
Apapun yang akan terjadi, saya tidak akan pernah jauh cinta, cukup bahagia dan memiliki keluarga yang bahagia, saya tidak pernah berpikir untuk berkeluarga, cukup menjalani kehidupan seperti sebelumnya, tidak ada kata wanita dalam hati, apa yang dipikirkan saya seperti Al??
~Delvin Callista
Kira-kira pukul dua leawat beberapa menit, Chloe datang ke Vila Darrec dengan menenteng barang yang sudah ia siapakan dari rumah, sengaja ia bawa karna tahu kalau mereka pasti akan menghabiskan waktu yang banyak untuk hari ini, dan kedepannya Chloe pasti akan jarang bergabung dengan mereka karna kesibukannya untuk kuliah.ahhhh rasanya itu sangat membossankan untuk gadis seperti Chloe
Gadis itu mulai menjajaki langkah masuk kedalam kedalam Vila Darrec, ia mulai membunyikan bel yang ada disana dan tiba-tiba tanpa mengetahui seseorang yang sangat menghindarilah yang membukakan pintu untuknya, sungguh sesuatu yang sangat kebetulan, padahal sebelumnya ia berpikir jika Asya atau Darrec yang akan membukakan pintu untuknya
5 menit sebelum kedatangan Chloe
Vin yang sebelumnya ditugaskan Al untuk mengurus semua hal yang tersisa termasuk memberitahu orang-orang di balik layar mereka untuk mempersiapkan diri dan semua hal yang menjadi kepentingan untuk rencana mereka kedepannya
pria itu memberi tahu orang-orang mereka, ia turun ke bawah dari kamar atas yang mereka tadi berrsama Darrec, Vin turun turun untuk emngambil air dan berencana akan keluar lagi untuk mengenangnya setelahnya, karna ia akan terus pergi lagi gadis yang ingin ia hindari
namun, lagi dan lagi takdir berkata lain, semesta bahkan tidak peduli dengan jantung Vin yang sedari tadi ingin copot pun tidak bisa menghindar lagi, ketika ia sampai didapur dan kembali meletakkannya, ia berjalan menuju pintu dan membukanya
terkejutnya Vin saat ia melihat sosok yang membuat jantungnya tidak karuan itu.Chloe, gads itu berdiri tepat didepannya, dnegan dress selutut dan angin menerpa dress gadis itu, menambah pesonanya dengan rambut di cepol ke atas,
oh tidak!!
ini terllau cantik dan mempesona untuk Vin, pria itu diam tak berkutik, ia hanya memnadang Chlo dari atas sampai bawah, menikmati ciptaan Tuhan paling sempurna didepannya, tanpa ia tau apa yang terjadi dengan dirinya, namun sepersekian detik berikutnya, Chloe berdehem menyadarkan Vin dari lamunannya
__ADS_1
hem
"Kak Vin..?"ucap Chloe namun buka kutipan itu yang Vin fokuskan, melainkan bibir cery yang berwarna pink ditambah lipgloss yang membuat bibir itu seksi, tambaah Vin sadari Chloe juga memandnagkan dengan terkesiap
"kak Vin.. mengapa melihatku seperti itu, apa ada yang salah?"tanya Chloe sambil menyentuh lengan Vin dan menggoyangkannya, pria itu akhirnya sadar
"ehh..umm, tidak ada yang salah dengan" kata Vin dengan pertanyaan Chloe, namun bukan itu masalahnya, yang menjadi salah satu pemicu seperti itu adalah jantungnya tidak bisa dikondisikan
"lalu kenapa kak Vin terlihat aneh memperhatikanku?"tanya Chloe tidak tau, sebenarnya gadis itu foto sepolos Asya, namun ia ingin tahu bagaimana pria didepannya didepannya dengan alasan tidak masuk akal wkwkw
"tidak, aku tidak memperhtaikanmu, untuk apa memperhatikan gadismu huh" ucap Vin dan keluar dari Vila meninggalkan Chloe yang mematung disana, ingin rasanya seperti gadis itu dnegan barang yang ia bawa, naun masih sayang bukan??
"dasar pria tua tidak tau untung!!"ucap Chloe kesal dengan sifat Vin yang dingin dan bicara terlihataknya, sungguh baru kali ini ia berhadapan dengan laki-laki seperti Vin selain Al, suami Asya
"Darrec?, maaf tiba-tiba daang namun sepertinya Asya sudah memberitahu bukan?"tanya Chloe dan diangguki oleh Darrec, pria itu langsung mengambil barang bawaan Chloe dan menyuuruh Chloe masuk ke dalam, takut membuat gadis yang dari tadi ia tunggu cape berdiri terus
"apa sudah lama menunggu diluar?, mengapa tidak langsung masuk saja tadi?'kata Darrec menyuruh Chlo duduk disofa, pria itu langsung menuju dapur membuatkan minum untuk tamu spesialnya
"ini diminum dulu, tunggu Asya bangun, tadi Al menyuruhnya tidur siang agar tidak lelah saat bermain dneganmu" kata Darrec dan diangguki oleh Chloe, gadis itu terpikat dengan sifat Darrec yang lembut dan perhatian, hal itu membuat Chloe nyaman dan merasa ada yang memperhatikannya
"apa hanya kamu yang disini?, atau mungkin ada pelayan?"tanya Chloe sedikit memperhatikan sekeliling Vila itu hanya mereka berdua
__ADS_1
"ada pelayan, namun mereka di belakang" kjawab Darrec dan kembali melihat Chloe yang kepemimpinan snagat cantik, sungguh sempurna bukan?
"akku membawa beberapa makanan disini, kamu bisa melakukannya karna aku membawa cukup banyak" kata Chloe dan membuka totabag dan mengeluarkan isinya
"ohh saya mengerti, saya pernah makan ini, apa kamu baru dari Italia, mengapa dapat makanan khas ini?'tanya Darrec mengambil stopless yang diberikan Chloe kepadanya
"orangtua ku dari Italia minggu kemarin, jadi mereka membawanya lumayan banyak, karena ibuku orang sana asli" kata Chloe dan menjawab anggukan Darrec, pria itu langsung menyambar makanan membuat stopless itu dan menikmatinya, Chloe lagi dan lagi terpesona melihatnya
dikamar atas Vila itu, sepasang pasutri baru bangun dari tidur siang,Asya bangun dan melihat suaminya di sampingnya, bumil itu masih menyentuh kepala suaminya dan mencium kening Al dengan lembut, bumil itu tersenyum, sangat bersyukur memiliki suami seperti Al, bukan hanya karna fisik atau finansial, namun Al menerimanya dengan tulus dan sepenuh hati
"sayang, jangan terlalu melihatku ini, bisa-bisa aku memakanmu sekarang" kata Al menarik Asya kepelukannya, ia kembali merengkuh tubuh mungil itu sebagai gulingnya, tetap berjaga-jaga dengan debay didalam perut istrinya
"ayo bangun mas, takutnya Chloe sudah menunggu" kata Asya ingin melepaskan pelukannya, naun Al tidak memberikannya
"mas, ayo bangun, katanya mas mau kerja kan?" kata Asya mengingatkan suaminya, karna sebelum mereka tidur tadi Al sempat memberitahu istri kalau Chloe datang ia akan pergi keluar untuk melakukan pekerjaan kemana lagi
"iya sayang iya, aku tau tapi berikan semangat untukku" kata Al, menunggu lama Asya langsung mencium pipi, hidung dan bibir terakhir suaminya, membuat Al langusng bangun dan menahan tengkuk istrinya
"nanti malam ya" kata Al dan diangguki Asya, bumil itu tidak menolak ajakan suaminya, ia bahkan menginginkannya, menginap saja mereka melakukannya hingga Asya yang memegang kendali, jawaban istri membuat Al semangat 86
"jangan pulang lama mas, aku menunggu" ucap Asya dan langsung turun dari ranjang berlalu kekamar mandi untuk memberihkan wajahnya terlebih dahulu, dan mereka berdua turun untuk menghampiri orang yang asik bercengkrama
__ADS_1
Berikutnya
jangan lupa like, komen, dan favorite kalian ya reader