Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
EXTRA PART 52~S2


__ADS_3

...___...


Sudah pukul 7 malam, tapi batang hidung sang suami bahkan belum ada tanda-tanda kepulangan nya. Genna terjaga di sofa ruang tengah menunggu kepulangan laki-laki itu seraya mengutak-atik laptop dalam pangkuan nya.


Tok..tok..tok..


Terdengar suara ketukan pintu dari luar, mungkin itu suami nya yang datang. Buru-buru, Genna berjalan menuju pintu utama untuk membuka kan pintu.


"Gleen !" Seru Genna saat pintu sudah terbuka dan mendapati sosok sang kakak lah yang berdiri di sana.


"Hai.. adik ku sayang.. gimana kabar nya ??" Sapa Gleen pada sang adik.


Genna mencebik, dia merasa kakak nya itu terlalu berlebihan sekarang.


"Lebay banget sih Lo !" Cetus Genna.


"Lo tu mau nya apa sih, di cuekin ngambek, di sayang bilang nya lebay, gak jelas banget !" Ujar Gleen


"Ngapain Lo kesini ?" Tanya Genna yang bahkan tak ramah.


"Nyari Della !" Jawab nya ketus


Genna semakin mencebik, sudah dia duga pasti laki-laki itu datang kemari hanya untuk mencari Della.


"Gleen, kamu udah sampe.." Ucap seseorang yang baru saja datang.


"Hai, Dell.." Sapa Gleen sambil tersenyum "Kamu sudah siap ?" Tanya nya pada Della.


"Udah, yuk.." Ajak Della yang akan pergi bersama Gleen.


"Ma, aku pergi dulu sama Gleen ya.." Ucap Della berpamitan


Genna membuang wajah, bahkan terlihat lebih tak perduli sama sekali. Setelah Gleen dan Della pergi, Genna masuk dan tak lupa menutup pintu nya kembali.


Sudah pukul 9 malam, tapi suami nya itu tak juga kunjung pulang. Dia sudah merasa lelah dan mulai mengantuk sedari tadi terjaga di ruang tengah sendirian. Genna pun bangkit, dia berjalan menaiki tangga dan menuju ke dalam kamar nya. Merebahkan tubuh nya setelah dia mengganti pakaian tidur dan tak lama pun akhir nya Genna terlelap dalam tidur nya.

__ADS_1


Pukul setengah 10 malam, Candra bahkan baru saja pulang. Banyak nya pekerjaan di kantor hari ini benar-benar membuat nya sangat sibuk, bahkan sampai melupakan sang istri yang tengah menunggu kepulangan nya di rumah.


Dengan langkah nya yang gontai, lelah setelah seharian bertempur dengan pekerjaan. Candra berjalan masuk ke dalam kamar nya setelah dia mengunci pintu dan mematikan lampu di semua ruangan. Malam ini Della tak pulang, gadis itu sudah meminta izin pada nya tadi untuk menginap di rumah Tina.


Candra membuka pintu kamar nya, terlihat sang istri yang sudah berbaring di atas tempat tidur dengan selimut yang menutupi tubuh nya. Tampak nya, perempuan itu sudah tidur karena dia sama sekali tak menyadari kepulangan nya.


Candra menaruh tas kerja nya, meregangkan dasi dan juga kancing kemeja nya, lalu dia kembali berjalan menuju ke dalam kamar mandi untuk segera membersihkan tubuh nya yang sudah sangat terasa lengket karena berkeringat.


Setelah selesai dengan ritual mandi, Candra langsung merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur. Dia menatap wajah Genna yang tertidur sangat pulas. Meski tertidur, tapi kecantikan gadis itu sama sekali tak hilang dari wajah nya.


Candra mendekatkan wajah nya ke arah Genna. Dia mendaratkan satu ciuman pada ujung kepala gadis itu.


"Om.." Genna terbangun, membuka mata dan menatap sosok Candra sudah ada di hadapan nya. "Kok malem banget sih pulang nya ?" Lirih Genna dengan suara serak nya.


"Maaf ya, kamu pasti nungguin ya ?" Ujar laki-laki itu


Genna menatap jam di dinding, sudah menunjukkan pukul setengah 11 malam. Benar kah suami nya itu pulang selarut ini..


"Tadi banyak kerjaan di kantor karena kemarin aku gak masuk" Tutur Candra yang mencoba menjelaskan.


Genna mengangguk mengerti, rasa nya, mata nya benar-benar sudah terasa sangat lengket karena mengantuk.


"Sudah kok, tadi pesen makanan di kantor" Jawab Candra.


Genna merasa lebih tenang, karena rasa kantuk yang benar-benar tak lagi bisa untuk dia tahan, Genna pun memutuskan untuk kembali tidur dan membelakangi Candra.


Candra pun ikut menenggelamkan tubuh nya di balik selimut yang hangat. Dia memiring kan tubuh nya dan memeluk Genna dari arah belakang. Dia menenggelamkan wajah nya pada rambut Genna yang dia biarkan terurai, menghirup aroma wangi dari rambut sang istri dan juga aroma khas tubuh Genna yang terasa menjadi candu bagi Candra.


Bukan nya terlelap, Candra justru tak bisa untuk memejamkan mata nya.


"Gen.." Gumam Candra memanggil-manggil istri nya yang bahkan sudah kembali ke alam mimpi nya.


"Genna.." Genna tak bergeming


Candra mengarahkan satu tangan nya ke perut Genna. Menelusup masuk dan bermain-main mengusap perut nya yang ramping, sehingga Genna merasa terusik dan akhir nya dia pun terbangun.

__ADS_1


"Apa sih om.." Rengek Genna yang berusaha menyingkirkan tangan Candra


"Aku gak bisa tidur" Keluh Candra, dia semakin mengencangkan lingkaran tangan nya pada perut Genna.


Genna menghela nafas nya, dia berbalik menghadap Candra dan memeluk tubuh laki-laki itu, dia menenggelamkan wajah nya pada dada bidang sang suami.


"Peluk aku aja biar bisa tidur" Gumam perempuan itu. Lalu memejam kan mata nya kembali.


...___...


Pukul 6 pagi, Genna menggeliat, dia membuka mata nya dan menatap jam di dinding yang sudah menunjukkan pukul 6 pagi. Genna menolehkan kepala nya ke samping, terlihat wajah tampan sang suami yang masih tertidur pulas. Seperti nya dia sangat kelelahan sekali.. pikir Genna.


Genna tersenyum menatap nya. Entah mengapa wajah itu terlihat sangat menenangkan. Tangan Genna terangkat dan membelai lembut wajah itu.


Tiba-tiba saja Genna teringat akan waktu pertama kali dia bertemu dengan Candra. Ya, sudah sangat lama, bahkan dia masih berusia sekitar 5 tahun saat itu, tapi Genna mengingat nya sangat jelas.


Saat itu Candra sedang terluka, dan dia tengah di rawat di rumah sakit karena kecelakaan bersama Della. Genna beserta keluarga nya datang menjenguk, dan untuk yang pertama kali dia menatap sosok Candra Genna benar-benar merasa kagum di buat nya. Bukan jatuh cinta di usia nya yang masih anak-anak, melainkan merasa kagum karena sosok Candra adalah sosok ayah yang sangat menyayangi Della meski Della bukan lah anak kandung nya.


"Udah puas belum lihat aku nya.."


Seketika Genna menarik tangan nya dari wajah Candra. Dia benar-benar merasa malu karena ternyata laki-laki itu sudah terbangun.


"Bayangin apaan sih, lihat aku sambil senyum-senyum gitu.." Tanya Candra yang seketika ingin menggoda nya.


"Hah.. eng-enggak..!!" Genna mengelak, dia mengalihkan wajah nya dari tatapan Candra.


"Hayo.. bayangin apa...??" Bukan Candra nama nya jika dia tidak terus menggoda gadis itu.


"Enggak om..!!" Karena merasa malu, Genna akhir nya melejit dari atas tempat tidur dan berlari ke arah kamar mandi.


Sementara Candra, laki-laki itu senyum-senyum sendiri melihat tingkah sang istri yang malu-malu, menggemaskan.. pikir nya.


...___...


Gaes Genna mulai bucin 😁😁

__ADS_1


sabar yah,,


Tebak hayoo bakal hari apa mereka MP 😝


__ADS_2