Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 90, Masalah


__ADS_3

Sepulangnya dari kediaman Burke,


Aland dan kedua sahabatnya langsung pulang dan kembali ke perusahaan, namun


berbdeda dengan Aland, sejak tadi firasatnya sudah tidak enak, ia membayangkan


istri yang di Villa bersama dengan sahabat istrinya, meskipun Chloe adalah


wanita yang bisa menjaga diri namun tetap saja ia adalah wanita dan sendiri


pula, kalau istrinya sendiri pasti tidak bisa melakukan apapun.


"Vin, kau dan Darrec


pergilah kekantor, aku akan pulang ke Villa, aku khawatir dengan mereka disana.


takutnya Loki sudah bergerak lebih awal dari perkiraan kita" kata Al dan


diangguki oleh kedua pria itu, mereka membawa dua mobil,dan sekarang Vin


bersama dengan Darrec pergi kekantor A/V Cropsaya


Ditempat lain, tepatnya di Villa


dimana dua orang wanita yang asik dengan drama korea favorite mereka dan


cemilan yang menemani merekka, jangan lupa juga posii nyaman keduanya agar


tidak ada gangguan ketika menonton dakor mereka


"sya, kamu ga bosan sama


drama ini, aku sudah menyaksikannya berulang kali menggoda, dan sekarang kamu


memilih nonton ini lagi" kata Chloe ketika bumil itu memilh mengganti


tontonan mereka yang tadinya Chloe asik menikmati alur cerita dramanya


"tidak Chloe, ini juga


dramanya sangat bagus, saya ingin menontonnya lagi, kalau kamu gak mau ikut kamu


tidur aja" kata Asya cuek bebek memilih tetpa melanjutkan drama


pilihannya, pilihan Chloe yang meringkut kesal dan meninggalkan dirinya


kedapur


"sekalian bawa jus jeruk"


yang ada dilemari es ya beb" ucap Asya tertawa tanpa sahabatnya yang


kesal itu, aku tau kalau Chloe kesal dan mara kamu, tapi bodo amat, ia


menginginkan daram itu


bernyanyi beberapa menit, Chloe


datang dengan membawa jus orange dan dua gelas ditangannya, gadis itu


segera meletakkan dan masih dengan wajah yang cemberut kepada bumil itu


"Sya, jam berapa suamimu dan


yang lain pulang?" tanya Chloe menuangkan jusnya dan memberikan kepada


bumil cantik itu, mereka menikmatinya


"aku tidak tau pasti Chloe,


mereka kadang lembur, kadang juga pulang cepat, aku tidak tau jadwal pasti


pekerjaan merek, sangat tidak fleksibel " kata Asya dengan rasa bosan ia


mengakhiri dramanya dan memilih melanjutkan cerita bersama sahabatnya


"perasaanku tidak enak Sya,


atau mungkin aku terllau banyak pikiran ya" kata Chloe meletakkan gelasnya


dan menikmati cemilan di atas meja

__ADS_1


"tidak enak bagaimanaa


Chloe, tidak ungkin mereka tidak mengabari kita kalau terjadi sesuatu, kamu


terlalu menakjubkannya Chloe?" kata Asya sambil ikut juga menikmati jayanan


ditangan Chloe


'tapi Sya ini tidak seperti


biasanya aku kepikiran seperti ini, atau mungkin ada sesuatu yang mirip


mereka yang kamu sendiri tidak tau Sya?" tanya Chlo karna ia tau siapa


suami sahabatnya itu


"tidak mungkin Chloe, mereka


pasti terbuka dengan masalah papun denganku, apalagi masalah yang lumayan


besar, pasti merka mengatakan" mengatakan kata Asya tetap kekeh kalau tidak


akan sesuatu, sebenarnya ia juga sedikit khawatir, pasalnya ia tau


bagaiana masalah yang terjadi belakangan ini, apalagi ia sempat mendengar nama


Freya disebut oleh ketiga pria di Villa itu kemarin malam


nun tetap saja Asya tidak mau


memgambil pikiran terlalu jauh,ia masih berusaha meenutupi pemikirannya, ia


takut jika sahabatnya ini juga melihatnya dan takut, lagipula semua sudah


diaur oleh yang diiatas, ia hanya menlajankan alurnya saja bukan?


"entahlah Sya, aku mera sa


seperti itu, semoga saja tidak terjadi apapun" kata Chloe dan


diangguki oleh bumil itu, mereka melanjutkan acara makan mereka


diketuk dari luar, kedua wanita itu membocorkan satu sama lain, tidak


mungkin Al,atau Vin yang datang, juga Darrec yang menajdi pemilik Villa itu


masih ketuk pintu untuk masuk, sangat tidak masuk akal


"kira-kira siapa ya Sya?,


tidak mungkin om Al atau kak Vin," kata Chloe dengan wajah yang tegang dan


khawatir, khawatir jika apa yang ia khawatirkan akan terjadi, tapi mereka hanya


berdua saja, ia melindungi sahabatnya dan dirinya sendiri?


"tidak mungkin jika Darrec


biasanya mereka datang langsung masuk saja kan?" kata Asya yang juga


bingung sekaligus takut, sangat terlihat, dan sewaktu-waktu menghadapi kesulitan


"sebentar Sya, kamu tunggu


disini, aku akan melihatnya dulu kedepan" kata Chloe dengan suara pelan


dan menyuruh bumil itu unutk tetap tenang dan duduk kembali


"Chloe, jangan... aku takut


itu orang yang tidak kita kenal" kata Asya dengan takut dan menahan tangan


saahabatnya yang hendak melankah keluar


"tidak apa Sya, aku cuma


mengeceknya, aku tidak akan membukanya, percayalah semua akan baik-baik saja,


kamu telfon suamimu sekarang" kata Chloe dan langsung diangguki bumil itu,


gadis itu melangkha dan melihat siapa yang mengetuk pintu sejak tadi tidak

__ADS_1


berhenti, dengan hati-hati dan sangat pelan, Chloe membuka gorden Vila dan


seketika itu melebar dan menutup mulutya


"ada apa Chloe?"tanya


Asya yang melihat ekspresi sahabatnya berubah 180 derajat dibandingkan yang


tadi, Chloe menarik tangan Asya dengan cepat dan menyuruhnya diam dengan


gerakan tangan


"jangan bersuara Sya, ini


gawat, kamu telfon om Al dan Darrec, aku akan mengabari ayah dan kak Vin dulu.


mereka ada diluar Villa kita sekarang, untung saja Villa ini lengkap dengan


pengamanan dan tidak mudah dirobohkan atau dimasuki dengan


mudah" kata Chloe menjelaskan kepada bumil itu.mereka sekarang sudah


berada dikamar atas lantai 2 Villa, Chloe buru-buru menarik Asya dan menutup


pintu kamar, ia memilih kamar lantai 2 karna mnurut Chloe lebih aman dan tidak


akan mudah ditebak


Chloe sangat khawatir


dengn keselamaatan mereka berdua, apalagi melihat Asya yang ingin menangis dan


bergertar hebat pada tubuh membuat Chloe tidak tega


"percayalah Sya, semua akan


baik-baik saja, kamu jangan terlalu khawatir oekyy?" ucap Chloe masih


menikmati bumil sambil membuka ponsel mereka masing-masing, Asya memberi


pesan kepada suaminya dan Darrec, begitu juga dengan Chloe, gadis itu bergerak


cepat memberitahu semua jaringan yang ia punya


"shittt", umpat Al saat


masih megendarai mobilnya menuju Villa, dimana istrinya dan Chloe


berada, sungguh diluar dugaan dan perhitungan Al semua ini akan


tterjadi, sia-sia mereka membuat rencana dan sungguh ini kesalahan yang


ia pernah melakukan, membahayakan nyawa orang yang paling ia sayang


Al yang tadinya memiloh untuk


pulang, tiba-tiba mendapat pesan dari istrinya bahwa mereka terancam, Villa


milik Darrec dikepung oleh musuh, membuat Al mengumpat dan mengeluarkan semua


nama yang ada di ragunan, ia langsung mengabari Vin dan Darrec yang ternyata


sudah mendapatkan info, 


Al langsung memilih


smeua orang-orangnya dan menuju ke Villa, begitu juga dengan Chloe yang tadinya


mengabari ayah dan orang-orang milik ayah, untuk membantu mereka keluar


dari Villa itu, sebelum bala bantuan dari Al atang, Chloe sudah bergerak lebih


dahulu.


Berikutnya


untuk BAB selanjutnya akan ada


yang memicu emosi dan tegang, juga partnya akan lebih ke action, jadi stay


disisni ya pembaca

__ADS_1


__ADS_2