
Setelah selesai dengan acara minta ijin dan melamar Chloe kepada orangtuanya, keluarga Chevalier pulang dan Al langsung mengabari istrinya, dari tadi Al khawatir pada anak istrinya yang keluar tanpa adanya ia mendampingi
"hallo sayang, lagi dimana?",tanya Al saat telfon istrinya diangkat dan langsung bertanya dimana mereka
"kami sedang di mall XX dad, sedang makan siang",ucap Angkasa kepada daddynya, suaranya sangat menggemaskan namun tetap saja datar
"oke soon, tunggu daddy disana oke. jangan kemana mana kalian",ucap Al dan langsung mengakhiri panggilan, ia segera beranjak dari tempatnya
"apa kalian mau ikut bibi, paman?",tanya Al kepada Agatha dan Alfred, namun keduanya menggelengkan kepala,,artinya tidak mau ikut
"Vin,mau ikut?",tanya Al dan diangguki pria itu, bagaimanapun ada kekasihnya disana
"ya sudah, paman,bibi,kami menjemput mereka dulu,Al khawatir",ucap Al dan dijawab iya oleh dua orang yang duduk di sofa ruang tamu, tampak kelelahan karna usia memang tidak lagi muda
"ayo Vin!!",ucap Al, mereka bedua langsung berangkat, tidak lupa Vin yang menjadi supir Al wkwk
sementara dimall XX Asya dan Chloe berlomba menghabiskan pesanan yang mereka pesan, keduanya tampak menikmati sambil tertawa riang, lama mereka tidak menikmati waktu berduaan
"Sya, tambah lagi",ucap Chloe tertawa dan diangguki Asya, mereka tambah pesanan dan seperti mukbang saja disana
"mommy, nanti perut mom meletus kebanyakan makan",ucap Angkasa heran melihat mommynya dan untynya yang tidak kenyang dari tadi
"tenang sayang,lambung mommy sangat besar muat banyak, kamu dan adek saja muat sekaligus",ucap Asya tersenyum dan lanjut makan
semua pengawal dan pelayan yang ikit heran melihat dua wanita itu,bahkan waiters resto itu heran karna mereka dari tadi pesan makanan
sampai akhirnya Al dan Vin sampai ditempat dan langsung menyusul mereka, keduanya langsung berhenti ditempat mepihat dua wanita yang asik makan sambil tertawa,tidak lagi memikirkan yang lain, bahkan Angkasa saja hanya diam begitu juga Kena yang melihat tidak berkomentar
"Vin,sepertinya sakit mereka kambuh, itulah mengapa aku khawatir dengan mereka berdua jika keluar bersama",ucap Al dan menghampiri mereka di meja
__ADS_1
"daddy,om..",teriak Kena dan membuat Asya dan Chloe menghentikan makan mereka dan sama sama melihat kebelakang, keduanya masih sempat menggantungkan makanan di mulut masing masing
"soon",ucap Al dan menghampiri anak anaknya, namun Asya dan Chloe masih bengong dan tidak berkutik, bahkan mulut mereka penuh dengan makanan dan mata melotot,sangat lucu
"lihatlah dad, mom dan unty dari tadi makan tanpa habis,perut mereka sangat besar",ucap Kena nyerocos tanpa henti, mmbuat dua wanita itu sadar dan langsung berbalik, mereka menghabiskan makanan dimulut dan minum
"lambung mereka muat semua makanan dimeja ini dad",ucap Angkasa menggeleng kepala, tidak percaya dengan apa yang ia lihat, padahal dirumah mommy dan untynya tidak begitu
"itu sudah biasa soon, jangan heran dengan kelakuan mommy dan unty kalian, mereka kadang kambuh kadang sehat",ucap Al dan menghampiri istrinya,ia mengelus kepala bocah yang dari tadi kelakuannya tidak berubah,padahal Asya sudah punya dua bicah juga
"om Vin, lihatlah unty Chloe paling banyak makan, dari tadi asik makan dan tertawa saja,apa om tidak takut kalau unty nanti gendut?",tanya Angkasa sambil tersenyum jahil, itulah twins ada saja tingkah mereka
"tidak apa boy, uang om banyak membayar makanan yang untymu makan",ucap Vin dan tersenyum kearah Chloe,sedangkan wanita itu hanya menunduk malu
padahal selama mereka bersama,Chloe jarang sekali memperlihatkan sikap gesreknya dihadapan semua orang, Vin mungkin terbiasa namun didepan twins mungkin Chloe terkesan kalem
"aku kenyang banget Chloe",ucap Asya mengelus perutnya, keduanya tertawa karna rekor mereka makan yang sangat banyak
"aku tidak bisa jalan lagi Sya",ucap Chlo menanggapi, mereka melihat Vin dan Al hanya diam dan menunggu mereka
sementara pengawal dan pelayan sudah pulang lebih awal, Al sengaja karna mereka semua akan pulang bersama satu mobil
"ayo pulang jika sudah selesai",ucap Al dan menggendong Kena, Angkasa berjalan Bersama Vin dan Asya Chloe masih susah berjalan
"kallian yang menghukum diri kalian sendiri",ucap Al dan berjalan kebih dulu, meninggalkan istrinya dan Chloe yang masih mencoba berjalan pelan pelan
tidak memakan waktu yang lama untuk Vin membawa mobil,mereka sudah samoai kerumah dengan waktu kurang lebih tiga puluh menit, kini mereka turun bersmaa
namun Asya dan Chloe ketiduran dimobil ditambah lagi twins yang juga ikut ketiduran, membuat Al dan Vin saling bersitatap dan menghela nafas pelan
__ADS_1
"seharusnya tidak menikah dengan bocah",ucap Al dan langsung menyuruh Mic keluar membantu mereka menggendong twins
"Mic, bawa anak anak ke kamar masing masing",ucap Al dan dijawan ia oleh Mic, mereka menggendong masing masing, dan juga satu pelayan yang membantu Mic membawa Kena
"makan saja yang banyak, setelah itu tidur. tidak bisakah menunggu sampai rumah baru tidur", ucap Al medumel pada istrinya, begitu juga Vin, yang merasa gemas dengan Tingkah Chloe
"aku tidak sabar lagi menikahimu beby, kau terlalu menggemaskan",ucap Vin membawa Chloe kedalam kamar mereka
tidak lama tidur,Asya melihat dirinya sudah didalam kamar mereka, Al langsung memeluknya karna pria itu juga ikut tidur disamping istrinya
"mau kemana hemm?tanya Al dan Membuat Asya terkejut melihat suaminya yang ikut tidur dan memandang wajah menangkan itu
"aku mau turun mas, aku mau kekamar anak anak",ucap Asya namun Al seperti tidak mengijinkan, pria itu malah memeluk istrinya lebih erat lagi
"sayang, ayo buat adik untuk twins",ucap Al dan membuat Asya merona, bahkan dia sendiri belum kepikiran kesana
"mereka masih telalu kecil mas, mana mungkin langsung punya adik",ucap Asya melepaskan tangan suaminya namun Al menolak
"aku mau sayang",ucap Al dan sudah pasti Asya paham,bagaimana pun ia juga harus melayani suaminya, bahkan Al tidak lagi sesering dulu meminta jatah padanya tunggu mereka berdua ada waktu yang luang baru Al akan meminta jatah
tidak lagi menunggu istrinya menjawab, Al langsung meraih bibir istrinya dan meraumnya dengan lembut, mengi*sapnya dengan rakus memmbuat Asya juga menerima dengan pasrah, mereka berdua bergulat disore hari dan berkeringat bersama
"ahkkk", suara de*sahan Asya terus terdengar dipenjuru sudut ruangan kamar, sungguh ia juga merindukan sensai seperti ini bersama suaminya, Asya selalu menikmati permainan suaminya dan sama sama memberikan kepuasan masing masing
"satu ronde lagi?",tanya Al namun Asya menolak,takut anak anak datang kekamar mereka seperti dulu, bahkan twins bertanya mengapa mommynya mempunyai bekas merah disekitar leher, untung saja Al pintar menjawab kalau tidak sudah bahaya
#next
jangan lupa like,komen,dan favorit kalian readers😍😍
__ADS_1