Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 98, Naif!!


__ADS_3

Sudah katakan bahwa jika ingin bersaing dnegan Aland Chevalier kalian menjadi hebaat dulu melebihi aku, dan sudah kuperingati dari awal kalau aku bukan lawan yang mudah dikelabui, tau sendiri kalian bagaimana jika aku menyimpan dendam dengan orang lain, berani menggangguku akan membuat semenderita mungkin , siapa suruh senekat itu untuk memancingku


~Aland Chevalier


Masih direstoran tempat Asya dan Chloe untuk bertemu Garvin, ketiganya masih asik mengobrol dan menikmati waktu mereka, juga Garvin yang siap-siap memulai aksinya untuk mengajak Asya berbicara empat mata, awalnya bumil itu menolak, namun karena Garvin sedikit memaksa dan memohon akhirnya Asya mau diajak untuk pindah tempat


"jangan terlalu lama Gar, aku tidak ingin suami Asya marah karna kami lama pulang, karna aku hanya minta ijin satu jam saja" ucap Chloe kepada Garvin dan diangguki oleh pria itu, keduanya berjalan menuju pintu keluar dimana sudah ada Darrec mengawasi disana


"berani sekali pria itu Vin" ucap Al ketika melihat Garvin membawa istrinya keluar untuk memulai rencana mereka dengan Freya


namun, baru sampai ditangga, tidak terpikirkan oleh Darrec yang menunggu ditempat yang sudah direncakan oleh mobil sudah melaju menuju Garvin dan Asya, dengan cekatan dan sangat lihai, orang orang Garvin langsung berhenti tepat didepan keduanya dan langsung mendorong Asya masuk kedalam


ternyata setelah mereka keluar, Freya sudah dulu beranjak dari tempatnya dan keluar, sedangkan Al dan Vin baru saja mengikuti dari belakang, alhasil mereka teledor dan kebablasan, sungguh sia sia


"shitttt!!" upat Al saat melihat istrinya sudah dibawa pergi oleh mobil milik Freya, dnegan cepat mereka mengejarnya dan menyuruh orang mereka mengikuti mobil Freya


"kenapa???, kenapa bisa seperti ini!!!" ucap Al ditengah membawa mobil sendiri, ia sengaja menyuruh Vin membawa mobil dan begitu juga Darrec


"tidak akan ku ampuni siapapun yang mencelakai istriku, itu janjiku!!" ucap Al dan langsung menambah kecepatan mobilnya, pria itu sunguh seperti kesetanan membawa mobil dan tidak peduli dnegan papaun lagi


sementara didalam mobil Freya, Garvin dan wanita itu tertawa senang, akhirnya rencana mereka berhasil, meskipun tadi sempat gagal,  mereka mengubah rencana mereka setelah melihat tidak ada reaksi apapun terhadap Asya padahal Freya sudah mencapurkan obat perangsang diminuman Asya tadi


"haahhah akhirnya kita bertemu gwanita sialan!!' ucap Freya dnegan menatap Asya seperti orang yang kesurupan saja

__ADS_1


"siapa kamu??Gar?, apa yang kamu lakukan padaku?" tanya Asya takut, ia tidak menyangka ternyata pikian sahabat dan suaminya benar, sejahat itukah Garvin yang ia kenal selama ini


"maafkan aku Asya, aku terpaksa melakukan ini karna aku masih mencintaimu, sungguh snagat sulit untuk menghapus perasaanku untukmu" ucap Garvin melihat wajah sendu Asya,


sebenarnya pria itu kasihan melihat wanita pujaannya ketakutan seperti itu, namun apa boleh buat?, dia harus menyelesaikan rencana ereka dan membawa Asya pergi dari negara ini, itulah rencana mereka


"kalian akan membawaku kemana Gar?, jangan sakiti aku, aku ohon" ucap sya pilu, ia mengusap perutnya yang sedikit kram dan tentu saja itu membuatnya kesakitan


"jangan khawatir wanita sialan!, aku sudah berjani dnegan Garvin untuk tidak menyakitimu, meskipun dari awal aku berniat melenyapkanmu, demi kerjasama ini aku tidak akan melanggar aturan" ucap Freya dengan senyuman licik dan puas


"Gar, aku tidak pernah membayangkan kalau kamu akan melakukan hal selicik dan sejahat ini, aku pikir kamu pria baik baik, sejak awal aku mengenalmu kamu pria yang sangat baik" kata Asya dengan airmata yang membanjiri kedua pipinya, meskipun mereka mengatakan tidak akan menyakitinya tapi ia masih memikirkan anak yang ada dalam perutnya


"diamlah Asya, aku tidak ingin mendenagr suaramu, jangan mengajakku membahas masalalu" ucap Garvin sedikit meninggikan suaranya, mendengar ucapan wanita pujaannya, membuat hati kecil Garvin sadar namun masih dittutupi oleh egonya yang besar


"diam kau wanita sialan!!, jangan pernah membuka mulut mu lagi disini" kata Freya dan menarik rambut Asya dengan kasar dan membuat wanita itu meringis kesakitan


" Freya berhenti, jangan pernah menyentuhnya lagi dengan tanganmu!!' ucap Garvin melepaskan tangan Freya yang juga tak kalah kasarnya


"wanita sialan, mengapa semua pria menyukaimu" kata Freya dan memalingkan kepalanya menatap keluar jendela


tidak lama mereka dalam perjalanan, mereka akhirnya tiba disebuah gedung yang cukup luas dan terlihat mewah dari luar,  Garvin menggendong Asya untuk masuk kedalam gedung itu, namun sebelumnya mereka mengikat tangan dan kaki Asya agar tidak bisa melawan bahkan lari


"Gar, lepaskan aku, tanganku skait diikat begini" ucap Asya diatas ranjang sebah kamar didalam gedung, sedangkan Garvin dan Freya hanya menatap Asya dengan tatapan yang berbeda dari keduanya

__ADS_1


"aku tidak bisa melepaskanmu Sya, diamlah atau kau akan tau akibatnya sendiri" ucap Garvin dan mendekati Asya yang ada diatas ranjang itu, tiba tiba tangan pria itu terulur dan menyentuh pipi Asya dnegan mata yang tidak bisa ditebah


"jjauhkan tangan kotormu dari pipiku Gar!!!" ucap Asya dengan memalingkan wajahnya yang disentuh oleh pria itu, membuat Garvin terkekeh dan memutar kepala Asya dnegan kasar


"jaga sikapmu Asya, atau tidak kau akan tau akibatnya, aku bisa membuatmu menjadi wanitaku sekarang juga!' ucap Garvin dan menyentuh bibir Asya perlahan


"kau ternyata pria breng**sek juga Garvin\, ku pikir kau tidak tertarik untuk membuatnya mende**sah dibawahmu" ucap Freya yang melihat gelagat Garvin seperti pria ca**ubul saja


"hahha, sudah lama aku menahannya Freya, tapi baru hari ini aku akan melakukannya, ahh meskipun wanitaku ini sedang mengandung anak dari pria lain tapi aku jamin miliknya lebih nikmat dari pada milikmu" ucap Garvin dnegan merendahkan Freya dan menatap Asya dengan liar


"mulutmu peda juga setelah kau mencicipinya" kata Freya mencibir, yahh mereka sudah melakukannya berkali kali mungkin setelah pertemuan mereka pertama kali di sebuah CLUB malam dan itu menjadi awal mereka mengenal satu sama lain


"ya sudah, aku akan keluar, kau lanjutkan saja permainanmu, aku yakin dia pasti enikmatinya setelah merasakan sentuhanmu" uvap Freya dan langsung meninggalkan keduanya dikamar itu


"kau dengarkan Sya, aku sungguh menginginkanmu, aku mencintaimu sepenuh hatiku, tapi kau malah memilih om om itu ketimbang bersamaku" ucap Garvin dan menguncci pintu kamar tersebut, entah apa yang akan dilakukan pria itu kepada bumil


"apa maksudmu Gar!!\, jangan acam macam padaku\, suamiku pasti tidak tinggal diam\, dia pasti menemukan kalian biad*ap!!" teriak Asya dan mundur ketika Garvin mulai mendekati dirinya\, namun sayang\, kaki tangannya sudah diikat oleh pria breng**sek itu


"Gar, jangan lakukan hal yang menjijikan denganku, aku sudah bersuami GARVIN!!" teriakan Asya smekain membuat Garvin bersemangat untuk mendekati Asya, pria itu melepaskan satu persatu baju yang melekat pada tubuhnya


next


jangan lupa like,komen,dan favorit kalian ya readers😍😍

__ADS_1


__ADS_2