Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 54, Wedding Day


__ADS_3

Tidak ada yang spesial selain hari pernikahan untukku, danhari ini itu akan terjadi, aku menikah dengan wanita yang menjali pilihanku, tidak tau apa yang aku pikirkan saat memutuskan menikahinya, yang pasti aku tidak ingin kehilangan dirinya, sekalipun itu tidak ada cinta diantara kami berdua


~Aland Chevalier


Hari yang ditunggu semua orang telah tiba, dimana semua keluarga Chevalier sibuk untuk persiapan ke pernikahan couple A, terlebih lagi bibi Agatha, dia mondar mandor kesana kemari hanya untuk melihat persiapan sudah maksimal atau belum, karna Agatha tidak suka jika acara ini ada kesalahan sedikitpun


sedangkan Asya, sedang di make over oleh para MUA yang disewa mereka, disalah satu kamar hotel yang mereka sewa saat ini, begitu juga dengan Aland, iaย  sedang dibantu persiapan oleh asisten Vin dan sepupunya Darrec, namun yang namanya pria pasti ada saja kelakuan mereka yang membuat keributan.


seperti sekarang ini, mereka bertiga sibuk bertengkar hanya karna masalah sepele, Aland dibuat kesal oleh kedua orang yang membantunya,mungkin itu sengaja dilakukan oleh dua orang


"lebih baik kalian berdua tunggu diluar, aku tidak siap dari tadi karna klaian berdua tidak becus satu pun" kata Aland yang kesal karna dari tadi kedua pria itu hanya bercanda dan tertawa usil


"tidak Al, jangan seperti itu, kami hanya sedikit becanda sebelum kamu menjadi suami yang bucin"ย  kata Darrec sambil melempar Aland handuk yang mereka pakai mandi


"tidak ada becanda Dar, kalian tidak lihat aku lagi sibuk, tidak ada waktuku untuk meladeni orang gila seperti kalian" kata Aland dan menyeret kedua orang itu untuk keluar dari kamar agar dirinya bisa fokus bersiap-siap


"Al, jangan seperti ini, nanti mami lihat bisa-bisa kami di omelin" kata Darrec namun tidak dihiraukan oleh sepupunya itu, Aland kembali masuk kedalam kamar dan menguncinya


"dasar bocah prik" umpat Aland dan kembali masuk menyelesaikan apa yang tertinggal, tidak menengar teriakan dua pria yang tidak tau malu diluar memanggil namanya


Dibawah hotel, Agatha sedang mengomel ria karna pengantin pria yang tak kunjung datang, padahal mereka dari tadi sudah berada disana dengan beberapa tamu undnagan yang sudah datang, ditambah lagi keluarga Asya, yaitu om dan tantenya, serta dua saudara kembarnya, dan juga tak lupa keluarga Chloe juga ikut disana dan beberapa rekan kerja Aland yang lainnya


"dasar anak-anak kurang ajar, tidak bisakah kalian sedikit serius hari ini, awas aja kalian nanti di apartemen!!" kata Agatha dan langsung melangkah kelantai atas untuk melihat ponakannya sudah siap atau belum


"astaga,,, kalian berdua ngapain diluar, bukankah aku menyuruh kalian untuk membantu Al, apa yang kalian lakukan disini ha!!" suara Agatha sudah melengking tinggi mendapati dua orang pria yang tadi ia harapkan bisa membnatu Aland tapi malah diam diluar kamar


"k..kami disuruh Al untuk menunggu diluar mi, katanya sebentar lagi ia akan selesai" kata Darrec memberikan alasan yang paling relevan agar tidak disembur dengan api maminya

__ADS_1


"lalu untuk apa kalian disini, turun kebawah cepat!" kata wanita paruh baya itu, dan mengetuk pintu kamar Aland untuk melihat ponakannya selesai atau belum


"iya bi, sebentar lagi aku siap" kata Aland yang mendengar suara ribut dan dipastikan itu adalah bibinya


"cepatlah Al, semua tamu sudah menunggu dibawah, kenapa kau lama sekali" kata Agatha dan meninggalkan Aland, sementara pria itu langsung menutup telfonnya entah siapa yang menelfon hari sibuk seperti ini


namun setelah panggilan itu berakhir, raut wajah Aland sedikir berubah, seolah tidak ada semangat lagi untuk melanjutkan hari ini, namun ia bukanlah pria pengecut seperti itu, Aland tetap pada pendiriannya sekarang



Baju Pernikahan Asya



Aland Yang keluar dari kamar



Aland yang keluar dari kamar dan turun kebawah langsung menjadi fokos para tamu undangan, apalagi ada beberapa diantara mereka yang dulu menginginkan Aland menjadi menantu dikeluarga mereka, namun satupun diantara mereka tidak ada yang beruntung


Aland berdiri diantara mereka sambil menunggu Asya datang diantar oleh bibinya, semua mata tertuju kepada Asya yang menurut mereka sangat cantik, terlebih Aland yang melihat gadis kecilnya berubah menjadi wanita dewasa yang elegan, semua yang ada ditubuh Asya menjadi perhatian para tamu undangan, khususnya keluarga Burke, mereka mencibir Asya dan saling berbisik satu sama lain


"cantik sekali calon tuan Aland" kata tamu undnagan dan diangguki tamu yang lain


"aku tidak menyangka kalau calon istri tuan Aland secantik itu" kata tamu yang tadinya asik menikmati dekorasi sekarang matanya beralih Asya yang berjalan menuju tempat Aland berdiri


"kamu cantik sekali babe, aku tidak sabar mengukungmu dibawahku" kata Aland menggoda calon istrinya, sedangkan Asya malu-malu kucing saat semua mata memandangnya

__ADS_1


"diamlah om, jangan mesum ditempat umum" kata Asya dan mereka berdua duduk didepan penghulu yang sudah menunggu mereka, sembari para tamu undnagan diam karna acara karna segera dilakukan


"bisa kita mulai acaranya?" tanya penghulu yang sudah siap untuk memulai pernikahan mempelai


"sudah pak" jawab Aland mantap dan langsung menjabat tangan penghulu itu dengan jantung yang deg degan dan nafas yang tidak berarutan lagi


"saya nikahkan dan kawinkan engkau saudara Aland Chevalier bin Damian Chevalier dengan pinanganmu Alesya Callista binti Mark Jein Callista dengan mas kawin uang sebesar 2,8 triliun dan sebuah perusahaan,dibayar tunai" ucap kepala penghulu


"saya terima nikah dan kawinnya Alesya Callista binti Mark Jein Callista dengan mas kawin tersebut dibayar tunai" ucap Aland dengan lantang dan penuh wibawa, hanya satu kali tarikan nafas Aland ,mengucapkannya dengan lancar


"bagaimana para saksi Sah??" tanya penghulu sambil melihat para tamu undangan


"Sah....." jawab semua yang datang sambil mengucapkan doa dan menyuruh mempelai menukar cincin, Aland langsung mencium kepala istrinya yang baru sah beberap detik yang lalu, begitu juga dengan Asya ia mencium tangan Aland dengan penuh rasa hormat


"sekarang kalian sudah sah menjadi suami istri" kata penghulu itu dan dijawab dnegan anggukan kedua mempelai itu, dan tidak terasa acara sudah semakin selesai, tinggal menunggu resepsi dengan sesi foto


"selamat ya sayang, kamu menemukan sugar daddy impian semua wanita, jaga suamimu atau tidak aku yang merebutnya" kata Chloe mulai lagi bertingkah aneh dan barbar, membuat mama dan papanya geleng kepala


"selamat ya nak, kamu pasti bisa menjadi istri yang baik, dan jangan lupakan ada tante dan om selalu menjadi orangtua buat kamu" kata orangtua Chloe yang sudah menganggap Asya sebagai anaknya


"selamat menjadi ibu rumah tangga, jangan datang dan ganggu keluarga kami, sudah cukup kau membuat kami bangkrut" kata Hura tiba-tiba didepan semua tamu undnagan, mmebuat Aland gream dan menahan amarahnya, keluarga ini tidak ada berubahnya sama sekali, pikirnya


"makasih tante udah datang" kata Asya, namun jauh dalam lubuk hatinya merasa sedih karna perlakuan keluarganya sendiri


"jangan dipikirkan sya, toh juga ada kami untukmu oke?" kata Chloe mencairkan suasana dan membuat Asya kembali tersenyum, akhirnya mereka melakukan sesi foto bersama dan tidak menghiraukan keluarga yang tidak tau malu tadi, namun jauh sebelum keluarga itu pulang Aland menyuruh asisten Vin utnuk menguru keluarga yang tidak tau diri itu


next

__ADS_1


maaf kalau banyak kesalahan kata atau typo ya readers, maklum othor masih pemula dan tetap dukung othor okeyy๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2