Surga Di Bawah Telapak Kaki Suami

Surga Di Bawah Telapak Kaki Suami
Special Chapter 16


__ADS_3


Shanum sadar dari tidurnya dengan kedua mata yang terbuka dengan lebar, dia melihat di ruangan itu ada papa dan adiknya yang sedang terlelap. Ternyata mereka berdua yang menjaganya semalam, Shanum duduk di tempat tidur dengan tatapan tunduk ke bawah.


Gadis itu kembali mengingat semuanya dengan sangat jelas, lalu air matanya kembali mengalir. Muncul rasa takut yang luar biasa mengingat foto dirinya telah tersebar luas, dia juga merasa sangat marah pada Zacky. Dia yakin yang menyebarkan foto itu adalah Zacky, siapa lagi yang memiliki rekaman itu kalau bukan Zacky.


Shanum kemudian melepaskan tali infus di tangannya dengan hati-hati, lalu setelah itu dia turun dari tempat tidur dan meninggalkan ruangan tanpa sepengetahuan Arkana dan Lingga.


Di tengah malam yang sunyi Shanum berjalan menelusuri koridor rumah sakit, dia tidak takut meski saat itu tidak ada siapapun yang dia temui. Pikiran Shanum sedang kosong saat ini, dia tidak bisa menghentikan keinginannya untuk pergi dari rumah sakit.


Sementara itu di ruangan sebelumnya, tampak Lingga yang terbangun dari tidurnya saat dia merasa ingin buang air kecil. Lingga di buat terkejut setelah melihat tidak ada Shanum di tempat tidurnya.


Lingga ingin membangunkan Arkana dan memberitahu tentang Shanum, tapi dia mengurungkannya dan akan pergi mencari Shanum sendirian. Lingga segera keluar dari ruangan itu dan memilih jalan yang sekiranya di lewati oleh Shanum.


“ Kamu dimana kak.?” Benak Lingga terus berlari mengecek satu persatu tempat berharap ada Shanum disana.


Hampir setengah jam Lingga mencari Shanum, tapi dia tidak menemukan keberadaan gadis itu dimana pun. Saat Lingga berada di pelataran rumah sakit, dia mengecek ke taman dan juga tidak menemukannya.


Ketika Lingga mendongak ke atas, dia melihat ada seseorang yang duduk termenung di atas gedung rumah sakit. Perasaan Lingga langsung tidak enak di buatnya, dia takut jika yang di lihatnya barusan adalah Shanum.


Dengan cepat Lingga berlari menuju lantai atas, dia terus berdoa agar yang dia lihat adalah Shanum. Dan dia sangat berharap Shanum tidak melakukan sesuatu yang aneh di atas sana.


Sekarang Lingga sudah berada di atas, dan dia kembali melihat sosok gadis itu masih duduk di atas sana sendirian. Diam-diam Lingga mendekat, tapi gadis itu menoleh dan menyadari keberadaan Lingga di belakangnya.


“ Kamu ngapain disana kak? Ayo turun, kita kembali ke kamarmu. Kalau papa tahu dia pasti sangat khawatir.” Sahut Lingga berusaha membujuk Shanum.


“ Aku nggak mau, sekarang hidupku sudah hancur. Aku mau mati aja.” Balas Shanum tanpa menatap Lingga.


“ Kamu ngomong apa sih? Jangan bilang begitu, kami semua sayang sama kamu.” Sahut Lingga dengan ketus.

__ADS_1


“ Kamu nggak akan pernah ngerti aku Lingga.”


“ Sebenarnya ada apa? Masalah foto tadi siang? Papa sudah menyuruh orang untuk memblokir situsnya, dan dia juga sudah mencari pelakunya. Itu hanya editan kan? Kamu nggak perlu takut soal itu.”


Shanum menoleh dengan air mata yang berlinang, seketika itu Lingga paham dengan tatapan Shanum. Tubuh Lingga seakan tak kuasa menahannya, dia gemetar hebat dan ada perasaan emosi yang luar biasa dia rasakan saat ini.


“ Katakan siapa yang melakukannya? apa si brengsek Zacky itu yang sudah menyentuhmu.?” Tanya Lingga terdengar serius.


Shanum tidak bisa menjawab karena menangis sejadi-jadinya, tepat pada saat itu Lingga mendekat dan menarik Shanum ke dalam pelukannya. Akhirnya Shanum mau di ajak turun, tapi saat ini dia menangis hebat sampai membuat Lingga hampir menitihkan air mata juga.


“ Sialan kau Zacky, kakakku yang paling berharga, dia bahkan tidak pernah menangis seperti ini.” Benak Lingga begitu kesal.


Setelah Shanum merasa tenang, sekarang tiba waktunya mereka turun. Dan saat mereka tiba di kamar, ternyata Arkana sudah bangun dan terlihat terkejut dengan keadaan kamar yang kosong.


Lingga menjelaskan ke papanya bahwa dia dan Shanum hanya keluar mencari udara segar sebentar, tapi Arkana tidak bodoh karena dia melihat tali infus Shanum yang di lepas secara paksa.


“ Kami baik-baik aja pa, sekarang Shanum mau kembali istirahat.” Sahut Lingga dan akhirnya membuat Arkana segera memasang kembali tali infus Shanum.


Tok…tok…tok….


Suara ketukan pintu baru saja membuat Shanum menoleh, saat ini hanya ada dia di ruangan itu. Papanya pergi mengurus sesuatu, mamanya belum kembali datang dari rumah, sedangkan Lingga harus sekolah hari ini.


Pintu pun terkuak dan menunculkan seseorang yang tampak tidak asing di mata Shanum, gadis itu berjalan menghampiri Shanum dengan wajah sendu sambil memegang sesuatu.


“ Hai Shanum, kenalin aku Miya.” Ucap gadis itu sambil tersenyum ke arah Shanu.


“ Mau apa kamu datang kemari.?” Tanya Shanum ketus.


“ Aku hanya ingin menunjukkan sesuatu ke kamu.” Gadis itu mengeluarkan sesuatu dari amplop yang dia pegang, kemudian ada selembar foto yang dia tunjukkan ke Shanum saat itu.

__ADS_1


“ Apa maksudmu? Kenapa kau menunjukkan foto ini padaku.?” Tanya Shanum tidak mengerti.


“ Kamu sudah tahu kan kalau aku dan Zacky juga pernah menjalin hubungan, kau harus tahu kalau Zacky sangat suka gonta ganti pasangan. Dan hampir semua perempuan yang dekat dengannya pernah tidur dengan Zacky.”


“ Aku adalah salah satu yang pernah tidur dengannya, dan kau bisa lihat kalau sekarang aku sedang hamil anak Zacky.” Lanjut Miya sukses membuat Shanum terkejut bukan main.


“ Itu urusanmu, aku tidak ada hubungannya dengan kehamilanmu itu.” Balas Shanum mencoba untuk mengabaikannya.


“ Aku sudah meminta pertanggung jawaban Zacky, tapi dia menolak karena seseorang. Dia bilang kalau perempuan itu sudah merubah hidupnya, dan dia sangat mencintainya. Kamu tahu siapa perempuan itu? perempuan itu kamu Shanum.” Lontar Miya serasa membuat Shanum ingin meneteskan air matanya lagi.


“ Jadi kumohon, tolong pergi dari kehidupan Zacky. Dia harus bertanggung jawab atas perbuatannya padaku, anak yang ada di dalam kandunganku membutuhkan dia.” Lanjut Miya kemudian.


Miya sendiri merupakan seorang mahasiswa yang menjalin hubungan dengan Zacky karena suatu kecelakaan di jalan, Zacky menyelamatkannya dan berakhir menjadi hubungan yang sengaja di permainkan oleh Zacky.


“ Kamu nggak perlu takut, aku nggak akan kembali lagi sama dia. Kamu bebas memiliknya, jadi sekarang pergi dari sini.” Ucap Shanum sambil memutar tubuhnya membelakangi Miya.


Pintu kembali terkuak, dan ternyata Jingga sudah datang untuk menemani Shanum. Awalnya Jingga mengira kalau Miya adalah teman kelas Shanum yang datang menjenguknya, karena tak ada percakapan yang terjadi jadi Jingga tidak bisa mengetahui apapun dari gadis itu.


“ Kok kamu cuek banget sama teman kamu? “ Tanya Jingga melirik Shanum yang masih memutar tubuhnya menghadap ke arah jendela kamar.


“ Ma…,” Panggil Shanum lirih.


“ Iya sayang?”


“ Aku bisa pindah sekolah nggak.?”


“ Loh kenapa? di sekolah ada yang gangguin kamu?”


Shanum memutar tubuhnya dengan mata yang sembab, Jingga langsung mendekat dan mengajak Shanum untuk bicara dari hati ke hati. Sebagai sesama perempuan dia ingin memahami putrinya, dan dia juga ingin di berikan kepercayaan lebih.

__ADS_1


“ Kamu cerita sama mama, mama janji kalau mama sudah dengar cerita kamu, mama akan bantu kamu pindah dari sekolah itu.” Ucap Jingga sambil membelai lembut rambut Shanum.



__ADS_2