Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 29, selembar kisah masalalu


__ADS_3

Bukan karna ingin menutupi apa yang terjadii denganku, hanya saja aku berpikir tidak ada orang lain yang


pantas untuk mengetahuinya selain diriku sendiri


~Aland Chevalier


Hari ini adalah hari dimana


aland harus kekantor, karan hari untuk bersenang-senangnya sudah selesai,


dengan malasnya aland mencoba mengulurkan kakinya untuk turun dari ranjang


empuknya dan menuju kamar mandi, sementara asya sibuk dengan peralatan dapur


yang menjadi teman pagi harinya


“huammm…. Sebenarnya aku terlalu


malas untuk bekerja, tapi ini sudah menjadi tugasku arghh..” monolog aland


dikamar amndi, dan mulai menyalakan shower untuk membasahi tubuhnya


Sedangkan diluar, asya


mempersiapkan baju kantor yang akan dipakai oleh aland hari ini, asya sudah


memikirkan bagaimana ia akan melakukan yang terbaik untuk aland, gadis itu


tidak ingin membuat pria yang sudah memberinya tumpangan hidup menjadi marah


atau benci padanya


“ap aini cocok untuk om aland?”


tanya asya pada dirinya sendiri, namun belum juga ia mendapat jawaban tubuhnya


sudah merasa dingin dibelakang, aland yang baru saja selesai dengan ritual


amndinya melhat gadis lugu sedang menyiapkan perlengkapannya


“itu sudah cocok” kata aland dan


tangannya menjalar dibagian depan asya, dengan lihai aland langsung membuka


kancing piyama yang menutupi tubuh gadis itu sampai memperlihatkan kulit mulus


dan squishi yang menjadi kesukaannya


“om lepaskan aku, om pakailah


ini” kata asya mencoba untuk menghindar dan langsung melemparkan satu stel baju


milik aland


“kau sudah berani gadis kecil”


kata aland namun terbesit dibibirnya senyuman yang menandakan bahwa dirinya tidak


marah, melainkan tersenyum senang


“om terlalu mesum” kata asya


ttertawa dan berlalu keluar dari kamar itu, asya bisa merasakan tawa seperti


ini setelah sekian lama selalu menangis


Akhirnya mereka berdua menikmati


sarapan paginya, namun lagi-lagi ada saja yang membuat suasana pagi hari


terlihat buruk, baru saja asya mau melayani aland tiba-tiba saja pintu


apartemen mereka diketuk dari luar, menandakan ada orang yang berkunjung


“aku akan membukanya, kamu


lanjutkan saja” kata aland dan diangguki oleh gadis itu, ia Kembali


mengambilkan sarapan yang tersedia dimeja


Aland yang berjalan menuju pintu


langsung membukanya, ia ingin tau siapa yang sudah berani menganggu waktu

__ADS_1


sarapannya dengan gadis lugu itu, dengan mata yang tajam dan wajah datar, aland


menatap siapa yang datang, dan etrnyata itu adalah asistennya vin


“untuk apa kau kemari!?” tanya


aland dengan wajah datar dan langsung berlalu meninggalkan vin yang tersenyum


cenggir tanpa rasa bersoda wkwkww dosa maksudnya


“saya ingin menjemput tuan,


sekaligus mencicipi masakan gadis lugu yang tuan pelihara hahaha” kata vin


dnegan tertawa mengejek aland, namun sedetik kemudian vin langsung terdiam


karna melihan tuannya yang menatapnya dnegan tatapan melotot hampir copot dari


matanya


“kak vin, kenapa barudatang


sekarang, aku merindukanmu” kata asya langsung berhambur kepelukan vin dan


memeluk erat pria itu, sedangkan vin tersenyum Bahagia melihat asya yang


terlihat Bahagia dengan kedatangannya disana


“apa kabar gadis lugu?” tanya


vin dnegan tersenyum dan mengacak rambut asya dengan tertawa, seolah


mengingatkannya dnegan adik perempuannya yang kecil dan ia tinggalkan dalam


waktu lama, hingga saat ini tidak pernah vin temui lagi ataupun mendnegar


kabarnya


“asya baik kak, ayo sarapan


bersama, kak vin pasti belum sarapan” kata asya tanpa mempedulikan aand lagi


yang menatapnya dnegan kesal, bisa-bisanya gadis itu tidak menganggapnya lagi


“kamu tau apa yang kakak ingikan


gadis ini senang bertemu denganku tuan


“heii.. apa kalian disini ingin


kulempar keluar jendela!” kata aland dan seketika keduanya sadar, dan saling


menatap,tau apa yang ada dalam pikiran masing-masing


Akhirnya mereka bertiga


menikmati makanannya tanpa suara sedikitpun, hanya ada sendok yang berdentang


dan kesunyian yang melanda wkwkw


“kami pergii dulu, jangan


kemana-mana, atau aku akan memotong kakimu!!” kata aland dan diangguki oleh


asya, gadis itu bukannya takut malah tertawa mendengar aland berkata demikian


Dengan melaju selama dua puluh


menit, pemilik perusahaan itu telah sampai dengan asistennya yang selalu berada


dibelakangnya, keduanya dengan  gaya cool


dan berwibawa masuk dengan tegas dan membuat semua karyawan menunduk hormat


“vin, ikutlah keruanganku, aku


ingin mengatakan sesuatu!’ kata aland dan diangguki oleh asistennya itu,


keduanya menuju ruangan milik presedir itu


“ada apa tuan?” tanya vin dnegan


sopan, takut menyinggung tuannya yang sensitive itu 😊

__ADS_1


“aku ingin kau menyelidiki


perusahaan ini, bukankah ini adalah perusahaan yang pernah bekerja sama dengan


kita?” tanya aland dan memberikan berkas berisi nama perusahaan dan siapa


pemilik perusahaan itu


“aku ingin kau menyelidikinya


dengan cepat, jangan bertele-tele, dan kau selidiki siapa orang tua gadis lugu


itu, aku merasakan jika gadis itu pernah bertemu dneganku sebelumnya namun aku


tidak yakin” kata aland dan diangguki oleh vin, pria itu mengambil berkas yag


diberikan oleh vin dan keluar dari ruangan itu,


Namun bukannya keruangannya, vin


malah maninggalkan perusahaan itu dengan terlebih daj=hulu pamit kepada aland


Sepeninggalan vin, aland terdiam


cukup lama, pria itu seolah memikirkan sesuatu namun tidak ada yang tau apa


itu, aland mengingat-ingat dimana ia pernah melihat gadis seperti asya,


polos,ceria dan baik hati, dan jangan lupa gadis itu lugu


“apa aku hanya halusinasi saja?”


tanya alnd namun lagi-lagi pikirannya seolah teringat dnegan beberapa kenangan


masalalunya


“tidak!, itu bukan halusinasi,


tapi kenyataaan, atau karna aku terlalu sering bersama gadis itu, makanya jadi


seperti ini?’ tanya aland lagi namun dnegan cepat pikirannya menolak apa yang


ia katakana


“yahh.. jalan satu-satunya


adalah mencari tau asal usul gadis itu, aku tidak bisa diam seperti ini” kata


aland menganggukkan kepalanya, ia mulai mengingat tentang bagaimana ia bertemu


dengan asya, dan mulai teringat siapa yang menjual asya padanya


“bukankah, gadis itu mengatakan


aklau yang menjualnya dalan om dan tantenya sendiri, itu berarti aku harus


menemui keluarga itu” kata aland seolah mendapat celah untuk mengetahui siapa


sebenarnya gadis yang dulu ia tolong sampai membuatnya nyaman sampai sekarang


Yahh setelah aland menga,bil


kesucian asya, pria itu tidak lagi tertarik untuk keluar, yang biasanya dia


keklub malam untuk mendapatkan kesenangan namun sekarang pria itu sudah betah


tinggal diapartemen, dan lagi selama bersama gadis lugu itu, aland lebih banyak


bicara dan terkadang juga tertawa lepas saat gadis itu melakukan hal konyol


atau memperlihatkan wajah yang kesal, itu saja mampu membuat aland tertawa dan


senang


“tidak,, gadis itu hanya


mainanku!!” kata aland menegaskan untuk dirinya sendiri, bahwa ia hanya


mencintai Wanita masalalunya, bukan gadis lugu dan sering ia panggil gadis


kecil diapartemennya


next

__ADS_1


Berikan komentarmu untuk mereka


ya readers😊


__ADS_2