Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 79, Aku Tidak Mengenalimu


__ADS_3

Bukan tidak menginginkanya, hanya saja sebagai wanita harus diprioritaskan dulu jangan mencari, dan harus diinginkan dulu bukan menginginkan, karna kita tidak tahu bagaimana sifat seseorang jika hanya melihat luar atau fisiknya saja, ucapan tidak pernah bisa membuat hati tidak percaya dengan cepat


Alesya Chevalier


pagi hari tidurnya, Al bangun dari tempat dan melihat sekelilingnya tidak ada di sampingnya tidurnya, pria itu bangun dari tempat tidurnya dan mencari istri kecilnya, ada rasa takut dihati Al ketika tidak ada disampingnya ketika ia bangun, pikiran Al sudah berajalela dimana- mana


"sayang..." panggil Al sembari membuka pintu kamar dan mencari istri turun kebawah namun tidak mendapatkan jawaban apapun


"sayang,, Vin...Dar..." panggil Al kepada semua yang ada dirumah itu, ada tiga orang penghuni vila itu selain dirinya namun ketiganya juga tidak ada disana, Al semakin bingung, jangan-jangan ia dipermainkan oleh ketiga orang itu , mungkin saja kedua pria yang menjengkelkan itu membawa istrinya agar enjauh darinya, pikiran Al mulai tidak benar


"sayang....." panggil Al lagi dan kembali mencari istrinya keseluruh ruangan termasuk ia mencari diluar vila, dan baru saja ia membuka pintu untuk belakang vila ia sudah mendengar suara yang ingin ia dengar sejak ia bangun dari tempat tidurnya


"mengapa aku tidak bisa mengenalimu dari pertama aku melihatmu" kata Asya sedang bercerita tentang Vin dan Darrec di belakang vila, mereka sengaja memilih udara di sana karena udara sejuk dan baik untuk kesehatan terutama untuk Asya yang sedang hamil muda.


"bukan kamu yang tidak mengenalinya dek, tapi dia berubah banyak apalagi kalian belum lama bertemu dulu, kalian hanya bertemu beberapa saat?"tanya Vin kepada adik kesayangannya sambil mengelus kepala Asya dnegan lembut


"aku mengubah beberapa foto bentuk, kalian bukan tau?"tanya Darrec karna memnag sebenarnya ia melakukan oplas sebelum datang ke Indonesia agar musuh tidak mengenaliku, karna taunya aku adalah pewaris keluarga Chevalier setelah Al" kata Darrec sambil melihat bagian wajahnya yang melakukan oplas

__ADS_1


"pantas saja aku seperti mengenalmu tapi karna bentuk wajahmu tidak sama seperti dulu" kata Asya dan diangguki oleh Vin, pria itu tidak banyak bicara dengan kata lain Vin seperti banyak pikiran, mungkin masih ada permintaan Darrec tadi malam, bisa atau tidak dirinya membantu Darrec?


"sayang..." memanggil Al pembicaraan ketiga yang saling bercerita satu sama lain, namun mata Al mengungkapkan tangan Vin yang menempel di kepala istri, hal itu membuat Al tidak menyukai itu, ingin rasanya menghancurkan tangan yang menyentuh tubuh istrinya


"lepaskan tanganmu dari tubuh sitriku!!"kata Al dengan suara mengilhami dan tajam ke arah Vin, namun pria itu tidak mendengarkan apa yang dikatakan oleh Al, tangan Vin masih menyerang dan merangkul adiknya dengan kuat


"kubilang kamera tangamu Vin!!"Ucap Al semakin mempertegas ucapannya, ia langsung mendekati istrinya dan dengan kasar melepaskan tangan Vin dari pundak istrinya, pria itu langsung menarik Asya dan memeluk istrinya dengan erat


"kenapa tidak membangunkan ku hemm?"tanya Al dengan lembut sambil mengusap pipi istrinya lembut, kedua pria jones disampingnya dan hanya fokus dengan kecantikan isrtinya


"kalian untuk apa lagi disini, apa kalian tidak kasian dengan diri kalian sendirri?? tanya seolah-olah untuk kedua pria jones didepannya itu, dengan wajah yang menyebalkan dan senyuman membuat Vin maupun Darrec hanya mendegus kesal dan langsung meninggalkan pasutri itu dengan wajah kesal


"sayang, jangan khawatir ku hemm? kamu boleh mengomel sepanjang hari aku akan mengakhirinya, tapi jangan abaikan aku oke??'kata Al sambil membawa istri duduk dikursi yang tadi mereka gunakan berccerita sebelum akhirnya Al datang dan mengusir teman cerita Asya wkwk


"aku tidak masalah kamu, saja aku tidak berbicara dneganmu, mengapa harus mencariku, apa yang kamu cintai saat kamu sibuk dengan kamu mencariku?"tanya Asya dengan wajah yang sulit dibacakan kutipannya seolah-olah menjadi hantaman kuat dihati Al


"tidak sayang, aku tidak ada hubungan apapun dnegannya, kemarin itu kamu hanya salah paham, dia sengaja melakukan itu agar kamu salah paham ketika masuk keruangan ku, kalau tidak percaya kita bisa cek CCTV yang ada diruanganku sekarang juga" uacap Al istri kecilnya yang marah, ada rasa senang dalam hati Al saat tau kalau istrinya cemburu dan mengagumi seperti itu

__ADS_1


"ohhh iya ya, kan ada CCTV kenapa aku harus sebdoh itu tidak langusng memeriksanya, malah kabur dan membuat ku lelah saja berjalan jauh kemarin, dasar Asya bodoh!"gerutu bumil itu kepada dirinya sendiri karena merasa dibodohi kabur saja kemarin


"bagaimana sayang, apa kamu mau cek CCTV atau sudah percaya padaku?"Al dengan mengendus leher istrinya yang snagat ia rindukan, dan sepersekian detik tangan Al terangkat dan mendarat di perut rata Asya, gadis itu melihat ke arah suaminya jika suaminya sudah tahu tentang kehamilannya


"apa dia nakal disini?"tanya Al dan mengelus perut rata itu dnegan sneyuman dan tidak terasa airmata Al merembes begitu saja dari pelupuk matanya, ia tidak bisa menahan kebahagiaannya saat ini, sudah lama ia menginginkan hal ini, namun baru sekarang terkabul


"dia tidak nakal, hanya saja papanya yang nakal, iyakan nak?'ucap Asya membuat Al mendonggakkan kepalanya melihat istrinya yang masih membahas kejadian kemarin, perlahan tangan Asya menghapus airmata suaminya, ia senang karna Al merasakan kebahagiaan yang ia rasakan juga


"papa tidak nakal nak, tapi mama yang slaah paham, kamu harus percaya sama papa oke?"karan Al dann mencium perut istrinya, keduanya merasakan pagi yang penuh haru dan cinta yang luar biasa, inilah momen yang paling ditunggu oleh keduanya


dimenit kesekian keadaan, keduanya kini merasakan hangatnya di puncak matahari, dan kini jam menunjukkan pukul 10.00 WIB, dan itu tidak baik untuk kesehatan mereka lagi, Al memutuskan istri masuk ke dalam untuk memberikan diri dan makan, karna ia tau istri belum sarapan sejak bangun tadi


"mau mandi bersama?"tawar Al dnegan kerlingan mata yang nakal, dan sudah pasti Asya tau kutipan suami mesumnya itu, namun bumil itu juga tidak menolak, ia menganggukkan kepala dengan cepat dan merangkul lehher Al yang membawanya, uhhh sungguh sesuatu yang membuat orang lain ngenes banget wkwk🤣🤣


Selanjutnya


jangan lupa like,komen,dan favorit kalian semua ya readers tercintaaa😘😘

__ADS_1


__ADS_2