
Sepulangnya dari kediaman Burke,
Aland dan kedua sahabatnya langsung pulang dan kembali ke perusahaan, namun
berbdeda dengan Aland, sejak tadi firasatnya sudah tidak enak, ia membayangkan
istri yang di Villa bersama dengan sahabat istrinya, meskipun Chloe adalah
wanita yang bisa menjaga diri namun tetap saja ia adalah wanita dan sendiri
pula, kalau istrinya sendiri pasti tidak bisa melakukan apapun.
"Vin, kau dan Darrec
pergilah kekantor, aku akan pulang ke Villa, aku khawatir dengan mereka disana.
takutnya Loki sudah bergerak lebih awal dari perkiraan kita" kata Al dan
diangguki oleh kedua pria itu, mereka membawa dua mobil,dan sekarang Vin
bersama dengan Darrec pergi kekantor A/V Cropsaya
Ditempat lain, tepatnya di Villa
dimana dua orang wanita yang asik dengan drama korea favorite mereka dan
cemilan yang menemani merekka, jangan lupa juga posii nyaman keduanya agar
tidak ada gangguan ketika menonton dakor mereka
"sya, kamu ga bosan sama
drama ini, aku sudah menyaksikannya berulang kali menggoda, dan sekarang kamu
memilih nonton ini lagi" kata Chloe ketika bumil itu memilh mengganti
tontonan mereka yang tadinya Chloe asik menikmati alur cerita dramanya
"tidak Chloe, ini juga
dramanya sangat bagus, saya ingin menontonnya lagi, kalau kamu gak mau ikut kamu
tidur aja" kata Asya cuek bebek memilih tetpa melanjutkan drama
pilihannya, pilihan Chloe yang meringkut kesal dan meninggalkan dirinya
kedapur
"sekalian bawa jus jeruk"
yang ada dilemari es ya beb" ucap Asya tertawa tanpa sahabatnya yang
kesal itu, aku tau kalau Chloe kesal dan mara kamu, tapi bodo amat, ia
menginginkan daram itu
bernyanyi beberapa menit, Chloe
datang dengan membawa jus orange dan dua gelas ditangannya, gadis itu
segera meletakkan dan masih dengan wajah yang cemberut kepada bumil itu
"Sya, jam berapa suamimu dan
yang lain pulang?" tanya Chloe menuangkan jusnya dan memberikan kepada
bumil cantik itu, mereka menikmatinya
"aku tidak tau pasti Chloe,
mereka kadang lembur, kadang juga pulang cepat, aku tidak tau jadwal pasti
pekerjaan merek, sangat tidak fleksibel " kata Asya dengan rasa bosan ia
mengakhiri dramanya dan memilih melanjutkan cerita bersama sahabatnya
"perasaanku tidak enak Sya,
atau mungkin aku terllau banyak pikiran ya" kata Chloe meletakkan gelasnya
dan menikmati cemilan di atas meja
__ADS_1
"tidak enak bagaimanaa
Chloe, tidak ungkin mereka tidak mengabari kita kalau terjadi sesuatu, kamu
terlalu menakjubkannya Chloe?" kata Asya sambil ikut juga menikmati jayanan
ditangan Chloe
'tapi Sya ini tidak seperti
biasanya aku kepikiran seperti ini, atau mungkin ada sesuatu yang mirip
mereka yang kamu sendiri tidak tau Sya?" tanya Chlo karna ia tau siapa
suami sahabatnya itu
"tidak mungkin Chloe, mereka
pasti terbuka dengan masalah papun denganku, apalagi masalah yang lumayan
besar, pasti merka mengatakan" mengatakan kata Asya tetap kekeh kalau tidak
akan sesuatu, sebenarnya ia juga sedikit khawatir, pasalnya ia tau
bagaiana masalah yang terjadi belakangan ini, apalagi ia sempat mendengar nama
Freya disebut oleh ketiga pria di Villa itu kemarin malam
nun tetap saja Asya tidak mau
memgambil pikiran terlalu jauh,ia masih berusaha meenutupi pemikirannya, ia
takut jika sahabatnya ini juga melihatnya dan takut, lagipula semua sudah
diaur oleh yang diiatas, ia hanya menlajankan alurnya saja bukan?
"entahlah Sya, aku mera sa
seperti itu, semoga saja tidak terjadi apapun" kata Chloe dan
diangguki oleh bumil itu, mereka melanjutkan acara makan mereka
diketuk dari luar, kedua wanita itu membocorkan satu sama lain, tidak
mungkin Al,atau Vin yang datang, juga Darrec yang menajdi pemilik Villa itu
masih ketuk pintu untuk masuk, sangat tidak masuk akal
"kira-kira siapa ya Sya?,
tidak mungkin om Al atau kak Vin," kata Chloe dengan wajah yang tegang dan
khawatir, khawatir jika apa yang ia khawatirkan akan terjadi, tapi mereka hanya
berdua saja, ia melindungi sahabatnya dan dirinya sendiri?
"tidak mungkin jika Darrec
biasanya mereka datang langsung masuk saja kan?" kata Asya yang juga
bingung sekaligus takut, sangat terlihat, dan sewaktu-waktu menghadapi kesulitan
"sebentar Sya, kamu tunggu
disini, aku akan melihatnya dulu kedepan" kata Chloe dengan suara pelan
dan menyuruh bumil itu unutk tetap tenang dan duduk kembali
"Chloe, jangan... aku takut
itu orang yang tidak kita kenal" kata Asya dengan takut dan menahan tangan
saahabatnya yang hendak melankah keluar
"tidak apa Sya, aku cuma
mengeceknya, aku tidak akan membukanya, percayalah semua akan baik-baik saja,
kamu telfon suamimu sekarang" kata Chloe dan langsung diangguki bumil itu,
gadis itu melangkha dan melihat siapa yang mengetuk pintu sejak tadi tidak
__ADS_1
berhenti, dengan hati-hati dan sangat pelan, Chloe membuka gorden Vila dan
seketika itu melebar dan menutup mulutya
"ada apa Chloe?"tanya
Asya yang melihat ekspresi sahabatnya berubah 180 derajat dibandingkan yang
tadi, Chloe menarik tangan Asya dengan cepat dan menyuruhnya diam dengan
gerakan tangan
"jangan bersuara Sya, ini
gawat, kamu telfon om Al dan Darrec, aku akan mengabari ayah dan kak Vin dulu.
mereka ada diluar Villa kita sekarang, untung saja Villa ini lengkap dengan
pengamanan dan tidak mudah dirobohkan atau dimasuki dengan
mudah" kata Chloe menjelaskan kepada bumil itu.mereka sekarang sudah
berada dikamar atas lantai 2 Villa, Chloe buru-buru menarik Asya dan menutup
pintu kamar, ia memilih kamar lantai 2 karna mnurut Chloe lebih aman dan tidak
akan mudah ditebak
Chloe sangat khawatir
dengn keselamaatan mereka berdua, apalagi melihat Asya yang ingin menangis dan
bergertar hebat pada tubuh membuat Chloe tidak tega
"percayalah Sya, semua akan
baik-baik saja, kamu jangan terlalu khawatir oekyy?" ucap Chloe masih
menikmati bumil sambil membuka ponsel mereka masing-masing, Asya memberi
pesan kepada suaminya dan Darrec, begitu juga dengan Chloe, gadis itu bergerak
cepat memberitahu semua jaringan yang ia punya
"shittt", umpat Al saat
masih megendarai mobilnya menuju Villa, dimana istrinya dan Chloe
berada, sungguh diluar dugaan dan perhitungan Al semua ini akan
tterjadi, sia-sia mereka membuat rencana dan sungguh ini kesalahan yang
ia pernah melakukan, membahayakan nyawa orang yang paling ia sayang
Al yang tadinya memiloh untuk
pulang, tiba-tiba mendapat pesan dari istrinya bahwa mereka terancam, Villa
milik Darrec dikepung oleh musuh, membuat Al mengumpat dan mengeluarkan semua
nama yang ada di ragunan, ia langsung mengabari Vin dan Darrec yang ternyata
sudah mendapatkan info,
Al langsung memilih
smeua orang-orangnya dan menuju ke Villa, begitu juga dengan Chloe yang tadinya
mengabari ayah dan orang-orang milik ayah, untuk membantu mereka keluar
dari Villa itu, sebelum bala bantuan dari Al atang, Chloe sudah bergerak lebih
dahulu.
Berikutnya
untuk BAB selanjutnya akan ada
yang memicu emosi dan tegang, juga partnya akan lebih ke action, jadi stay
disisni ya pembaca
__ADS_1