
"Sekali aku dapat takkan ku lepas, sekali ku cintai takkan aku biarkan diambil oleh orang lain, ini saat yang slalu aku tunggu. jangan mendekati atau membuatku marah, milikku adalah milikku, dan jangan memancing ku
~Delvin Callista
Tepat tiga hari Vin berada dirumah sakit, dan hari ini adalah yang terakhir,Vin diperbolehkan untuk pulang dengan catatan harus menjaga kesehatan dan rutin cek ke dokter
"Sya,kamu duduk saja disana,biar aku dan Om Al saja yang membereskan ini", ucap Chloe yang melihat sahabatnya ikut membersikan barang barang bawaan mereka,
Al yang membantu Vin untuk turun dari ranjang, dan Chloe menyusun semua barang mereka
keempat orang itu keluar dari ruangan, dan Chloe menemani Asya, karna Al yang memapah Vin agar lukanya tidak terbuka lagi
"mobilnya parkir dimana Al?",tanya Vin yang melihat Al membawa mereka semua ke lantai 1 bukankah parkiran ada di lantai 3,pikir Vin
"aku parkir didepan rumah sakit, karna kita hanya sebentar",ucap Al santai dan membuat Vin dan Chloe hanya menatap heran, bisa bisanya Al parkir didepan rumah sakit.
" Al kau tidak sakit kan? mana bisa parkir didepan rumah sakit",ucap Vin menatap Al tidak percaya,sungguh adik iparnya minta di tabok
"bisa Vin, apa yang tidak bisa dilakukan oleh ku.sudah kau diam saja",ucap Al kesal mendengar pertanyaan Vin yang terlalu banyak
Asya hanya menyengir kuda melihat kearah Chloe, ia tau apa yang dipikirkan oleh sahabatnya, Namun bagi Asya sifat Al sudah biasa seperti itu
"Sya, gak mau ganti suam?",tanya Chloe berbisik dibelakang dan membuat Asya menggeleng, mereka berdua tertawa cekikikan dibelakang
Al yang mendengarnya langsung menghentikan langkah dan menatap mereka,seketika keduanya diam takut,tatapan Al sungguh menakutkan
"jangam tertawa saja, kalian cepatlah jalan. jangan menatap kemana mana!!",ucap Al dan diangguki dua wanita itu, mereka kembali melangkah
*****
Dirumah Al,mereka semua berkumpul diruang tamu,dengan Vin yang menjadi pusat perhatian
"kenapa? jangan menatapku dengan tatapan kasihan ya!",ucap Vin memperingati mereka yang ada disana
__ADS_1
"Kau jangan bekerja dulu sampai lukamu sembuh total",ucap Al mengambil keputusan, padahal Vin ingin cepat keluar dari rumah sakit karna bosan tidak bekerja
"tidak Al, aku sudah sembuh.jangan mengurungku disini",ucap Vin yang membantah ucapan Al, mana bisa dia tidak bekerja
"Vin, kau masih dalam pemulihan.jangan bekerja dulu sampai seminggu kedepan",uxap Al lagi, mencoba memberikan nasihat namun tidak didengar oleh Vin
"bang,itu benar yang dikatakan mas Al, kamu jangan bekerja dulu. nanti kalau lukamu kembali berair atau terbuka jahitannya gimana?",ucap Asya ikut memberikan nasihat kepada Vin
"kalau begitu, untuk apa aku pulang kalau tidak bisa bekerja?",tanya Vin dengan wajah yang kesal
"Chloe, bawa istriku keatas dulu. kalian istrahat dulu dan bersihkan tubuh kalian",ucap Al kepada Chloe yang ikut menyimak pembicaraan mereka
"baik om, ayo Sya kita keatas",ucap Chloe,rumah sebesar itu sudah dianggap rumah sendiri oleh Chloe.bahkan kamar dan bajunya sendri sudah ada disana
"Chloe,apa benar kamu tidak tertarik denan abangku?",tanya Asya menyelidiki Chloe yang tidak bersikap biasanya
kalau biasanya Chloe bar bar dan tidak peduli sekitar, namun sekarang lebih kalem dan feminim,Asya mengira bahwa sahabatnya sedang mengincar seseorang
"tidak Sya, emang kamu mau kakak ipar sepertiku?",tanya Chloe saat mereka sudah sampai diatas, keduanya tidak langsung membersihkan diri namun bercerita lebih dulu
"kita lihat saja nanti Sya, aku tidak mau berharap lebih sama kak Vin",ucap Chloe dan diagguki oleh Asya
"sudah, ayo bersihkan tubuhmu. nanti om Al keburu datang dan kita belum apa apa",ucap Chloe menyuruh sahabatnya untuk bersiap
"kamu juga mandi Chloe, jangan menungguku",ucap Asya namun dijawab dengan gelengan kepala Chloe
"kenapa?",tanya Asya bingung,mengapa sahabatnya tidak mau?,apakah dia mau pulang?,itulah pikiran Asya
"kamu mandilah dulu aku tunggu disini aku takut terjadi apa apa denganmu",ucap Chloe dan membawa Asya kekamar mandi
Chloe memang menyukai Vin, menyayangi Asya persis seperti saudara kandunnya, ia juga tidak pernah membuat Asya didalak kesulitan, dulu sewaktu mereka masih Sekolah Chloe yang selalu menjaga dan membantu Asya,begitulah kasih sayang Chloe kapada sahabatnya itu
sementara diruang tengah bawah, Vin dan Al masih adu mulut tentang pekerjaan,bukan mempermasalahkan soal siapa yang bekerja,namun karna Vin keras kepala dan bersikekeh untuk bekerja mulau besok
__ADS_1
"okeyy kalau begitu, lupakan soal bekerja.bagaimana hubunganmu dengan Chloe?",tanya Al to the point, Al tau seperti apa Vin yang menyukai Chloe,gadis bar bar dan blak blakan
"bagaimana apanya?, aku dan dia baik baik saja.lalu apa yang kau tanyakan itu?",ucap Vin seolah tidak paham dengan apa yang dibicarakan oleh Al
plakkk
satu pukulan mendarat di kepala Vin, untung saja Al memukulnya dengan bantal,jadi tidak terasa sakit
"jangan pura pura Vin, aku tau otakmu bekerja seperti apa, aku bukan satu dua tahun mengenalmu, tapi sudah puluhan tahun.jangan berbohong padaku?",ucap Al dan membuat Vin meringis dan nyenggir kuda
"kami baik baik saja Al,hanya aku belum mengatakan apa apa padanya, aku tidak berani. nanti dia bisa geer",ucap Vin dan kembali mendapat tepukan dikepalanya
"apalagi Al, jangan memukul sembarangan, nanti ku adukan sama adikku baru tau rasa",ucap Vin Membuat Al berhenti dan menatap Vin tajam
"jujur Vin, kau sudah berbuat apa pada gadis itu, jangan kau kira aku tidak tau. tidak jujur,aku adukan pada istriku",ucap Al yang tidak mau kalah dengan Vin
"tidak ada Al, memangnya aku sama sepertimu yang belum dinikahi saja sudah kau unboxing duluan,untung saja kau nikahi dan kau jatuh cinta pada adikku",ucap Vin dan lagi lagi Al mengangkat tangannya siap menabok Vin
"cepat nikahi dia, bukan kau saja yang menyukai dia,tapi kau punya saingan yang banyak",ucap Al memperingati Vin jika memang serius dengan gadis itu
"tapi dia mencintaiku Al,dan aku tidak perlu khawatir akan hal itu",ucap Vin enteng namun ia berfikir dengan ucapannya
"dia juga bisa bosan menunggumu Vin, jika kau terlalu lama,dan orang lain datang sudah pasti dia memilih orang itu,untuk apa menunggumu yang tidak memberi kejelasan untuknya?",ucap Al dengan santai
dan memang benar yang dikatakan oleh iparnya itu, mungkin saja nanti Darrec datang dan kembali mengejar Chloe, bisa bisa Chloe meninggalkan dirinya
dan juga, perkataan Chloe dirumah sakit kemarin, membuat Vin merasa setuju dengan ucapan Al
"kau benar Al, tapi aku belum siap untuk hal itu, mana mungkin aku menikahinya.dia masih kuliah Al",ucap Vin memikirkan Chloe yang masih dalam pendidikan
"tidak masalah Vin,toh juga dia bisa kukiah sambil menyandang status istrimu bukan?,itu tidak dipermasalahkan kampus",Ucap Al memberi saran
"baiklah, nanti aku coba pikirkan lagi,secepatnya akan aku putuskan",ucap Vin dan diangguki Al, keduanya diam dalam pikiran masing masing
__ADS_1
#next
jangan lupa like,komen,dan favorit kalian ya readerskuu😍😍