Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 105, Al !!?


__ADS_3

Seberapa kuat teriakanmu, dan seberapa keras tangisanmu, tidak akan berpengaruh untukku, berkali kali aku katakan, tidak ada toleransi untuk orang yang menganggu keluargaku, khususnya istriku, terlalu mahal harga airmatanya dibandingkan tubuhmu yang aku mainkan sekarang, bukankah ini waktu yang tepat untuk kau mengatakan permintaan terakhiirmu!!?


~ Aland Chevalier


" sayang, kamu cepatlah pilih apa yang kamu suka, jangan lama lama disini" ucap Al yang heran melihat istrinya yang masih keliling indomaret, entah apa yang ingin dibeli oleh bumil itu, padahal makanan banyak diruangan Vin, tetap saja masing kurang


sayasabar mas, namanya juga orang asih milih" ucap Asya sewot tidak menolah suaminya, padahal Al menyuruh cepat suapa ibu ibu dan petugas indomaret tidak memperhatikannya, mereka seolah melihat  arti papan atas yang belanja ke indomaret, itu sangat memalukan dan risih untuk Al


"sayang, kamu sebenarnya mau beli apa, biar aku bantuin" ucap Al menawarkan, dan mungkin ini sudah yang keberapa kalinya ia menawarkan bantuan kepada istrinya, namun Asya menggelengkan kepalanya, menolak tawaran Al


"sudah, ayo kita bayar mas" ucap Asya dengan pilihan beberapa cemilan manis dan minuman yogurt sedari tadi ia pilih pilih, Asya ingin minum yogurt tapi juga ingin minum yakult, jika dua duanya ia ambil, suaminya pasti akan menolak, belum lagi es krim yang ia ambil lumayan banyak


"jangan terlalu banyak makan yang dingin dingin dong" ucap Al namun tetap mengikuti iistrinya untuk membayar, keduanya menunggu sampai Al sendiri ingin mencolok mata kasir itu, yang selalu melihat dirinya dan seolah mencibir istrinya, berani sekali wanita ini. pikir Al


"jangan menatap istriku seperti itu, atau ku congkel matamu!!" ucapAl dingin dan tajam, matanya menatap wanita kasir itu dengan amarah dan benci, sedangkan Asya yang melihat suaminya marah langsung menarik tangan Al dan membawanya keluar,


sebenarnya Asya melihat wanita itu yang menatap mereka beerdua, juga berbisik kepada temannya, namun Asya tidak mau ambil pusing, tujuannya hanya belanja, apa yang dipikirkan orang lain itu terserah mereka, untuk apa dia memusingkannya


"mas, sudahlah, ayo kita pergi saja" ucap Asya dan membawa Al menuju mobil mereka, dia tau suaminya marah karna mata wanita kasir tadi


"aku tidak suka mereka menatap istriku seperti itu, nanti akan ku tutup tempat itu!" ucap Al dengan mara, masih mengomel didalam mobil dan membuat Asya tersenyu melihatnya

__ADS_1


"sudah sayang, jangan marah lagi,  nanti dedek bayi ikut marah juga loh" ucap Asya dan membawa tangan suaminya untuk menyentuh dan mengelus perut buncitnya, rasa marah Al berkurang diganti dengan senyuman manis,


"hallo anak papa, apa kabar. nanti malam papa jenguk ya" ucap Al dengan seringai tipis diwajahnya, Asya yang mendengar itu menepuk tangan Al dengan pelan


"masih didalam perut aja sudah diajari yang mesum, aku gak mau anakku sama mesumnya kaya papanya" kata Asya dengan bibir mencibir membuat Al gemas dnegan sikap istrinya


"sayang, nanti kamu bersama Vin dan Chloe dulu ya, aku ada urusan sebentar diluar. aku pulang paling lama jam 6 sore nanti" ucap Al mengelus rambut istrinya dan mencium kepala istrinya, mereka kini sudah kembali naik keatas dimana ruangan Vin


" jangan lama lama ya mas, aku tidak suka ditinggal" ucap Asya mengedipkan matanya puppy eye, mmebuat Al ingin memakan istrinya itu sekarang juga, namun sadar itu tempat umum


"iya sayang, jam 6 paling lama aku pulang,hemm?" kata Al dan diangguki oleh Asya, mereka berdua memasuki ruangan Vin dnegan dua orang itu terlihat akrab, dimana Chloe yang memegang ponsel sambil tiduran diatas ranjang Vin, dan pria itu malah duduk mengahabiskan makanan dikursi, terbalik bukan??


"iya Vin, kau tenang saja. tidak jmungkin aku meyusahkan diri sendiri dengan kelakuan istrimu" kata Vin sambil tersenyum melihat adiknya, membuat Asya langsung mengubah raut wajah kesal


"tidak sayang, kamu yang terbaik dari ssemua adik perempuan didunia ini" ucap Vin dan memeluk adiknya, ada juga rasa rindu dihati Vin setelah sekian lama mereka tidak sedekat ini


"abang, cepatlah sembuh biar Asya jjuga bisa mmebuatmu kesal" ucap Asya polos dan membuat Vin tertawa, mereka tersenyum menggelengkan kepala melihat tingkah polos bumil itu


"aku pergi ya sayang, Chloe jaga istriku ya" ucap Al kepada Chloe dan diangguki gadis itu, dnegan cepat Asya mengeluarkan semua belanjaannya dan memperlihatkan kepada Chloe


"kita makan banyak Chloe" ucap Asya dan memberikan eskrim yang ia beli kepada sahabatnya itu, mereka menikmatinya tanpa mempedulikan Vin yang ada disana

__ADS_1


satu jam berlalu, Al sampai ketempat dimana Freya dan Garvin dibekap oleh Darrec dan Michael, dengan penuh ketegasan dan wibawa, pengawal yang ada disana langsung menunduk sopan melihat tuan kebesaran sudah datang ,emereka membantu Al untuk keruangan ekskusi


"bawa kesini Dra" perintah Al, suaranya sudah berubah, tidak selembut ketika masih dirumah sakit, namun snagat berbeda, tajam dan sangat dingin


"Al, lepaskan aku, aku mohon lepaskan aku. aku tidak akan mengulangi kesalahanku" ucap Freya memohon kepada pria yang menjadi manta kekasihnya itu, jika dulu Freya adalah satu satunya wanita yang dicintai Al,namun sekarang sangat jauh berubah, Freya bukan siapa siapa lagi untuk Al


"hahahha, terllau bodoh!! naif!!" teriak Al dengan suara yang penuh kenbencian dan amarah yang naik ke ubun ubunnya, jika Freya bukan menusia sudah dibanting Al sampai mati


"Al, aku mohon. lepaskan aku, aku mohon jangan siksa aku lagi, kalau tidak bunuh saja aku Al kumohon" ucap Freya, tangis pilu baru terasa untuk wanita itu, siksaan yang diberikan Dar terasa sangat sakit dan membuatnya tidak punya tenaga lagi


sayajak awal ku peringatkan kalian, tapi kalian tidak mendengarkanku Freya!!" ucap Al dan mendekati wanita itu, kondisi Freya sudah sangat buruk, rambut acak acakan dan wajah yang lembab, meskipun tadi Darrec menyuruh orang orangnya mengobati Freya pasca menyiksanya


"Dar, kesalahanmu yang pertama, tidak menyisakan tempat lagi untukku" ucap Al dan menyuruhDar membawa Freya kembali, tidak ada tempat untuknya menyisa wanita iitu


"bawa pria breng*8sek itu kesini dar" ucap Al, dan kini sepenuhnya milik Al, Darrec tidak menyentuh Garvin sama sekali


"obati wanita jala**ng itu, dan kirim kepulau terpencil diluar negri, biarkan dia hidup susah tanpa membuat ulah lagi, jangan kebagian Eropa, ke Afrika saja" ucap Al, ini itu menjadi tugas Michael


next


jangan lupa like, komen,dan favorit kalian raeders😍😍, dan maaf kalau up lama soalnya othor ada kerjaan tadi lav kaliansaya

__ADS_1


__ADS_2