Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
EXTRA PART 02~S2


__ADS_3

..._____...


"Pa, kita mau kemana ?"


Seorang gadis kecil, cantik dan manis paras nya. Menatap lekat wajah sang papa yang terlihat serius. Dia sedang bertanya di sana.


Seorang laki-laki yang baru saja di panggil papa itu menatap gadis kecil di hadapan nya sambil tersenyum. Dia berjongkok mensejajarkan tubuh nya dengan gadis kecil itu.


"Sayang.." Ucap nya, menangkup kan ke dua tangan besar nya pada pipi gadis kecil itu. "Kita akan pulang, kembali ke Indonesia" Titah nya.


Gadis kecil itu mengerutkan dahi nya. Pasal nya, hanya di Singapura lah negara yang dia tahu dan menjadi tempat tinggal nya.


"Indonesia ?"


"Em.." Laki-laki itu membenarkan. "Indonesia, adalah negara asal papa, di sana ada orang tua papa sebagai kakek dan nenek Della.." Jelas nya.


"Benarkah..?"


Laki-laki itu mengangguk.


"Della masih punya kakek dan nenek ?" Tanya gadis kecil itu


"Tentu sayang, dan kita akan bertemu mereka.."


"Asiikkk !!" Seru Della, dia melompat kegirangan memeluk sang papa.


Sementara Candra. Dia terdiam, memeluk gadis kecil sebagai putri nya. Entah apa yang sedang laki-laki itu pikirkan. Namun terbesit di dalam hati nya rasa takut akan sikap ke dua orang tua nya terhadap Della nanti.


Tapi.. apa pun yang akan terjadi nanti, dia akan tetap melindungi Della, karena bagaimana pun, dia adalah putri nya.


Pelukan mereka pun meregang. Saling tatap antara orang tua dan anak itu.


"Pa, ada apa ?" Tanya Della kecil saat melihat raut wajah sang papa yang masam.


"Tidak apa-apa, setelah semua siap kita akan berangkat. Tapi, kita akan pergi ke suatu tempat dulu"

__ADS_1


"Kemana ?"


"Nanti juga Della akan tahu. Sudah, sana siap kan semua barang yang akan Della bawa !"


"Baik pa" Titah nya, dia pun langsung berlari masuk ke dalam kamar nya untuk menyiapkan barang apa saja yang akan dia bawa.


...___...


"Pa, kita mau kemana ?" Suara mungil itu kembali bertanya.


Tak niat menjawab, Candra terus menggandeng tangan Della untuk membawa nya ke suatu tempat. Tempat yang sepi, sunyi dan hanya ada banyak makam di sana.


"Pa.." Lirih Della. Dia mengedarkan pandangan nya mengelilingi tempat yang luas namun terasa menyeramkan itu. Hingga ke sadaran nya kembali saat sang papa menghentikan langkah nya.


Candra berjongkok, masih terdiam, namun tangan nya mengusap batu nisan hitam di sebuah makam di hadapan nya.


Candra memejamkan mata nya, mendalami rasa yang terasa begitu menyakitkan saat ini.


Cukup lama, lalu dia membuka kembali kelopak mata yang tertutup rapat tadi. Menatap makam dan batu nisan yang bertuliskan nama Della di sana.


"Kenapa kamu pergi begitu cepat." Gumam Candra. Suara nya gemetar, seperti sedang menahan tangis di sana.


"Pa.." Suara Della terdengar memanggil.


Candra menoleh, menatap Della dengan mata yang berkaca-kaca. Tangan nya meraih tangan kecil Della, menarik nya untuk duduk di samping nya.


Della terdiam, menatap batu nisan yang juga bernama Della. Pikiran nya bertanya-tanya, makam siapa kah yang ada di hadapan nya saat ini. Mengapa sang papa begitu sedih saat berada sana.


"Sayang.." Sapa Candra, dia menggenggam tangan Della dan berpikir mungkin ini lah saat nya dia akan memberi tahu nya.


Netra hitam itu beralih, menatap sang papa yang terlihat sangat serius.


"Sekarang usia Della sudah 5 tahun, tapi selama ini papa belum pernah beri tahu Della siapa mama kandung Della kan ?"


Entah lah...

__ADS_1


Harus dari mana dia akan memulai nya. Tapi, tidak mungkin jika dia tidak memberi tahu siapa mama nya. Walau bagaimana pun, Della sangat berhak untuk tahu.


Dengan samar gadis kecil itu mengangguk. Meski dia belum cukup dewasa untuk tahu tentang semua masalah antara ke dua orang tua nya, namun tetap dia harus tahu meski tak bisa mencerna dan mengerti.


Selama ini, Della tak pernah tau tentang mama nya. Bahkan tak pernah merasa memiliki nya. Yang dia tahu hanyalah seorang papa dan hanya papa lah yang dia punya.


"Maaf kan papa sayang" Lirih Candra yang mulai terdengar tergugu. Seperti nya dia akan menangis. Namun sekuat tenaga dia berusaha tegar demi sang putri.


Dia menarik nafas nya dalam, lalu membuang nya perlahan untuk segera memulai menjelaskan sesuatu pada Della.


"Della punya mama, nama nya juga Della. Dia itu perempuan yang cantik, baik, dan juga pinter. Tapi..." Candra menahan ucapan nya. Membuat Della kecil menunggu di atas rasa penasaran nya.


"Tapi...?"


"Tapi.. tuhan lebih jauh menyayangi mama Della. Mama Della di panggil Tuhan untuk datang ke sebuah tempat yang sangat indah.."


"Berarti mama tinggalin kita ?"


Candra menggeleng.


"Mama tetap ada di sini, di dalam hati kita" Titah Candra seraya menepatkan telapak tangan nya pada dada Della.


"Sekarang, sebagai anak yang baik. Della harus mendo'a kan mama di atas sana. Mama tidak lagi merasakan sakit, mama pasti bahagia melihat Della tumbuh jadi anak yang cantik dan pintar !"


"Pa, apa mama sakit ?" Tanya gadis kecil itu.


Candra tersenyum, lalu dengan perlahan menunduk kan kepala nya. Mengingat, betapa miris dan menyedihkan nya kehidupan Della saat dulu.


"Della ga perlu mikir apa-apa ya, cukup doa kan mama oke.."


Della mengangguk mengerti. Pasal nya, Della adalah seorang anak penurut. Tak pernah membantah atau pun bersikap nakal sama sekali. Bisa di kata, dia sudah hidup serba mandiri dan bisa berpikiran dewasa di usia anak-anak seperti sekarang ini.


..._____...


Ges maaf ya aku update sesempet nya waktu ku😂 hehe

__ADS_1


ini season 2 ya..


Ngebahas nya tentang anak-anak mereka 😂 hehe


__ADS_2