
Seminggu berlalu.
Hari ini Annisa dan Tama akan pulang ke Medan bersama Mitha, Anto, dan kedua sahabatnya. Sedari subuh mereka sudah berada di perjalanan. Untuk rumah kediaman mereka, Tama sudah mencari sepasang suami istri yang dulu pernah ia tolong dan kini mereka lah yang menunggu rumah Annisa dan kedua sahabatnya selama lima tahun ini.
Cukup dua jam perjalanan Bandung Jakarta melalui rute jalan tol, kini mereka semua sudah tiba di bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta.
Mereka segera masuk ke dalam pesawat, karena pesawat yang mereka tuju akan segera lepas landas dari Bandara Halim Perdana Kesuma Jakarta menuju ke bandara Kuala Namu Medan.
Annisa, Sarah dan Mitha kembali menoleh ke belakang sebelum mereka masuk meninggalkan tempat yang selama ini mereka tinggali dan sering kali mereka lewati.
__ADS_1
Annisa dan kedua sahabatnya saling pandang dan tersenyum, "Let's go home in the Medan my friends!"
"Yes, come on!" sahut keduanya sambil tertawa dan mulai masuk ke dalam pesawat.
Cukup Dua jam lebih dua puluh menit mereka mengudara, kini ke enam orang dewasa dan tiga anak kecil itu sudah turun dari pesawat dan akan pulang ke rumah masing-masing.
"Kita berpisah disini ya Nis?" ucap Sarah pada Annisa yang kini sedsang memeluk keduanya dengan erat.
"Eits! Aku nggak loh ya! Aku maunya jadi guru di pesantren kita! Bagaimana pun tujuan pertama ku kuliah menjadi guru ya untuk ini. Semoga Ustadzah Hanim masih menerima murid bandal sepertiku ini." Ucap Mitha sedikit mendrama.
__ADS_1
Sarah dan Annisa tersenyum saat mendengar ucapan Mutia. "Ya sudah, hati-hati di jalan dan kalau sudah sampai segera kabari aku, ya? Hem.. bakalan kangen deh sama kalian berdua?" ucap Annisa sambil memeluk erat tubuh kedua sahabatnya.
Kini giliran si kembar yang berpamitan dengan kedua onti nya itu. "Onti ndak mau tinggal lagi ya sama kami berdua? Kami nakal ya? Makanya Onti ndak ingin tinggal lagi bersama kami berdua?" tanya Tania pada Sarah dan Mutia.
Kedua sahabat Annisa itu pun mendadak sedih karena harus berpisah dari kedua anak asuh mereka selama lima tahun ini.
"Maaf sayang.. Tugas Onti dalam menjaga kalian berdua telah selesai. Seperti yang Onti bilang dulu. Kalau papi Tama sudah menjemput kalian berdua, berarti kalin berdua harus ikut sama papi. Tapi.. Kalau kalian ingin ketemu dan main lagi sama onti Tia dan Onti ara, boleh kok. Bilang aja sama Mami Annisa. Nanti Mami yang akan menghubungi Onti untuk bertemu dengan Kalian berdua. Ya? Jangan menagis. Kita masih bisa bertemu kok. Untuk sekarang, onti Tia dan onti Ara harus pulang dulu kerumah kami. Ya sayang ya? Jangan nakal! Selalu dengar apa yang mami dan Papi katakan, hem? Onti pamit. Assalamu'alaikum.." Tia berlari meninggalkan kedua bocah yang dulu selalu mereka rawat selama lima tahun ini.
Annisa hanya bisa mendiamkan mereka saat ini. Mereka pulang kerumah dengan hati yang lara karena orang yang selama ini mengurus si kembar dari bayi sudah kembali ke tempat mereka masing-masing. Yaitu keluarga mereka.
__ADS_1
Otw flashback salah paaham ye?