Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 83, Dibalik Layar


__ADS_3

Semua sudah terkumpul dan aman, tidak ada yang bisa menahannya lagi, sekarang harus tuntas dan selesai.dan mereka yang memulai ini semua, tidak mudah untuk menghentikannya, dan apapun yang menjadi hasil dan konsekuensinya sudah menjadi bagian dari, bukan masalah dendam atau apa, hanya saja aku tidak suka dihusik seperti itu


~Aland Chevalier


"haii Chloe, udah lama nunggu ya, maaf ya" kata Asya saat melihat sahabatnya sudah duduk disana bersama Darrec dan asik menikmati cemilan dan bersenggawa satu sama lain, Chloe yang melihat kedatangan sahabatnya langsung bahagia karena bersyukur bahwa sahabatnya masih keselamatan kejadian pasca waktu itu


"iya gapapa kok beb, santai aja lagipula ada Darrec yang menemaniku, tidak lama hanya lima belas menit lalu" ucap gadis itu dan memeluk Asya dengan erat, sampai-sampai Al melepaskan langsungnya karna takut anaknya di perut mamanya


"hati-hati ggadis bar-bar, kau menyakiti anaku disini" ucap Al dan Asya untuk mempersilahkan tamu dan istrinya duduk kembali, nanti mereka akan menghabiskan waktu bersama


"santai aja dong om, jagan kata asistenmu itu, ya bos dan asisten memang tidak jauh beda bukan?"ucap Chloe mencibir Al dan Vin yang tidak ada disana, jika pria itu ada disana bisa-bisa mereka adu mulut bersama dan pasti tidak ada yang mau mengalah


"hahahha, jangan seperti itu dengan abangku Chloe, begitupun dia adalah yang terbaik untukku" kata Asya seolah cemberut karna abangnya sendiri dikatain seperti itu, tapi tidak salah sih, itu fakta yang harus bukan??


"eh abang kemana mas?"Asya menyadari kalau Vin tidak ikut bersama mereka, tadi bertanya itu masih ada disini, tapi mengapa tiba-tiba sudah pergi saja, membuat Asya berfikir yang tidak-tidak, apa itu yaa??


"tadi dia katanya mau pergi Sya, tapi gak tau mau kemana, dia terlalu kulkas untuk aku yang mudah batuk" kata Chloe membuat Asya tertawa akan kata-kata alay sahabatnya, namun lain dnegan Darrec, pria itu malah tertarik dengan Chloe daritutur katanya yang suka bercanda dan blak-blakan, itu artinya Chloe gadis yang tampil apa adanya dan tidak munafik


"mungkin dia kekntor untuk mengurus pekerjaannya terlebih dahulu atau mungkindia ingin bertemu dengan kekasihnya, mungkin saja bukan?'kata Al ngawur dan asal ceplos saja, namun siapa sangka mereka yang mendengarnya percaya saja dengan ucapan Al

__ADS_1


"masa ia om?, apa pria seperti itu ada yang menyukainya?" tanya Chloe dengan mencibir Vin secara tidak langsung, karna pria itu tidak ada disana, Chloe menahan sesuatu dihatinya, mungkin dia bisa berkata seperti itu, namun jauh dalam hatinya, ia mengagumi Vin dan mungkin menyukai pria dingin itu


what.... the heal, Chloe menyukai pria sedingin itu?, dia tidak mau sepeti Asya, menikahi pria dingin, apa jadinya rumah tangga mereka nanti, bisa-bisa tiap hari diisi dnegan suara Chloe saja


"mengapa tidak Chloe, gitu-gitu Vin banyak diincar wanita musang diluar sana" ucap Darrec membenarkan ucapan Al bahwa Vin menjadi incaran banyak wanita diluar sana


"ku kira dia akan menjomblo seumur hidup" kata Chloe tertawa diiringi gelak tawa Darrec dan Asya, sedangkan Al ingin tertawa namun ia urungkan karna harus menjaga imagenya menjadi pria yang ditakutkkan, dimana pun, masa hanya mendengar ocehan receh itu dirinya ikut tertawa


sedangkan ditempat lain, Vin baru saja tiba di lokasi yang ia tuju dan lokasi itu cukup jauh dari tepatnya Vila Darrec, Vin melangkahkan kakinya dan menapaki setiap jalan, yang mennurutunya terlalu susah karna menggunakan sepatu pantofel miliknya, 


kawasan itu sangat sepi dan jauh dari lingkungan masyarakat, namun bukan tempat yang menyeramkan atau gelap, melainkan sebuah bangunan mewah dengan gaya dan unsur seperti bangunan romawi kuno, jika dilihat dari luar sangat terlihat bangunan tua namun, baru satu langkah masuk kedalam mata akan dimanjakan dengan kemewahan dan banyaknya alat-alat vanggih disana


pria itu melangkahkan kakinya dan menuju ruangan paling atas bangunan itu, ruangan yang biasa ia pakai kalau sudah berkunjung kelokasi, ruangan yang banyak rahasia dan menyimpan banyak pengalaman berharga untuk Vin


"tuan, apa kabar, sudah lama tidak bertemu" ucap salah satu pengawal disana dengan hormat dan sopan kepada Vin, pria itu masih menampilkan wajah dingin dan datar


"kabar baik, kalian bagaimana, dimana michael?" tanya Vin, ia bertanya salah satu anak buahnya yang paling ia andalakan dalam hal apapun, michael, pria yang juga bekerja dibawah Al  dan membuat semuanya menjadi lebih mudah karena kemampuan dan skill yang ia punya mampu mengoperasikan alat-alat komputer tanpa hambatan


"dia ada  didalam tuan, kami sedang menyelesaikan sedikit kekacauan disini" ucap pengawal itu sambil menunjukkan beberapa kabel komputer yang putus mungkin karena kesalahan teknisi

__ADS_1


"baiklah, kalian lanjutkan aku akan menemui michael dulu" ucap Vin dan diangguki pengawal itu, orang-orang yang tinggal disana hanya sedikit, hanya yang bekerja didalam naungan ahli alat canggih, dan juga rang keperayaan dan bisa diandalkan, 


beberapa juga ada yang mengurus bangunan itu dan menjadi pelayan disana, namun tidak banyak hanya beberapa wanita paruh baya, itu pun semuanya adalah pelayan yang dulu dipakai keluarga Al dirumahnya, sehingga memutuskan mengabdikan hidupnya untuk tuan muda mereka


"heii broo, apa kabar mu?, lama tak berjumpa dan kau semakin tua saja" ucap Vin saat masuk kedalam ruangan yang dikatakan oleh pengawal tadi, seorang pria terlihat fokus kelayar monitor miliknya dan tidak memperhatikan siapa yang datang dan menyapana


"heiii Vin pria dingin keras kepala, untuk apa kau datang kemari man, bukankah disana lebih mnyenangkan melihat banyak wanita, huhhhh aku menginginkannya" ucap michael panjang lebar dan mereka berpeluka melepas rindu wkkwwk


"tidak ada yang menarik Mic, hanya saja kau akan bertemu dnegan wanita gila harta dan kekuasaan, mungkin wanita gila juga ada hahahhahah" ucap Vin dan langsung duduk disamping Michael, pria itu mengambil minuman yang tersedia disana, sangat lengkap dan nyaman


"bagaimana?, apa sudah ada info lengkap tentang siapa yang memantu mereka dibelakang" tanya Vin dan melihat komputer yang masih menyala disana, banyak data dan hal yang ia ketahui, karna pada dasarnya itu pekerjaan mereka, hanya beda tempat saja


"banyak sangat banyak Vin, aku saja tidak percaya mereka bertemu dan keal dari mana" ucap Michael dan memberikan data dari kompuetr untuk dilihat oleh Vin


"hahahhaha,, manusia bodoh ini, mengapa asih ingin berurusan dnegan Al, apa mereka tidak puas dengan apa yang Al berikan?" kata Vin saat mengetahui siapa yang mendukung bahkan memberikan informasi tenang adiknya kepada Freya, dan ternyata itu ada hubungannya dengan keluarga Burke, Haura dan Frans


next


jangan lupa like, komen,dan favorite kalian ya readers😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2