Surga Di Bawah Telapak Kaki Suami

Surga Di Bawah Telapak Kaki Suami
Special Chapter 27


__ADS_3


Setelah semalam menghadiri acara di kapal pesiar, hari ini pun Keenan masih di sibukkan dengan pertemuan bersama sponsor film beserta para artis yang ikut beperan.


Keenan di undang untuk makan siang bersama mereka, dan tak lupa pria itu juga mengajak Daisy untuk menemaninya. Sebelum berangkat, Daisy bersama Jingga sedang siap-siap di butik Jingga. Sedangkan Keenan bersiap di rumah neneknya, dia akan segera ke butik mamanya untuk menjemput Daisy.


Dan sekarang Keenan telah siap, dia mengenakan suit pemberian papanya dan saat ini dia tampak sangat tampan dan mempesona. Bahkan neneknya sampai tak berhenti berdecak kagum pada ketampanan cucu pertamanya itu.


“ Kamu ini sangat mirip dengan almarhum paman kamu, karakter kamu yang ceria dan sulit di atur sama persis dengan dia. “ Ujar nenek Widya yang baru saja muncul di hadapan Keenan.


“ Paman Bima ya nek.” Jawab Keenan lirih.


“ Iya, kalian berdua sangat mirip. Tapi kalau ketampanan, kamu sangat mirip dengan papa kamu.”


“ Tapi masih gantengan aku kan nek.”


“ Tentu saja sayang, kamu yang sekarang jauh lebih tampan dari Arkana.”


“ Kok aku yang sekarang sih.?”


“ Soalnya Arkana yang sekarang sudah tidak muda lagi, waktu Arkana muda dia juga sangat tampan.”


“ Nenek curang nih.”


“ Sudah..sudah.., kalian berdua sama-sama ganteng.” Lontar kakek Hendra yang ikut muncul dan bergabung bersama mereka.


“ Ya udah deh kalau gitu aku berangkat, mau jemput Daisy dulu.” Lanjut Keenan dengan penuh semangat.


**


Keenan sudah tiba di butik mamanya, dia di sapa oleh beberapa karyawan mamanya dengan sangat ramah. Semenjak kepindahan mamanya di Jakarta, bisnisnya kembali berkembang dan bahkan mamanya sering mengikuti ajang fashion week di Jakarta.


“ Ma, gimana? Udah siap belum.?” Sahut Keenan sambil membuka pintu.


Terlihat mamanya yang langsung menoleh saat Keenan memasuki ruangan, ada seorang gadis yang duduk membelakanginya. Jelas bahwa gadis itu adalah Daisy yang sedang di rias oleh seorang perias wajah.


“ Sebentar lagi.” Balas Jingga dengan memberi kode kepada Keenan.


Keenan kembali menunggu dengan sabar di sebuah sofa di ruangan itu, dia tidak sabar dengan penampilan Daisy hari ini. Sambil menunggu, dia mencoba mengecek ponselnya barang kali ada pesan penting yang masuk.


Keenan terkejut ketika melihat ada banyak pesan yang masuk di ponselnya, dan semua pesan itu berisikan sebuah link artikel. Karena penasaran dia pun mencoba untuk membukanya.


( Berita terkini, seorang artis cilik Jihan Hanggini tengah menjalin hubungan bersama seorang sutradara muda yang baru saja meluncurkan film terbaru yang di perankan olehnya. Keduanya bahkan sering kali pergi bersama, dan netizen menemukan bukti bahwa mereka memang sedang menjalin hubungan rahasia. )

__ADS_1


“ Apa-apaan ini? siapa yang melakukannya?” benak Keenan mulai kesal.


“ Ada apa Nan? “ Tegur Jingga yang menyadari perubahan ekspresi pada putranya.


“ Nggak ada apa-apa ma.” Balas Keenan tak ingin membuat mamanya ikut tahu soal rumor itu.


Keenan pun menyuruh seseorang untuk menyelesaikan masalah tersebut, dia tidak ingin ada banyak orang yang termakan dengan rumor palsu tersebut. Siapapun yang menyebarkannya akan dia cari sampai ketemu.


“ Daisy sudah selesai.” Seru Jingga kemudian.


Daisy pun beranjak dari kursi dan memutar tubuhnya menghadap Keenan, terlihat Keenan yang langsung melupakan rumor itu setelah melihat Daisy yang begitu cantik dengan campur tangan mamanya.


“ Cantik kan calon mantu mama.?” Tanya Jingga.


“ Cantik banget ma.” Jawab Keenan bahkan sampai lupa mengedipkan mata.


“ Kalian boleh berangkat sekarang.” Jingga memberikan tangan Daisy pada Keenan untuk segera di bawa pergi.


Dengan senang hati Keenan menerima tangan itu, dan mereka pun pamit dari Jingga. Terlihat Keenan yang terus tersenyum menggandeng tangan Daisy sampai mereka tiba di mobil.


“ Kamu kenapa sih kok senyum-senyum gitu?” Tanya Daisy bingung.


“ Terpesona dengan kecantikan kamu.” Jawab Keenan sontak membua Daisy tersipu malu.


Baru saja mereka hendak berangkat, tiba-tiba saja ada panggilan masuk dari seseorang di ponsel Keenan. Kemudian Keenan menjawab panggilan tersebut dengan cepat, sebelumnya dia melirik Daisy dan merasa tenang karena dia menggunakan bahasa Indonesia yang tidak di paham oleh Daisy.


“ Ada apa Yan.?”


“ Lo udah baca artikel kan.?”


“ Udah, gue udah nyuruh orang buat hapus artikelnya.”


“ Bukan itu masalahnya, sekarang di venue ada banyak wartawan. Mereka mau ketemu sama lo dan Jihan.”


“ Jadi gue harus gimana Yan.?”


“ Nggak usah kesini, nanti biar gue yang cari alasan.”


“ Ya udah, gue nggak akan kesana. Tapi tolong selesaiin ya Yan.”


“ Siap bro.”


Setelah Keenan selesai menelpon, tampak Daisy yang menanyakan tentang pembahasan yang mereka bahas sebelumnya. Dan Keenan berbohong kepada Daisy bahwa dia hanya menjawab panggilan dari teman kerjanya saja dan itu tidak begitu penting.

__ADS_1


“ Oh iya, hari ini kita nggak jadi ke acara pertemuan itu.” Ucap Keenan.


“ Kenapa?”


“ Acaranya di batalin, gimana sebagai gantinya kita pergi ke tempat lain.?”


“ Padahal tante Jingga sudah menyiapkan dress ini khusus buat aku.”


Keenan meraih tangan Daisy sambil berkata.


“ Nggak apa-apa, kamu bisa pergi dengan dress itu.” Gumam Keenan kemudian.


**


Hari ini Keenan dan Daisy mengganti tujuan mereka dengan mengunjungi sebuah studio foto, keduanya bersama-sama mengambil beberapa gambar layaknya sedang melakukan pemotretan prewedding.


Hal ini di lakukan untuk membuat penampilan mereka hari ini tidak sia-sia, dan Daisy tampak senang menikmatinya. Mereka memperoleh banyak foto-foto bagus yang akan mereka kenang selamanya.


Setelah dari foto studio, keduanya pergi ke toko pakaian untuk mengganti pakaian yang lebih santai. Pasalnya mereka akan pergi jalan-jalan ke taman hiburan, sekaligus mengenalkan Jakarta pada Daisy.


Hampir setengah harian Keenan dan Daisy menikmati waktu bersama tanpa mengecek ponsel mereka masing-masing, waktu berdua itu benar-benar hanya di nikmati tanpa ada yang mengganggu mereka.


“ Kamu senang nggak.?” Tanya Keenan.


“ Senang banget.” Jawab Daisy mantap.


Begitu puas bermain berbagai macam wahana, sekarang tiba saatnya mereka pergi mencari restoran untuk makan malam. Dan kebetulan saat di perjalanan, Daisy menunjuk sebuah warung makan Padang, dia sudah lama melihat masakan Padang tapi belum pernah sekalipun mencobanya.


“ Kamu mau makan di warung.?” Tanya Keenan melirik Daisy.


“ Mau, kenapa nggak.?”


Sudah di putuskan, mereka akan pergi makan malam di warung makan Padang yang ada di pinggir jalan. Sebelumnya mereka memarkir mobil di area parkir yang cukup luas di seberang jalan.


Mereka turun dari mobil dan segera memasuki warung makan tersebut, ada berbagai macam menu yang tersedia. Keenan ingin Daisy mencoba semuanya, terutama sambal ijo yang paling terkenal enak di warung itu.


Tak lama berselang para pelayan datang membawa pesanan mereka, semua menu di hidangkan di atas meja sampai meja tersebut di penuhi oleh piring berisikan lauk pauk.


“ Silahkan di nikmati.” Seru pelayan tersebut.


“ Terima kasih mbak.” Ucap Daisy yang berhasil menggunakan bahasa Indonesia dengan baik.


__ADS_1


__ADS_2