Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 53, Kedatangan Freya


__ADS_3

Dasar pria tua, tidak bisakah dia menahan sedikit lagi, toh juga selama ini dia sudah menikmati wanitanya, membuat kesal saja, bukankah selama berapa puluh tahun ia bisa menahan tapi setelah punya wanita, untuk menahan satu minggu saja tidak mampu


~Agatha Chevalier


Dinegara yang terkenal dengan salju dan hamparan bukit hijaunya, Swiss, salah satu negara yang punya kebudayaan yang mengagumkan, disebuah gedung yang menjulang tinggi, sepasang kekasih sedang asik memadu kasih diatas ranjang dengan suara erotis dan keringat yang sudah mengalir deras dari kedua sejilo itu.


"come on baby, ahhhkkk" ucap pria yang sedang dipacu kenikmatan oleh wanitanya yang sedang berada diatas dan memberikan sensai nikmat untuk pria itu


"eeughhh" de**sahan keluar dari mulut wanita itu sambil berganti posisi dan masih melanjutkan permainan panas mereka, hingga akhirnya keduanya mencapai puncak pelepasan secara bersama,


"makasih baby" ucap pria itu dan mencium kepala wanitanya dan kembali melu**mat bibir wanita itu, sedangkan wanita yang ada dibawah kukungannya asik menikmati tanpa ada balasan atau penolakan


"sesuai janji babe" jawab wanita itu dan kembali melanjutkan permainan mreka, kedua sejoli itu adalah Freya dan kekakasihnya selama beberapa tahun terakhir ini, namun pria itu juga yang membantu Freya bisa sampai ketitik tertinggi karirnya, pria itu adalah ketua Geng Black Thanos, yang berpusat di Swiss dan diketuai bernama Darkseid Loki, seorang pria yang terkenal kejam dan hanya memikirkan kekuasaan dan tahtanya,


Darkseid Loki, sering dipanggi Loki oleh anak buahnya, pria itu sangat membenci keluarga Chevalier dan selalu berniat untuk menghacurkannya, namun beberapa kali usahanya digagalkan oleh Aland, anak perwaris keluarga itu, dan akhirnya Loki bertemu dengan Freya, yang ternyata adalah mantan kekasih Aland dan jatuh cinta dengan wanita itu, sampai akhitnya Freya jatuh ketangan Loki dan menjalin asmara dengan pria itu, mereka bahkan bekerja sama untuk menghancurkan keluarga Chevalier dan merebut semua apa yang mereka miliki.


"kapan kau akan ke Indonesia baby?" tanya Loki kepda wanitanya saat mereka selesai menyalurkan hasrat dan sudah membersihkan diri masing-masing


"secepatnya babe, kalau bisa hari ini, karna aku tidak sabar melihat mantan kekasihku yang katanya sudah jaya sekarang" kata Freya sambil duduk dipangkuan Loki dan mengecup bibir pria itu


"baiklah, aku jadwalkan semua, kau hanya tinggal berangkat saja" jawab Loki dengan tersenyum, sebagai pria yang sangat mencintai wanitanya, Loki melakukan apapun yang diinginkan oleh Freya, sampai wanita itu bisa mengelabui Loki, tidur dengan beberapa pria lain saat dirinya ada pekerjaan diluar negri.

__ADS_1


"makasih babe, love you" ucap Freya dengan semnyum yang mengembang, apa yang ia inginkan ternyata semudah itu didapatkan, tinggal menjalankan satu misi lagi, menemui Aland dan membuatnya tunduk kembali padanya.


"everything for you baby" ucap Loki dengan tersenyum, akhir-akhir ini Freya semakin bersikap manis padanya, membuat pria yang sudah bucin [pada satu wanita itu tidak memikirkan alasan tersembunyi dibalik perubahan sikap wanitanya.


jam menunjukkan pukul lima lewat seperempat sore hari, dimana apa yang dikatakan Loki kepada wanitanya langsung dituruti, Freya akan melakukan penerbangan ke Indonesia yang sudah diatur oleh kekasihnya itu, dengan beberapa misi yang sudah mereka rencanakan bersama, semua fasilitas Freya akan dibiayai oleh Loki selama di Inodesia, karna kemungkinan besar Loki akan menyusul wanitanya ke negara tripis itu.


"aku pergi ya babe, jangan terlalu mengkhawatirkan ku" kata Freya dengan tersenyum dan mengecup bibir Loki dengan sedikir menge*sapnya, membuat pria itu tersenyum dan mengangguk


"call me, kalau kau sudah sampai disana, semua seudah diurus orangku" kata Loki dan langsung dibalas dengan senyuman Freya, wanita itu menyeret koper miliknya dan langsung masuk kedalam pesawat yang sebentar lagi akan take off, Freya sangat senang karna apa yang ia inginkan segera terwujud.


Ditempat lain, tepatnya di apartemen Aland, pria itu mengamuk karna tidak diperbolehkan untuk menemui gadis kecilnya, bahkan Aland semakin tersiksa karna bibi Agatha membuat peraturan yang tidak masuk akal untuknya, sedah cukup selama beberapa hari yang lalu ia dilarang bertemu dengan Asya, dan sekarang pun masih seperti itu


"Ayolah bibi, aku hanya ingin melihatnya sebentar saja" kata Aland memohon kepada bibirnya, namun tetap saja Agatha tidak menghiraukan rengekan Aland malah menutup pintu apartemennya segera, membuat pria itu mengamuk sejadi-jadinya.


"sudahlah Al, lagipula pernikahan kalian tinggal menunggu besok, sabar sedikitkan bisa Al" kata Darrec yang sudah mulai kesal dengan sepupunya itu


"hah! kau bilang sabar dar??, aku sudah sabar beberap hari yang lalu, padahjal aku hanya ingin mencium gadis kecilku saja" kata Aland mulai frustasi dan menjambak rambutnya


"kau sudah gila Al" kata Darrec dan keluar dari ruangan gila itu, ia berniat untuk ke apartemen maminya agar memperbolehkan Aland bertemu dengan Asya, agar pria tua itu tidak mengamuk dan pergi bekerja


tok..tok..tok..

__ADS_1


"siapa lagi ini, selalu merusuh, apa mereka tidak lihat aku lagi banyak pekerjaan" kata Agatha dan berjalan menuju pintu apartemen, sedangkan Asya yang melihatnya hanya bisa menhan tawa karna keluarga calon suaminya sangat barbar, apalagi bibinya, membuat suasana menjadi riuh saja


"ada apa!!?" tanya Agatha dengan suara lantang dan membuat Darrec anaknya terkejut karna tiba-tiba


"mami kagetin aja, tidak bisa apa bicara pelan, jangan seperti pria tua itu, sudah gila di apartemen" kata Darrec dan menerobos masuk kedalam


"mi, biarkan Al menemui Asya, toh juga hanya sebnatra, beberapa hari ini dia tidak kekantor dan mogok makan, selalu mengamuk dan berteriak" kata Darrec sambil mendekati Asya yang sibuk memasak didapur


"siapa suruh dia mengamuk seperti itu, menahan satu hari saja tidak bisa, dasar pria tua" kata Agatha dan menyuruh Asya untuk menemui Aland, ia tidak ingin ponakannya melakukan lebih hanya karna ia egois, ia juga tidak ingin Aland mengingat masalalunya dan berujung hal yang tidak diinginkan


"temuilah pria tua itu sya, tapi ingat nanti malam pulang kesini dan tidur disini, besok acara kalian akan dimulai dan kita berangkat dari sini" kata Agatha dan diangguki oleh Asya gadis polos itu langsung berjalank keluar tanpa menunggu Darrec lagi, sebenarnya ia khawatir dengan Aland, tapi apalah daya ia tidak bisa membantah bibinya


"om, Asya datang" kata gadis kecil Aland dengan suara yang lembut, dan langsung saja Aland yang mendengarnya bangun dari tempatnya rebahan dan melihat pemandnagan didepannya


"babe, apa itu kamu?, mengapa bisa sampai disini?, apa kamu kabur?" tanya Aland bertubi-yubi dan langsung memeluk gadis kecilnya, rindu yang ia tahan selama beberapa hari akhirnya terlepaskan dan membawa Asya masuk kedalam kamarnay denagn menggendong gadis kecilnya itu dan mendudukkan Asya dipanguannya


"om, jangan seperti ini, kan Asya mau datang cuma ingin melihat keadaan om saja" kata Asya dan membuat mood Aland kembali buruk


cup..


"jangan marah lagi ya om, lagian kan besok kita udah mau nikah" kata Asya setelah melambungkan kecupan singkat dibibir pria tua it, dengan segera raut wajah Aland kembali segar dan membalas kecupan gadis kecilnya menjadi luma**tan

__ADS_1


next


maaf kalau banyak kesalahan kata, typo atau yang lainnya ya readers, semoag setia membaca dan jangan lupa like,komen,dan favorite kalian 😍😍😍😍


__ADS_2