Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 14,keluarga burke


__ADS_3

Dia terlihat baik-baik saja setelah pergi dari rumah


ini, dan itu tidak akan aku biarkan terjadi, dia harus tersiksa dan memberikan


keuntungan untuk kami


~haura burke


Dikeluarga burke, mereka dihebohkan dengan perkataan


anak-anaknya naka dan niki tentang asya yang Kembali kesekolah hari ini, terlihat


asya begitu berubah dan semakin baik, hal itu membuat haura mapun suaminya


frank terkejut bukan main, mereka tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh


putri mreka


“benaran ma, kami melihat denganmata sendiri kalau asya itu


sekolah tadi, dia rapii banget kaya gak terjadi apa-apa padanya” kata naka


dengan wajah yang serius dan artinya apa yang ia katakana itu benar dan tidak


ada kebohongan disana


“tapi bagaimana miungkin naka kalau asya bisa sekolah lagi,


kan dia sudah menjadi simpanan om-om” kata haura dengan kening mengkerut dan


wajah tetap sama tidak percaya


“iaya nak, tidak mungkin pria bejat seperti itu tidak


menjamah asya dan melakukan hal yang baik untuk asya” kata frank menimpali


perkataan istrinya


“tapi  benaran kok pa,


kami melihat sendiri asya baik-baik aja, banyak teman sekolah juga yang heran


melihat asya yang tiba-tiba Kembali sekolah dan trlihat berbeda dari biasanya”


kata niki semakin membuat kedua orangtua mereka saling menatap tidak percaya


“ apa mungkin dia kabur dari pria malam itu pa?” tanya haura


melirik kearaah suaminya dengan wajah penuh tanda tanya


“tidak mungkin ma, malam itu asya tidak bisa berjalan karna


kakinya keseleo, dan juga pria itu langsung membawa asya kesalah satu kamar


yang ada disana” kata frank meyakinkan istrinya


“lalu kenapa anak-anak bilang asya sekolah dan terlihat


baik-baik saja?” tanya haura dengan wajah yang kesal karna usahanya membuat


asya menderita sia-sia belaka


“mungkin saja pria yang membelinya itu kasian padanyanya ma”


kata frank padahal dalam hatinya juga ia sedang berpikiran yang sama dengan


istrinya, ia akan mencari tau yang sebenarnya terjadi


Ditempat lain,aland sudah sampai diclub malam tempat dia


biasanya menghabiskan malam Panjang bersama Wanita-wanita penghibur disana,

__ADS_1


aland melangkahkan kakinya dan memasuki tempar yang sudah terdengar dentuman


music yang keras dan orang-orang yang yang sibuk menggeliatkan tubuhnya


kesana-kemari.


“pesankan aku seperti biasa!” kata aland dan sudah duduk


ditempatnya seperti biasanya, ditemani dengan beberapa Wanita yang sudah


bertenggger disana menanti mangsanya yang membuat mereka seketika itu menjadi


kaya


Aland meenikmati minuman wine yang sudah disediakan untuknya


beberapa botol, dengan Wanita yang dissampingnya terus meggodanya sambil


mengelus dada bidangnya dengan lembut, memberikan ransangan untuknya


“arrggh” racau aland saat wanitta itu menyentuh benda pusaka


miliknya, bagaimana pun aland adalah pria yang normal, jika diswnruh dengan


sensitive maka mau tak mau alibinya akan naik dan harus dituntaskan malam itu


juga


“ikut aku!” kata aland dan langsung berjalan menuju kamar


yang sudah menjadi tempat yang paling  gas


untuknya menghabiskan malam pertama dengan Wanita pilihannyaa,


Diapartemen aland, asya terlihat menikmati makan malamnya,


ia hanya seorang diri, dan pastinya makan malamnya kali ini adalah masakannya


tadi pagi yang ia panasi, sebenarnya asya bisa saja membuang makanan itu dan


dan tidak boleh seenaknya melakukan apapun


Hingga akhgirnya suara ketukan terdengar dari luar, asya


mengira itu adalah aland yang pulang setelah bekerja lembur, dengan segera asya


membuka pintu apartemen, nmun sosok ia lihat bukanlah aland, melainkan vin yang


datang dengan pakaian casual dan gaya yang berbeda seperti Ketika ia ingin


bekerja


“maaf mengganggu mu malam begini, aku ingin bertemu dengan


aland” kata vin dengan to the point dan mengedarkan penglihatannya, berharap


aland ada disana


“maaf kak vin, om aland tidak ada disini, katanya dia ingin


keluar” kata asya dengan tersenyum dan mempersilahkan vin masuk kedalam


“kemana dia pergi?apa dia tidak mengatakan apapun padamu?”


tanya vin lagi dan dijawab dengan gelengan kepala asya


“huh.. pasti dia pergi dengan Wanita malam itu lagi” gumam


vin namun masih terdengar ditelinga asya


“maksud kak vin, om aland kee klub malam?” tanya asya dan

__ADS_1


diangguki oleh vin, dan secara tidak sadar raut wajah asya berubah dan dalam


hatinya ia tidak percaya denga napa yang ia dengar


“jangan heran, itu memang sudah menjadi kebiasaannya sejak


ditinggalkan oleh mantan kekasihnya” kata vin yang melihat asya dengan wajah


polosnya dan lugu


“apa om aland tidak punya keluarga kak?” tanya asya yang


mencoba ingin tau kehidupan aland yang sudah memberikan tumpangan untuknya


“tidak, dia hanya hidup sendirian, sejak kedua orang tuanya


meninggal dia hanya punya keluarga dan sepupu satu orang yang kini tinggal di


inggris” kata vin menjelaskan siapa aland sebenarnya


“apa om aland belum pernah menikah kak?” tanya asya lagi,


dan kali ini ia ingin meyakinkan hatinya jika aland tidak membuatnya sama


seperti Wanita malam yang ia temui di klub


“tidak,, dulu ia punya kekash, namun kekasinya


meninggalkannya dan memilih untuk mengejar karirnya yang saat itu sudah mncapai


puncak” kata vin dan seketika bayangan Wanita yang dulu sempat menjadi kekasih


aland terlintas dipikirannya, bagaimana seorang aland menghidupi Wanita itu


mulai dari ia merintis karir sebagai kodel hingga terkenal menjafdi seperti


sekarang itu semua berkat aland, namun Wanita itu tidak sekalipun mengingat


kebaikan aland untuknya


“seperti tiu ya kak, maaf sudah membuat kakak cerita tentang


om aland” kata asya dan diangguki oleh vin, pada akhirnya mereka berdua makan


malam dengan asya yang berkali-kali minta maaf kepada vin karna memberikan


makanan yang menurut asya tidak pantas untuk vin makan


“tidak apa-apa sya, kedatanganku juga dadakan hngga kamu


tidak tau” kata vin saat melihaat asya terus meracau minta maaf dan tangannya


tidak berhenti membersihkan sisa piring kotor yang baru saja mereka pakai


“apa tuan aland bersikap baik padamu?” tanya vin dengan


ramah, tidak ada nada tajam dicelah suaranyta, haya ada rasa perhatian dan


elembutan


“dia baik kak, dia sangat baik, tapi aku kadang bingung


dengan sikapnya yang selalu datar dan dingin” kata asya kala mengngat aland


yang super duper dingin


“baguslah, dia memang tipe pria seperti itu sya, dari dulu


aku mengenalnya tetap seperti itu sampai sekarang” kayta vin dan melirik asya


yang duduk didepannya

__ADS_1


next


Berikan komeentarmu untuk mereka ya readers:.


__ADS_2