawab papa Doddy sambil menganggukkan kepalanya.
"Yogi sedang mencari barang pa di luar kota , untuk menambah barang-barang di bengkelnya" , jawab Amanda yang terpaksa berbohong kepada papanya.
"Kenapa lama?" , tanya papanya yang sudah mulai bisa ngomong meskipun hanya satu-satu kata dan sangat lambat.
__ADS_1
"Yogi kan memang gitu pa , kalau sudah senang diluar , pasti akan jarang pulang" , ucap Amanda.
Papa Doddy pun menganggukkan kepalanya.
Setelah selesai berjemur Amanda membawa papanya masuk ke dalam kamar.
Tio yang sudah membawakan jus buah kedalam kamar untuk papa Doddy , langsung memberikan jus itu kepada papa Doddy.
Tio memasukkan sedotan ke dalam mulut papa Doddy dan memegang gelasnya supaya papa Doddy bisa meminum jus nya.
"Tio , terima kasih ya sudah menjaga papa saya dengan baik selama saya dan Yogi tidak ada disini" , ucap Amanda.
"Iya kak , sama-sama" , ucap Tio yang sebenarnya juga sudah mengetahui kalau Yogi di penjara dari Rangga , tapi mereka sepakat untuk tidak memberitahukan kepada papa Doddy , karena mereka takut nanti kondisi papa Doddy yang sudah mulai banyak kemajuan akan menurun kalau mendengar berita Yogi yang sedang di dalam penjara.
Tidak lama Albert anaknya Amanda masuk ke dalam kamar papa Doddy , lalu Albert main di sana bersama dengan opa nya.
Amanda memutuskan untuk pergi ke lapas siang itu.
"Albert disini ya sama opa , mama mau pergi dulu sebentar" , ucap Amanda.
"Iya ma" , jawab Albert.
"Pa , aku pergi dulu ya sebentar" , ucap Amanda.
Papa Doddy pun menganggukkan kepalanya.
Amanda berjalan keluar , menuju ke bawah dan memesan taksi untuk pergi ke lapas.
Tidak lama taksi yang di pesan oleh Amanda pun sudah sampai di depan rumahnya.
Amanda langsung keluar dari rumah dan masuk ke dalam taksi.
"Kita mau kemana non?" , tanya sopir taksi.
"Ke lapas ya pak" , jawab Amanda.
"Baik non" , jawab sopir taksi sambil menjalankan mobil taksinya menuju lapas.
Tidak lama taksi yang dinaiki oleh Amanda sudah sampai di depan lapas.
Amanda langsung turun dari taksi dan berjalan masuk kedalam untuk menemui adiknya.
Karena itu memang sudah jam besuk , jadi Amanda bertemu dengan Katherine disana bersama dengan Yogi.
"Kak" , panggil Yogi dan Katherine bersamaan.
"Iya" , jawab Amanda.
"Kapan kakak datang?" , tanya Yogi.
__ADS_1
"Kemaren malam dek" , jawab Amanda yang baru pertama kali menemui adiknya di lapas pada saat itu.