Surga Di Bawah Telapak Kaki Suami

Surga Di Bawah Telapak Kaki Suami
Rumor Yang Menyebar


__ADS_3


Qania masih merasa ada yang janggal dengan kejadian yang menimpa Jingga, setelah pertemuan dengan Arkana selesai dia pun langsung ke bagian apoteker untuk memeriksanya secara langsung.


Hani dan Tari merupakan farmasis yang bekerja pada jam itu, dan sekarang mereka kembali menjelaskan kepada Qania bagaimana obat Jingga sempat di bawa oleh petugas dan sudah di pastikan bahwa obatnya tidak salah karena Tari sangat yakin dengan memastikannya sebanyak lima kali sebelum di serahkan pada petugas.


Qania menduga bahwa obatnya memang tidak salah, tapi setelah petugas membawanya bisa jadi pada saat itu obatnya tertukar atau sengaja di tukar. Mereka tidak punya bukti bahwa petugas itu yang melakukannya, dia juga sudah bersumpah tidak menukar obatnya meskipun Qania masih merasa tidak percaya dengannya.


“ Panggil petugas itu kemari.” Perintah Qania pada Tari dan Hani.


Setelah beberapa saat kemudian petugas yang bernama Angga itu kembali di interogasi oleh Qania, sejujurnya Qania sudah cukup mengenal Angga dan dia tidak pernah menemukan kesalahan apapun dalam pekerjaannya.


“ Maaf Angga kalau saya masih belum percaya sama keterangan kamu, tapi apa boleh saya minta kamu untuk mengingat dengan jelas wajah perawat yang menabrakmu hari ini.?”


“ Saya lupa dengan wajahnya dok, saya merasa asing dengan wajah perawat yang menabrak saya. Saya benar-benar minta maaf dok, tapi mungkin jika saya melihatnya lagi saya bisa mengenalinya dengan baik.”


“ Saya kasih semua daftar perawat yang bekerja di bintang harapan ke kamu, tolong kamu lihat dengan baik-baik apakah ada di antara mereka yang kamu curigai.” Qania menyerahkan tabletnya kepada Angga dimana dia bisa melihat daftar perawat yang bekerja di bintang harapan beserta foto dan data diri mereka.


Angga mulai memperhatikan satu persatu foto dari para perawat itu, wajahnya terlihat bingung karena merasa bahwa semua foto perawat disana tidak ada yang menyerupai perawat yang menabraknya.


“ Nggak ada dok, saya hampir mengenal semua perawat di rumah sakit ini. Tapi orang itu benar-benar asing, seperti bukan seseorang yang bekerja di rumah sakit ini.” Jelas Angga.


“ Itu artinya dia memang suruhan seseorang yang sengaja melakukan hal ini, tapi siapa yang berani melakukan hal ini pada Jingga? Apa dia tidak tahu Jingga menantu pemilik dari rumah sakit ini.?” Benak Qania merasa begitu ingin mencaritahu semuanya lebih dalam.


**


Beberapa perawat ramai membahas medication error yang telah terjadi hari ini, entah bagaimana mereka bisa sampai mendengar hal itu padahal sebelumnya beberapa orang yang terlibat di peringatkan untuk tidak memberitahu siapapun.


“ Jadi menurut kalian siapa yang salah? Nggak mungkin dokter Qania kan?”

__ADS_1


“ Aku nggak mau nyalahin dokter Qania, tapi kalian ingat kan kalau dulu dokter Qania dan dokter Arkana pernah pacaran.”


“ Jadi maksud kamu dokter Qania sengaja melakukan itu karena cemburu sama hubungan dokter Arkana dengan istrinya.”


“ Kaya di sinetron aja.” Timpal salah satu dari mereka.


“ Tapi bisa aja kan, kita nggak tahu hati seseorang kaya gimana.”


“ Dokter Qania udah nikah dan akan menjadi seorang ibu, rasanya mustahil kalau dia sengaja melakukan itu.”


“ Guys…guysss…” Seorang perawat lain baru saja berlari ke arah nurse station dengan nafas yang tersengal-sengal.


“ Kamu kenapa Lia.?” Tanya mereka penasaran.


“ Kalian liat forum rumah sakit nggak.?”


“ Forum rumah sakit.?”


Forum rumah sakit yang di maksud Lia barusan adalah situs resmi rumah sakit bintang harapan, semua orang bisa menulis apapun disana dengan akun mereka masing-masing. Hampir sama seperti akun facebook, namun forum ini lebih private karena hanya bisa di akses oleh orang-orang yang bekerja di Rs. Bintang harapan.


**


Jingga sudah tertidur setelah mendapatkan penanganan dengan baik, kondisinya pun sudah membaik dan tampak Arkana yang masih setia duduk di sebelahnya sambil menggenggam tangan istrinya dengan penuh kelembutan.


“ Aku sudah janji akan jagain kamu, aku nggak akan biarin kejadian ini kembali terulang. Aku benar-benar minta maaf, maafin aku.” Isak Arkana yang akhirnya tak kuasa menahan tangisnya.


Dering ponsel Arkana baru saja membuatnya segera meraih ponselnya, dia mendapat panggilan dari mama Widya yang membuatnya bingung sejenak. Arkana ingin menjawab panggilan tersebut diluar kamar agar tidak mengganggu waktu istirahat Jingga.


Ketika Arkana keluar dari kamar dan hendak menjawab panggilan tersebut, terlihat Qania yang datang menghampirinya dengan mata yang berkaca-kaca.

__ADS_1


“ Ar, kita dalam masalah.” Ucap Qania yang membuat Arkana semakin kebingungan.


Panggilan dari mama Widya sudah berakhir, dan Arkana merasa tidak harus menjawabnya. Dia bisa menduga masalah besar akan kembali datang, melihat Qania yang datang kepadanya dengan ekspresi seperti itu.


**


Salah satu postingan di forum rumah sakit saat ini sedang ramai dengan berbagai macam komentar, pasalnya dalam postingan tersebut menjelaskan tentang perselingkuhan Arkana dan Qania yang tidak bisa di anggap palsu sebab ada beberapa foto-foto kebersamaan mereka.


Foto-foto yang tersebar antara lain ketika mereka sedang bersama di atap rumah sakit, di ruang kerja, di kantin, bahkan di tangga darurat rumah sakit. Semua orang yang melihatnya tentu di buat terkejut, mereka percaya dengan rumor tersebut setelah mengingat bahwa keduanya pernah bersama sebelumnya.


Tapi yang lebih meyakinkan bahwa keduanya berselingkuh adalah sebuah rekaman yang menyebutkan bahwa Arkana terpaksa menikah dengan Jingga dan membuatnya hamil dengan pria lain, dalam potongan rekaman itu saja sudah dapat membuat persepsi yang buruk dari mereka semua pada Arkana dan Qania.


Arkana dan Qania saat ini sedang kebingungan dengan rumor yang di sertakan bukti yang sangat jelas meskipun mereka berdua tidak pernah melakukan perselingkuhan sama sekali, dan semua foto dan rekaman itu memang terjadi pada saat Arkana belum mencintai Jingga sehingga teras begitu sangat jelas bahwa Arkana tidak mencintai istrinya.


“ Siapa yang menyebarkan berita ini? dimana dia bisa mendapatkan semua informasi ini? dan bagaimana dia bisa tahu kalau dulu kamu menyuruh Jingga mengandung anak dari pria lain.?” Qania benar-benar tak habis pikir dengan semua yang terjadi secara bersamaan seperti ini.


Mereka pun tidak bisa mengetahui siapa yang melakukan semua itu karena user name dari pengguna tidak menyebutkan nama, dan foto profil yang kosong sehingga semakin sulit untuk mengetahui pelakunya.


“ Jingga nggak boleh sampai tahu masalah ini, aku akan bawa dia pulang ke rumah supaya dia tidak tahu apapun. “ Ucap Arkana yang tak tahu harus berbuat apalagi.


“ Tapi Jingga masih membutuhkan perawatan, kamu nggak bisa bawa dia pulang begitu aja Ar.”


“ Kalau dia tetap disini, dia bisa tahu semuanya. Aku nggak mau dia kepikiran soal ini, cukup aku aja yang merasakannya.”


“ Kamu mau apa Ar? Mengakui semuanya kalau itu palsu? Mereka pasti nggak akan percaya apalagi bukti rekaman itu sangat jelas buat kamu terlihat nggak peduli sama Jingga.”


“ Aku janji akan merubah semuanya, aku akan mencoba semampuku. Ini salahku juga karena kamu ikut terseret ke dalam masalah ini, maafin aku ya.”


“ Nggak Ar, aku mau kita sama-sama menyelesaikan masalah ini. Aku tahu kamu nggak akan bisa melakukannya sendirian, ini masalah kita dan kita berdua yang harus menyelesaikan semuanya.”

__ADS_1



__ADS_2