Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
EXTRA PART 26~S2


__ADS_3

...___...


"Putuskan hubungan kalian sekarang juga atau Daddy akan benar-benar sangat marah pada mu !" Tegas Anan tak terbantahkan.


"Tapi dad-"


"Daddy tidak mau dengar kalau kamu masih berhubungan dengan nya" Tegas Anan lagi, lalu melangkah pergi meninggalkan Genna.


Sementara Genna, dia terdiam. Tak sangka bahwa hubungan dekat nya dengan seorang laki-laki akan ketahuan oleh Anan secepat ini.


"Makanya, gak usah macem-macem lo !" Ejek Gleen saat dia akan pergi.


Genna menatap Gleen dengan kesal. Tatapan nya begitu tajam seperti akan menerkam kakak nya. Bisa-bisa nya laki-laki itu mengadukan tentang kedekatan nya dengan Aldo pada Anan, sementara kedekatan nya bersama Della, Genna tetap diam tanpa mengadukan nya.


Karena merasa sangat kesal, Genna berlari ke arah Gleen lalu menjambak rambut nya dengan kuat.


"Aw..aw..aw.. sakit..sakit..!" Keluh Gleen yang kesakitan


"Rasain lo..! suruh siapa sih ember banget mulut lo !" Gerutu Genna yang masih terus menjambak nya.


"Sakit Gen sakit !!"


"Cukup !!" Sentak Anan kembali saat dia melihat tingkah ke dua anak-anak nya itu.


"Apa-apa an sih hah !" Bentak Anan marah. Rasa sabar nya dalam menghadapi ke dua anak-anak nya benar-benar merasa sudah habis.


Dengan cepat Genna melepaskan tangan nya, menundukkan kepala nya karena merasa takut pada Anan yang mungkin kali ini benar-benar sangat marah.


"Genna !!" Sentak Anan, membuat Genna ter-jengit kaget. "Ikut Daddy !!" Ujar nya, lalu berjalan pergi meninggalkan mereka untuk menuju ke ruangan kerja nya di ikuti Genna di belakang nya.


Dan kini, Genna sudah duduk di hadapan Anan di dalam ruang kerja nya. Menunduk kan kepala seraya meremas kuat baju yang dia gunakan sangking takut nya.


"Apa kamu tau jika kamu salah ?"


Genna mengangguk pelan.


"Lalu kenapa kamu berkelahi lagi dengan Gleen ?"


"Dad, tapi Gleen juga sangat dekat dengan Della " Genna tak tahan lagi, akhir nya dia pun membuka suara nya untuk kembali mengadukan tentang kedekatan Gleen dan Della.


"Apa yang perlu di salahkan tentang itu, Della masih anggota keluarga kita !" Jelas Anan.


"Tapi dad-"


"Cukup !" Sargah Anan. "Berikan identitas laki-laki itu" Ujar nya meminta agar Genna memberikan identitas Aldo, teman dekat nya.

__ADS_1


"Dad dia.."


"Masih mau membantah ?" Sentak Anan.


Dengan cepat Genna menggelengkan kepala nya. Dia meraih ponsel dari saku celana, lalu mencari foto Aldo dan memberikan nya pada Anan.


Anan meraih ponsel Genna, menatap dengan seksama foto seorang laki-laki yang sedang tersenyum. Anan pun mengakui, jika laki-laki itu memang cukup tampan. Melihat nya pun, Anan sudah menebak jika dia bukan lah anak dari orang biasa.


"Siapa orang tua nya ?"


"Yang aku tahu, nama orang tua nya Andre dan Kinara dad" Ujar Genna menjawab.


Anan terdiam, mendengar nama itu seketika membuat nya teringat akan orang di masa lalu.


"Kamu boleh pergi" Ujar Anan kemudian. "Tapi ingat, Daddy tidak mau kamu pacaran di usia saat ini, putuskan hubungan kalian atau Daddy akan benar-benar lebih marah dari pada ini !" Tegas Anan.


Genna mengangguk, lalu dia bangkit dan kemudian pergi dari ruangan itu.


...___...


Keesokan hari nya, Genna bertemu dengan Aldo di sebuah cafe, dia ingin membicarakan suatu hal yang penting. Ya, seperti nya Genna benar-benar akan memutuskan hubungan mereka.


"Gen, kamu mau bicara soal apa sih.. bikin aku penasaran" Ujar Aldo


"Al, maaf. Seperti nya.. kita harus mengakhiri hubungan kita" Ucap Genna memaksakan ucapan nya. Seperti yang Anan perintah kan, dia harus mengakhiri hubungan nya dengan Aldo.


Aldo terperanjat, terkejut atas apa yang Genna utarakan. "Ke-kenapa Gen ?!' seru Aldo.


"Daddy sangat marah mengetahui hubungan kita" Jelas Genna.


"Bagaimana bisa, kita kan pacaran diam-diam Gen ?"


"Maaf Al, Gleen Mengetahui nya lalu mengadukan nya pada Daddy "


"Ya tapi kan bisa kita jangan putus Gen, aku sangat menyayangimu" Titah Aldo


"Maaf Al, tapi aku..-"


"Gen.." Aldo meraih kedua tangan Genna dan menggenggam erat. "Aku mohon, aku sangat mencintai kamu, tolong jangan putusin aku Gen" Pinta Aldo memohon.


"Aku-"


"Kamu bisa bilang sama Daddy kamu kalau kamu sudah mengakhiri hubungan kita, tapi please.. aku mohon.. jangan tinggalkan aku" Dan Aldo benar-benar memohon di sana.


Genna terdiam, dia merasa benar-benar bingung. Jika dia meneruskan hubungannya dengan Aldo diam-diam, dia takut jika Anan akan benar-benar akan lebih marah, tapi jika dia mengakhiri nya, namun dia tak bisa menyangkal jika dia pun merasa sangat bahagia saat bersama dengan Aldo.

__ADS_1


"Aku mohon Gen.." Lirih Aldo yang terus memohon.


Genna tak kuasa melihat Aldo, tak bisa melihat laki-laki itu yang terus memohon pada nya. Dengan anggukan samar, Genna pun meng-iya kan jika dia tidak akan memutuskan hubungan mereka.


"I-ini maksud nya..?"


Genna menganggukkan kepala nya cepat. "Iya, aku gak akan tinggalin kamu" Titah nya seraya tersenyum.


"Sungguh..?"


"Em.."


Aldo pun tersenyum bahagia mendengar ucapan Genna. Di tinggalkan gadis pujaan nya, sungguh suatu hal yang sangat Aldo tidak inginkan.


"Terimakasih Gen"


...___...


Sore hari, Aldo berniat akan mengantar Genna pulang dengan mengendarai motor gede nya. Rasa bahagia benar-benar Aldo rasakan, jatuh cinta untuk yang pertama kali nya, dan bisa berdua bersama gadis pujaan nya benar-benar membuat hari-hari nya di kelilingi kupu-kupu warna-warni yang begitu indah.


Genna memeluk Aldo, melingkarkan ke dua tangan nya pada pinggang laki-laki itu. Bahagia ? sungguh Genna rasakan saat ini.


Di sisi lain dari rasa bahagia ke dua sejoli itu. Ada sepasang mata yang menatap mereka dengan tajam. Rahang yang mengeras, rasa marah yang memuncak karena lagi-lagi dia telah di bantah.


Ya, dia lah Anan.


Mobil yang dia tumpangi dengan Candra yang mengemudi tengah tepat berada di belakang motor Aldo. Sehingga sangat jelas untuk Anan melihat dan sangat jelas mengenali putri nya itu.


"Salip motor itu !" Ujar Anan pada Candra.


"Baik om" Jawab nya, Candra pun menyadari akan hal yang sama dengan Anan. Hanya saja dia diam dan tak ingin ikut campur dengan hal yang bukan urusan nya.


Shiiiitttt


Dengan paksa Aldo menghentikan laju motor nya, melihat sebuah mobil mewah yang menyalip dan berhenti tepat di depan nya.


.


.


.


"Genna, naik ke mobil !" Sentak Anan marah.


...___...

__ADS_1


__ADS_2