
Dia terlihat baik-baik saja setelah pergi dari rumah
ini, dan itu tidak akan aku biarkan terjadi, dia harus tersiksa dan memberikan
keuntungan untuk kami
~haura burke
Dikeluarga burke, mereka dihebohkan dengan perkataan
anak-anaknya naka dan niki tentang asya yang Kembali kesekolah hari ini, terlihat
asya begitu berubah dan semakin baik, hal itu membuat haura mapun suaminya
frank terkejut bukan main, mereka tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh
putri mreka
“benaran ma, kami melihat denganmata sendiri kalau asya itu
sekolah tadi, dia rapii banget kaya gak terjadi apa-apa padanya” kata naka
dengan wajah yang serius dan artinya apa yang ia katakana itu benar dan tidak
ada kebohongan disana
“tapi bagaimana miungkin naka kalau asya bisa sekolah lagi,
kan dia sudah menjadi simpanan om-om” kata haura dengan kening mengkerut dan
wajah tetap sama tidak percaya
“iaya nak, tidak mungkin pria bejat seperti itu tidak
menjamah asya dan melakukan hal yang baik untuk asya” kata frank menimpali
perkataan istrinya
“tapi benaran kok pa,
kami melihat sendiri asya baik-baik aja, banyak teman sekolah juga yang heran
melihat asya yang tiba-tiba Kembali sekolah dan trlihat berbeda dari biasanya”
kata niki semakin membuat kedua orangtua mereka saling menatap tidak percaya
“ apa mungkin dia kabur dari pria malam itu pa?” tanya haura
melirik kearaah suaminya dengan wajah penuh tanda tanya
“tidak mungkin ma, malam itu asya tidak bisa berjalan karna
kakinya keseleo, dan juga pria itu langsung membawa asya kesalah satu kamar
yang ada disana” kata frank meyakinkan istrinya
“lalu kenapa anak-anak bilang asya sekolah dan terlihat
baik-baik saja?” tanya haura dengan wajah yang kesal karna usahanya membuat
asya menderita sia-sia belaka
“mungkin saja pria yang membelinya itu kasian padanyanya ma”
kata frank padahal dalam hatinya juga ia sedang berpikiran yang sama dengan
istrinya, ia akan mencari tau yang sebenarnya terjadi
Ditempat lain,aland sudah sampai diclub malam tempat dia
biasanya menghabiskan malam Panjang bersama Wanita-wanita penghibur disana,
__ADS_1
aland melangkahkan kakinya dan memasuki tempar yang sudah terdengar dentuman
music yang keras dan orang-orang yang yang sibuk menggeliatkan tubuhnya
kesana-kemari.
“pesankan aku seperti biasa!” kata aland dan sudah duduk
ditempatnya seperti biasanya, ditemani dengan beberapa Wanita yang sudah
bertenggger disana menanti mangsanya yang membuat mereka seketika itu menjadi
kaya
Aland meenikmati minuman wine yang sudah disediakan untuknya
beberapa botol, dengan Wanita yang dissampingnya terus meggodanya sambil
mengelus dada bidangnya dengan lembut, memberikan ransangan untuknya
“arrggh” racau aland saat wanitta itu menyentuh benda pusaka
miliknya, bagaimana pun aland adalah pria yang normal, jika diswnruh dengan
sensitive maka mau tak mau alibinya akan naik dan harus dituntaskan malam itu
juga
“ikut aku!” kata aland dan langsung berjalan menuju kamar
yang sudah menjadi tempat yang paling gas
untuknya menghabiskan malam pertama dengan Wanita pilihannyaa,
Diapartemen aland, asya terlihat menikmati makan malamnya,
ia hanya seorang diri, dan pastinya makan malamnya kali ini adalah masakannya
tadi pagi yang ia panasi, sebenarnya asya bisa saja membuang makanan itu dan
dan tidak boleh seenaknya melakukan apapun
Hingga akhgirnya suara ketukan terdengar dari luar, asya
mengira itu adalah aland yang pulang setelah bekerja lembur, dengan segera asya
membuka pintu apartemen, nmun sosok ia lihat bukanlah aland, melainkan vin yang
datang dengan pakaian casual dan gaya yang berbeda seperti Ketika ia ingin
bekerja
“maaf mengganggu mu malam begini, aku ingin bertemu dengan
aland” kata vin dengan to the point dan mengedarkan penglihatannya, berharap
aland ada disana
“maaf kak vin, om aland tidak ada disini, katanya dia ingin
keluar” kata asya dengan tersenyum dan mempersilahkan vin masuk kedalam
“kemana dia pergi?apa dia tidak mengatakan apapun padamu?”
tanya vin lagi dan dijawab dengan gelengan kepala asya
“huh.. pasti dia pergi dengan Wanita malam itu lagi” gumam
vin namun masih terdengar ditelinga asya
“maksud kak vin, om aland kee klub malam?” tanya asya dan
__ADS_1
diangguki oleh vin, dan secara tidak sadar raut wajah asya berubah dan dalam
hatinya ia tidak percaya denga napa yang ia dengar
“jangan heran, itu memang sudah menjadi kebiasaannya sejak
ditinggalkan oleh mantan kekasihnya” kata vin yang melihat asya dengan wajah
polosnya dan lugu
“apa om aland tidak punya keluarga kak?” tanya asya yang
mencoba ingin tau kehidupan aland yang sudah memberikan tumpangan untuknya
“tidak, dia hanya hidup sendirian, sejak kedua orang tuanya
meninggal dia hanya punya keluarga dan sepupu satu orang yang kini tinggal di
inggris” kata vin menjelaskan siapa aland sebenarnya
“apa om aland belum pernah menikah kak?” tanya asya lagi,
dan kali ini ia ingin meyakinkan hatinya jika aland tidak membuatnya sama
seperti Wanita malam yang ia temui di klub
“tidak,, dulu ia punya kekash, namun kekasinya
meninggalkannya dan memilih untuk mengejar karirnya yang saat itu sudah mncapai
puncak” kata vin dan seketika bayangan Wanita yang dulu sempat menjadi kekasih
aland terlintas dipikirannya, bagaimana seorang aland menghidupi Wanita itu
mulai dari ia merintis karir sebagai kodel hingga terkenal menjafdi seperti
sekarang itu semua berkat aland, namun Wanita itu tidak sekalipun mengingat
kebaikan aland untuknya
“seperti tiu ya kak, maaf sudah membuat kakak cerita tentang
om aland” kata asya dan diangguki oleh vin, pada akhirnya mereka berdua makan
malam dengan asya yang berkali-kali minta maaf kepada vin karna memberikan
makanan yang menurut asya tidak pantas untuk vin makan
“tidak apa-apa sya, kedatanganku juga dadakan hngga kamu
tidak tau” kata vin saat melihaat asya terus meracau minta maaf dan tangannya
tidak berhenti membersihkan sisa piring kotor yang baru saja mereka pakai
“apa tuan aland bersikap baik padamu?” tanya vin dengan
ramah, tidak ada nada tajam dicelah suaranyta, haya ada rasa perhatian dan
elembutan
“dia baik kak, dia sangat baik, tapi aku kadang bingung
dengan sikapnya yang selalu datar dan dingin” kata asya kala mengngat aland
yang super duper dingin
“baguslah, dia memang tipe pria seperti itu sya, dari dulu
aku mengenalnya tetap seperti itu sampai sekarang” kayta vin dan melirik asya
yang duduk didepannya
__ADS_1
next
Berikan komeentarmu untuk mereka ya readers:.