
"jawab aku dengan apa yang sebenarnya terjadi, jangan menutpinya dariku karna aku berhak tau. kalian keluargaku, membuatku jangan menganggap orang lain dimata kalian, apa pentingnya keluarga jika kalian tetap tidak menganggapku!
(suasana hati ibu hamil)
~Alesya Chevalier
Vin yang sadar dengan ucapannya langsung mengubah raut wajah dan wajah untuk tetap santai, walaupun beberapa pasang mata melihat ke arahnya, pria itu tetap tidak bergerak dari tempat yang tepat
sampai akhirnya Al berdehem dan membuat suasana sedikit menjacir, namun tidak dengan cinta Asya kepada dua rang yang duduk bersampingan, juga menyukai Michael yang melihat kedua pasangan itu, ia geli sendiri dan hampir meloloskan tawanya
"hm.. Chloe!"ucap Asya mulai membuka suaranya, ia terlebih dahulu memanggil hanya sahabatnya yang sedari tadi menunduk malu dan diam tak bersuara
"kenapa Sya, apa kamu butuh sesuatu dariku?"tanya Chloe pura pura tau, ia memsang wajah tenang sebaik mungkin dan setenang mungkin, tidak ada tidak diragukan lagi
"kamu bisa jujur?"tanya Asya dnegan tersenyum dan duduk kesamping Chloe, ia menggeser Vin dengan mata meototnya hingga membuat abangnya mendegus kesal
"matamu Vin, aku tidak suka!!"Al yang melihat ke arah Vin yang mengarah pada istrinya dengan wajah yang ditekuk
"hemm baiklah, tapi istrimu menyebalkan Al" ucap Vin gregetann dengan adiknya yang suka usil dan banyak tingak itu, bahkan kadang-kadang kesal melihat Asya yang banyak maunya, Al saja yang mau saja dari bumil itu
"kau tidak berhak mengatakan itu Vin, diamlah!"ucap Al dan tersenyum kearah istrinya, dasar bucin akun sekali calon daddy ini
"Chloe, katakan dnegan jujur, apa kak Vin paksamu?"tanya Asya yang memeluk sahabatnya, bumil itu mengira kalau Chloe dipaksa oleh Vin
"tidak Sya, kami tidak ada hubungan apapun, tanya saja kak Vin" ucap Chloe dengan tersenyum dan mengusap tangan Asya yang memeluknya
__ADS_1
"jujur saja Chloe, biar aku beri pelajaran saa pria tua itu!"ucap Asya melihat ke arah bangnya untuk dekat dengannya, secara dimata Asya sendiri Vin sudah tua dan tidak laku hahaha
"tidak Sya, kami tidak ada hubungan papun, kak Vin pasti salah mengucapkan tadi" ucap Chloe dan lagi ia mengungkapkan Asya seolah apa yang ia katakan adalah kebenaran
"tapi , Vin pernah mengatakan kalau dia menyukai gadis, apa itu bukan kamu Chloe?'tanya Michael yang juga ikutan dalam pembicaraan wanita itu, dan ucapan mic membuat Chloe tertekan
"aku tidak tau Mic, mungkin itu gadis lain, mana mungkin aku" ucap Chloe tenang, namun kagumnya sudah beradu dengan Vin yang berada di samping Al
sedangkan Vin hanya diam dan membocorkan Mic dengan tajam, mengancam pria itu sudah keterlaluan membuat dirinya dan Chloe diambang kesulitan
"bisa saja kamu kan Chloe?'tanya Mic lagi besar masalah,Vin reflek melemparkan melempar sfa kewajah Mic, membuat pria itu tertawa puas dan melirik Chloe yang juga menatap, sangat iseng dan menyenangkan
"Chloe, jelaskan dan jujur, apa yang kamu sembunyikan dariku Chloe?'tanya Asya mulai cemberut, ia mulai membuat wajah kesal dan terkesan sedih
"tidak ada Sya, cinta saja kak Vin kalau tidak percaya" ucap Chloe merasa pasrah menghadapi bumil yang tidak mau kalah dengan apa yang ia cinta, harus mendapat jawaban yang memuaskan untuknya, bahkan terkesan memaksa
"apa hubungan abang Vin denngan Chloe?'tanya Asya dengan kepo dan duduk dipangkuan suaminya yang bersebelahan dengan Vin
"dia kekasihku Sya, calon kakak iparmu" ucap Vin santai dan tersenyum, sontak membuat Asya terkejut begitu juga dengan Chloe yang tidak menyangka akan mendapat jawaban seperti itu dari Vin
"bang Vin bercanda kan?, kata Chloe dulu dia mau sama bang Vin, pasti ada yang tidak beres disini" ucap Asya dan mengarahkan ke arah sahabatnya
"sayang sudahlah, jangan sibuk sendiri, Chloe mencintai Vin dan begitu juga sebaliknya harusnya kamu senang dong" ucap Al yang tidak mau bumilmya masih mmpermasalahkan dan semua membuat rumit
" tidak ada kata Chloe dia tidak suka sama bang Vin kar tua, sama kamu ucap Asya yang kesal aksinya" oleh suami
__ADS_1
"terserah kamu saja, kalian berdua saling jujurlah,jangan mmebuat istriku seperti mengintrogasi" ucap Al yang merasa tidak terima dengan apa yang dikatakan oleh istri kalian, mengatainya tua, hah tapi meskipun tua masih kuat membuat adonan
"jadi begini Sya, aku dan kak Vin memang pacaran, dan baru tadi siang kak Vin mengutarakan perasaannya untukku, aku harap kamu menerimaku berhubungan dengan kak Vin" ucap Chloe terssneyu tulus kepada Asya, bumil itu kegirangan dan senang
"bang Vin, kamu tidak salah ambil calon istri" ucap Asya dan memeluk abangnya, Vin yang merasa senang menerima pelukan dari banyak adiknya, sudah lama mereka seperti ini, lebih berantemnya daripada akur
"sudah Vin, jangan lama lama" ucap Al yang menarik kembali tubuh istrinya agar tidak berpelukan lebih lama dengan Vin, ia merasa cemburu meskipun itu hanya abang kandung kandung Asya
"baiklah, aku merestui kalian berdua, jadi cepatlah menyusul" ucap Asya dnegaan senang dan mmebuat Al gegabh perut Asya terllau besar dnegan tingkahnya yang sangat barbar
"sayang!!, jaga dirimu, jangan terlalu bersemangat, ingat ada debay desini" ucap Al menurunkan nada bicaranya, ia snegaja mengingatkan istri agaar tidak terlalu lasak bergerak kesana kemari
"maaf mas, aku terllau bergembira, aku lupa" ucap Asya kembali duduk dan bertukar cerita satu sama lai,
ada satu hal yang mereka gambarkan, yaitu Dar yang tidak ikut bersama mereka, pria ituentah kapan perginya, tidak ada yang tau Dar kemana dan dengan siapa
pria itu berjalan disekitaran pantai sambil memikirkan bagaimana cara Vin menolong dan mencium bibir Chloe, membawa Chloe dnegan wajah dan airmata yang mengalir, sudah cukup membuat Dar tau bahwa Vin juga mencintai Chloe, mungkin ada hubungan antara mereka yang tidak ia ketahui
'bagaimana aku bisa melupakannya, aku terlalu jauh mencintainya" ucap Dar namun secara tidak sadar ia sudah sangat jauh dari tempat mereka, dan kini mulai sore, pria itu baru sadar ketika melihat sekelilingnya sudah sangat sepi
"astaga, aku sudah dimana, apa aku tersesat?" tanya Dar pada dirinya sendiri dan melihat sekitarnya tidak ada orang, pria itu kembali menoleh kebelakang
"aku berjalan terlalu jauh hanya karna gadis dan patah hatiku" ucap Dar menyesali langahnyaa dan berbalik ingin kembali pulang ke Villa, mungkin mereka mencari dirinya, pikir Darreckami
Berikutnya
__ADS_1
jangan lupa like,komen,dan pembaca favorit kalian😍😍