
''Astaghfirullah!! Banyak amat bunda! Berarti.. kalau sekitar segitu 2.2 dikalikan dengan 15 belas orang sekitar 12.8 milyar satu orang Bunda! Astaghfirullah!! Kalian bukan lagi mengambil namanya! Tapi merampok!! Astaghfirullah ya Allah...''
Deg!
Deg!
Seluruh keluarga sepupu bunda Zizi terkesiap mendengar ucapan Annisa saat menyebut kan jumlah nominal uang yang mereka ambil selama tiga belas tahun ini.
Annisa Terkekeh sumbang, ''Waaauuwww... prok.. prok.. hebat! Sangat hebat! Kalian merampok Bunda Zizi dan ayahku sebanyak 12.8 milyar dalam masa tiga belas tahun lamanya?! Hahahaha... sungguh keluarga yang membagongkan! Mau duit tapi ngerampok orang lain! Kalau boleh saya tau, kalian apakan uang itu?! Bersenang-senang kah? Atau.. kalian jalan-jakan ke Singapore??? Atau ke Paris?! Secara jumlah uang itu begitu banyak loh...'' pancing Annisa lagi.
Sengaja untuk melihat reaksi beberapa orang di dalam sambungan ponsel miliknya dan Bunda Zizi.
__ADS_1
Annisa tertawa lagi melihat seluruh keluarga bunda Zizi wajahnya kini ketakutan setengah mati. Ada yang jatuh terduduk. Ada yang mengigil. Dan ada juga yang pura-pura pusing ingin keluar dan kabur. Tapi pergerakan mereka semua sudah terbaca oleh Tama dan Annisa.
Dengan segera Tama mengunci pintu itu dari luar, ia menyuruh seseorang untuk menguncinya. Hingga membuat semua yang ada disana terkulai lemas jatuh terduduk di lantai.
Bunda Zizi tersenyum sinis melihat seluruh keluarganya yang pura-pura sakit saat ketahuan berapa jumlah uang yang sudah mereka rampok selama hampir empat belas tahun ini.
Annisa berdiri menjulang dihadapan bunda Zizi yang saat ini sudah melepas sepupunya itu dengan kuat ke lantai hingga menimbulkan suara gaduh yang lumayan keras.
''Salah?? Ya salah. Kalian semua sangat bersalah padaku! Kalian sudah mengambil hakku dan suamiku!! Kembali kan! Aku butuh uang itu untuk mengobati Suami dan anakku butuh biaya banyak untuk sekolah.'' Potong bunda Zizi dengan cepat sebelum Mak Sasmita melanjutkan ucapan nya itu.
Annisa terkekeh lagi. Lagi dan lagi mereka semua pura pura sakit. Ini saatnya bagi Annisa untuk membalas semua orang yang sudah dibuat ayah dan bunda nya itu begitu menderita.
__ADS_1
''Saya tidak habis pikir dengan kalian semua. saat kalian ketahuan telah merampok harta saudara kalian yang super miskin ini, kok tiba-tiba kalian berubah menjadi sakit ya? Aneh aja gitu menurut saya! Yang kayak kalian itu ingin ngeles. Tapi nggak bisa. Karena sudah ketulungan yang punya uang tau kelakuan kalian! Ck. Kaya, tapi mengambil hak orang lain! Ingatlah wahai manusia serakah. Apa pun yang kamu ambil di dunia ini dengan cara paksa pada mereka hingga mereka berhutang dimana-mana, percayalah. Azab Allah itu nyata untuk kalian semua! Sebelum azab itu turun, sebaiknya kalian kembalikan segera uang itu yang berjumlah 12.8 milyar perorang nya. Jika kalian tidak bisa, maka aku akan melaporkan kalian atas kasus penipuan! Dan perampokan! Saya punya buktinya! Saya punya semua buktinya! Semua ini sudah terekam di dalam ponsel murah saya ini yang tidak sebanding dengan ponsel mahal kalian! Semuanya sudah ada disini!''
''Kembalikan hak ayah dan Bunda ku sekarang juga sebelum rekaman ini sampai ke meja polisi. Kalian tau kan apa akibatnya jika kalian sudah berurusan dengan hukum??''
Semuanya terdiam. ''Kalian akan di tuntut hukuman sepuluh tahun penjara dan denda lebih banyak lagi dari ini. Apa kalian siap?! Kalian jangan main-main dengan ucapan saya! Saya punya anggota yang bisa menjebloskan kalian ke penjara! Sebelum itu terjadi, kembalikan uang yang sudah kalian ambil secara paksa dari kedua orang tua Saya! Saya menunggunya 1x24 jam, di mulai dari sekarang!!''
Dddduuuuaaaaarrrrrrrrr...
💕💕💕💕
Noh, udah empat Bab yah? Jangan lupa like dan komen. Lempar kembang untuk Othor! Othor udah update sesuai dengan janji Othor! Jangan lupa ye? Othor tunggu!
__ADS_1
Kalau nggak, othor ngambek nih! 😒