Suamiku 13th Diatasku

Suamiku 13th Diatasku
Episode 30


__ADS_3

Antonio yang sudah selesai meeting , langsung menuju ke ruangan kerjanya.


Dilihatnya jam di tangan menunjukkan pukul 6 sore.


Antonio mengambil Hp nya , langsung menekan nama "Cantikku" di layar Hp nya.


Suara sambungan video call terdengar agak lama , sampai akhirnya terdengar suara serak dari sana.


"Halo kakak kesayangan" ucap Sandra dengan suara baru bangun tidur , sambil mengucek matanya.


"Halo sayang , kamu lagi tidur" ucap Antonio.


"Iya kak , tadi capek banget pergi sama mama dan tante Shinta" jawab Sandra.


"Jadi besok kita kesana jam berapa?'' tanya Antonio.


"Sebelum makan siang kak" jawab Sandra setelah semua kesadarannya sudah terkumpul.


"Besok pagi kakak ada meeting , kamu ikut ke kantor aja ya , setelah itu baru kita ke butik ya" ucap Antonio.


"Besok kakak jemput aku jam berapa?" tanya Sandra.


"Jam 8 pagi bisa kan" ucap Antonio.


"Pagi bangettttt" ucap Sandra dengan manja.


"Iya soalnya , kakak mau ada meeting sayang , bisa ya" ucap Antonio.


"Bangunin yah , besok pagi" ucap Sandra dengan manja.


"Iya sayang , besok kakak bangunin kamu pagi-pagi" ucap Antonio sambil tersenyum.


"Calon istriku ini manja banget ternyata , tapi bikin aku gak bisa , kalau gak lihat dia dalam sehari" ucap Antonio dalam hatinya.


"Masih ngantuk sayang?'' tanya Antonio.


"Sudah gak kak"


"Kakak masih di kantor ya?" tanya Sandra.


"Iya sayang , masih ada kerjaan yang harus diselesaikan" ucap Antonio.


"Ya udah kakak kerja dulu , kalo gak ntar kemalaman lagi pulangnya" ucap Sandra.


Sandra teringat , kalau sudah beberapa hari belakangan , Antonio selalu pulang jam 11 malam dari kantor , karena sibuk dengan pekerjaannya.


"Iya sayang , hari ini kakak akan usahakan pulang lebih cepat" ucap Antonio dengan senyum.


Antonio senang kalau Sandra mulai memperhatikannya.


"Janji ya , nanti kabari aku kalau sudah sampai apartemen" ucap Sandra.


"Iya sayang , nanti kakak kabari kalau sudah sampai apartemen" ucap Antonio.


Setelah itu sambungan video call dimatikan.


Antonio langsung mengerjakan pekerjaannya , supaya bisa cepat selesai , bisa pulang dan istirahat.


Sandra keluar dari kamarnya.


"Ma..." panggil Sandra.


"Iya sayang , mama lagi di ruang keluarga" ucap mama Amel.


"Ma... besok aku dijemput sama kak Antonio jam 8 pagi" ucap Sandra.


"Yakin... kamu bisa bangun" ucap mama Amel , sambil tersenyum menggoda.


"Aku suruh dia bangunin aku" jawab Sandra sambil tertawa.


"Ya ampun anak manja mama ini , ternyata selalu dimanjain sama Antonio , pantesan kamu suka dengan dia" ucap mama Amel sambil tersenyum.


"Iya ma...salah satunya , buat aku gak bisa gak nerima dia" jawab Sandra sambil tersenyum.


"Mama senang nak , kamu bisa mendapatkan suami yang baik seperti Antonio" ucap mama Amel.


"Aku juga bahagia ma , apa yang aku takutkan selama ini juga sudah tidak berarti lagi" ucap Sandra.


"Kemaren mama bantu tante Mira mempersiapkan pernikahan Ajeng , tidak disangka sekarang malah mama sibuk , mengurus pernikahan anak sendiri , mana lebih cepat lagi waktunya dari pada pernikahan Ajeng" ucap mama Amel sambil tersenyum.


"Iya juga ya ma... , dulu aku gak mau nikah muda , sekarang malah jadinya nikah muda" ucap Sandra sambil tertawa.


"Seru banget obrolannya" kata papa Surya yang baru pulang dari toko.


"Iya pa , lagi membahas tentang pernikahan Sandra" ucap mama Amel.


"Iya , tidak terasa... gak lama lagi , anak manja kesayangan papa sudah dibawa pergi Antonio" ucap papa Surya.


"Tapi kan aku masih bisa sering-sering ketemu papa dan mama" kata Sandra.


"Iya sayang" kata papa Surya.


"Papa mau mandi dulu ya , nanti kita ngobrol lagi sambil makan" ucap papa Surya.


"Iya pa" ucap Sandra.


Selesai mandi , papa Surya langsung turun kebawah.

__ADS_1


Papa Surya , mama Amel dan Sandra sudah berkumpul di meja makan.


"Nama untuk undangan buat semua relasi papa , sudah di data belum , ada berapa banyak yang mau diundang ?'' tanya mama Amel.


"Papa sudah suruh Adel sekretaris papa yang data semuanya" jawab papa Surya.


"Besok Adel akan memberikan datanya ma" ucap papa Surya.


"Ok...besok ketika sudah Adel berikan datanya , papa langsung kabari mama ya , jadi kita bisa tau , berapa banyak undangan yang harus di pesan" ucap mama Amel.


"Mama kapan ke percetakan?" tanya papa Surya.


"Besok pa , sama Shinta" ucap mama Amel.


"Ok ma...besok papa kabari mama" ucap papa Surya.


"Gak berasa ya tuan dan nyonya , sebentar lagi si non sudah mau menikah , jadi tambah sepi rumah ini" ucap bik Sumi yang sudah selesai menata makanan di meja makan.


"Iya bik" ucap mama Amel.


"Bibik juga biasanya nonton drama terus" jawab Sandra.


"Tapi kalau gak ada non , kan gak ada yang bisa bibik godain lagi non" ucap bik Sumi.


"Ada bik" ucap Sandra.


"Siapa non?" tanya bik Sumi.


"Pak Agus bik" jawab Sandra sambil tertawa.


"Gak asik ah...pak Agus , diajak cerita drama yang lagi trend sekarang aja kagak nyambung" ucap bik Sumi sambil manyun.


Papa Surya , mama Amel dan Sandra tertawa bersama , melihat tingkah asisten rumah tangganya itu.


"Ya sudah , tuan , nyonya , sama non lanjut lagi makannya , bibik ke dapur dulu" ucap bik Sumi.


"Iya bik" jawab papa Surya , mama Amel dan Sandra bersamaan.


Sambil makan mama Amel dan papa Surya , sibuk membahas tentang rencana pernikahan Sandra.


Tidak lama setelah selesai makan Hp Sandra berbunyi.


Video call dari Mr.A.


"Dari Antonio ya" ucap papa Surya.


"Iya... pa... ma... , aku ke kamar dulu ya" ucap Sandra.


"Iya nak" kata papa Surya dan mama Amel.


********


"Halo"


"Halo sayang , kok lama banget ngangkat telponnya" ucap Antonio.


"Iya tadi aku lagi makan di bawah sama papa dan mama" ucap Sandra.


"Oh...sekarang sudah selesai belum makannya?" tanya Antonio.


"Sudah kak , kakak sendiri sudah makan belum?" tanya Sandra.


"Kakak sudah makan tadi di kantor sayang" ucap Antonio.


"Kalau aku ikut ke kantor kakak , aku mau ngapain kak , pasti bosen disana" ucap Sandra.


"Gak bosen dong sayang , diatas ada kamar khusus buat kakak istirahat , jadi kamu bisa disana , selama kakak meeting" ucap Antonio.


"Jadi di hotel juga disediakan ruangan khusus , buat pemiliknya juga ya kak" ucap Sandra.


"Iya sayang , setiap ada acara yang selesainya kemalaman , biasanya kakak nginap disini , jadi gak perlu ke apartemen" ucap Antonio.


Sandra hanya menganggukkan kepala tanda dia mengerti.


"Kak , tadi aku bilang sama mama dan tante Shinta , kalau aku mau cari suvenir nya sama kakak aja , nanti luangkan waktu ya buat kita cari suvenir" kata Sandra.


"Iya boleh , apa yang gak , buat bidadari cantikku ini" ucap Antonio sambil tersenyum.


"Oh iya sayang , besok siang itu , kakak ada janji dengan bagian dekor , apa kamu mau ikutan juga?" tanya Antonio.


"Iya mau kak , aku juga pengen ikut milih sesuai yang aku mau" ucap Sandra dengan manja.


"Iya sayang , jadi besok kita keluarnya seharian ya , sampai malam" ucap Antonio.


"Iya kak" jawab Sandra.


"Kalau bisa , bawa baju ganti juga sayang , untuk perlengkapan mandi , sudah lengkap di kamar" ucap Antonio.


"Iya kak , besok aku bawa baju ganti" , ucap Sandra.


"Kamu tidur lagi , besok pagi kakak jemput ya sayang" ucap Antonio.


"Iya kak , jangan lupa bangunin ya...." ucap Sandra dengan manja.


"Iya sayang ,besok kakak bangunin kamu , good night sayang" kata Antonio , sambil tersenyum.


"Good night kakak kesayangan" ucap Sandra dengan tersenyum manis.

__ADS_1


Sebelum tidur , Sandra mengambil baju yang akan dibawanya besok dan memasukkan ke paper bag.


"Ternyata mengurus pernikahan itu tidak gampang ya" , ucap Sandra , sambil menuju ke kasur nya , bersiap masuk ke alam mimpi.


Keesokan paginya Hp Sandra berbunyi , dengan mata yang berat , Sandra mengambil Hp nya dan menjawab , "Halo" , dengan suara serak baru bangun tidur.


"Halo sayang , sudah pagi , kamu siap-siap dulu , nanti kakak jemput kamu" , ucap Antonio.


"Iya kak" , jawab Sandra.


Sandra bangun dari tidurnya , dengan mata yang masih berat , diambilnya handuk dan masuk ke kamar mandi.


Setelah mandi , Sandra mencari baju yang akan digunakan hari ini di lemari dan berdandan seperti biasa.


Begitu Sandra turun , terdengar suara Antonio , yang sedang mengobrol dengan mama Amel.


Sandra ke dapur dulu untuk minum air , setelah minum , langsung menuju ke ruang tamu.


"Sudah datang dari tadi kak?" tanya Sandra pada Antonio.


"Hi sayang , kakak baru gak lama tadi nyampe , kamu sudah siap" , kata Antonio.


"Sudah kak" , jawab Sandra.


"Kalau gitu , aku permisi dulu ya tante" pamit Antonio pada mama Amel.


"Iya Antonio" , ucap mama Amel.


"Aku pergi dulu ya ma" , ucap Sandra sambil mencium pipi mamanya.


"Iya sayang" ucap mama Amel.


Sandra meletakkan paper bag yang berisi bajunya di kursi belakang , setelah itu duduk di kursi depan , di sebelah Antonio.


Antonio menyalakan mobilnya dan menjalankannya dengan kecepatan sedang , menuju ke All Star Hotel miliknya.


"Kamu sudah sarapan sayang?" , tanya Antonio.


"Belum kak , tadi pas aku turun kakak sudah ada , jadinya aku gak jadi sarapan" , ucap Sandra yang masih mengantuk.


"Kakak juga belum sarapan , nanti kita sarapan di hotel aja ya'' ucap Antonio.


"Iya kak" jawab Sandra dengan lemas.


"Kamu kenapa lemas gitu sayang?" , tanya Antonio.


"Masih ngantuk kak..." , ucap Sandra dengan manja.


"Kalau kamu mau tidur dulu gak pa pa , nanti sampai hotel kakak bangunin" , ucap Antonio , sambil mengelus kepala bidadari cantiknya.


"Gak pa pa kak , nanti aku tidur di hotel aja , bentar lagi juga sudah nyampe kan" , ucap Sandra.


"Iya , setelah lampu merah ini , kita sampai di All Star Hotel" ,ucap Antonio.


Tidak lama terlihat gedung All Star Hotel yang begitu megah , salah satu hotel berbintang lima yang ada di kota ini , Antonio langsung parkir di depan lobby , parkiran khusus untuk para petinggi disana.


Antonio turun bersama Sandra , ketika mereka memasuki hotel , semua staf yang mereka temui menyapa Antonio.


Ada juga beberapa staf yang bertanya-tanya , siapa cewek yang di bawa oleh Bos nya , karena Antonio tidak pernah membawa cewek ke hotelnya selama ini.


Antonio dan Sandra , langsung menuju ke restoran hotel , pelayan disana langsung dengan sigap melayani Bos mereka.


Robi yang sedang mencari Antonio , langsung menuju ke restoran , setelah mendengar dari beberapa staf , kalau Antonio ada disana , bersama seorang wanita.


"Pagi Pak" , sapa Robi.


"Pagi" , ucap Antonio.


Antonio yang melihat Robi datang , langsung mengenalkan asistennya itu , kepada Sandra.


"Sayang ini Robi , asisten kakak , nanti kalau kamu butuh apa-apa ketika kakak tidak ada , kamu bisa minta ke Robi ya" ucap Antonio.


Sandra hanya menganggukkan kepalanya , tanda mengerti.


"Ada apa kamu mencari saya?" , ucap Antonio , kepada Robi sang asisten.


"Ini ada berkas , yang butuh tanda tangan bapak pagi ini" , ucap Robi.


"Sini saya lihat" ,kata Antonio.


Setelah melihat dokumen yang dibawakan oleh Robi , Antonio langsung menandatangani berkas-berkas tersebut , dan memberikannya kembali kepada Robi.


"Terima kasih pak" , ucap Robi sambil berjalan pergi dari sana , melanjutkan pekerjaannya.


Antonio hanya menganggukkan kepalanya.


Setelah sarapan , Antonio mengantarkan Sandra ke kamar khusus buatnya.


"Kamu kalau masih ngantuk , istirahat disini aja ya sayang , nanti setelah selesai meeting , kakak temuin kamu lagi" ucap Antonio.


Setelah Antonio mengecup kening Sandra , Antonio langsung menuju ke ruangan kerjanya.


Sandra melihat-lihat kamar yang disediakan khusus buat Antonio.


Kamar itu sangat besar , bagus dan lengkap , ada dapur mini nya juga , peralatan disana juga sudah lengkap semua.


Sandra langsung menuju ke kasur king size yang ada disana.

__ADS_1


Sandra menuju ke tengah kasur dan membaringkan tubuhnya , karena matanya sudah mengantuk dari tadi , tidak butuh waktu lama , Sandra pun sudah tidur terlelap , masuk ke alam mimpi.


__ADS_2