Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 1: derita alesya


__ADS_3


Bagaimanapun menderitanya seseorang, pasti Tuhan siapan penolong yang baik untuknya :>


 


Alesya callista,kerap sekali disapa dengan panggilan asya sosok anak yang Tangguh dan


periang, tidak pernah putus asa dalam menjalani kehidupannya, meskipun dirinya


sudah ditinggalkan oleh kedua orantuanya sejak kecil, namun itu tidak membuat


dirinya patah semangat untuk hidup, alesya saat ini tinggal dengan dirumah om


dan tantenya, adik dari ibunya, sejak berusia 6 tahun aleysa ditinggalkan kedua


orantuanya sejak saat itu juga ia tinggal dengan keluarga tantenya, sungguh


sangat asing baginya waktu pertama kali masuk kedalam keluarga itu, namun mau


tidak mau alesya harus tinggal dirumah itu, karna tidak ada lagi kerabatnya


yang lain selain tantenya.


Alesya mempunyai sepupu kembar yang umurnya berpaut satu tahun dengan alesya, Namanya


nika dan naka, perlakuan mnereka sungguh tidak bisa disebut saudara, mereka


selalu saja mempunyai alasan untuk membuat alesya dimarahi oleh haura. Sungguh


miris nasib yang dialami oleh alesya, seharusnya anak seusia dirinya menikmati


masa-masa sekolah yang menyenangkan kini harus menjalani kehidupan yang nuruk.


Sekarang, usia alesya sudah hamper menginjak 18 tahun, dan sudah dewasa seperti


kebanyakan anak lainnya, alesya bertumbuh dengan baik, mempunyai wajah yang


cantik putih alami, dan postur tubuh yang sangat ideal idaman semua Wanita


seumurannya, namun saying nasib alesya tidak sebaik wajahnya.


“alesyaa…. Cepat ambilkan baju sekolahku nanti aku bisa terlat!” teriak nika dengan lantang


memanggil asya dari kamarnya


“alesya.. kemana kau buat sweeter yang bar uku beli kemarin haa!” teriak naka yang juga


memanggil asya dengan suara yang tidak kalah dari saudaranya


Dengan cepat


asya berlari menuju kearah kamar sepupunya, “ ada apa nika,naka?” tanya asya


dengan ketakutan, mereka selalu saja memperlakukan asya seperti itu


“ada apa..ada apa, apa kau tidak bisa melihat kami mau berangkat kesekolah tapi bajuku dan


sweeter naka tidak terlihat, apa kau sengaja ingin membuat kami telat seperti


dirmu!!” kata nika dengan angkuh memarahi asya


“ ma..maafkan aku nika, tapi aku sudah menyiapkan semua keperluan kalian dilemari milik


kalian masing-masing” kata asya dengan suara yang sangat kecil karena takut dia


akan kena amukan sepupunya


“ambilkan cepat, aku mau berangkat” kata nika dan dengan cepat asya melangkah menuju


lemari milik mereka berdua dan mengambilkan apa yang diperintahkan sepupunya


“dasar lamban!” cebik naka sambal menarik baju miliknya yang ada ditangan asya


Dengan hati yang menahan sesak, asya keluar dari kamar nika dan naka sambal menundukkan

__ADS_1


kepalanya, ia harus terlihat tegar untuk menutupi kesedihan dihatinya,


“ma..pa.. asya boleh ikut kalian gak?? Asya capek gini terus sama mereka ma” asya


bergumam sendiri dalam kamarnya, tidak bisa dibendungi lagi airmata yang ia


tahan sejak tadi


******


Disekolah,


asya terlihat sangat riang, selalu tersenyum dengan teman-teman yang


menyapanya, sikap ramah yang ia miliki membuat semua orang tertarik untuk dekat


dengannya, tidak terkecuali garvin siswa popular disekolah mereka, banyak


cewek-cwek sekolah asya yang menyukai dia,namun saying garvin hanya mau dengan


asya


Garvin


sendiri adalah sosok laki-laki yang baik, dan sering tampil disekolah karna


kepintaran yang ia miliki serta selalu ikut dalam organisasi disekolahnya, tapi


saying asya selalu menolaknya jika ingin mendekat.


“sya kamu tau


ga?tadi tuh sepupu kamu jalan sama garvin tau” kata chole sahabat asya yang


selalu menempel padanya, mereka sudah lama berteman sejak duduk dibangku kelas


1 SMP, yang kebetulan mereka satu meja saat iru


“ohhh.. trus


urusannya sama akua pa chlo?” tanya asya dengan cuek, ia mals berurusan dengan


dirinya tidak pantas disekolah jangan


“kamu gak


cemburu sya?’ tanya chloe lagi yang penasaran dengan sahabatnya kenapa tidak


mau menerima garvin, secara garvin anak yang baik dan sangat banyak yang


mengidamkannya


“cemburu


gimana chlo? Udah deh jangan bahas dia lagi, kan aku udah bilang aku gak suka


sama garvin paham kan??” tanya asya mulai kesal dengan pertanyaan sahabatnya


yang selalu membahas tentang garvin lagi dan lagi


‘iya iya map


deh kalua gitu” kata chloe dengan bibir mayun karna ia mendapat ocehan dari


sahabatnya


“kamu sih,


kan aku udah sering bilang, kalau aku ga suka sama dia chlo, harus berapa kali


sih aku bilang sama kamu?” kata asya dan memilih untuk meninggalkan chloe yang


masih setia duduk dikursi taman itu


“asya tunggu

__ADS_1


ihh.. kok malah main tinggal sih” sewot chloe dengan berlari menyusul asya yang


tidak jauh didepannya


Didalam


kelas, seperti biasa asya selalu menjadi siswa yang susah mengerti akan


pelajaran, namun ia tetap berusaha mendengarkan penjelasan gurunya meskipun


otaknya tidak merespon, tapi itulah asya tidak mau putus asa jika ia tidak tau


makai a akan bertanya kepada guru atau temennya yang lebih mengerti


*****


Sepulang


sekolah, chloe mengajak asya untuk menemaninya keliuar sebentar, namun dengan


cepat asya menolaknya karna ia tau tantenya akan memarahinya jika sempat tau


dirinya keluar rumah dan tidak meminta ijin, minta ijin aja gak dikasih yakan


“maaf ya chole, bukannya aku gak mau nemenin kamu, tapi kamu kan tau sendiri gimana


tante aku” kata asya dengan iba, ia juga sangat ingin menemani sahabatnya itu


sekalgius untuk cuci mata, tapi bagaimana lagi asya bukan asya 13 tahun yang


lalu, yang mana ia bisa melakukan apa saja yang ia mau tanpa memikirkan yang


lainnya


“ ya sudah,


gak papa kok sya, lain kali kan kamu bisa temenin aku” kata chloe yang sebenarnya


ia juga sangat ingin mengajak asya sekedar bermain berdua


“iya chloe,


sekali lagi maaf ya. Aku duluan kalua gitu” kata asya pamit kepada sahabatnya


itu, namun tiba-tiba garvin dating dan menghentikan Langkah asya dengan cepat


“sya tunggu, aku antar kamu pulang yah” tawar garvin dengan meraih tangan asya


“maaf vin, aku gak bisa. Aku pulang naik gojek aja,” kata asya menolak halus ajakan


garvin, bukannya tidak mau tapi asya Cuma tidak ingin menambah masalah


dirumahnya jika sampai nika ataupun naka mengetahui bahwa dirinya di antar oleh


garvin


“ tapi sya, seklai ini aja boleh ya aku anterin kamu” kata garvin lagi yang mencoba untuk


mendekati asya lagi


“maaf ya vin, aku bukannya gak mau tapi aku takut jika sepupuku tau kamu anterin aku kerumah”


kata asya menjelaskan agar garvin tidak salah paham padanya


“gak papa kok sya, nanti aku turunin kamu depan gang rumah kamu, gak nyampe gerbang kamu kok”


kata garvin lagi-lagi iya tidak ingin membuang kesempatan untuk berduaan dengan


asya


“ udah sya terima aja, toh juga sepupu kamu gak ada disini lagi, kan nanti turunnya juga


depan gang” kata chloe yang melihat asya kebingungan menjawab ajakan garvin


next

__ADS_1


othor buka novel baru yang tak kalah seru nih, jangan lupa mam[ir dan berikan komentarmu yakk


love you readers:>


__ADS_2