
Chloe mengajak Kena untuk bermain bersama dan Angkasa berbeda dengan Vin dan Al mereka asik membicarakan perusahaan mereka yang saat ini terus berkembang, namun ada sedikit masalah diperusahaan mereka yang ada di Italia, perusahaan yang bergerak dibidang makanan dan parawisata,
memang Al tidak terlalu fokus pada perusahaan itu karna menurutnya itu bisa ditangani oleh anak buahnya yang ada disana, namun akhir akhir ini sedikit permasalahan dengan kenaikan pengeluaran yang sangat tinggi dan tidak sebanding dnegan pendapatan, sehingga perusahaan mengalami penurunan agregat dan permintaan konsumen yang semakin menurun
Al merasa harus turun tangan melakukan audot keperusahaan itu dan elihat bagaimana kinera annak buahnya dan oang kepercayaannya, sudah terllau lama Al tidak bergerak dan selama beberapa tahu ini ia berleha leha dalam mengelola bisnisnya, apalagi yang berada diluar negri
"unty... tembak abang cepat!!, jangan biarkan dia lari untyy!!' teriak Kena dnegan suarayang melengking tinggi dan memekakkan telinga yang berada disampingnya, namun Chloe hanya bisa pasrah saja melihat kelakuan ponakannya itu
"untyy jangan seperti ituu. kalian curang sekali!!" ucap Angkasa tidak terima karna adiknya mendapat bekingan dari Chloe sementara dirinya tidak ada teman
"mommy.... bantu aku sii" ucap Angkasa dan menarik tangan Asya yang amsih sibuk dnegan bahan dapur makan malam mereka, namun hanya karna putranya ingin ditemani mau tak mau Asya menurut saja dan ikut bermain
"sayang, sudah ya. udah jam 5 sore kalian harus mandi dan katanya mau jalan jalan sore"ucap Asya yang sudah merasa lelah dengan ppermainan anak anaknya yang membuat tugasnya jadi tidak selesai
"sebentar lagi mom, tanggung ini" ucap Kena dan asik menembak Angkasa yang bersembunyi dibalik kursi sofa, padahal ada om dan daddynya disana duduk
"Angkasa, Kena kalian dengar mommy kan ngomong apa?, jangan tunggu mommy marah baru kalian ggerak ya!!" ucap Asya memberi peringatan kepada anak anaknya
"anak anak, sudah sore unty juga merasa lelah dan nanti juga harus menemani kalian jalan sore" ucap Chleo menghentikan permainan mereka dan berjalan kearah sofa
Vin yang melihat kekasihnya seperti kelelahan menghadapi dua ponakan yang super aktif ddan tidak pernah diam, Chloe tidak bisa menolak permintaan Angkasa maupun Kena, tapi dia juga terlihat terteqan jika sudah ikut bermain
"beby, jangan terlalu dipaksakan, kalau lelah katakan pada mereka. anak anak pasti paham" ucap Vin dan mengusap wajah Chloe yang penuh dengan keringat
__ADS_1
"iya hubby, aku sudah terbiasa dengan mereka" ucap Chloe tersenyum, namun tidak lama Kena datang dan mengajaknya mandi bersama
"untyy ayo mandi bersama, abang mandi dengan mommy. aku mau dengan unty saja" ucap Kena menarik tangan Chloe, padahal posisi Vin dan Chloe sangat berdekatan dan tangan Vin juga memeluk pingang Chloe
"sebentar ya sayang, unty bernafas dulu" ucap Chloe namun belum sempat ucapannya habis tangan Kena sudah menarik tangan Chloe agar ikut dengannya, sedangkan Vin pasrah saja. maklumlah anak kecil
sekitar pukul enam kurang seperempat, Chloe dan semuanya sudah selesai. karna Asya tidak sempat memasak untuk makan malam mereka, terpaksa bahan yang sudah disiapkan tadi ia masukkan kekulkas dan mereka memilih untuk makan diluar
"kita kemana dulu, makan malam atau membawa mereka bermain?" tanya Chloe kepada Asya karna mommy yang paling tau apa yang disukai oleh twins
"mereka palingan ke mall buat melihat mainan semacam yang ada dirumah, tidak ada yang menarik untuk mereka berdua" ucap Asya dan membat Chloe hanya mengangguk paham
"kalau begitu kita kerestoran lebih dulu, anak anak mau main apa?" tanya Al ikut bergabung dalam pembicaraan para wanita itu
"kita akan menemuinya setelah makan malam, aku merasa ada yang aneh dnegan adik satu itu" ucap Al dan mereka semua akhirnya memilih untuk makan malam direstoran terdekat dan akan menemui Dar serta Mic
direstoran tempat keluarga cemara itu makan malam, Chloe dan Asya asik memilih menu untuk mereka semuanya,namun masih ada saja wanita yang tidak tau malu melirik Vin dan Al serta berusaha mendapat perhatian dari kedua pria itu
ada yang berbisik dan kemudian mencoba beralan didepan meja Chloe dan seedkit tersenyum kearah mereka,ada yang malah sengaja bersuara kerasagar Vin atau Al melihhat namun tetap saja pria dingin batu itu tidak tertarik dan malah sibuk bermain dengan twins
sampai akhirnya, makanan mereka datang dengan beberapa pelayan yang datang dengan wajah yang sopa dan hormat, tapi salah satu dar mereka menganggap enteng dan malah membuat keributan disana
salah satu wanita yang menjadi pelayan restoran tersebut sengaja mendekati Vin dan melihat wajah Vin dnegan seksama, pandangan itu tidak luput dari mata tajam Chloe, namun Chloe masih diam dan tidak terlalu memikirkannya
__ADS_1
namun setelah diabaikan, bukannya diam wanita itu malah bersikap tidak baik dan menyentuh tangan Vin secara sengaja, ia bahkan sengaja mmebuat baju kemeja yang ia kenakan terbuka dibagian dada
perilaku wanita itu sangat membuat Chloe merasa panas dan emosi, bisa bisanya ada wanita yang secara terang terangan menggoda kekasihnya didepan matanya
"mba.. pandangannya dijaga ya untuk suami saya. tidak baik seorang wanita melihat lawan jenisnya dengan pandangan seolah menginginkan" ucap Asya yaang angkat bicara karna melihat sahabatnya sudah mengeram dan akan mengamuk saat itu juga
"maaf mba, tapi bukannya pria ini yang menjadi suami mba ya?" tanya wanita pelayan itu dnegan tidak tau malu dan semakin bersikap tidak sopan
"maaf ya mba, jangan lnacang seperti itu, anda tidak berhak mengatakan hal seperti itu kepada custummer, apalagi anda sempat meraba tangan suami saya, apakah itu bukan keterlaluan dan sungguh mencemarkan nama perusahaan anda,!" ucap Chloe yang tidak tahan lagi melihat wajah wanita jala**ang didepannya
tidakungguh ia tidak menyangka, ada wanita serendah itu dei mendapatkan apa yang ia mau, terllau rendahan sifat untuk seorang wanita yang seharusnya menajdi makhluk spesial
"maafkan saya mba, saya pikir tuan ini tidak punya istri" ucap wanita itu menunduk malu, semua mata menuju kearahnya, melihatnya dan mencibirnya
"sekalipun saya tidak punya istri, saya tidak mungkin mau sama anda!!" ucap Vin dnegan datar dan terkesan snagat marah, namun ia menjaga sikap didepan umum, melihat nama Al yang menjadi korbannya jika dia berperilaku tidak baik atau kasar
"wanita jal**lang, jangan pernah bertemu dneganku lagi!!" ucap Chloe dengan lantang dan nafas yang penh emosi, sungguh dia sangat marah namun Asya menenangkan dirinya
"tenang Chloe, biasa zaman sekarang pelakor ada dimaa mana" ucap Asya dan mereka melanjutkan makan dnegan Chloe yang tidak terllau nafsu lagi
next
jangan lupa like,komen,dan favorit kalian readers💕💕
__ADS_1