Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
EXTRA PART 12~S2


__ADS_3

...___...


Dia berjalan tergesa-gesa, menyusuri lorong demi lorong rumah sakit demi segera sampai di ruang perawatan anak nya.


"Ma, pelan-pelan dong. Tungguin aku !" Ujar Risky pada Tina yang bahkan sudah berjalan jauh di depan sana meninggalkan nya.


Rasa cemas dan khawatir kian memporak-porandakan hati seorang ibu itu. Menyesal, memang tak pernah datang pada awal, tapi dengan terjadi nya suatu masalah dalam hidup kelak bisa di jadikan sebagai pelajaran.


Kamar nomor 202, adalah kamar yang di tunjuk suster saat Tina bertanya di mana putra nya sedang di rawat. Setelah wanita itu berdiri tepat di depan pintu kamar yang dia cari, dengan buru-buru Tina membuka nya tanpa mengetuk pintu nya lagi.


"Candra...!!" Seru Tina, dia melihat putra semata wayangnya nya itu tengah terbaring di atas ranjang rumah sakit dengan beberapa perban yang membalut di tubuh nya.


Sontak Candra pun menoleh, terkejut akan kehadiran Tina yang tiba-tiba saja datang lalu menangis. Tak lama, seorang laki-laki juga datang yang tak lain adalah Risky papa nya.


"Ma..." Lirih Candra


"Sayang...!!" Tina menangis sesegukan, menatap iba pada Candra anak satu-satunya itu.


"Gimana ke adaan kamu, kok bisa seperti ini sih..??" Gumam Tina, lalu memeluk tubuh Candra yang sudah mendudukkan diri nya saat kedatangan Tina tadi.


"Aku gak apa-apa kok ma" Jawab nya, mata nya teralih menatap sang papa yang baru saja tiba di dekat nya.


"Pa.." Ucap nya menyapa Risky.


Risky hanya diam tak menjawab. Dia membuang wajah nya ke sembarang arah kala Candra menatap nya.


"Sayang, setelah di perbolehkan pulang, kita pulang ke rumah ya. Kamu ga boleh pergi lagi tinggalin mama" Ujar Tina sesaat setelah pelukan mereka meregang.


Candra terkekeh, menatap bingung pada sang mama dan juga papa nya. Kenapa juga tiba-tiba mereka mengajak nya untuk kembali pulang setelah beberapa hari lalu mereka mengusir nya.


"Pokok nya, kamu ga boleh pergi tinggalin mama lagi oke..!" Tegas Tina pada putra nya itu.


Sementara Candra semakin terkekeh mendengar ucapan Tina.

__ADS_1


"Mama dan papa sudah tau semua nya !" Jelas Tina saat dia melihat raut wajah bingung Candra.


"Ma-maksud nya, tau apa ?" Bahkan Candra semakin tak mengerti.


"Kenapa kamu ga mau menceritakan yang sebenarnya nya pada mama dan papa, apa kamu terlalu tidak percaya pada kami ?" Cetus Tina.


Oh.. Candra bahkan semakin di buat bingung disini


"Dari awal mama itu memang gak percaya kalau kamu melakukan hal yang memalukan ini, mempunyai anak di luar nikah ! mama benar-benar gak percaya kamu melakukan itu !" Ujar Tina, yang membuat terkejut Candra.


"Hah..!! a-apa..?"


"Cukup kamu menutupi semua nya dari papa dan mama Can !" Kali ini, Risky lah yang membuka suara.


"Beberapa hari ini, papa mencari tahu semua nya tentang kamu mulai dari 5 tahun yang lalu. Mulai dari kamu menolong seorang gadis yang tengah mengandung, dan anak nya adalah gadis kecil itu kan !"


Candra terperangah, menatap ke dua orang tua nya itu dengan tajam. Lebih tepat nya dia tak menyangka jika papa nya akan mengetahui semua kebenaran nya secepat ini. Ah.. memang sangat sulit untuk menyembunyikan sesuatu dari papa nya itu.


"Mama tidak akan marah kalau kamu bicara yang sebenarnya, justru mama akan sangat senang hati menerima Della di tengah-tengah kita jika memang dia bukan lah anak kandung kamu." Tegas Tina lagi.


"Ma.. aku.."


"Jika kamu bicara dari awal, mama tidak mungkin semarah ini sampai mengusir kamu !" Imbuh Tina.


Candra terdiam. Menunduk seraya menelan Saliva nya. Seperti nya tak ada lagi yang harus dia tutupi dari ke dua orang tua nya itu.


"Sayang.. maaf kan mama ya, kemarin mama terlalu kasar sama kamu" Ucap Tina yang menyesali sikap nya terhadap Candra waktu itu.


Candra hanya diam.


"Nanti.. kita bawa Della pulang ke rumah. Kita rawat dan besar kan dia, untuk sekarang kita tidak perlu mengatakan kalau dia bukan lah anak kandung mu, tapi nanti setelah dia dewasa, dia berhak untuk tahu sayang.." Tutur Tina memberi tahu Candra.


"Maaf ma, dari awal aku tidak bermaksud untuk menyembunyikan nya dari mama. Aku hanya kasihan pada Della karena hidup nya benar-benar menderita selama ini.." Jelas Candra.

__ADS_1


"Mama mengerti, tapi lain kali, bicarakan semua nya dengan jujur pada mama dan papa, hati mama benar-benar begitu hancur saat kamu melakukan semua itu sayang.."


"Aku minta maaf ma, pa.." Lirih Candra.


Tina pun tersenyum, menatap putra nya itu dengan raut wajah penuh binar. Benar-benar raut yang membahagiakan dari sebelum nya.


Di sisi lain


Ada sepasang mata dan telinga yang melihat dan mendengar semua pembicaraan ke tiga orang itu di balik pintu ruangan Candra.


Della menggenggam kuat satu botol air mineral di tangan nya. Seketika tubuh nya terasa lemas seperti tak bertulang. Mendengar ucapan-ucapan yang menyatakan bahwa ternyata dia bukan lah anak kandung dari sang papa yang begitu dia sayangi.


Dan untuk seketika dunia nya pun terasa runtuh dan hancur. Sebuah kenyataan yang benar-benar membuat nya terpukul dan sakit. Papa yang selama ini dia sayangi, dengan penuh kasih sayang nya laki-laki itu merawat dan membesarkan nya namun tak lebih dari rasa kasihan saja.


Della menangis, menjatuhkan botol di tangan nya tanpa sengaja. Gadis kecil itu sungguh tak kuasa menerima sebuah kenyataan dalam hidup nya yang sebenarnya. Dia benar-benar merasa terpukul mengenai semua yang dia tahu saat ini.


Della berlari, mengerahkan seluruh tenaga nya untuk menjauh. Bahkan dia begitu berharap untuk menjauh dari kenyataan dan ini semua hanyalah mimpi.


Tidak !


Dia sungguh tidak kuat untuk menerima jika dia memang bukan lah anak kandung Candra. Della sungguh menyayangi laki-laki itu, dan berharap akan selama nya menjadi anak nya.


"Hiks..hiks.." Della menghentikan laju lari nya, menepi di sebuah pohon besar yang ada di depan rumah sakit. Mendudukkan tubuh mungil nya pada akar pohon yang besar.


"Papa.." Della sesegukan, memanggil-manggil sang papa di tengah tangis nya.


"Mama.." Lirih nya lagi yang masih menangis. Ingat, beberapa hari lalu saat dia dan juga papa nya Candra datang ke sebuah makam seorang wanita yang juga bernama Della.


...___...


Duh syedihhh...🥺🥺🥺


Jangan lupa Vote dan gift kalian ya gengs 😁 hehe maaf aku ga jadi libur 🤣🤣🤣

__ADS_1


__ADS_2