
Tidak bisa mengatakan apapun lagi, semua terasa cepat dan tidak bisa dihentikan, saya merasa hiduoku berwarna, mendengar suara tangisan dan senyuman dari bibir mungil mereka, aku bahagia.malaikat kecil yang aku tunggu cukup lama
~Alesya Chevalier
Hallon reader ku, othro selesai ujian nih, doain ya biar memuaskan dan baik, biar yang lain ga ngulang cmiww❤❤
Seteleah tiga hari kerja Asya, akhirnya mereka akan pulang semuanya tidak sabaran lagi menunggu kedatangan bayi kembar kerumah mereka, bahkan Agatha dan Chloe sudah mempersipkan semuanya untuk menyambut mereka
Al membantu istrinya untuk berdii, sedangkan Vin dan Dar membantu membawa bayi kembar, mereka dikawawal oleh pengawal untuk pulang kerumah, sengaja Chloe dan Agatha tidak ikut untuk mempersiapkan semuanya dirumah
"Al kau gendong saja istrimu, panggang jika jalan sendiri masuk kemobil" ucap Alfred dan diangguki oleh Al, dia mengangkat istrinya untuk masuk ke dalam mobil, ia juga dengan hati dan meletakkan Asya pelan pelan ke dalam mobil
"kalian belakang saja, tidak mungkin kita semua satu mobil, panggang bayi kembar" ucap Alfred kepada dua pria tua yang menjadi asisten bayi kembar
"baiklah" ucap Vin dan masuk ke dalam mobil yang ada di belakang mereka, semuanya sudah siap dan mereka melaju untuk pulang kerumah
sementara dirumah Al, Agatha dan Chloe masih sibuk untuk mendekor kamar serta mendekor rumah Al, mereka dengan cekatan dan dibantu oleh beberapa pelayan yang ada disana
"bagimana menurutmu Chloe, tante rasa ini cukup baik" ucap Agatha bertanya kepda Chloe, dan gadis itu mengngguk setuju, smeuanya sudah selesai
"bawakan kuenya kesini, aku akan menelfon om Alfred dulu biar tau mereka sudah berangkat atau belum"ucap Agatha dan dengan cepat pelayan itu kedapur, mengambil kue yang sduah mereka buat susah payah hanya untuk menyambut kedatangan bayi kembar
almar baby twins sudah rapi, dua boks bayi dan masing-masing dnegan warna yang cocok untuk laki-laki dan perempuan, begitu juga almari untuk barang baby twins, mulai dari mainan, baju, dan yang lainnya, semua diatur oleh dua wanita yang tinggal di rumah itu
__ADS_1
sengaja mereka membeli barang berwarna pink dan brown, untuk abang twins yang berwarna brown, dan yang pink untuk adeknya, padahal mereka belum tau jika baby twins akan menyukainya
ketika Agatha kabar dari suaminya bahwa mereka berada di luar gerbang, dnegan cepat wanita itu ada di sana smeua pengawal dan pelayan untuk berdiri dari pintu sampai tangga, bahkan ada yang berdiri sampai ke ruang makan, begitu banyak pelayan, padahal awal mereka pindah kerumah itu tidak ada pelayan hanya ada penjaga
"jangan ada yang heboh, biarkan mereka masuk dulu dan melihat karya tangan kita" ucap Agatha yang tidak sabaran lagi, ia ingin cucunya dan ingin membawa bayi kembar
tiba Al dan Asya diluar, dnegan cepat penjaga membukanya dan mereka semua berteriak mengucapkan selamat datang, padahl awal dan suasana Agatha ssudah memberi peringatan
"jangan keras, bayi kembar lagi tidur" ucap Vin dan berjalan melewati semuanya dan mendekati kekasihnya, ia melihat Chloe dan tersenyum kepada kekasihnya, memberikan bayi kembar Chloe, begitu juga Dar yang menyerahkan bayi kembar kepada omanya
"selamat ya tuan,nyonya, semoga menjadi keluarga yang damai dan jauh dari hal yang tidak baik" ucap kepala pelaya dan diangguki oleh Asya, mereka tersenyum dan memeluk Asya dnegan sayang, mereka sangat bersyukur mendapat tuan seperti Al dan Asya
"terimakasih bibi, kalian sangat baik pada Asya" ucap Asya dan mereka melanjutkan acara dnegan baby twins todur digendongan untynya dan omannya
"terimakasih tuan"ucap Vin dan membuat orang yang ada disana tertawa, melihat Vin yang merasa jika dirinya juga libur, padahl itu hanya untuk yang lain, membuat dirinya terkejut
"kau tidak ada libur Vin, jaga keponakanmu" ucap Al membuat suasana kembali tertawa, mereka tidak menyangka jika Al yang dingin dan datar bisa juga ngelawak, sungguh sesuatu yang hanya terjadi sekali ini saja
"kau curang Al, padahal kau bisa menjaga mereka" ucap Vin sambil mendegus kesal, ia tidak menyangka Al akan membuat dirinya menjadi babu bahkan beby sister untuk ponakannya
"sabar kak, itu memang cocok untuk kak Vin" cap Chloe tersenyum jahil, bahkan masih membuat kekasihnya kesal meskipun Vin ingin dirinya mendapat bekingan
"ia bang, ganti profesi jadi pengawal ponakan sendiri, bersama Dar. biarkan Mic yang mengganti abang di kantor" ucap Asya yang juga menggoda abangnya, jarang dijadikan bahan lelucon
__ADS_1
"enak saja, biarkan Mic yang mnejadi guard ponakanku ini" ucap Vin tidak mau kalah membuat Mic yang tadinya sudah senang menjadi kisut kembali, tidak sesuai harapan
"nanti aku putuskan Vin" ucap Al dan merka tertawa, kebahagiaan mereka seperti ini saja sudah sangat sempurna, tidak lagi ada hal yang harus ditakutkan, semoga saja bahagia mereka tidak hanya hari ini, namun di hari berikutnya juga
"kami keatas dulu kalau begitu, istriku pasti kelelahan melihat tawa kalian ini" uucap Al dan membawa Asya untuk naik keatas, begitu juga dengan Chloe dan Agatha yang ikut naik membawa baby twins agar bisa beristitrahat bersama mommynya dikamar
"makasih bibi, Chloe" ucap Asya dan melihat baby twins tidur disampingnya, tumben sekali anak anaknya tidak rewel, padahal tiga hari di rumah sakit, mmebuat semua orang kewalahan mengurusnya
"kami kebawah lagi ya sayang" ucap Agatha dan diangguki oleh Asya, kedua wanita itu kembali turun, menikmati pesta mereka mungkin akan berlangsung sampai malam nanti
"Chloe, tidak ada rencana untuk menikah seperti Asya, nak?" tanya Agatha saat mereka turun tangga untuk kembali bersama yang lainnya
"belum tau tan, Chloe masih memikirkan kuliah Chloe" ucap gadis itu dengan malu malu, ia tidak tau harus menjawab apa, ia belum memikirkan sampai kesana, untuk menikah padahal umurnya masih sangat muda, meskipun Vin sudah lumayan matang untuk menikah
"kalau kamu masih memikirkan kuliah, kan bisa menikaah dulu baru lanjutkan sekolahmu, daripada Vin diembat orang lain, banyak yang mengicar pria sepertinya. lagipula kalian boleh jangan punya anak dulu, misalnya sampai kamu lulus kuliah" ucap Agatha memberi saran
dan benar adannya yang ia katakan itu, bisa saja karna Vin sudah layak menikah dan menemukan wanita yang cocok, bisa saja ia goyah dengan hatinya, ayolohh Chloe over thinking tuhh
"nanti akan kami bahas tante, Chloe juga tidak mau itu terjadi" ucap Chloe yang mulai takut jika yang dipikirannya terjadi, padahal sudah tentu itu tidak akan terjadi untuk Vin pria itu bucin akut pada dirinya. namun yang namanya wanita ya begitu
next
jangan lupa like,komen,dan favorit kalian readers
__ADS_1
othor ada novel baru loh, tapi belum othor up. besok mungkin othor bakal spoiler disini dan langsung up😍😍