Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 73,masuk perangkap


__ADS_3

Hari-hari yang kulalui begitu penuh kebencian yang mendalam, namun sekarang kebencian itu akan berubah menjadi kemenangan untukku, seperti yang aku rencanakan dahulu, dan apa yang menjadi keinginanku akan terjadi dengan muda, dia akan kembali padaku dan aku akan menaklukkan dia dibawah kendaliku


~Freya Zeline


Kedatangan Loki bertepatan dengan Freya yang ingin ke kantor Al, wanita itu sudah bersiap dengan baju khas dirinya, press dan membentuk tubuh goalsnya, terlihat sapuan make up yang membuat wanita itu semakin seksi dan menggoda kaum adam yang melihatnya, belum lagi jika suara wanita itu kadang membuat libido siapapun yang mendengarnya pasti tertarik.


"babe, sejak kapan datang?, kenpaa tidak mengabariku jika ingin kesini?" tanya Freya terkejut melihat kekasihnya yang tiba ada didepan mata dengan mata yang melotot melihatnya seolah kelaparan ingin memakannya saat itu juga


"kenapa bertanya seprti itu beb?, apa kau tidak senang dengan kedatanganku seperti ini?" tanya Loki namun belum sempat menjawab pertanyaan pria itu langsung menarik Freya kepelukannya dan menyambar bibir wanita itu dengan rakus, pris itu bahkan tidak melepaskan Freya begitu saja, ia kembali membawa Freya masuk kedalam apartemen dan membuat Freya sedikit kesal


"babe, jangan sekarang. aku harus bekerja hari ini, aku ada urusan di perusahaan Aland agar bisa melancarkan misi kkta nantinya" kata Freya setelah bibirnya dilepaskan oleh Loki dan membiarkan wanta itu bernafas sebentar


"tapi beb, aku merindukan suara khasmu itu, satu ronde bagaimana?" tanya Loki dan ingin melepaskan baju milik Freya namun dengan cepat wanita itu menghentikan tangan Loki dan mencegahnya untuk berbuat lebih


"jangan sekarang, aku masih banyak urusan, nanti malam servis full" ucap wanita itu dnegan gya sensual dan membuat Loki tidak bisa menolak kekasihnya, rasa cinta Loki memang sangat besar untuk Freya, namun ketika mengingat masa lalu dan pekerjaan Freya sebelum bertemu dengannya membuat Loki kadang marah pada dirinya sendiri mengapa ia menerima wanita ****** seperti Freya,


dulu pertama kali bertemu Freya,Loki langsung terpikat oleh kecantikan tubuh dan mauea yang dikeluarkan Freya saat mereka bermain di ran**jang, seiring berjalannya waktu,Loki langsung mencari tau siapa Freya sampai akhirnya membuat Freya menjadi wanita yang hanya bisa ia miliki, dan ketika mereka berdua saling tau bahwa ada rasa dendam untuk Aland mmebuat Loki semakin ingin membuat Freya menjadi miliknya satu-satunya


"baiklah, aku selesaikan urusan mu dengan pria itu, dan ingat jangan ganjen dan seperti ja**lang murahan didepannya" kata Loki dnegan pedas, namun hal itu tidak membuat Freya marah atau kecewa, ia malah tersenyum manis dan mengangguk


"aku bisa memastikan itu tidak akan terjadi" kata Freya dan langsung menyambar tasnya diatas meja dan berdiri membenarkan bajunya yang hampir terangkat keatas karna ulah kekasihnya


"aku berangkat, kau istirahatlah lebih awal, kau pasti lelah dari perjalanan sejauh itu, aku pergi beb" kata Freya dan memberikan kecupan singkat untuk kekasihnya, wnita itu langsung keluar dari apartemen dan menuju perusahaan Aland, ia juga mengeluarkan ponsel miliknya dari tas untuk menghubungi seseorang


"hallo, bagaimana informasi selanjutnya?" tanya Freya diseberang telfon dnegan tangannya mengemudi mobil, ia berharap rencananya berhasil sampai selsai, ia juga sudah merencanakan akan membuat Aland kembali tunduk padanya, hal itu sudah lama ia pikirkan setelah kembali ke Indonesia

__ADS_1


"..........................."


"kau lanjutkan pekerjaanmu, jangan sampai lupa mengabariku, dan ingat, ikuti mereka kemana, aku akan lebih dulu sampai kesana dan melancarkan aksiku lebih dulu, kau hambat mereka jangan sampai mereka mendahului aku" kata Freya dan langsung meakhiri panngilan telfonnya


sementara dilain tempat, Aland sedang kepikiran dnegan istrinya yang ia tinggalkan dirumah, memang tadi ia berjanji untuk pulang lebih awal, namun sepertinya hal itu tidak bisa ia lakukan, karna pekerjaan hari ini tiba-tiba begitu banyak dan harus ia selesaikan hari inu\i


meskipun Aland sudah menyuruh Chloe menemani istri kecilnya, namun tetap saja ia tidak bisa tenang karna bukan dia yang langsung turun tangan untuk menjaga istrinya, Al juga tidak bisa meminta tolong kepada Garvin karna asisten sekaligus kakak iparnya itu juga sama sibuknya dnegan dirinya, maklum saja mereka berdua adalah otak dan hati perusahaan ini


"Vin, apa kau bisa mengecek berkas yang ini, aku masih menyelesaikan dokumen ini, aku pikir tidak sempat jika menungguku mengeceknya" ucap Al dan menyerahkan file kepada Vin dan kembali duduk ditempatnya


"Al apa ada masalah?, dari tadi kau sepertinya gelisah dan tidak tenang" kata Vin karna ia bisa merasakan kegelisahan Al yang dari tadi selalu mengecek ponselnya dan kembali bekerja, begitulah sejak Al sampai di kantor tadi pagi


"iya Vin, aku tidak tennag memikirkan Asya dirumah, aku takut terjadi apa-apa dengan mereka, fellingku tidak enak" kata Al sambil menatap mata Vin dengan fokus.


"tenanglah Al, kan ada Chloe yang menjaga adikku, lagipula Chloe bukan wanita yang seperti Asya, dia wanita yang bisa dibilang didikan keras dan ada tameng penjaganya" kata Vin yang memang tau seperti apa ajaran Chloe dari orangtuanya, karna selama ini Vin mencoba mendekati Chloe dan mencari tau kehidupan gadis itu


"Vin, bagaimana dnegan Freya? apa dia masih bekerja di kantor kita?"tanya Al dnegan wajah yang berubah dan seolah memikirkn sesuatu naun hanya dia yang atu itu


"sepertinya ia senang dan betah Al, namun aku tetap mengawasi wanita itu, aku tidak percaya begitu saja dengan wanita licik dan banyak tipu muslihat sepertinya" kata Vin dnegan raut wajah kebencian dan kembali melanjutkan pekerjaannya


'kalau begitu, aku kembali ke ruanganku Al, aku ingin menyelesaikan ini semua sebelum jam 2 nanti" kata Vin yang juga ia tidak tenang jika menyangkut tentang adiknya Asya, sejak tadi ia juga kepikiran dengan dua wanita kesayangannya dirumah Al, namun sebisa mungkin ia tenang agare tidak terlau kelihatan oleh Al


tidak lama setelah kepergian Vin, wanita yang baru saja disebiut oleh Al langsung datang dan membawa kopi ditangannya, siapa lagi kalau bukan Freya wanita licik dan ular


"Al, apa kau sibuk?" tanya Freya dnegan tubuh yang meliuk-liuk dan wajah yang sengaja ia buat seimut mungkin, wanita itu langsung meletakkan kopi yang ia bawa diatas meja ilik Aland

__ADS_1


"ada apa Freya?, apa kau tidak ada pekerjaan lain makanya datang ke ruanganku?" tanya Al dnegan perasaan tidak suka kepada Freya, ia berfikir wanita ini terlalu tidak tau diri masuk begitu saja, mentang-mentang dia seorang kenalan Al, Freya bersikap seenaknya


"tidak Al, aku hany ingin menyapu sebentar saja, kau terlihat kelelahan Al" kata Freya dan mendekati Al kemejanya, wanita itu bahkan langsung duduk diatas meja Al dan mengelus pundak Al dengan gaya sensualnya


"Freya jaga sikapmu, ini  dikantor!!" ucap Al yang semakin naik pitam karna Freya semakin menjadi-jadi dan sampai mengelus pundaknya begitu, bukan munafik, Al juga pria normal yang jika disentuh bagian sensitif akan meniakkan libidonya


"Al, jangan terlalu kasar, ingat aku wanita yang pertama kali membuatmu menjadi pria yang sesungguhnya, dulu kau tidak pernah bersikap seperti ini padaku" kata Freya dan meniup telinga Al dengan suara seksi dan menggoda, wanita itu juga mendekatkan dirinya hingga squishi kembarnya menyentuh baju lengan Al


"Freya jaga sikapmu!!, jangan membuatku marah dan melakukan sesuatu yang tidak kau inginkan!!" kata Al mulai emosi dan dengan kasar menarik paksa lengan Freya dan melemparkannya begitu saja


"Al, kau terlalu kasar, aku juga wanita yang ingin diperlakukan dnegan baik, aku sudah kehilanganmu,tidak bisakah kau membiarkanku memelukmu sebenatr saja" kata Freya dengan wajah yang sdih dan mulai mengeluarkan airmata buaya untuk mengelabui Al, dan benar saja,sedetik kemudian Al langsung menarik Freya untuk duduk diatas sofa


dengan kesempatan yang ada, Freya langsung memeluk Al dengan erat dan menyandarkan kepalanya didada bidang milik Al, wanita itu kemudian mengelus da*da bidang Al membuat pria itu langsung tersenagt listrik, Freya tau kalau Al sensitif jika disentuh bagian depan tubuhnya


"ooohh ****" dalam hati Al menolak perbuatan Freya namun tubuhnya merespon lain, libido Al sudah mulai naik dan mmebuat Freya tersenyum bahagia


"jangan aneh-aneh Freya, aku tidak menyukainya" ucap Al dan berusaha melepaskan tangan Freya namun wanita itu bersikekeh untuk memeluk Al dan semakin menenggelamkan kepalanya memeluk Al, dengan cepat freya berpindah menjadi duduk diatas pangkuan Al, hal itu membuat Al merasa sedikit tegang karna king cobranya disentuh oleh  bo*kong Freya


namun belum sempat menyurh Freya turun, [intu ruangan Al terbuka dan memperlihatkan wanita yang sejak tadi ia cemaskan, siapa lagi kalau bukan gadis kecilnya, Asya datang bersama Chloe dengan raut wajah senang dan langsung berubah seketika melihat pemandnagan didepannya


"hubby??" ucap Asya dengan pelan dan hanya Chloe yang disampingnya mendengar perkataan itu, dnegan cepat Asya putar balik dnegan berlari sekuat tenaganya, ia tidak menyangka jika kedatangannya akan melihat seperti tadi, hal yang paling membuatnya hancur seketika itu juga


melihat sahabatnya peri, Chloe langsung mengejar Asya namun sebelum itu, gadis itu memberikan bogeman mentah untuk Freya, satu pikulan dari petinju kung fu terbaik dilancarkan Chloe kepada wanita pelakor itu, dan sekuat tenaga ia mengejar sahabatnya yang pergi entah kemana


next

__ADS_1


makin seru ga?, makin seru gak??, makin seru lah masa kaga😂😂


jangan lupa like, komen,dan favorit kalian ya raeders😍😍


__ADS_2