Cinta Sugar Daddy

Cinta Sugar Daddy
BAB 21,kesalahan aland


__ADS_3

Sungguh, aku menyesal, telah merusak gadis lugu seperti dirinya, namun jangan lupak dia sudah menjadi


milikku, dan tidak akan aku biarkan untuk pergi dari sisiku


~Aland Chevalier


“arghhhh” erangan asya saat


tangan aland Kembali masuk kedalam bukit kecil dibawah sana, ia sunggub tidak


tau harus berkata apa saat ini, satu sisi dirinya tidak mau aland berlaku


seperti ini, namun disisi lain tubuh asya merespon apa yang dilakukan oleh


aland


“saya akan melakukan dengan


pelan-pelan, jadi tahan sebentar” kata aland masih sadar denga napa yang ia


lakukan, namun naf**sunya sudah memuncak dan ingin segera dituntaskan


Perlahan aland menggiring king


cobranya menuju bukit sempit milik asya, sungguh baru kali ini aland kewalahan


memasuki goa milik seorang Wanita, aland merasakan sempitnya milik asya hinggga


king cobranya beberapa kali tidak bisa masuk


“ohh shit” umpat aland dan


masih mencoba untuk memaksa masuk, melihat asya dibawahnya sudah menangis


kesakitan membuat aland juga tidak tega, namun apalah daya, jika ia tidak


menuntaskannya mala mini, akan berakibat pada kesehatannya


“arrggkk” teriaka aland saat


king cobranya memaksa masuk kedalam, sepit,sungguh sempit namun alhasil aland


bisa memasukinya, dan membuat asya lemas tak berdaya, aland tidak langsung


bergerak karna kasihan melihat asya yang menahan sakitnya di bukit kecilnya


“hiks,,sikss’ tersengar


tangisan asya ditelinga aland, menandakan gadis polos itu pasrah dengan apa


yang akan aland lakukan, asya tidak lagi memeberontak, ia diam tanpa membalas


sentuhan aland sama sekali


Aland akhirnya memaju mundurkan


tubuhnya dan memberikan ransangan untuk gadis polos dibawahnya, mengecup


Kembali bibir asya beberapa kali dan me**remas squishi milik asya, sungguh ini


adalah malam yang paling nikmat yang pernah aland cicipi, membuka segel gadis


adalah hal pertama yang aland lakukan bersama asya.


Ahhhh..


Uhh….


Ahhkkk


Desa**han demi desa**han


terdengar jelas diapartemen itu, bukan suara asya, namun aland terlalu


menikmati permainanya ditubuh gadis itu, ia semakin mempercepat Gerakan


tubuhnya dan membuat asya kewalahan sendiri mengikuti pergerakan tubuh aland,


hingga akhirnya aland mencapai puncaknya dan begitupun dengan asya


“akkhh”


“auhhmm”


Desa**han keduanya sangat

__ADS_1


terdengar begtu seksi, membuat aland ambruk diatas tubuh polos asya, jangan


tanyakan lagi bagaimana keadaan asya, dia tertidur setelah melayani aland yang


hampir tiga jam baru mendapat dua kali pelepasan, membuat asya kelelahan dan


lebih dulu mengarungi mimpinya


Dengan sisa kesadaran yang


dimiliki aland, ia mencoba bangkit dan menyelimuti tubuh polos asya sebelum


akhirnya ia juga ikut tertidur dengan memeluk tubuh asya yang menjadi candu


untuknya


****


Pagi hari menjelang, asya


terbngun dari tidurnyaa dan merasakan tubuhnya remuk rendam, ia mencoba bangkit


namun merasakan ada yang berat diatas perutnya, tnagn pria yang taka sing


baginya masih bertengger disana, asya mencoba mengingat kejadian semamalm, saat


itu juga airmatanya Kembali keluar, ia sudah rusak, bahkan tidak aka nada lagi


pria yang mai=u dengan keadaannya sekarang


Aland yang mendengar suara


tangis gadis lugu, akhirnya terbangun, mengerjapkan matanya dan melihat asya


yang tidur membelakanginya dan menangis sesenggukan, tentu hal itu membuat


aland merasa serba salah, ia menyesal telah merebut mahkota berharga gadis itu,


namun satu sisi ia menjadi candu dengan tubuh asya


“heii, jangan menangis” kata


aland dan membalikkan tubuh asya untuk menghadap kepadanya, betapa terkejutnya


ia saat melihat mata asya yang sudah bengkak karna menangis mulai semalam


aku tidak sengaja melakukan itu, aku hanya tidak bisa mengendalikan obat yang


diberikan padaku” kata aland mencoba menjelaskan kejadia semalam, ia


benar-benar dikuasai oleh obar peransang yang diberikan Wanita malam di


klibbing tadi malam


“om, jahat, om menghancurkan


masa depan asya” kata asay dengan suara parau dan masih mengeluarkan


airmatanya, aland iba melihat gadis itu, aland ingat bagaimana gadis itu masih


bersih dan bersegel, ia sangat bersyukur akhirnya menjadapatkan gadis yang


masih tint-ting


“saya akan bertanggung jawab”


kata aland dan membuat asya mendonggakkan kepalanya, menatap aland dengan


tatapan tidak percaya, asya yakin aland mengatakan seperti itu agar dirinya


tidak menangis lagi, dan suatu saat jika asya hamil aland akan membuang dirinya


‘om bohong, mana mungkin om mau


bertangungg jawab atas asya, itu mustahil” kata asya dan Kembali menundukkan


kepalanya, menangis meratapi nasibnya kedepan bagaimana


“tidak, saya berjanji akan


menikahi kamu” kata aland dan membuat tubuh asya diam mematung, tidak mersepon


perkataan aland lagi


“aku tidak butuh itu om,

__ADS_1


lepaskan saja aku, lagi pula om betrhak mendapatkan itu, asya sudah om beli


dengan harga yang sangat mahal, dan om mendapatkan apa yang om ingin kan, jadi


mulai sekarng tolong lepaskan asya” kata asya namun didalam perkataannya,


cenderung ia tidak percaya dengan aland, namun mencoba terlihat tegar agar


aland tidak seenaknya saja dengannya


“apa kau bilang? Melepaskanmu?,


denga rya gadis lugu, sekali menjadi milikku selamanya akan seperti itu, tidak


akan pernah berubah” kata aland mulai emosi dengan perkataan dari asya, meminta


agra dirinya melepaskan gadis itu, jangan mimpi!!


“tapi om, asya juga ingin menikmati hidup asya seperti gadis lain” kata asya


tanpa mempedulikan kondisi tubuhnya yang bisa memancing king cobra bangun lagi


“tidak!!, sekali tidak


selamanya akan tidak!, kau milikku, hanya milikku” kata land penuh penekanan,


seolah takut jika asya pergi dari hidupnya


Melihat aland yang sepertinya


marah, asya Kembali diam dan membelakangi aland, tantu saja posisi keduanya


sangan menguntungkan untuk aland, ia memeluk gadis itu dari belakang dan meniup


tengkuk asya dengan lembut


“kau milikku!, tidak ada yang


bisa menga,bilmu dari ku!” bisik aland dengan suara khas bangun tidur, membuat


asya Kembali merinding membayangkan bagaimana aland mengukungnya dibawah tanpa


ampun


“om jangan seperti ini, asya


mau mandi” kata asya dan mencoba bergerak untuk turun dari ranjang king size yang


mereka tiduri


“jangan bergerak, aku tidak


berjanji akan menahan diri” kata Aaland dengan suara tertahan dan terus memeluk


erat tubuh kecil asya dan sesekali mencium punggung mulus asya dengan lembut,


menggigitnya dengan kecil hingga membuat asya menjerit


“om, jangan itu sakit’ kata


asya sambil bergerak untuk menghadap kepada aland, sementara aland yang sejak


tadi mahan diri semakin menegang kala asya berbalik badan membuat squshi milik


asya menempel pas di dada bidang aland,


“ohh ****!!” batin alland dalam


hati dan diam tanpa melakukan apapun


“om, kenpa diam?” tanya asya


polos tanpa melihat dibawah sana sudah menahan untuk tidak memberontak kepada


tuannya


“saya sudah bilang jangan


bergerak, apa kau tuli!” kata aland dengan suara datar, namun bukannya diam,


asya malah bergerak kesana-kemari mmebuat aland tidak tahan lagi dan segera


mencium bibir ranum asya, sangat candu untuk pria itu


next

__ADS_1


Berikan komentarmu untuk mereka


ya readers:>


__ADS_2