
...___...
Sinar mentari di siang hari memang benar-benar terasa menyengat kulit. Terasa panas dan membakar tubuh hingga terasa sangat lelah. Ke sana kemari sesosok laki-laki bertubuh tegap tinggi dan berwajah tampan itu berjalan, menyusuri jalanan kota yang teramat padat dengan polusi bertebaran.
Lelah, letih, dan terasa begitu kering tenggorokan nya. Sekujur tubuh yang di banjiri dengan keringat namun tak membuat semangat Candra untuk mencari pekerjaan patah begitu saja. Dia harus semangat, karena ada Della yang harus dia pertanggung jawab kan dalam hidup nya sekarang ini.
"Huh... panas banget..!" Keluh Candra menghentikan langkah nya, berteduh di bawah pohon rindang yang ada di tepi jalan. Sudah berapa perusahaan besar yang dia datangi, tapi satu pun tak ada juga yang menerima nya lamaran nya.
"Papa.." Suara kecil, terdengar lirih yang sedang memanggil sang papa.
"Ya sayang.."
"Papa semangat ya, jangan menyerah.." Titah anak kecil yang selalu mengikuti langkah sang papa sejak pagi tadi.
Candra tersenyum, duduk berjongkok untuk mensejajarkan tubuh nya dengan Della.
"Della sayang, Della capek gak ?" Tanya Candra.
Della tersenyum sembari menggelengkan kepala nya. "Enggak kok, Della ga capek" Titah nya.
Candra pun ikut tersenyum, ia tahu, jika Della sedang menutupi rasa lelah nya.
"Udah siang, kita cari makan dulu yuk"
"Em, oke.."
Candra pun bangkit, menggenggam tangan Della untuk membawa nya mencari warung makan terdekat.
"Sayang, ada warung makan tapi di sebrang jalan. Della pegang tangan papa terus ya, kita nyebrang" Ujar Candra pada putri nya.
"Iya pa.."
Candra pun menarik Della untuk segera menyebrang jalan ketika jalan sudah terlihat kosong. Namun belum sampai mereka menyebrangi nya, ada sebuah mobil sport berwarna hitam yang melaju dengan sangat kencang.
Candra yang menyadari buru-buru mendorong Della ke pinggir jalan hingga gadis kecil itu terjatuh. Namun Candra tak bisa menghindar dan akhir nya dia pun terserempet oleh mobil mewah itu.
__ADS_1
"Papa...!!" Della berteriak, memanggil sang papa yang sudah jatuh tersungkur di jalan. Buru-buru Della bangkit dan berlari menghampiri Candra.
"Della sayang, kamu gak apa-apa kan.. ?" Bukan memperdulikan diri nya sendiri yang sudah terluka dan berdarah, Candra justru mengkhawatirkan putri nya Della.
Dengan cepat Della menggeleng. Dan seketika pun air mata nya terjatuh melihat kondisi sang papa.
Di sisi lain, orang-orang di sekitar pun mulai berlarian menghampiri mereka, dan yang sebagian ada yang menghentikan mobil itu dan meminta nya untuk bertanggung jawab.
Sang pengemudi mobil itu turun, pemilik mobil mewah itu ternyata seorang laki-laki tampan berpakaian rapi dengan kaca mata hitam yang melekat di wajah nya.
Dengan sikap angkuh nya, dia berjalan menghampiri Candra yang masih tergeletak tak berdaya di jalan namun masih sadar kan diri. Dia melepas kaca mata hitam nya, menatap Candra dengan sedikit menyipitkan mata, tak lama, dia pun memakai kaca mata nya lagi.
"Saya akan bertanggung jawab"
Bukan kata maaf atau pun segera menolong orang yang tak sengaja dia celakai, laki-laki itu justru terlihat sedang sibuk memainkan ponsel nya setelah mengucapkan perkataan nya barusan.
Candra yang masih sadar kan diri, pun menatap laki-laki yang sudah menabrak nya tadi. Candra menatap nya tajam, mengepalkan tangan nya dan berusaha untuk bangkit. Dia bahkan telah melupakan rasa sakit dan luka-luka nya.
"Ahh..!" Usaha nya sia-sia, Candra tak mampu berdiri dan akhir nya pun kembali jatuh.
"Taksi online yang saya pesan akan segera datang, dan ini cek 15 juta untuk biaya pengobatan anda !" Ujar laki-laki itu seraya melemparkan selembar kertas ke arah Candra.
"Maaf pak, gak bisa gitu dong ! bapak yang nabrak harus nya bapak yang mengurus untuk tanggung jawab !" Ujar seseorang yang berusaha mencegah laki-laki itu pergi.
"Saya sudah tanggung jawab, lagi pula luka-luka nya gak terlalu parah, 15 juta harus nya lebih dari cukup untuk mengobati nya !" Tutur laki-laki itu.
"Tapi pak-"
Laki-laki itu tak mau memperdulikan nya lagi, dengan sikap angkuh nya dia pun masuk ke dalam mobil dan melaju pergi begitu saja.
...---...
Di rumah sakit
Terlihat Candra tampak nya sudah selesai di tangani oleh dokter. Beruntung, luka-luka di tubuh nya tak terlalu parah. Hanya luka luar dan tak perlu mengkhawatirkan nya.
__ADS_1
"Pa.." Terlihat Della kecil yang tak pernah meninggalkan sang papa sejak tadi.
"Hey, sayang.."
Della berjalan mendekat ke arah Candra setelah dokter dan juga suster pergi.
Della terdiam, menatap sendu pada luka-luka sang papa yang di balut dengan perban.
"Loh.. sayang, kok nangis ?" Tanya Candra yang melihat Della tiba-tiba saja menangis.
"Pasti sakit banget ya pa ?" Ucap nya lirih.
Candra tersenyum, memang sangat sakit dan perih. Tapi sebisa mungkin Candra menyembunyikan nya karena tak ingin membuat Della kecil nya khawatir.
"Udah enggak sakit kok sayang.." Titah nya berbohong.
Melihat Della, seketika Candra mengingat laki-laki pengemudi mobil mewah yang menyerempet nya tadi. Tak sangka, dia akan kembali bertemu dengan nya.
Amarah dan benci membuat nya kembali mengingat betapa kejam nya laki-laki itu dulu, meninggalkan dan mencampa kan Della bahkan tak mau mengakui perbuatan nya sendiri.
"Pa.."
Dan panggilan Della kecil membuat nya tersentak dan kembali tersadar dari lamunan nya.
"Papa kenapa ?" Tanya Della yang melihat sang papa seperti sedang memikir kan sesuatu.
"Papa ga apa-apa sayang ." Ujar nya.
Tidak, Della tidak boleh mengetahui nya. Della hanya perlu tau bahwa hanya diri nya lah sebagai papa nya. Lagi pula, laki-laki itu tak pernah menginginkan Della dan bahkan sudah membuang nya sejak dulu. Jadi Candra pikir untuk apa lagi mengungkit dan perhitungan pada laki-laki tak berperasaan itu. Cukup menghindari, dan tak akan pernah membiarkan nya tahu bahwa dia mempunyai seorang putri bersama seorang wanita yang pernah dia campakan dulu.
...___...
Semoga kalian engga bosen ya gengs di season 2 ini 😁
Sabar ya.. kisah Cinta nya sugar daddy season 2 baru akan di mulai 😂🤭
__ADS_1
Tapi tetap kok aku akan nyelipin kisah hot nya Daddy Anan dan mommy Cinta disini yang bisa bikin kalian para emak-emak ga sabar untuk praktek 😂😂😂 hahahah 🤣
Btw hari Senin aku libur ya 😁 tapi ga lupa aku tetep minta dukungan kalian 😁 vote atau gift boleh 😁 hehe