Terpaksa Menikah Dengan Calon Suami Kakakku

Terpaksa Menikah Dengan Calon Suami Kakakku
bab 247


__ADS_3

Roger langsung menghentikan video yang sudah diputar oleh Michaela itu dan langsung menutup laptopnya!


"Dari mana kamu dapat video ini? Ini editan, orang yang menginginkan kehancuran kita yang sudah melakukan ini," ucap Roger.


Video itu, video milik Michelle yang pernah dijadikan bukti atas perselingkuhan Jingga dengan Roger, video yang membuktikan bahwa Jingga tidak diculik dari hari pernikahannya dengan Aby melainkan Jingga sengaja pergi berlibur ke luar negeri bersama Roger. Pertanyaannya dari mana Michaela mendapatkan video itu padahal Michelle sudah memberikan video itu pada Abymana.


"Jangan terus menyalahkan orang lain, Mas," ucap Michaela.


"Itu tidak mungkin. Dari siapa kamu mendapatkan video itu?" ucap Jingga tidak percaya.


"Aku mau kalian menikah," ucap Michaela tanpa menjawab pertanyaan Roger dan Jingga.


"Itu hanya video bohongan, kami tidak bisa menikah," ucap Jingga.


Meski dalam hatinya ia mengakui video itu adalah benar adanya tapi dirinya tidak mungkin menikah dengan Roger karena saat ini Roger susah menikah dengan Michaela, ia tahu bahwa yang meminta mereka menikah adalah istri sah nya Roger tapi ia tahu Michaela pasti kesakitan dengan pernikahan itu.


"Kalian sudah berbuat dosa tapi tidak mau mempertanggungjawabkan atas apa yang kalian lakukan di masa lalu. Aku tidak bisa punya anak karena sudah merebut kamu dari Mas Roger," ucap Michaela.


"Bukan kamu yang merusak hubungan aku dengan Jingga. Aku yang salah, aku sudah menyelingkuhi kamu saat kamu di luar negeri. Aku dan Jingga tidak ada apa-apa lagi sekarang," ucap Roger.


"Sekarang tidak ada apa-apa tapi bagaimana dengan dulu? Apa yang sudah kalian lakukan ini sangat melewati batas, Mas. Kalian sudah melakukan hubungan yang tidak seharusnya dilakukan oleh orang berpakaian pokoknya aku mau kalian berdua menikah atau aku laporkan ini pada Mama agar Mama meminta kamu menikahi Jingga," ucap Michaela.


*********


Di kediaman Abymana.


"Haris adalah Ayah biologis kamu, Mawar," ucap Pak Mahendra.


"Lalu aku harus apa, Pa? Apa setelah ini Papa tidak akan menganggap aku sebagai anak lagi?" tanya Mawar tanpa ekspresi apa pun.


"Tidak, Mawar. Kamu tetap anak Papa, Papa sayang sama kamu," ucap Pak Mahendra.


"Kalau gitu untuk apa memberitahu aku tentang ini, seharusnya kalian semua tahu kalau ini tidak berarti apa-apa untukku," ucap Mawar.


"Maksud kami bukan seperti itu, Mawar. Kami hanya mencegah penyesalan yang mungkin akan datang di kemudian hari," ucap Michelle.


"Aku tidak akan pernah menyesal meski aku harus kehilangan laki-laki itu lagipula aku berharap laki-laki itu mati saat itu, saat aku menyerangnya," ucap Mawar lagi.


"Astaghfirullah, Mawar. Sudah, Nak sudah jangan biarkan dendam terus tumbuh dalam dirimu," ucapan Bu Ratna.


"Maafkan Mama, Mawar. Seandainya Mama tahu akan seperti ini akhirnya mungkin Mama tidak akan pernah men_sia-siakan kamu," ucap Bu Marisa.


"Aku mau istirahat, bisa kalian pergi dari sini?" ucap Mawar mengusir semua orang yang berada di tempat itu.


"Aku temani ya," ucap Aby.


"Memangnya kamu gak mau ke kantor lagi?" tanya Mawar.


"Aku mau sama kamu aja urusan kantor ada Dirga," ucap Aby.


"Terserah." Mawar berjalan memasuki kamarnya tanpa menoleh ke belakang sedikit pun.


"Hati-hati, jangan sampai harimau betina itu marah," bisik Michelle di telinga Aby.


"Ih, kamu sih ngapain ngasih tau Mawar tentang ini sekarang, hatinya masih panas," ucap Aby.

__ADS_1


"Kalau gitu dinginkan. Cepat sana," ucap Michelle lagi.


Aby pun langsung masuk ke dalam kamar dan tak lupa ia menutup pintunya lagi!


Setelah Aby masuk ke dalam kamarnya, Michelle pun berjalan menuju luar rumah itu!


"Michelle," ucap Pak Mahendra yang melihat Michelle sudah keluar dari rumah itu.


"Iya, Pak ada apa?" tanya Michelle setelah menghentikan langkahnya.


"Terima kasih, ya atas semua bantuan kamu," ucap Pak Mahendra.


Michelle tersenyum lalu mengangguk pelan.


"Bisa kita bicara sebentar?" tanya Pak Mahendra lagi.


"Boleh," jawab Michelle.


"Soal pembayaran jasa kamu," ucap Pak Mahendra.


"Semua gratis, saya melakukannya dengan ikhlas," ucap Michelle.


"Tapi, Michelle."


"Gak apa-apa, Pak. Saya permisi sekarang ya, masih ada yang harus saya kerjakan," ucap Michelle.


"Oh, ya silahkan. Terima kasih banyak Michelle."


Michelle hanya tersenyum menanggapi perkataan Pak Mahendra lalu ia segera pergi dari sana.


"Ada yang mengganggu hatimu?" tanya Aby.


"Tidak ada, aku hanya sedang lelah saja," ucap Mawar.


"Mau aku pijit?"


"Tidak, yang ada aku dipijat semuanya kalau tukang pijatnya kamu," ucap Mawar.


"Ya iyalah biar badan kamu enakkan," ucap Aby.


"Enakkan habis itu ringsek lagi karena dibajak sama kamu," ucap Mawar sembari merebahkan tubuhnya di tempat tidurnya.


Aby tersenyum lalu ikut merebahkan tubuhnya di samping Mawar!


Saat sudah merebahkan tubuhnya di samping Mawar, Aby memiringkan tubuhnya menghadap Mawar lalu memeluk sang istri! Begitu pun dengan Mawar yang kini sudah rebahan dengan posisi menyamping menghadap Aby, ia juga memeluk balik sang suami dengan erat, ia menyusupkan wajahnya pada ceruk leher Aby untuk mendapatkan ketenangan di sana.


"Mas apa aku salah kalau tidak mau menerima dia, aku tidak ingin mengenalnya, aku bahkan tidak pernah menginginkan kehadirannya," ucap Mawar dengan tetap pada posisinya.


"Tidak. Kamu berhak atas itu semua," sahut Abymana.


Mawar menangis, saat ini perasaannya hancur sampai ia sendiri tidak tahu seberapa hancurnya perasaannya.


"Menangislah Mawar, tumpahkan semua kesedihan kamu agar kamu bisa lebih tenang lagi. Kamu adalah wanita kuat, wanita yang pasti bisa, menghadapi semua cobaan dengan sabar," ucap Aby sembari mengelus pucuk kepala Mawar.


"Aku tidak tahu aku pernah melakukan kesalahan apa sehingga hidup aku seperti sedang dipermainkan, aku ingin protes, aku ingin marah tapi pada siapa aku melakukannya?" ucap Mawar disela tangisnya.

__ADS_1


"Pada Tuhanmu. Marahlah padanya dan jika ingin protes, protes padanya. Minta juga padanya kebahagiaan yang berlimpah, minta padanya semua yang kamu inginkan yang menurutmu dapat membuat hidup kamu bahagia," ucap Aby.


"Aku susah sering meminta padanya tapi doaku tidak pernah dikabulkan."


"Bukan tidak dikabulkan tapi belum dikabulkan, suatu saat kamu pasti akan mendapatkan apa yang kamu minta darinya," ucap Aby lagi.


*******


"Aku memang mencintai kamu tapi aku minta waktu untuk berpikir," ucap El.


"Berpikir apa lagi? Tidak kah cukup sepuluh hari kemarin?" tanya Fredy.


"Jujur aku takut. Takut apa yang terjadi pada papa kamu kelak akan kamu lakukan juga," ucap El lagi.


"Tolong, Eliandra, aku tulus sama kamu, aku cinta sama kamu," ucap Fredy memelas.


"Pergilah Fredy, aku ingin sendiri untuk beberapa hari saja, aku akan menelponmu jika aku rindu," ucap El lagi.


"Baiklah kalau itu yang kamu mau, aku akan pergi tapi aku akan selalu kembali untuk cintamu," ucap Fredy.


Fredy langsung pergi meninggalkan Eliandra di sana!


*********


Di restoran Roger.


"Kalian setuju menikah?" tanya Michaela pada Roger dan Jingga.


"Sayang, apa kamu yakin untuk ini?" tanya Roger.


"Aku yakin, Mas kalau tidak yakin tidak mungkin aku di sini membicarakan ini," ucap Michaela.


"Ini akan membuat kamu terluka, aku tidak bisa menyakiti kamu dengan menjadi istri kedua suamimu," ucap Jingga.


"Tolong Jingga, menikahlah dengan Mas Roger. Aku akan sangat bahagia jika kamu melahirkan anak Mas Roger," ucap Michaela pada Jingga.


"Lagipula kalian sudah melakukan hal diluar batas jadi, aku rasa gak ada salahnya melanjutkan hubungan yang sempat terhenti," ucap Michaela.


"Kalau itu mau kamu, aku bersedia menikah dan hamil anak Roger tapi setelah aku melahirkan aku ingin pergi," ucap Roger.


Michaela tersenyum, "aku akan melamar kamu pada orang tuamu langsung. Kalian akan menikah dan kita akan hidup bersama tidak ada yang boleh pergi terkecuali ajal yang memisahkan kita," ucap Michaela.


"Sayang, kamu apaan sih. Pernikahan bukan sebuah mainan tidak mungkin aku menikah dengan Jingga," ucap Roger.


"Tidak bisa menikahi tapi bisa menyetubuhi, bukankah itu lebih aneh? Setidaknya pertanggungjawabkan perbuatanmu dimasa lalu," ucap Michaela.


"Sampai sekarang Jingga masih lajang, aku tahu dia tidak berani membuka hati untuk laki-laki lain karena sadar dirinya sudah tidak suci lagi, aku tahu di dalam hatinya ada ketakutan yang begitu besar untuk memulai hubungan dengan laki-laki lain. Dia takut laki-laki itu tidak bisa menerima kenyataan bahwa dirinya sudah bukan lagi perawan, dia takut laki-laki itu menyakitinya lebih dari yang kamu lakukan, dia takut terluka karena cinta untuk yang kedua kalinya. Aku ini perempuan, aku tahu apa yang Jingga rasakan," sambung Michaela dengan air mata yang sudah membanjiri pipinya.


"Dalam waktu dekat ini, aku akan datang ke rumah orang tua Jingga dan aku akan melamar Jingga pada mereka," sambung Michaela lagi.


Sebenarnya saat pertama kali melihat video itu, Michaela langsung hancur dan kesakitan yang begitu dalam tapi dirinya sadar dirinya tidak boleh egois karena Jingga juga berhak bahagia, akhirnya ia meminta agar mereka menikah meski sebenarnya ada luka yang ia sembunyikan.


Ia tak ingin kehidupan rumah tangganya dibayang-bayangi oleh kesalahan masa lalu suaminya karena ia tahu masa lalu buruk hanya akan menimbulkan keresahan dalam hidup mereka.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2